Volume 10

Kilang Minyak Balongan Terbakar, DPR Beraksi

Kebakaran Kilang Minyak Balongan, DPR Segera Panggil Direksi Pertamina

Liputan6.com 2021-03-29 11:17:06
Tangkapan kamera drone kebakaran hebat yang melanda kilang minyak Balongan milik Pertamina di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Liputan6.com/ BPBD Indramayu)

Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kebakaran pada Senin (29/3/2021) dini hari.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menyampaikan keprihatinannya atas insiden kebakaran ini. Ia menyebut Kilang Minyak Balongan Indramayu merupakan kilang yang sangat vital bagi pengolahan minyak mentah nasional.

"Tentu kita semua berharap kebakaran ini bisa segera teratasi dan secepatnya dilakukan pencegahan agar tidak menjalar ke pemukiman warga. Mereka yang jadi korban juga segera mendapatkan perawatan," kata Eddy, Jakarta, Senin (29/3/2021).

Dia menyatakan, Komisi VII segera memanggil direksi Pertamina untuk meminta penjelasan detail insiden di Kilang Minyak Balongan tersebut.

"Komisi VII DPR RI akan segera memanggil Direksi Pertamina untuk meminta penjelasan atas kronologis peristiwa ini," ucap Eddy.


Pemulihan dan Pencegahan

Sekjen Komisi VII itu juga meminta Pertamina segera mempersiapkan langkah-langkah pemulihan operasi Kilang Balongan.

"Harus ada upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang kembali," pungkas Eddy.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Cegah Kebakaran Kilang Minyak Balongan Meluas

Pertamina Kendalikan Arus Minyak demi Cegah Kebakaran Kilang Minyak Balongan Meluas

Liputan6.com 2021-03-29 11:00:41
Photo) Kepulan asap hitam masih terlihat di Kilang Pertamina Balongan Indramayu yang terbakar, Senin (29/3/2021). Di lokasi, petugas gabungan nampak menutup jalan berupa jalur dari Cirebon m

PT Pertamina (Persero) segera mengambil tindakan pasca insiden meledaknya Kilang Minyak Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3/2021) dini hari pukul 00.45 WIB.

Tim Health, Safety, Security, and Environmental (HSSE) Kilang Balongan Pertamina bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu fokus melakukan pemadaman api di area tangki kilang yang berlokasi di Desa Balongan.

"Saat ini juga tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran," kata Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifky Sukarya dalam keterangan resmi Pertamina, Senin (29/3/2021).

Ifky menyatakan, penyebab insiden Kilang Minyak Balongan saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam proses investigasi oleh pihak yang berwenang.

Di sisi lain, dia menambahkan, Pertamina juga telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu.

"Pertamina meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran," imbuh Ifky.

Saat insiden Kilang Balongan terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar. Mereka langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu.

"Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI," ujar Ifky.

Terkait ini, dia memastikan pasokan BBM dari Kilang Minyak Pertamina tak terganggu. "Dengan adanya insiden ini, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal," tandasnya.


Kebakaran Kilang Minyak Balongan Pertamina Tak Ganggu Pasokan BBM ke Jakarta

Kilang minyak Balongan, Indramayu Jawa Barat mengalami kebakaran besar, pada 29 Maret 2021 pukul 00.45 dini hari tadi, insiden tersebut membuat fasilitas produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) ini mengalami gangguan.

Lalu bagaimana pasokan BBM ke Jakarta dan sekitarnya?

Unit Manager Communication Relations dan CSR Marketing Operation Regional (MOR) III Pertamina Eko Kristiawan menyatakan, pasokan BBM ke wilayah Jakarta sekitaranya tetap aman, meski Kilang minyak Balongan mengalami kebakaran.

"Pasokan tetap aman," kata Eko, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifky Sukarya pun menyatakan, dengan adanya kebakaran kilang minyak Balongan ini, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal.

Wakil Komisaris Pertamina Pahala M Mansury menyatakan, Pertamina sedang memastikan persediaan produksi dan persediaan BBM cukup untuk memenuhi konsumsi.

"Kami sedang memastikan bahwa produksi dan persediaan yg ada cukup untuk memastikan konsumsi BBM,"

Menurutnya, untuk mengetahui penyebab terbakarnya kilang minyak Balongan akan dilakukan investigasi terlebih dahulu, bersama dengan pihak Kepolisian.

"Investigasi beserta kepolisian utk memastikan penyebabnya, serta memastikan pengamanan juga di fasilitas-fasilitas kilang serta fasilitas lainnya," tutupnya.


Saksikan Video Ini

Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup

FOTO: Imbas Ledakan Kilang Pertamina, Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup

Liputan6.com 2021-03-29 15:30:08
Anggota TNI berjaga di lokasi terbakarnya kilang minyak di Jalan Raya Balongan-Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan m
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Anggota TNI berjaga di lokasi terbakarnya kilang minyak di Jalan Raya Balongan-Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Anggota TNI berjaga di lokasi terbakarnya kilang minyak di Jalan Raya Balongan-Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Kendaraan melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Kendaraan melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Kendaraan melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Kendaraan melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Anggota TNI berjaga di lokasi terbakarnya kilang minyak di Jalan Raya Balongan-Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)
Jalan Raya Balongan-Indramayu Ditutup
Anggota TNI berjaga di lokasi terbakarnya kilang minyak di Jalan Raya Balongan-Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pertamina itu mengakibatkan Jalan Raya Balongan-Indramayu ditutup total. (merdeka.com/Arie Basuki)

3 Orang Korban Hilang

3 Orang Dilaporkan Hilang Usai Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu

Liputan6.com 2021-03-29 13:01:08
Pengendara motor melewati kepulan asap tebal dari kebakaran yang melanda Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia, Senin (29/3/2021). Tangki T-301G Kilang Balongan milik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan jumlah korban luka akibat kebakaran hebat di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, mencapai 19 orang. Sebanyak lima orang di antaranya mengalami luka berat dan tiga orang dikabarkan hilang.

"Tiga orang hilang (belum diketemukan)," ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Selain itu, BPBD juga melaporkan kejadian kebakaran tersebut membuat belasan orang mengalami luka-luka. Sebanyak 14 orang mengalami luka ringan dan 5 orang luka berat.

Hadi juga melaporkan pihaknya mencatat ada 1.000 orang warga sekitar kilang minyak mengungsi yang dibagi ke tiga titik pengungsi. Sebanyak tiga lokasi pengungsian yaitu Pendopo Kabupaten Indramayu, GOR Bumi Patra, dan Masjid Islamic Center Indramayu.

"Hingga saat ini api masih menyala dan warga sekitar kilang sudah diungsikan semua ke GOR Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra di Desa Singaraja Kecamatan Indramayu, Komplek Islamic Center Indramayu dan Pendopo Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Terkait penyebab kejadian kebakaran di kilang minyak Balongan ditengarai kebocoran gas dan bau menyengat sudah terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, sekitar pukul 00.00 WIB ledakan terdengar.

BPBD Jabar telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Indramayu untuk melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian. Aparat TNI dan Polri yang berada di lapangan juga sudah mengimbau kepada masyarakat sekitar agar mengungsi ke tempat yang lebih aman.


Daftar Identitas Korban Luka

Berikut daftar 14 orang yang mengalami luka ringan menurut BPBD Jabar:

1. Noaf Firmansyah, 21 tahun

2. Muhammad Sidiq Maulana, 13 tahun

3. Guntur Mauluna, 13 tahun

4. Suteni, 53 tahun

5. Yasmin

6. Mulyana, 82 tahun

7. Dawin, 80 tahun

8. Romalah, 55 tahun

9. Sanusi, 90 tahun

10. Warti, 80 tahun

11. Rokamah, 80 tahun

12. Tiah, 100 tahun

13. Raminah, 60 tahun

14. Ade Suratman (security)

5 orang luka berat:

1. Kosim B Durakman, 18 tahun

2. Abdul als adil, 18 tahun

3. Ibnu ajis, 18 tahun

4. Ahmad Asrori, 18 tahun

5. Khoirul Ikhwan, 16 tahun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Stok BBM Cukup untuk 28 Hari

Kilang Balongan Terbakar, Pertamina: Stok BBM 10,5 Juta Barel, Cukup untuk 28 Hari

Liputan6.com 2021-03-29 12:28:09
Sebuah mobil melintas sebagai kepulan asap dari kebakaran yang melanda Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Ratusan orang dievakuasi dari desa terdekat setel

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati meminta masyarakat tidak panik dengan adanya kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Dia menjamin perseroan masih memiliki banyak stok untuk masing-masing bahan bakar.

"Kondisi stok nasional sangat-sangat aman. Masyarakat tidak perlu panik karena stok luber," ujar Nicke dalam konferensi pers online, Jakarta, Senin (29/3)

Nicke merinci, stok nasional tersedia 10,5 juta barel, cukup untuk 27 hingga 28 hari ke depan. Pemakaian per hari 390 mb atau 62.500 kiloliter, stok tersebut dijamin sangat aman apalagi di tengah pandemi Virus Corona permintaan BBM belum terlalu tinggi.

Kemudian, bahan bakar solar tersedia sebanyak 8,8 juta barel dijamin cukup untuk 20 hari. Demikian juga untuk Avtur, dijamin sangat banyak sekitar 3,2 juta barel untuk 74 hari konsumsi.

"Jadi sekali lagi tidak perlu panik karena stok luber. Dipengaruhi kondisi belum normal, konsumsi belum begitu baik," jelas Nicke.

Dia menambahkan, sebenarnya Kilang Balongan itu menyupplai BBM terutama ke sekitaran Balongan ke Cikampe. Sementara ke Plumpang (Jakarta), disupply lewat pipa sehingga stoknya tidak terlalu tinggi karena setiap saat bisa dipompa dari Balongan.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com


Penyebab Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar Belum Diketahui, Kondisi Lokasi Hujan Petir

Kilang Balongan milik PT Pertamina di Indramayu terbakar. Terkait ini, perusahaan memastikan keamanan warga di sekitar lokasi terbakarnya kilang minyak Pertamina Balongan kejadian dengan melakukan evakuasi ke GOR Pertamina Bumi Patra dan Pendopo Kabupaten Indramayu.

Warga yang diungsikan berasal dari desa Kesambi yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

Di tempat pengungsian, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan covid 19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid.

Untuk logistik, Pertamina akan membantu penyediaan konsumsi bagi warga di pengungsian. Selain itu, Pertamina juga menyiapkan terpal serta kebutuhan warga lainnya di pengungsian.

Sementara itu, upaya pemadaman masih terus berlangsung. Pertamina mendatangkan tim HSSE (Health Safety, Security and Environment) dari unit kilang terdekat yakni Cilacap untuk segera mengupayakan pemadaman kebakaran Kilang Balongan.

Seperti yang telah diketahui, bahwa pada pukul 00.45 dini hari tadi, telah terjadi insiden yang menyebabkan terjadinya kebakaran di tangki T301G.

Penyebab kebakaran belum diketahui dengan pasti, namun pada saat kejadian kondisi sedang turun hujan lebat disertai petir.

Kilang yang terbakar adalah Kilang Minyak Pertamina Balongan yang berlokasi di Desa Balongan, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat.


Pertamina: Kilang Minyak Balongan Hanya Terbakar di Tangki BBM

Ledakan yang terjadi di Kilang Balongan yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3/2021) dini hari tadi terbilang cukup mengagetkan. Kobaran api besar akibat kebakaran tersebut dapat dipantau hingga sejauh 5 km dari lokasi kejadian.

Namun, PT Pertamina (Persero) melaporkan, insiden kebakaran di Kilang Balongan sebenarnya hanya terjadi di bagian tangki BBM saja, tepatnya pada tangki T-310G.

"Sebetulnya, equipment utama dalam kilang ini tidak terdampak. Jadi kebakaran hanya di tangki saja. Kami berharap kilang segera beroperasi kembali setelah dilakukan pemadaman," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dalam sesi teleconference, Senin (29/3/2021).

Nicke mengatakan, Pertamina juga telah menanggung biaya pengobatan bagi masyarakat terdampak. Sebab akibat insiden tersebut, terdapat beberapa korban luka, dan seluruhnya kini telah ditangani oleh tim medis.

"Sebagian besar sudah ditangani dan kembali ke rumah masing-masing. Namun masih ada 5 korban ditangani di rumah sakit. Alhamdulillah tak ada korban jiwa dalam insiden ini," ungkap Nicke.

"Kami mohon warga di sekitar tetap tenang dan jauhi lokasi kejadian. Kami juga mohon maaf ada pemblokiran jalan di sekitar area lokasi Kilang Balongan," tandasnya.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

PLN Padamkan Gardu Listrik

Kilang Balongan Terbakar, PLN Padamkan 9 Gardu Listrik

Liputan6.com 2021-03-29 12:41:44
Kilang minyak Balongan Indramayu terbakar hebat pada Senin dinihari, (29/3/2021). (Liputan6.com/Panji Prayitno)

Kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu, pada 29 Maret 2021 dini hari, berdampak pada pemadaman 9 gardu distribusi listrik PLN di wilayah tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi PLN Agung Nugraha mengatakan, awalnya 10 gardu distribusi mengalami pemadaman akibat kebakaran Kilang Balongan.

Sampai dengan pukul 08.00 WIB, sebanyak 1 Gardu Distribusi yang sudah di normalkan kembali dengan terlebih dahulu memastikan bahwa kondisi benar benar aman. Dari data PLN kebakaran tersebut 1.078 pelanggan terdampak 1.018 yang masih belum berhasil di operasikan.

"Kami turut prihatin dengan apa yang terjadi saat ini," kata Agung, di Jakarta, Senin (29/3/2021).

PLN langsung mengupayakan manuver jaringan dan menerjunkan 17 personil yang terdiri pegawai dan petugas pelayanan teknis. Selain itu juga melakukan upaya pengamanan aset PLN. Lokasi saat ini juga sedang di jaga oleh aparat demi keamanan bersama mencegah jika terjadi hal yang membahayakan seperti ledakan susulan.

"Kami terus akan mengupayakan penormalan jaringan dan bekerjasama dengan pemerintah dan aparat agar listrik kembali menyala, beberapa lokasi memang masih di jaga petugas jarak yang diperbolehkan radius 3 kilometer" ujarnya.

Bagi Pelanggan yang ingin mengetahui informasi kondisi kelistrikan Jawa Barat, pelanggan dapat mengakses informasi layanan dan pengaduan, pelanggan dapat menggunakan Aplikasi New PLN Mobile yang diunduh melalui Google Playstore atau AppStore, maupun melalui Contact Center PLN 123 yang dapat diakses 24 Jam setiap harinya.


Masih Investigasi, Bos Pertamina Belum Tahu Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati belum mengetahui penyebab pasti kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Dia mengatakan, hingga kini pihaknya masih memfokuskan tindakan untuk pemadaman api.

"Penyebabnya belum kita ketahui pasti, sampai saat ini masih investigasi dibantu pihak-pihak berwenang. Fokus kami hari ini menyelesaikan kondisi darurat di lapangan," ujar Nicke, Jakarta, Senin (29/3).

Nicke mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 00.45 WIB di tangki T301 area Kilang Balongan. Untuk meminimalisir penyebaran ke area lain, Pertamina melakukan normal shut down.

"Pada jam 00.45 dini hari tadi terjadi insiden kebakaran di tangki T301 di area Kilang Balongan dan untuk antisipasi agar tidak menjalar area lain, maka kami langsung normal shut down sehingga dipastikan ada pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran," jelasnya.

Pertamina terus berupaya berkoodinasi dengan pihak-pihak lain agar kebakaran dapat segera teratasi. Dalam rangka mempercepat pemadaman api, Pertamina telah melakukan pedinginan di sekitar lokasi kebakaran kilang balongan.

"Kami berkoordiasi dengan seluruh pihak internal dan eksternal di pusat dan daerah. Dengan pihak kepolisian, Bupati Indramayu dan BPBD. Kondisi terkini, api telah dilokalisir di sekitar tangki ada tanggul," jelasnya.

"Kami terus berupaya memastikan api tidak menjalar ke area lain. Untuk mencegah, kami melakukan pendinginan di area sekitar, mengerahkan 10 mobil kebakaran dari Pertamina dan pemda Cirebon dan Indramayu," tandasnya.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

932 Korban Kilang Minyak Balongan Mengungsi

Kilang Minyak Balongan Terbakar, BPBD: 29 Luka Ringan, 932 Mengungsi

Liputan6.com 2021-03-29 17:31:44
Kendaraan melintas dengan latar belakang kepulan asap akibat kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03/2021). Dampak dari terbakarnya kilang minyak Balongan milik PT Pe

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan data terbaru korban luka dalam peristiwa kebakaran kilang minyak Balongan milik Pertamina Refinery Unit (RU) VI di Indramayu. Dalam rilisnya, korban luka ringan saat ini mencapai 29 orang.

Dampak dari kebakaran yang terjadi pada Senin (29/3/2021) dini hari tersebut juga menyebabkan 6 orang mengalami luka berat dan 932 warga yang tinggal di sekitar lokasi kilang mengungsi di sejumlah posko pengungsian.

"Dampak 29 orang luka ringan, 6 orang luka berat, dan 932 orang mengungsi dibagi ke tiga titik pengungsi," ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat, Senin (29/3/2021).

Kejadian kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan terjadi pada Senin dini hari pukul 01.05 WIB. Penyebab kebakaran karena kebocoran gas. Bau gas menyengat sudah terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan sekitar pukul 00.00 WIB terdengar suara ledakan.

BPBD merinci, unit yang terdampak kebakaran yaitu empat unit tank product premium 42 T 301 A, B, C, dan D.

Atas peristiwa tersebut, BPBD Kabupaten Indramayu melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian. Selain itu, aparat TNI dan Polri yang berada di lapangan sudah mengimbau kepada masyarakat sekitar agar mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Sebanyak 932 orang mengungsi dibagi ke tiga titik pengungsi yaitu di Pendopo Kabupaten Indramayu sebanyak 320 jiwa, GOR Bumi Patra 220 jiwa, dan Masjid Islamic Center Indramayu 392 jiwa," kata Hadi.

Hadi mengatakan, petugas juga telah mendirikan tenda Satgas dan memberikan bantuan logistik di lokasi pengungsian Islamic Center. Selain itu, BPBD Indramayu juga mendirikan posko dan dapur umum di halaman Pendopo Indramayu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Korban Kilang Balongan Dirujuk ke RSPP

6 Orang Korban Ledakan Kilang Balongan Dirujuk ke RSPP Jakarta

Liputan6.com 2021-03-29 18:00:25
Pengendara motor melewati kepulan asap tebal dari kebakaran yang melanda Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia, Senin (29/3/2021). Tangki T-301G Kilang Balongan milik

PT Pertamina (Persero) memastikan upaya penanganan terhadap warga terdampak insiden tanki T-301 di area Kilang Balongan mendapat layanan medis terbaik.

Saat ini, Pertamina membuka Posko Layanan Kesehatan bagi pengungsi terdampak insiden Kilang Balongan yang berlokasi di Gedung Olah Raga (GOR) dan Lapangan Fustal Bumi Patra Timmedis yang diterjunkan merupakan gabungan dari Medical RU VI Balongan, Rumah Sakit Pertamina Balongan dan RSP Klayan Cirebon dengan pengaturan 1 Dokter setiap shift dan 4 Perawat bersiaga selama 24 jam. Turut disiagakan satu unit ambulans.

Dari keseluruhan warga yang terdampak, sebanyak 6 orang dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) untuk memperoleh perawatan lanjutan.

Saat ini, pasien sedang ditangani oleh dokter-dokter ahli terbaik di RSPP. Adapun untuk keluarga pasien, juga telah mendapatkan tempat khusus selama anggota keluarga dalam perawatan.

"Salah satu langkah yang paling utama adalah memastikan penanganan pasien dampak insidenberjalan dengan baik. RSPP merupakan RS Rujukan terbaik bagi luka bakar yang dimiliki Pertamina saat ini,"ujar Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Direktur RSPP, Dr Syamsul Bahri menuturkan RSPP memiliki tim khusus untuk penangananluka bakar yang akan melakukan penanganan medis berdasarkan SOP yang tepat.

Untuk memastikan penanganan media bagi warga lainnya, Tim RSPP juga telah berkomunikasidan koordinasi secara intensif dengan dua Rumah Sakit Pertamina di Cirebon dan Balongan.

"Kami akan mengupayakan perawatan terbaik untuk pasien dan mendapatkan penanganan yang tepat di masa-masa kritikal pada pasca kejadian, agar tidak jatuh pada keparahan yang lebihlanjut, sebelum pasien dirujuk ke RSPP," jelas Syamsul.**


Pertamina Tanggung Pengobatan Korban Ledakan Kilang Minyak Balongan

Sebuah ledakan besar terjadi di Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (29/3/2021) dini hari tadi. Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun, pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir.

Akibatnya kebakaran di Kilang Balongan, PT Pertamina (Persero) selaku pemilik Kilang Balongan harus menyiapkan tempat evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo, Kabupaten Indramayu.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya mengatakan, pihaknya juga akan menanggung biaya perawatan bagi warga di sekitar Kilang Balongan yang terkena dampak kebakaran akibat ledakan besar itu.

"Sementara warga masih tetap tinggal di pengungsian, dan yang luka karena kejadian ini kita rawat di Rumah Sakit Pertamina Balongan," kata Ifky kepada Liputan6.com, Senin (29/3/2021).

Saat ini, Pertamina masih tetap fokus untuk melakukan pemadaman api di Kilang Balongan. Namun demikian, Ifky mengutarakan, pihaknya belum bisa memberi estimasi waktu kapan proses pemadaman dapat diselesaikan.

"Kami belum bisa ke arah itu. Untuk sementara fokus bagaimana kita bisa cepat melakukan pemadaman, supaya api bisa segera kita atasi, dan kemudian tentunya operasi bisa segera normal kembali," ungkapnya.

Secara kerugian biaya dan materil akibat kebakaran di Kilang Balongan, dia juga belum bisa membeberkannya, Karana itu butuh perhitungan lebih lanjut.

"Belum bisa ya, karena ini kan kembali lagi kita masih fokus, dan perlu ada upaya lain untuk menyangkut nilai tersebut," ujar Ifky.


Kilang Minyak Balongan Meledak dan Terbakar, Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman

Kilang Balongan milik PT Pertamina di Indramayu terbakar pada 29 Maret 2021 mulai sekitar pukul 00.45 dini hari. Kebakaran tepatnya terjadi pada tangki T-301G.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya mengatakan, saat ini tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran di Kilang Balongan.

Dia mengungkapkan, penyebab kebakaran di Kilang Balongan belum diketahui secara pasti.

"Namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," ungkapnnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Dengan adanya insiden kebakaran di Kilang Balongan ini, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal.

Saat ini tim HSSE Kilang Balongan tengah fokus melakukan pemadaman api di kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kebakaran Kilang Terjadi Juga di Kanada

Kebakaran Kilang di Kanada 3 Tahun Lalu Bikin Perusahaan Minyak Didenda Rp 2,2 Miliar

Liputan6.com 2021-03-30 20:25:43
Kebakaran kilang minyak Irving Oil di Kanada. Dok: Jordan Mcwilliams

Kebakaran kilang minyak yang terjadi di Balongan merupakan fenomena yang beberapa kali terjadi di industri minyak. Negara maju seperti Kanada juga pernah mengalaminya 3 tahun silam.

Peristiwa itu terjadi pada 8 Oktober 2018 di Saint John, New Brunswick. Global News melaporkan bahwa ada hampir 1.500 pekerja yang berada di lokasi saat ledakan terjadi. Ada 80 orang yang terluka akibat peristiwa itu.

Api disebabkan oleh pipa yang terkorosi di Hyrdogen Desulfurization Unit (HDS). Pipa itu dipasang pada 1974, namun pernah di-upgrade pada 2004/2005, dan itu membuat korosi menjadi terlokalisir di pipa tersebut dan korisi menjadi tak terdeteksi saat inspeksi.

Pada sekitar pukul 10.16 pagi, pipa itu hancur dan mengeluarkan campuran bahan yang mudah terbakar.

Warga Saint John berkata, kebakaran kilang minyak itu menghasilkan asap tinggi yang menjulang tinggi ke langit.


Korban Luka dan Denda

Tak ada korban jiwa di peristiwa ini, namun ada 80 orang terluka. Mereka berasal dari 17 pemberi kerja yang berbeda.

Mayoritas korban luka akibat jatuh atau berlari ketika kebakaran terjadi.

Ada juga yang terluka akibat suara, stres psikologis, dan menghirup asap. Luka serius terjadi pada korban yang tulang tumitnya patah.

36 orang terluka yang mengakibatkan mereka kehilangan waktu kerja.

Pada April 2020, Irving Oil lantas dihukum denda 200 ribu dolar Kanada (Rp 2,2 miliar) karena melanggar hukum Kesehatan dan Keselamatan Kerja di New Brunswick.


Saksikan Video Berikut Ini:

4 Kilang Minyak Dunia yang Pernah Meledak

Seperti Pertamina Balongan, 4 Kilang Minyak di Dunia Ini Pernah Meledak dan Terbakar

Liputan6.com 2021-03-29 18:35:58
ilustrasi ledakan. (iStockphoto)

Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, meledak dan terbakar pada Senin (29/3/2021) dini hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan satu orang warga Kecamatan Balongan, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Sementara itu, 23 orang mengalami luka ringan dan 5 orang lainnya mengalami luka berat. Warga sekitar lokasi kebakaran kini telah dievakuasi.

Selain insiden yang terjadi di kilang minyak Pertamina Balongan, berikut adalah deretan peristiwa ledakan dan kebakaran kilang minyak yang pernah terjadi di negara-negara dunia:


1. Mumbai, India

Pada 8 Agustus 2018, kebakaran terjadi di kilang minyak di Mumbai, India, dan melukai dua orang.

Kebakaran itu melanda kilang minyak Bharat Petroleum di daerah Chembur.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 (waktu setempat), menyusul beberapa ledakan. Dua orang yang terluka telah dirawat di rumah sakit," kata seorang petugas pemadam kebakaran, pada saat itu, seperti dilansir Xinhua News.

Sekitar 10 pemadam api pun dikerahkan, untuk menangani kebakaran tersebut, dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan.


2. Los Angeles, Amerika Serikat

Pada 26 Februari 2020, sebuah ledakan terjadi di Marathon Refinery, yang terletak di daerah Carson dekat Los Angeles, Amerika Serikat.

Dilansir BBC News, ledakan itu menyebabkan kebakaran besar yang sulit dipadamkan oleh petugas setempat.

Pada saat itu, kepulan api juga mencapai 100 kaki ke udara dan dapat dilihat dari jarak bermil-mil jauhnya.


3. Johor, Malaysia

Pada 15 Maret 2020, kebakaran terjadi di komplek kilang minyak milik Petronas di selatan Malaysia, dan Aramco milik Arab Saudi.

Dikutip dari Channel News Asia, 5 orang tewas akibat kebakaran tersebut.

Pada saat itu, kebakaran tersebut adalah insiden kedua dalam waktu kurang dari setahun di Pengerang Integrated Complex (PIC) senilai US$ 27 miliar di negara bagian Johor. Malaysia selatan.

"Saat tiba di lokasi, tim mendapati terjadinya ledakan dan kebakaran di unit pembangkit tenaga air diesel yang menggunakan hidrogen untuk membuang limbah belerang dari bahan bakar solar," kata Pauzan Ahmad, pejabat dari departemen kebakaran negara bagian Johor.


4. Durban, Afrika Selatan

Kemudian pada 4 Desember 2020, tujuh orang dirawat di rumah sakit setelah ledakan dan kebakaran yang terjadi di kilang minyak dekat pelabuhan di kota Durban, Afrika Selatan.

Pada saat itu, ledakan terjadi tepat setelah pukul 7 pagi, dan terdengar di seluruh kota dan menyebabkan kebakaran besar yang mengirimkan asap hitam mengepul.

Pihak berwenang pada saat itu tidak segera mengetahui ledakan tersebut.

Ini adalah insiden ledakan kedua yang terjadi di kilang minyak mentah Afrika Selatan pada tahun 2020.

Sebelumnya, pada Juli 2020, dua insinyur kimia tewas dalam ledakan di kilang minyak di Cape Town yang dijalankan oleh perusahaan berbeda.


Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah COVID-19

 


Saksikan Video Berikut Ini: