Volume 58

Adu Otot Prajurit TNI Vs Tentara Amerika

Bukan Jenderal Andika, Ini Sosok Prajurit Adu Otot dengan Tentara Amerika

Liputan6.com 2021-08-14 11:48:50
Sebuah video beredar di sosial media menunjukkan kegagahan seorang personel TNI bersama tentara Amerika Serikat atau US Army (Istimewa).

Sebuah video beredar di sosial media menunjukkan kegagahan seorang personel TNI bersama tentara Amerika Serikat atau US Army. Dalam video tersebut tertulis 'Kasad Vs US Army'. Bila dilhat sekilas, prajurit yang mengenakan masker dan celana loreng hijau tersebut persis KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Berdasarkan rekaman yang diterima Liputan6.com, Sabtu (14/8/2021), kontes unjuk otot dua prajurit antar negara itu dikelilingi tentara lainnya yang bersorak.

Meski perawakan tentara Indonesia kalah tinggi dengan tentara Amerika, namun tampak otot-otot prajurit tersebut lebih besar.

Apakah itu KSAD Jenderal Andika Perkasa?

"Wah ini bukan saya lho, mas. Ini adalah anggota TNI AD berpangkat Sersan Mayor," kata Andika kepada Liputan6.com, Sabtu (14/8/2021).

Berdasarkan keterangan dari Dinas Penerangan TNI AD, prajurit tersebut bernama lengkap Atang Ependi. Dia berdinas di kesatuan Pusat Pendidikan Pembekalan Angkutan Kodiklat TNI AD.

Atang saat ini berdinas di Mabes AD dan menjadi pendamping fitness Jenderal Andika.


Latihan Bersama TNI AD dan US Army

Pada Rabu, 11 Agustus 2021, Andika memang mengaku sedang berada di Sulawesi Selatan untuk meninjau langsung latihan bersama antara TNI AD dengan US Army.

"Saya masih ada di Sulawesi Utara meninjau latihan bersama TNI AD-US Army," tutur Andika kepada Liputan6.com pada Rabu lalu.

Sehari kemudian, dirinya bertolak ke Kalimantan Timur juga untuk melakukan peninjauan agenda pelatihan prajurit TNI AD.

***Artikelini telah mengalami perubahan mulai dari judul serta isi. Hal tersebut dikarenakan terjadi kesalahan dari redaksi. Kami memohon maaf kepada pihak terkait yang dirugikan karena kesalahan tersebut.

Akhirnya Jerinx Insyaf

Jerinx SID Akhirnya Bersedia Divaksin, Pilih Pakai Sinovac

Liputan6.com 2021-08-15 12:00:00
Preskon film Mama Mama Jagoan (Nurwahyunan/Fimela.com)

Jerinx SID mengabarkan keputusan besar via akun Instagram-nya hari ini, Minggu (15/8/2021). Ia bersedia menerima vaksin Covid-19. Jerinx membagikan kabar ini lewat akun barunya, @true_jrx.

Sang istri membagikan kembali unggahan di akun ini, sekaligus memberikan konfirmasi bahwa akun @true_jrx adalah benar milik Jerinx.

"Balik ke vaksin, setelah baca2 ilmu dan diskusi dengan virolog Dr Indro (Link utk kontak blio ada di bio IG @true_jrx ) --- saya putuskan besok akan mengambil vaxx Sinovac," begitu pernyataan Jerinx di kolom caption, yang dibagikan kembali oleh Nora Alexandra.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Punya Riwayat Medis

Ia menambahkan, "Blio berhasil meyakinkan saya jika snvc aman utk pemilik riwayat medis spt saya."

Seperti diketahui, pria bernama asli I Gede Ari Astina ini sempat menyatakan ia punya riwayat penyakit jantung dan hepatitis. Ia mengungkap kondisinya, saat memberi penjelasan mengapa tak hadir dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus pengancaman di Polda Metro Jaya, Senin 9 Agustus lalu.


Konsultasi ke Dokter

Tak hanya menyatakan hal ini, Jerinx bahkan mendorong publik yang belum divaksinasi untuk berkonsultasi ke tenaga medis.

"Bagi yg belum divaxx saya anjurkan utk konsultasi dengan Pakdhe Indro, atau ke dokter2 kepercayaan anda," kata dia.


Jangan Khawatir

"Jangan khawatir, konsultasikan dgn dokter, cari vaksin yg sesuai dgn kondisi riwayat medis anda, jika memang tidak/belum boleh divaksin, Dokter pasti tidak akan menyarankannya," personel Superman Is dead menambahkan.


Indonesia Bangkit

Terakhir, dalam kolom caption Jerinx menulis, "Yuk bersama kita dukung Indonesia agar lekas kembali bangkit!"

Kenapa Indonesia Belum Punya Astronot?

Journal: Mimpi ke Luar Angkasa Terkendala Dana

Liputan6.com 2021-08-16 00:00:03
JOURNAL_MIMPI KE LUAR ANGKASA TERKENDALA DANA {Liputan6.com/Abdillah)

Pulang dari kampus, Pratiwi Sudarmono sedikit lelah. Capek mengajar seharian. Di benaknya, ia hanya ingin cepat-cepat pulang, istirahat, sambil mengisi tenaga untuk hari esok.

Di tengah perjalanan, Pratiwi mampir ke loper koran langganan. Tujuannya sederhana. Ia ingin membaca berita dulu sebelum tiba di rumah.

Tapi, alangkah kagetnya Pratiwi Sudarmono ketika dia membaca namanya sendiri dalam sebuah berita. Pratiwi terpilih sebagai wakil Indonesia dalam misi Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA ke luar angkasa dengan pesawat ulang-alik Columbia di tahun 1986.

"Antara percaya dan enggak percaya juga. Saya tahu nilainya bagus ketika seleksi, tapi enggak tahu kalau akan terpilih," kata Pratiwi menceritakan kisahnya 36 tahun lalu, kepada Liputan6.com.

Pratiwi sangat bahagia lolos seleksi. Baginya, menjadi astronot bak impian yang jadi kenyataan. Dari 207 orang yang diseleksi, Pratiwi yang merupakan pendaftar terakhir ternyata berhasil mendapatkan "tiket emas" tersebut.

Wanita yang kini merupakan profesor mikrobiologi di Universitas Indonesia tersebut menceritakan, proses seleksi menjadi astronot sangat berat. Semua aspek dari fisik hingga psikologi diperiksa.

Mulai dari kesehatan umum, kecerdasan umum, kemampuan bahasa Inggris, kemampuan berada dalam tekanan, fisiologi penerbangan, gravitasi, latihan keseimbangan, bernapas dengan tipisnya udara hingga mempelajari sistem kerja pesawat ulang-alik.

"Seleksinya itu sampai satu tahun. Tidak hanya di Indonesia, kami dibawa ke Houston (AS) juga," ucap dia.


Impian yang Nyaris Tercapai

Pratiwi saat itu terpilih dalam misi NASA bertajuk STS-61-H. Misi ini bertujuan membawa tiga satelit komersial, yaitu Skynet 4A, Westar 6S dan Palapa B3. Yang terakhir, merupakan satelit milik Indonesia.

Pemerintah Indonesia merasa perlu melibatkan astronot sendiri dalam misi tersebut dan terpilihlah Pratiwi. Ia akan berperan sebagai Payload Specialist (Spesialis Muatan).

Selain Pratiwi, ditunjuk pula Taufik Akbar, seorang insinyur telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung. Taufik akan mendampingi Pratiwi sekaligus menjadi awak cadangan.

Sayangnya, mimpi Pratiwi seketika buyar. Terjadi insiden beberapa bulan sebelum Satelit Palapa B-3 diberangkatkan.

Tepatnya 28 Januari 1986, pesawat ulang-alik Challenger milik AS yang hendak menunaikan misi lain, yakni STS-51-L, meledak di udara hanya 73 detik setelah diluncurkan pada ketinggian 15 kilometer. Tujuh orang kru menjadi korban.

"Ketika Challenger meledak, saya nonton lewat televisi di Indonesia. Sedih sekali karena tujuh orang itu teman saya. Setiap hari interaksi dan latihan bersama mereka," ucap Pratiwi.

(Foto: Twitter/@aisoffice)

Insiden yang menimpa Challenger ini membuat NASA membatalkan beberapa penerbangan ke luar angkasa selanjutnya, termasuk agenda penerbangan Columbia yang sedianya bakal membawa Pratiwi ke luar angkasa pada 24 Juni 1986.

Meski gagal terbang pada 1986, Pratiwi bertahan di Amerika dan menjalani latihan seperti biasa. Sebab, saat itu tidak ada kejelasan dari pihak NASA.

"Saya juga ikut bekerja di Space Biology Lab di komplek NASA. Pada 1997, baru misinya benar-benar selesai dan Pak Habibie minta berhenti dulu karena krisis moneter," ucapnya.

Pulang dari Amerika, Pratiwi balik ke kampus. Ia kembali menekuni aktivitasnya sebagai ilmuwan serta pengajar hingga saat ini.

Jadi Inspirasi

Kendati batal ke luar angkasa, pencapaian Pratiwi ternyata menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di tanah air kala itu. Menurut cerita Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin, banyak yang bercita-cita menjadi astronot setelah mengetahui kisah Pratiwi.

Hal ini diketahui Thomas, karena pada tahun 1980-an ke atas, yang mendaftar jurusan astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) meningkat luar biasa.

Bahkan, pada waktu itu passing grade untuk masuk astronomi ITB jadi salah satu tertinggi, karena peminat yang banyak, tapi jumlah yang diterimanya sedikit. "Ternyata setelah mereka masuk, itu banyak yang ketika diwawancara, itu banyak juga yang salah mengira. Dikiranya jurusan astronomi ITB itu nantinya untuk menjadi astronot," ucap Thomas Djamaludin kepada Liputan6.com.


Menakar Peluang ke Luar Angkasa

Setelah Pratiwi Sudarmono yang batal ke luar angkasa pada 1986, belum ada satu pun orang Indonesia melakukannya. Sempat muncul nama Rizman Adhi Nugraha, yang pada Desember 2015 disebut-sebut akan jadi orang Indonesia pertama yang ke luar angkasa, setelah memenangi kontes sebuah merek parfum.

Namun, rencana itu sampai sekarang belum terealisasi. Padahal, Rizman telah lulus berbagai persyaratan.

Selain itu, pria asal Bangka Belitung tersebut juga sudah terbang ke Florida, AS, untuk mengikuti pelatihan dan seleksi di Global Space Camp. Dia melalui ujian mental dan fisik khas astronot hingga mampu mengemudikan pesawat Air Combat AS. Pelatihan Rizman dan peserta lainnya di Florida dipimpin astronot senior AS, Buzz Aldrin.

Pada Desember 2015, dia rencananya terbang ke luar angkasa bersama seorang pilot dengan pesawat luar angkasa XCOR Lynk Mark II, yang akan menerbangkan Rizman setinggi 103 km dari Bumi untuk menembus batas luar angkasa selama 60 menit. Tapi, sampai saat ini Rizman belum juga terbang ke luar angkasa seperti yang dijanjikan.

Mahalnya biaya konon jadi masalah Rizman tidak juga terbang ke luar angkasa. Untuk memiliki proyek ke luar angkasa, memang dibutuhkan dana yang fantastis. Demikian pula untuk mengirim satu astronot.

Lalu, mengapa pada 1986 ketika Pratiwi Sudarmono hendak terbang ke luar angkasa, dananya kala itu tersedia?

Menurut Thomas Djamaludin, rencana mengirim Pratiwi Sudarmono sebagai astronot untuk ke luar angkasa dikaitkan dengan peluncuran Satelit Palapa pada waktu itu. "Jadi, anggarannya sebetulnya menumpang bersamaan dengan anggaran peluncuran satelit," ungkap Thomas.

Belum Ada Program ke Luar Angaksa

Saat ini, program untuk memberangkatkan astronot Indonesia ke luar angkasa belum ada. Menurut Thomas, program keantariksaan Indonesia merujuk kepada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, dan Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan 2016-2040.

Di dalam Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan 2016-2040 itu terdapat lima kegiatan mencakup sains antariksa, penginderaan jauh, pengembangan teknologi antariksa yaitu roket, satelit, dan aeronotika. Lalu, ada kegiatan peluncuran. Dan yang kelima yakni kegiatan komersialisasi keantariksaan.

Thomas menyatakan, LAPAN telah melaksanakan kegiatan pertama hingga ketiga, sedangkan kegiatan keempat dan kelima tengah dipersiapkan.

Belakangan juga ada wacana untuk pengiriman astronot, meski sebenarnya dari segi program keantariksaan atau Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan, hal itu belum ada. Prioritas sekarang adalah pengembangan teknologi dan pemanfaatan IPTEK penerbangan dan antariksa.

"Karena masalah skala prioritas. Program keantariksaan kan mahal ya, sehingga pengiriman astronot itu belum dimasukkan dalam perencanaan," tuturnya.

Pada Januari 2020, beredar kabar bahwa lembaga antariksa Rusia, Roscosmos, mengajak kerjasama untuk memberangkatkan astronot dari Indonesia. Namun, Thomas menyebut, hingga hari ini LAPAN belum pernah menerima atau ditawari pembicaraan langsung untuk program kosmonot oleh Rusia.

Kerjasama LAPAN dengan Roscosmos sejauh ini hanya terkait pengembangan sains dan pemanfaatan antariksa.

Realitanya, mungkin masih akan lama astronot dari Indonesia ke luar angkasa. Thomas menjelaskan, hal itu karena memang belum ada programnya. Sebab, anggaran untuk astronot ke luar angkasa sangat mahal.

Kiprah Negara Asia

Di Asia sendiri, negara-negara besar sudah beberapa kali mengirim astronot mereka ke luar angkasa. Sebut saja Jepang, Korea Selatan, atau Tiongkok.

Tiongkok bahkan baru Juni tahun lalu, kembali mengirim tiga astronot mereka ke luar angkasa lewat misi Shenzhou 12. Ini merupakan ketujuh kalinya misi ke luar angkasa berawak ketujuh untuk Tiongkok dan Program Shenzhou.

Dalam waktu dekat, India juga siap menyusul pergerakan Tiongkok. Mereka bersiap mengirim wakilnya ke luar angkasa lewat misi Gaganyaan, yang artinya adalah "kendaraan langit".

India sendiri pertama kali mengirim astronot mereka ke luar angkasa pada tahun 1984. Ketika itu, Rakesh Sharma terbang ke luar angkasa dengan pesawat milik Rusia, Soyuz T-11/Salyut 7.

Sementara orang Asia pertama yang sukses terbang ke luar angkasa adalah Pham Tuan, asal Vietnam. Pada tahun 1980 dia menjadi salah satu dari enam awak misi Soyuz 37 milik Rusia yang terbang ke luar angkasa.

Tetangga serumpun Indonesia, Malaysia, juga sudah menjejakkan astronot mereka ke luar angkasa. Pada tahun 2007, Sheikh Muszaphar Shukor terbang ke luar angkasa bersama astronot asal Rusia dan Amerika Serikat menumpang pesawat luar angkasa Soyuz TMA-11.

Shukor bisa ikut terpilih sebagai salah satu antariksawan berkaitan dengan paket pembelian pesawat tempur Sukhoi Rusia oleh Malaysia. Shukor membawa misi dalam hal pengembangan bidang kesehatan pada gravitasi rendah luar angkasa.

Infografis: Kirim Astronot Bukan Prioritas Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)

Biaya Besar

Lalu, sebenarnya berapa dana yang mesti dikeluarkan untuk menerbangkan satu astronot ke luar angkasa?

Thomas sendiri mengaku belum tahu pasti jumlah uang yang harus dikeluarkan, meskipun ia sempat beberapa kali menanyakan soal ini ke negara lain. Dia hanya memperkirakan, biaya pengiriman satu astronot kemungkinan dapat setara dengan ongkos membuat dan meluncurkan satu satelit.

Pada 2001, pengusaha AS, Dennis Tito dilaporkan membayar USD 20 juta atau setara Rp 287 miliar untuk diterbangkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan kembali ke Bumi.

Keberangkatan Tito ke luar angkasa sebagai bagian dari perjanjian dengan perusahaan pariwisata luar angkasa Space Adventures Ltd. dan Program Antariksa Rusia.

(Liputan6.com / Abdillah)

Kini, AS dan Rusia juga sudah memiliki program yang menawarkan wisata luar angkasa. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA sejak tahun lalu memasang tarif USD 60 juta atau Rp 863 miliar bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Apabila wisatawan itu ingin merasakan sensasi menginap di Stasiun Luar Angkasa, maka NASA mengenakan biaya akomodasi USD 35 ribu atau Rp 503 juta per malam. Ini menjadi kesempatan bagi para astronot swasta, tentunya selama mereka punya uang untuk membayarnya.

Bila melihat mahalnya ongkos ke luar angkasa, peluang astronot Indonesia ke luar angkasa mungkin sangat berat. Apalagi bila melihat pemerintah anggaran LAPAN yang hanya Rp 840 miliar untuk 2021. Itu pun harus dipotong beberapa untuk refocusing anggaran penanganan COVID-19. Sementara untuk anggaran 2022, LAPAN mengusulkan sekitar Rp 2,4 triliun.


Mimpi Jadi Astronot

Entah berapa banyak anak yang bercita-cita menjadi astronot. Bayangan tentang luar angkasa dan terbang dengan roket mungkin menjadi mimpi dari sebagian anak-anak Indonesia.

Thomas Djamaludin juga mengakui bahwa antusiasme generasi muda Indonesia terhadap bidang keantariksaan terus meningkat. Itu terlihat ketika LAPAN menggelar kegiatan-kegiatan edukasi publik.

Selain itu, melalui pengaruh media sosial dan internet turut mendorong dan memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk mempelajari dan menguasai aspek sains dan teknologi. "Saya kira cita-cita untuk menjadi astronot (minatnya) juga cukup besar juga," ungkap Thomas.

Sekarang, kata Thomas, mulai banyak yang memahami astronomi atau ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit. Fenomena ini juga diikuti dengan bermunculannya grup-grup astronomi amatir di tanah air.

Tidak sedikit pula anak-anak yang ingin bergabung dengan LAPAN, karena tertarik mengembangkan teknologi keantariksaan seperti roket dan satelit.

Syarat Jadi Astronot

Thomas mengatakan, yang diutamakan untuk menjadi astronot adalah fisik dan intelektualitas. Sementara untuk latar belakang astronot sesungguhnya bermacam-macam.

Pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengambil contoh di sejumlah negara, tentara atau pilot banyak yang menjadi astronot. Sebagian juga datang dari kalangan peneliti seperti Pratiwi Sudarmono, yang merupakan ilmuwan namun memenuhi syarat dari segi fisik dan psikologis.

Setidaknya dari pengalaman astronot-astronot yang pernah dikirim oleh beberapa negara, profesinya ada yang dokter, pilos pesawat tempur, ilmuwan, bahkan guru.

Yang terpenting, orang tersebut punya intelektualitas memadai dalam menerima pelatihan-pelatihan dan instruksi-instruksi untuk menjalankan misi di antariksa.

"Jadi, tidak ada profesi khusus atau pendidikan khusus yang dipersyaratkan untuk menjadi astronot," tutur Thomas.

Mimpi dan cita-cita anak Indonesia ke luar angkasa tentu saja tidak boleh dibuyarkan dengan kenyataan bahwa pemerintah belum memprioritaskan program pengiriman astronot. Tidak salah apabila kita mendorong pemerintah untuk lebih serius mendukung pengembangan teknologi penerbangan dan antariksa. "Kalau mimpi (jadi astronot) gratis ya. Tapi kalau untuk jadi astronot yang penting harus ada anggarannya," pungkas Thomas Djamaludin.


INFOGRAFIS

 

Geger Mural Jokowi 404 Not Found

Polisi Buru Pembuat Mural Jokowi 404 Not Found, Eks Ketua MK: Presiden Bukan Lambang Negara

Liputan6.com 2021-08-15 15:40:22
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menilai jika ketegangan di masyarakat sudah mulai menurun karena berbarengan dengan Hari Raya Idul Fitri, Jakarta, Senin (4/8/2014) (Liputan6.com/Fai

Ketua Mahkamah Konstitus (MK) periode 2003-2008, Jimly Asshiddiqie turut mengkritisi sikap polisi yang tengah memburu pembuat mural Jokowi 404: Not Found.

Ia menegaskan bahwa lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Jimly menegaskan, presiden bukan tergolong ke dalam lambang negara Indonesia.

"Pasal 36A UUD NRI 1945 menegaskan: 'Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika'," tulis Jimly dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (15/8/2021).

Berdasarkan pasal 36 A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 presiden tak termasuk ke dalam lambang negara. Konstitusi menyebutkan, lambang negara hanyalah Burung Garuda dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengaku tengah memburu pembuat mural gambar mirip Jokowi dengan tulisan 404: Not Found.


Mural Jokowi 404: Not Found di Tangerang

Kepolisian menilai bahwa perbuatan tersebut bermuatan merendahkan presiden. Polisi menganggap bahwa presiden merupakan lambang negara, sehingga tak pantas untuk dilukiskan seperti di mural.

Seperti diketahui, mural dengan gambar wajah serupa dengan Presiden Jokowi dengan tulisan yang menutupi mata '404: Not Found' ada di Batuceper, Kota Tangerang, Banten.

Hingga kini, polisi belum mengetahui siapa pembuat mural tersebut.


Infografis Jokowi Usulkan DPR Revisi UU ITE, Hapus Pasal Karet?

 

Karya Desainer Indonesia di Tubuh Beyonce

Beyonce Kenakan Dress Karya Desainer Indonesia Peggy Hartanto di Pesta Ultah Barack Obama

Liputan6.com 2021-08-15 11:32:18
Beyonce Kenakan Dress Karya Desainer Indonesia Peggy Hartanto. (dok.Instagram @peggyhartanto/https://www.instagram.com/p/CSYrDXbpNzR/Henry)

Beyonce merupakan diva dunia yang tak pernah lepas dari sorotan kamera. Penyanyi sekaligus aktris itu selalu menarik perhatian, baik dari segi kualitas suara maupun penampilannya.

Dengan namanya yang sudah mendunia, tentu kita ikut bangga karena Beyonce juga mengenakan baju karya desainer Indonesia, Peggy Hartanto. Hal itu terjadi saat istri dari Jay Z ini menghadiri pesta ulang tahun ke-60 mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama pada 4 Agustus 2021.

Dalam acara yang berlangsung di Massachusetts, AS tersebut, Beyonce terlihat memakai dress warna hijau terang dengan detail kerut pada pinggangnya. buatan Peggy. Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram di @peggyhartanto pada 10 Agustus 2021.

"Queen Bey @beyonce wears #PEGGYHARTANTO Spring/Summer 2021 NAGEIRE dress #PH21FORM. Styled by @kjmoody," tulis Peggy dalam keterangan unggahannya yang menampilkan foto Beyonce. Beyonce terlihat memadukan busana karya Peggy dengan tas mungil berwarna senada dan kacamata hitam dengan bingkai putih bergaya retro.

Ia juga memakai anting dan rambutnya ditata lurus serta dibiarkan tergerai. Rancangan Peggy sendiri menggambarkan busana dengan tiga definisi, yaitu minimalis, elegan, dan berani.

Garis desainnya dikenal dengan teknik cut-out yang inovatif dan potongan yang konstruktif.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tuai Pujian

Sebelum dikenakan penyanyi 39 tahun tersebut, Peggy pun sempat memamerkan karya tersebut saat dikenakan model dalam unggahan di Instagram pada 9 Agustus 2021. Ia menyebut baju rancangannya itu sebagai celery green atau hijau seledri.

Karya tersebut pun ramai mendapat pujian dari warganet. Ada juga yang menilai model baju tersebut tampak sesuai dipakai Beyonce.

"Keren ce, bangga banget sama kamu," komentar seorang warganet. "Selamat, ini desain yang sangat hebat dan ternyata sangat pas dengan pemakainya," komentar warganet lainnya.


Demi Lovato

Selain Beyonce, karya Peggy Hartanto juga pernah dikenakan beberapa bintang internasional lainnya. Beberapa di antaranya adalah Gigi Hadid, Demi Lovato, Anne Heche, Lucy Hale, Amanda Schull, Bella Thorne, Amanda Joy Michalka dan pembawa acara terkenal, Giuliana Rancic.

Demi pernah mengenakan baju karya desainer kelahiran Surabaya tersebut saat mengisi acara televisi 'Good Morning America' pada 2017 lalu. Pelantun lagu "Let It Go" ini terlihat cantik memukau dalam balutan dress bernuansa dark grey dengan cutting asimetris.

Gaun ini merupakan salah satu dari koleksi Spring Summer Peggy Hartanto bertajuk "Lili" yang dipamerkan pada Jakarta Fashion Week 2016 dan menarik perhatian Demi. "Koleksi ini terinspirasi dari kehidupan Lili Elbe yang terlahir sebagai Einar Magnus Andreas Wegener, transgender dari Denmark, pada era awal 1900. Einar telah menikah dengan Gerda, di mana pada saat itu, Einar sering menjadi muse atau model inspirasi lukisan Gerda, sebagai seorang wanita," terang Peggy.


Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

 

Pundi-Pundi Uang Taliban

Taliban Dapat Uang dari Mana? Ini Sumber Kekayaannya

Liputan6.com 2021-08-14 18:00:08
Pejuang Taliban berpatroli dalam Kota Ghazni, barat daya Kabul, Afghanistan, Kamis (12/8/2021). Taliban merebut kota strategis tersebut yang berjarak hanya 150 kilometer dari Ibu Kota Kabul.

Pasukan Taliban semakin merajalela di Afganistan. Kota-kota vital di negara itu sudah direbut dalam sepekan terakhir, salah satunya kota terbesar kedua: Kandahar.

Pertanyaannya, Taliban dapat modal dari siapa? Bisnis apa yang mereka jalankan?

Berdasarkan laporan VOA, Sabtu (14/8/2021), Taliban mampu menghasilkan US$ 300 juta hingga US$ 1,6 miliar per tahun. Angka pastinya tak diketahui.

Laporan PBB pada Juni 2021 menyebut mayoritas uang Taliban berasal dari aktivitas kriminal, mulai dari produksi opium, penyelundupan narkoba, pemerasan, dan menculik lalu meminta uang tebusan.

Menurut laporan intelijen, Taliban bisa meraup cuan sebesar US$ 460 juta dari penyelundupan barang haram narkoba.

Donasi juga menjadi andalan Taliban. PBB mencatat ada jaringan yayasan amal yang memberikan dana ke Taliban. Yayasan itu dikelola non-pemerintah.

Sumber daya alam yang dikuasai Taliban juga menjadi target mencari untung. Melalui pertambangan, Taliban meraup US$ 464 juta tahun lalu.

Tak hanya itu, pada 2018, pihak AS curiga ada bantuan dari Rusia. Analis-analis lain menyebut Taliban juga mendapat aliran dana dari Pakistan, hingga Iran meski tak banyak.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Nasib Rakyat Terancam Tidak Jelas

Analis menilai Taliban mungkin tidak bisa mengurus Afganistan dengan dana mereka sendiri, apalagi pemerintahan Afganistan bergantung dari bantuan asing.

Bank Dunia menyebut 80 persen pengeluaran pemerintah Afganistan di 2018 merupakan bantuan asing. Ini tentu akan menjadi pertanyaan bagaimana Taliban mengurus negara apabila merebut kekuasaan sah di Afganistan.

Pihak AS juga menyadari kelemahan tersebut.

"Kelihatannya bahkan Taliban memahami kebutuhan penting bagi Afganistan untuk mendapat bantuan asing," ujar John Sopko, Inpesktur Jenderal Khusus AS untuk Rekonstruksi Afganistan pada Maret 2021.

Meski demikian, Bill Roggio dari Foundation for the Defense of Democracies meragukan hal itu. Pasalnya, Taliban dinilai lebih peduli dengan berkuasa daripada bantuan asing.

Akan tetapi, Roggio mengakui situasi tersebut akan baik-baik saja untuk Afganistan, tetapi prospeknya tidak bagus untuk rakyat.

Gempa 7,2 Tewaskan 300 Orang

Usai Dihantam Gempa Magnitudo 7,2, Ahli Prediksi Ancaman Tsunami di Haiti

Liputan6.com 2021-08-15 11:03:04
Pemandangan udara Hotel Le Manguier yang hancur akibat gempa bumi, di Les Cayes, Haiti, , Sabtu (14/8/2021). Wilayah Negara Haiti diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,1 pada Sabtu, 14 Agus

Ahli meteorologi CNN menjelaskan ancaman terbesar yang dihadapi Haiti setelah gempa bumi.

Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan, kemungkinan korban bisa bertambah setelah gempa berkekuatan 7,2 melanda dekat Haiti.

Ahli meteorologi CNN Allison Chinchar menjelaskan risiko yang dihadapi Haiti termasuk ancaman Tsunami dan kerusakan akibat likuifaksi.

"Saat gempa terjadi, ini bisa menyebabkan likuifaksi. Dimana tanah akan kehilangan kekuatan akibat adanya gempa," ujar Chinchar, demikian dikutip dari laman CNN, Minggu (15/8/2021).

Gempa bumi magnitudo 7,2 yang mengguncang Haiti Sabtu 14 Agustus 2021 pagi waktu setempat memicu pemerintah mengumumkan keadaan darurat, setelah sedikitnya 304 orang dilaporkan tewas. Demikian Perdana Menteri Ariel Henry mengumumkan dalam konferensi pers.

Lebih dari 1.800 orang terluka akibat gempa bumi Haiti, kata layanan perlindungan sipil negara itu.

"Kalau untuk kebutuhan medis, ini urgensi terbesar kami. Kami sudah mulai mengirimkan obat-obatan dan tenaga medis ke fasilitas yang terdampak," kata Henry.

"Untuk orang-orang yang membutuhkan perawatan khusus yang mendesak, kami telah mengevakuasi sejumlah dari mereka, dan kami akan mengevakuasi beberapa lagi hari ini dan besok."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Titik Darurat di Haiti

Keadaan darurat akan berada di Western Department, Southern Department, Nippes, dan Grand'Anse.

Sementara itu, salah satu rumah sakit di selatan Kota Jeremie mengatakan kewalahan dengan pasien.

"Ada banyak orang yang datang -- banyak orang," kata seorang administrator di Rumah Sakit Saint Antoine kepada CNN yang dikutip Minggu (15/8/2021).

"Kami tidak memiliki cukup persediaan," imbuh administrator tersebut.

Akibat banyaknya korban gempa bumi tersebut, administrator itu menambahkan lagi, rumah sakit bahkan telah mendirikan tenda di halaman.

Sinden Kondang Dipasung

Nasib Pilu Am, Sinden Kondang yang Berakhir di Pasungan

Liputan6.com 2021-08-15 01:00:10
Evakuasi sinden yang menderita gangguan jiwa dan dipasung keluarga. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Banjarnegara)

Seperti ujaran, hidup bak roda berputar, kadang di atas, kadang di bawah. Pendulum nasib akan selalu menjadi rahasia.

Wajah Ny Am (45 th) masih datar. Tatap mata mantan sinden kondang ini kosong, ketika Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, menyambanginya di rumah sederhana milik orang tuanya, Desa Simbang RT 04 RW 02 Kecamatan Mandiraja pada Jumat (13/8/2021).

Dengan lembut, Bupati Budhi mengulurkan minuman. Dia mengajak perempuan itu untuk beristighfar dan sholawat, namun tetap saja ditampik oleh mantan sinden yang cukup populer pada masanya ini.

Bibirnya terus saja meracau, menyebut nama beberapa dalang kondang dan sinden-sinden yang merupakan teman-temannya pada beberapa tahun Am.

Am dulunya dikenal sebagai sinden yang cukup punya nama. Dia terkenal dengan suaranya yang merdu dan khas. Kala itu, ia kerap mengisi pentas-pentas wayang dengan dalang-dalang kondang di Banjarnegara.

Namun, sang sinden lantas terbelit masalah pelik yang menyebabkan jiwanya tergoncang, dan bahkan mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Dijemput Bupati Banjarnegara

Kepada pihak keluarga, Budhi mengatakan, maksud kedatangannya adalah untuk membantu Ny Am yang sempat dipasung keluarga selama dua bulan di rumah orang tuanya.

"Mohon izin, putri Njenengan saya bawa untuk saya obati. Semoga pulang nanti sudah sehat. Kami mendapat laporan dari masyarakat, maka hari ini saya menjemput Si Mba, semoga Pemkab Banjarnegara nanti bisa melayani dengan baik," katanya sembari memberikan bantuan sembako yang diterima langsung oleh Sajuri (83 th), ayahanda Am.

Budhi Sarwono yang didampingi Plt Kepala Dinsos dan Forkompimca Kecamatan Mandiraja mengaku sudah berkoordinasi untuk membawa Ny Am ke Banyumas. Setelah pulih rencananya akan dirawat di panti sosial Pamardi Raharjo Pucang.

"Hari ini Jumat tanggal 13 Agustus, saya bersama teman-teman dari Dinsos, Forkompinca, Pak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek hadir. Kami pemerintah hadir untuk rakyat. Kita manunggal untuk rakyat. Kami bawa Am semoga pulang sudah kembali menjadi warga negara yang baik," ucap dia.


Alasan Pemasungan

Saat mau berangkat, Am bergeming. Setelah dibujuk bahwa tujuannya adalah ke pentas wayang dan teman-temannya sudah menunggu, barulah Am mau.

"Nyanyine bagus, harus minum susu. Nanti nyinden dengan saya. Ayo diminum dulu, Nanti saya panggilkan teman-temanmu, sudah menunggu di sana. Kau sudah ditunggu, ayo berangkat," rayu bupati.

Sajuri, ayah Ny Am, menyambut dengan suka cita kehadiran bupatinya. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkab khususnya Dinas Sosial, Kecamatan, Polsek, Danramil Mandiraja, TKSK dan desa setempat.

Dia menyebut, memasung anaknya bukan karena tak mengasihinya, justru karena kasih sayangnya yang begitu besar, sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

"Alhamdulillah, minta tolong anak kami semoga bisa pulih seperti sedia kala. Terima kasih bapak bupati dan semua jajarannya," ungkap bapak sembilan anak ini.

Am sendiri memiliki tiga orang anak yang kini sudah beranak dewasa. Ia diceraikan suaminya yang tak setuju istrinya menggeluti panggung hiburan.


Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tato Mungil Amanda Manopo

7 Pemotretan Terbaru Amanda Manopo, Tato Mungilnya Curi Perhatian

Liputan6.com 2021-08-15 16:05:20
Amanda Manopo (Sumber: Instagram/mandaskatic.id)

Amanda Manopo kini kembali menjalani pemotretan. Dalam pemotretan terbarunya ini ia pun tampil Flawless. Dalam penampilannya kali ini pemeran Andin di Ikatan Cinta ini tampil menawan dengan gaun panjang dan ada busana kombinasi dengan celana jeans.

Ia pun bisa tampil anggun sekaligus swag dalam pemotretannya kali ini. Pemotretan Amanda Manopo ini dilakukan bersama fotografer kondang Winston Gomez yang sudah banyak menjepret berbagai pemotretan dengan para selebriti.

Banyak netizen menyebut penampilan mantan kekasih Billy Syahputra ini makin fresh dan beda dari biasanya. Bahkan tato mungilnya mencuri perhatian. Berikut 6 pemotretan terbaru Amanda Manopo yang Liputan6.com kutip dari berbagai sumber, Minggu (15/8/2021)


1. Begini potret terbaru Amanda Manopo saat jalani pemotretan.

 


2. Dalam pemotretannya kali ini ia pun dipuji karena tampil flawless.

 


3. Busana yang ia pakai pun cukup unik dan terkesan swag.

 


4. Namun ia pun bisa tampil anggun saat kenakan gaun panjang.

 


5. Dalam pemotretannya kali ia pun tuai banyak pujian dan video BTS saat pemotretan banyak diunggah oleh akun fansnya


6. Sesekali dalam posenya, Manda pun memperlihatkan tato mungil yang ada di tubuhnya.

Peraih Medali Emas Tolak Hadiah

Keluarga Quan Hongchan, Peraih Medali Emas Olimpiade Tolak Tawaran Hadiah Properti hingga Uang Tunai

Liputan6.com 2021-08-15 18:35:00
Keluarga Quan Hongchan telah menolak properti dan uang tunai gratis setelah kesuksesan Olimpiadenya ( Gambar: Layanan Berita China melalui Getty Images)

Atlet remaja Quan Hongchan sedang ramai dibicarakan di China setelah kesuksesanya di Olimpiade Tokyo.

Jika biasanya seorang atlet memiliki motivasi untuk menang, Hongchan hanya ingin bersaing. Dari keberhasilannya, keluarga ditawari properti dan uang tuai gratis, tetapi mereka menolaknya.

Dilansir dari Mirror, Minggu (15/08/2021), atlet berusia 14 tahun ini mengatakan, setelah memenangkan medali emas di platform 10 meter putri, dia ingin membantu menghidupi keluarganya yang terdiri dari tujuh orang.

"Saya ingin menghasilkan cukup uang untuk membantunya (keluarga)," kata Hongchan, merujuk pada ibunya yang terlibat dalam kecelakaan empat tahun lalu.

Hongchan lahir dan besar di Maihe di Guangdong, sebuah provinsi di China Selatan tempat ayahnya bekerja sebagai petani jeruk.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Menolak Tawaran Hadiah

Setelah kemenangannya, banyak tawaran hadiah untuk Hongchan, seperti sebuah rumah sakit lokal di Zhanjiang yang menawarkan untuk menyediakan berbagai layanan medis untuk ibunya serta kakeknya yang sakit.

Berdasarkan laporan dari The Global Times, tiga perusahaan di Zhanjiang akan memberinya rumah, toko selip, dan bonus untuknya, menurut Federasi Industri dan Perdagangan Kota Zhanjiang.

Tidak hanya itu, Hongchan dan keluarganya ditawari tiket gratis seumur hidup ke beberapa taman hiburan, kebun binatang, dan resor.

Dia juga ditawari persediaan makanan favoritnya bernama latiao yang tidak terbatas, salah satu camilan pedas yang terbuat dari terigu dan cabai.

Namun, Quan Wenmao, ayah Hongchan menolak semua tawaran tersebut.

"Saya berterima kasih kepada mereka karena telah datang. Tapi saya tidak mengambil apa-apa. Saya tidak mengambil sepeser pun," katanya tiga hari setelah putrinya memenangkan emas di Olimpiade.

Kemudian, para penggemar berbondong-bondong ke desa asalnya untuk sekilas melihat rumah Hongchan yang menyebabkan 'kekacauan'.

Akibatnya masyarakat umum tidak diperbolehkan lagi untuk berkunjung, karena dikhawatirkan menjadi hotspot COVID-19 karena lalu lintas yang tidak biasa dan kelompok orang yang banyak.

Reporter: Cindy Damara

Kecelakaan, Bukan karena Kabur

Ardi Bakrie Dikabarkan Kecelakaan Saat Hendak Kabur dari Rehabilitasi, Pengacara: Fitnah

Liputan6.com 2021-08-15 13:02:36
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie (Budi Santoso/Kapanlagi.com)

Ardi Bakrie dikabarkan mengalami kecelakaan saat hendak kabur dari tempat rehabilitasi narkoba. Pengacara Ardi Bakrie, Wa Ode Nur Zaenab membantah kabar tersebut.

"Tidak benar dan cenderung fitnah," ujar Wa Ode saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Wa Ode pun menyarankan masyarakat menyelisik kabar kecelakaan itu melalui aparat kepolisian.

"Kan bisa dicek ke polisi apakah benar ada laka lantas yang melibatkan Pak Ardi," kata dia.

Dia pun meluruskan kabar kecelakaan kecelakaan yang dialami kliennya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Wa Ode, suami Nia Ramadhani itu mengalami insiden kecelakaan saat sedang berolahraga di panti rehabilitasi pada Sabtu, 14 Agustus 2021 kemarin.

"Pada sekitar bada salat Ashar, Bapak Ardi melakukan olahraga kick boxing di panti rehabilitasi," ujar Wa Ode saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).


Jatuh Saat Melakukan Tendangan

Menurut Wa Ode, Ardi Bakrie mengalami insiden dan terjatuh saat melakukan gerakan tendangan.

Wa Ode menegaskan, sudah sekitar satu pekan belakangan Ardi Bakrie dan yang dijerat kasus narkoba bersama istri, Nia Ramadhani tengah rutin olahraga kick boxing.

"Pada waktu kurang lebih puk 16.10 WIB, saat sedang melakukan gerakan tendangan, Bapak Ardi terpeleset jatuh dan kepalanya membentur lantai," kata dia.

Usai kejadian, Ardi Bakrie langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Menurut Wa Ode, kondisi terkini Ardi Bakrie sudah membaik berkat penanganan cepat dokter.

"Alhamdulillah kondisi stabil dan masih dalam observasi dokter," kata dia.


Infografis Artis Tersandung Kasus Penyalahgunaan Narkoba