Volume 94

Porsi Sedikit Harga Selangit

Satai Ayam Tersaji Lebih Estetis, Porsi Sedikit Harganya Selangit

Liputan6.com 2021-09-27 07:02:10
Satai ayam kampung merupakan salah satu kuliner khas Blora (Liputan6.com/ Ahmad Adirin)

Di zaman serbaonline, tampilan menjadi hal utama yang bisa menarik pelanggan. Biasanya para pelaku usaha kuliner akan memasang foto makanan dengan tampilan cantik untuk menarik pelanggan. Menu apa pun bisa dibuat estetis, termasuk satai ayam.

Seorang pria membagikan cara mengubah tampilan satai yang awalnya biasa saja jadi lebih menarik. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @vickyyuwono.

Dalam unggahan itu, Vicky membeli satai ayam lengkap dengan lontong. Bumbu kacang, irisan bawang merah, serta sambal dibungkus secara terpisah.

Pertama, ia menuangkan bumbu kacang di mangkuk terpisah. Bumbu kacang itu diaduk agar kecap yang ada di dalamnya tercampur rata.

Setelah itu, Vicky mengambil pencetak dengan bentuk bulat. Bagian bawah cetakan bulat itu kemudian dicelupkan ke bumbu kacang. Selanjutnya, dia menempelkan bagian bawah cetakan ke piring.

Hasilnya, lingkaran-lingkaran bumbu kacang pun tercetak di piring putih. Ia kemudian menambahkan tiga potongan lontong ke dalam bulatan bumbu kacang.


Mempercantik Tampilan

Tiga tusuk satai juga diletakkan berdampingan dengan lontong tersebut. Untuk lebih mempercantik tampilan, Vicky menambahkan irisan bawang merah dan sambal di atas lontong. Satai ayam ini seketika berubah tampilan jadi lebih mewah dan estetis.

Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan pada 19 September 2021 ini. "Dari Rp14 ribu langsung berubah jadi Rp50 ribu," komentar seorang warganet.

"Porsinya lebih dikit tapi harganya bisa selangit. Yuk pulang perut, kita nggak bakal kenyang," tulis warganet lainnya. Sampai berita ini ditulis, unggahan satai ayam estetik itu sudah ditonton lebih dari 2 juta kali dan disukai lebih dari 152 ribu kali.


Pakai Bahasa Inggris

Makanan murah bisa jadi mahal saat dijual di restoran mewah. Tampilan makanan dengan harga mahal sepertinya juga bisa dipengaruhi pemberian nama makanan, terutama kalau memakai bahasa asing.

Salah satu contohnya seperti yang dibagikan akun Twitter @kismin666oys. Dalam unggahan itu, ia membandingkan dua nasi terung dengan harga yang berbeda.Pada foto pertama, tampak nasi terung penyet, sedangkan foto kedua berisi vegan unagi rice bowl.

Selisih harganya cukup jauh, mencapai puluhan ribu rupiah. Tampilan terung di foto kedua agak mirip dengan unagi atau ikan sidat air tawar. Tak heran makanan ini disebut sebagai unagi yang bisa dimakan oleh para vegan.

Seporsi nasi putih terung penyet itu dijual seharga Rp9 ribu, sedangkan, seporsi vegan unagi rice bowl dijual dengan harga Rp69 ribu. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

"Apakah kalau pakai bahasa Inggris, menu makanan yg di-Indonesia-kan akan lebih mahal? Wkwkwk di sini yang punya nama ala barat jadi mahal soalnya," komentar seorang warganet.

Kalau enggak sempet masak sendiri, yuk PO saja di ManisdanSedap, banyak masakan rasa rumahan yang pas buat lauk makan siangmu. Berasa dimasakin ibu.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!


Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4

 

Video Tiktok Makan Korban

Meniru Video TikTok, Bocah 6 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Menelan 23 Bola Magnet

Liputan6.com 2021-09-27 13:05:10
Doc: BBC UK

Seorang ibu telah mengeluarkan peringatan keras setelah putrinya yang berusia enam tahun harus dilarikan ke rumah sakit. Bocah itu harus menjalani operasi penyelamatan setelah menelan 23 bola magnet.

Anak itu telah bermain dengan magnet di sekolah sebelum membawanya pulang untuk membuat perhiasan untuk boneka di Lewes, Sussex. Selama beberapa hari, 23 magnet kuat itu berada di perut bocah itu yang kemudian merobek ususnya.

Ahli bedah rumah sakit yang melakukan operasi darurat mengatakan magnet itu 'berpotensi fatal'. Setelah mengorek informasi dari bocah tersebut, diketahui ia melakukan aksi tersebut karena meniru video dari TikTok.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Meniru video Tiktok

Ibu gadis itu, yang bernama Tanith, mengatakan magnet yang ditunjukkan digunakan untuk meniru tindikan lidah dalam video TikTok.

Keluarga itu telah menemukan lebih banyak magnet di kamar tidur gadis kecil itu.

Menurut BBC, ibunya berkata, "Saya ingin memperingatkan orang tua tentang bahaya anak-anak mereka bermain dengan magnet.

"Saya ingin menegaskan betapa berbahayanya magnet ini."


Menjepit usus

Tanith mengatakan putrinya memberi tahu dia bahwa magnet 'terasa enak' di mulutnya saat dia bermain dengannya.

Magnetnya begitu kuat sehingga mereka menjepit di ususnya setelah dia menelannya.

Dia pertama kali mengalami sakit perut pada 12 September, dan telah muntah selama dua hari ketika mereka membawanya ke dokter umum.

Ketika dia tidak membaik, mereka membawanya ke Rumah Sakit Anak Royal Alexandra di mana dia didiagnosis menderita radang usus buntu.


Berpotensi fatal

Ketika ahli bedah memulai operasi untuk mengangkat usus buntunya, mereka menemukan untaian magnet di ususnya.

Konsultan ahli bedah anak Costa Healy, yang melakukan operasi, mengatakan magnet dapat menyebabkan cedera yang mengubah hidup dan 'berpotensi fatal'.

"Sebagian besar waktu kami melakukan tindakan tepat waktu untuk menyelamatkan kasus-kasus seperti ini, tetapi jika saya adalah orang tua dengan magnet jenis ini di rumah, saya akan menyingkirkan mereka."


Kembali pulih

Gadis itu dipulangkan Senin lalu dan sekarang pulih di rumah.

"Dia telah menjalani operasi besar dan itu luar biasa baginya, dan dia memiliki bekas luka sepanjang 10cm" kata ibunya.

"Itu bisa saja jauh lebih buruk - tidak ada kerusakan permanen. Kami sedang melihat kemungkinan dia membutuhkan stoma."


Bukan kejadian pertama

Sementara itu, dalam insiden serupa di Skotlandia awal bulan ini, seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun hampir meninggal setelah menelan magnet untuk tantangan TikTok.

Dia menelan dua bola magnet setelah mengambil bagian dalam lelucon TikTok yang viral, yang membuatnya membutuhkan operasi segera.

Sebuah sekolah dasar di Stirling membagikan postingan yang memberi tahu orang tua tentang bahaya tantangan TikTok setelah bocah itu membutuhkan 'operasi serius dan mengubah hidup'.

Miliarder Pelit Bayar Pajak

Terkuak! Ratusan Keluarga Miliarder AS Cuma Bayar Pajak Secuil dari Hartanya, Kok Bisa?

Liputan6.com 2021-09-24 21:00:10
ilustrasi uang, orang kaya, keserakahan. (Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash)

Sebanyak 400 keluarga miliarder atau orang terkaya di Amerika Serikat (AS) diketahui hanya membayar pajak sebesar 8,2 persen dari rata-rata. Data tersebut ditemukan oleh analisis pemerintah Presiden AS Joe Biden.

Biden dan partai Demokrat telah mengupayakan untuk menaikkan kewajiban pajak bagi konglomerat di AS saat ini. Kekayaan yang terus bertambah meskipun di tengah pandemi, membuat pemerintah memutuskan untuk merekonsiliasi anggaran sebesar USD 3,5 triliun (Rp 49.852 triliun).

Analisis dari White House memprediksi para miliarder membayar hanya 8,2 persen dari pendapatan mereka dalam rentang waktu di 2010 hingga 2018. Kewajiban pajak pendapatan ternyata sebagian besar tidak dikenai potongan.

Bahkan tarif yang diberlakukan lebih rendah dibandingkan yang seharusnya dibayar masyarakat secara umum. Mengutip dari Forbes, Jumat (24/09/2021), rata-rata kekayaan yang dimiliki oleh keluarga miliarder saat ini berjumlah USD 2,1 miliar (Rp 29,9 triliun).

Sebagai perbandingan, penduduk AS membayar pajak sekitar 13,3 persen atas penghasilan yang diterima pada 2018.

Rata-rata biaya pajak sudah termasuk kelompok konglomerat, tetapi menurut analisis Tax Foundation, angka tersebut masih belum termasuk keuntungan investasi tahunan.

Informasi mengenai data-data kekayaan dapat diakses secara umum dan transparan oleh semua orang. Faktor yang membuat adanya perbedaan karena didorong oleh kode pajak yang tidak memberlakukan potongan pada pendapatan yang dihasilkan dari aset.

Hal tersebut berbeda dengan kekayaan yang dihasilkan dari pendapatan. Secara regulasi, pajak pendapatan/upah akan langsung dipotong pajak.

"Ini adalah momen kamu untuk mengembalikan kesetaraan dalam ekonomi. Momen ini juga akan dijadikan sebagai bukti kepada rakyat AS bahwa pemerintah bisa bekerja membantu mereka, bukan hanya perusahaan saja," papar Biden.


Kekayaan dari Investasi

Mereka yang berpenghasilan rendah dan menengah membayar sebagian besar pajak penghasilan mereka dari upah pekerjaan.

Sebaliknya, orang-orang kaya di AS menghasilkan sebagian besar pendapatan mereka dari investasi yang apabila ditahan lebih dari satu tahun, dikenakan pajak dengan tarif yang lebih rendah daripada upah.

Melansir CNBC dan CBS News, tarif pajak penghasilan federal teratas atas upah adalah 37 persen, sedangkan tarif tertinggi atas dividen dan aset (seperti saham dan rumah) yang dijual untuk mendapatkan keuntungan adalah 20 persen.

Orang kaya juga dapat menghindari pajak atas nilai aset yang dihargai dengan tidak menjualnya. Mereka dapat memberikan investasi kepada ahli waris dengan apa yang disebut sebagai sebuah 'langkah maju'.

Maksudnya, jika ahli waris menjual aset, mereka tidak akan membayar pajak atas keuntungan yang diperoleh selama masa hidup pemilik aslinya.

Menurut laporan Gedung Putih, berbagai keuntungan yang dikantongi para konglomerat karena pertumbuhan aset dari investasi tidak dikenai pajak, penyimpangan dari analisis tipikal yang sering kali tidak menyertakan standar ukuran potongan pendapatan.

"Kami menekankan bahwa setiap perkiraan tarif pajak pada orang terkaya tidak pasti dan terbuka untuk disempurnakan, karena keterbatasan data saat ini," ujar Dewan Penasehat Ekonomi Greg Leiserson dan kepala ekonom kantor manajemen dan anggaran Danny Yagan.


Revisi Kewajiban Pajak

Perubahan regulasi dan aturan pun dilakukan pemerintah dengan desakan langsung dari presiden untuk mengubah kode pajak yang secara tidak langsung 'memaksa' orang-orang terkaya di AS untuk membayar pajak secara adil.

Adanya temuan dari laporan ini mirip dengan penyelidikan yang dilakukan oleh ProPublica baru-baru ini. Temuan tersebut berisikan orang-orang terkaya di dunia seperti Jeff Bezos, Elon Musk, Warren, Buffett dan sebagainya hanya membayar sebagian kecil kekayaan mereka dalam bentuk pajak.

Sejatinya, 25 orang terkaya di Amerika membayar tarif pajak federal sebesar 3,4 persen dari 2014 hingga 2018 dengan kekayaan bersih yang tumbuh sebanyak Rp5.711 triliun. Ketimpangan antara kekayaan bersih yang dimiliki dan bayar pajak terhadap miliarder AS jadi tantangan baru.

Aturan tersebut akhirnya menaikan kewajiban pajak penghasilan untuk orang terkaya AS ke 39,6 persen dari 37 persen yang saat ini memukul para pembayar pajak dengan potongan pajak penghasilan sebanyak Rp7,45 juta.

Melalui pembaruan aturan, Biden ingin mencegah adanya pemberian keuntungan yang diberikan ahli waris dari keluarga-keluarga konglomerat AS. Ia juga telah bersumpah untuk tidak menaikkan pajak mereka yang berpenghasilan kurang dari USD 400 ribu (Rp5,69 miliar) per tahun.

Alasannya karena Demokrat ingin memberikan undang-undang secara merata untuk menangani kasus yang berdampak pada seluruh masyarakat AS.

Reporter: Caroline Saskia

Nenek Hiking Pakai Gamis

Aksi Seorang Nenek Hiking Pakai Gamis Sukses Curi Perhatian

Liputan6.com 2021-09-27 14:03:44
Seorang nenek santai hiking pakai gamis. (dok. tangkapan layar TikTok @haishah.hashram/https://www.tiktok.com/@haishah.hashram/video/7010359090400611610)

Siapa bilang aktivitas luar ruang seperti hikinghanya bisa dilakukan anak muda? Seorang nenek asal Malaysia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menikmati berbagai kegiatan menyenangkan, kendati pandemi masih berlangsung.

Lewat sebuah video yang diunggah di TikTok @haishah.hashram, baru-baru ini, tampak seorang gadis berbagi momen ia dan keluarganya mendaki salah satu bukit. Di antara rombongan, neneknya juga terlihat ikut serta.

Tidak hanya karena ekspresi wajahnya yang bersemangat, busana si nenek juga tidak kalah mencuri perhatian. Ia terlihat santai mengenakan gamis berwarna mauve, lengkap dengan hijab hitam.

Melengkapi kesan santai dalam penampilannya, si nenek juga tidak memakai sepatu pada umumnya. Sembari membawa tongkat kayu sebagai tumpuan saat mendaki, ia memilih memakai sepasang sandal.

Saat mencapai puncak bukit, wajahnya tidak bisa menyembuyikan ekspresi semringah. Di klip tersebut, ia tampak sebagai satu-satunya perempuan berumur yang berhasil mencapai puncak bukit, di samping juga beberapa penjaja makanan.

Di puncak bukit itu juga, si nenek bergamis tampak mengatur napas sambil menikmati pemandangan sekitar. Ia masih bertopang dengan tongkat kayunya seolah bergaya sambil tetap tersenyum menghadap kamera.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Banjir Komentar

Di kolom komentar, tidak sedikit warganet memuji aksi nenek tersebut. Mereka kagum atas kekuatan fisik dan semangat yang dijaga si nenek untuk hikingsampai ke atas bukit. Beberapa dari mereka bahkan mengaku tidak bisa melakukan hal tersebut.

"Kalah sama si nenek yang kelihatan tetap semangat sampai puncak (bukit)," komentar seorang warganet, sementara yang lain menuliskan, "Masyallah hebatnya. Semoga nenek bisa tetap sehat terus. Awesome."

Sementara yang lain berkomentar bahwa dirinya baru tahu gamis boleh dipakai saat hiking. Ini dikomentari pengguna TikTok dengan menuliskan, "Boleh saja, tapi memang harus berani ribet."


Tren Wisata Luar Ruang

Selama pandemi, kegiatan luar ruang memang jadi pilihan tidak sedikit orang. Hiking dan trekkingjadi salah dua yang digemari untuk sejenak rehat dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan. Tren ini pun tidak mengecualikan Indonesia.

Pilihan lokasi pendakian santai ini biasanya tidak jauh dari rumah. Pilihan aktivitas ini nyatanya sudah populer sejak Agustus tahun lalu, dan Campa Tour and Travel jadi salah satu yang "panen" atas naik daunya wisata trekking.

Dalam praktiknya, mereka tetap memperhatikan praktik protokol kesehatan. "Guide kami sudah berlisensi dan menjalani pelatihan lebih dulu. Ada pelatihan bahasa, P3K, dan penerapan protokol kesehatan," kata Manager Operasional Campa Tour and Travel Ari Hendra Lukmana ketika dihubungi Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Dalam satu kali perjalanan, satu grup maksimal terdiri dari lima peserta dengan satu hingga dua orang pramuwisata. Ketentuan ini dilakukan mempertimbangkan keamanan, mengingat wisata dilakukan di masa pandemi.

"Protokol kesehatan jadi tambahan fokus kami, selain tetap tak boleh lengah soal sampah. Jangan sampai mengotori," tutur Ari.


Infografis Risiko Mobilitas Saat Liburan untuk Cegah COVID-19

 

Delay Gara-Gara Kura-Kura

Kura-Kura Jalan di Landasan Bandara Narita Jepang, 5 Penerbangan Tertunda

Liputan6.com 2021-09-27 18:35:36
Ilustrasi Kura-Kura (Foto: Pixabay)

Bandara Narita di sebelah timur Tokyo tutup sekitar 12 menit dan lima penerbangan ditunda hingga 15 menit pada 24 September, setelah kura-kura terlihat berjalan di landasan.

Sekitar pukul 11.35 waktu Jepang, pilot penerbangan yang akan lepas landas dari landasan pacu sepanjang 4.000 m memberi tahu kontrol pesawat tentang keberadaan hewan tersebut.

Guna keselamatan penerbangan dan melakukan pemeriksaan, Bandara Narita menutup landasan pacu selama 12 menit dan membawa kura-kura ke tempat yang aman.

Menurut kantor Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Bandara Narita, di antara lima pesawat yang tertunda adalah pesawat All Nippon Airways (ANA) dengan corak kura-kura, seperti dikutip dari Mainichi, Senin (27/09/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kura-kura Sebagai Tanda Keberuntungan

Administrator bandara mengatakan kura-kura itu panjangnya sekitar 30 cm, dan beratnya 2,1 kg. Pekerja dari perusahaan afiliasi menyelamatkan reptil dari bagian tengah landasan menggunakan jaring. Dilaporkan kemungkinan kura-kura itu menghuni kolam retensi bandara sekitar 100 m jauhnya.

Meskipun terkadang ada kasus kucing, anjing rakun, kelinci, dan hewan lain memasuki landasan pacu, kemunculan kura-kura sangat jarang terjadi. Bandara Narita bermaksud untuk memastikan jenis kura-kura itu, dan menyelidiki tanggapan apa yang harus diambil.

Airbus A380 bertema kura-kura ANA dimaksudkan untuk digunakan hanya dalam perjalanan ke Hawaii dan sebaliknya.

Namun, penerbangan regulernya telah dibatalkan karena pandemi COVID-19. Pada hari kemunculan kura-kura, pesawat tersebut akan memulai perjalanan pertamanya ke Naha, ibu kota prefektur Okinawa paling selatan Jepang, sebagai bagian dari tur khusus.

"Di Hawaii, kura-kura dianggap membawa keberuntungan, dan kami berharap kura-kura yang datang untuk melihat penerbangan ini menandakan masa depan yang cerah," kata seorang maskapai, dalam sebuah penyataan.

Reporter: Cindy Damara

Pembunuhan Berkedok Cinta

Cerita Nenek Penipu Cinta dari Jepang, Bunuh 3 Pasangan di Usia Senja hingga Dijatuhi Hukuman Mati

Liputan6.com 2021-09-27 10:02:38
Ilustrasi kejahatan. (dok. niu niu/Unsplash.com)

Di usianya yang 74 tahun, Chisako Kakehi kini sedang menghadapi waktu eksekusi hukuman mati karena terbukti mencoba membunuh empat pasangannya. Hanya seorang korban yang berhasil selamat walau kondisi fisiknya tak benar-benar pulih.

Ada kesamaan dari keempat korban Chisako. Semuanya adalah lelaki lanjut usia. Korban terakhirnya bernama Isao Kakehi.

Isao berusia 75 tahun saat menikahi Chisako yang saat itu berumur 67 tahun. Mereka menikah dua bulan setelah berkenalan melalui agen perjodohan di Jepang.

Melansir CNN, Minggu, 26 September 2021, mereka tampak seperti pasangan yang hidup bahagia di Kota Muko, Prefektur Kyoto. Mereka bahkan membuat kue beras untuk perayaan Tahun Baru.

Sayangnya, Isao Kakehi belum sempat menikmati kebahagiaan Tahun Baru. Ia keburu menjadi korban keempat dari pembunuh Jepang yang dijuluki "Black Widow" pada 28 Desember 2013.

Chisako memulai pembunuhan pertamanya ketika umur 61 tahun. Saat itu, ia lolos dari pengadilan. "Dia menggunakan agen perjodohan untuk berkenalan dengan korban lansia dan meracuni mereka setelah ia berhasil mempercayainya," ujar hakim.

"Ini adalah kejahatan kejam berdasarkan dari rencana dan keinginan yang kuat," tambahnya.

Kasus ini mendapat perhatian di Jepang dan menyoroti para lansia lajang yang rentan terhadap love scam (penipuan bermodus cinta). Negara juga mempertanyakan perihal wanita yang sudah uzur mulai membunuh pria yang dicintainya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Percobaan Pertama

Korban pertama Chisako adalah lelaki bernama Toshiaki Suehiro yang dikenalnya pada 2007. Saat itu, Chisako mencoba membunuhnya dengan menyamarkan kapsul sianida dengan pil kesehatan yang biasa dikonsumsi Suehiro.

Suehiro yang berusia 78 tahun pingsan kurang dari 15 menit setelah mengonsumsi pil itu dan hampir berhenti bernafas ketika ambulans tiba. Chisako yang menemani Suehiro ke rumah sakit menggunakan nama samaran Hiraoka ketika berbicara dengan staf ambulans dan keluarga Suehiro.

Menurut dokter di rumah sakit pada waktu, Suehiro menderita sesak napas internal dan hampir meninggal. Suehiro menjadi satu-satunya korban yang selamat dari aksi pembunuhan oleh Chisako. Tetapi, kondisi Suehiro sangatlah buruk karena mengalami disfungsi yang serius dan gangguan penglihatan.


Apa Alasannya?

Korban kedua bernama Masanori Honda berusia 71 tahun dengan fisik yang bugar dan sering mengunjungi klub-klub olahraga. Pada 2011, diabetes yang dideritanya turun ke 'mild status' (status ringan).

Setahun kemudian, Kakehi melancarkan aksinya setelah bertemu dengan Honda. Diketahui Honda pingsan ketika mengendarai sepeda motor. Setelah diselidiki, Kakehi tidak mau menghabiskan waktunya lagi bersama dengan Honda. Dua bulan sebelum beraksi, Januari 2012, ia diam-diam berkencan dengan pria lainnya.

Korban ketiga, Minoru Hioki, seorang penyintas kanker. Tetapi pada 2013, dokter menyatakan kankernya hampir sepenuhnya telah diatasi. Kondisi Hioki mendadak memburuk setelah Chisako memberikan pil sianida, alih-alih suplemen kesehatan. Sesaat setelah selesai makan malam bersama pada September, Hioki mengeluh sesak napas hingga nyawanya tidak tertolong.

Memang, otopsi jarang dilakukan di Jepang, kecuali jika ditemukan adanya kecurigaan. Belum diketahui pasti alasan Chisako membunuh kekasihnya dan suaminya. Hingga saat ini, tanggal hukuman mati untuk Black Widow itu belum diputuskan. (Gabriella Ajeng Larasati)


6 Halyang Dilakukan Pria Ketika Jatuh Cinta

 

Tidak Punya Ponsel, Tidak Boleh Masuk Pasar?

HEADLINE: Uji Coba Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Pasar Rakyat, Pengawasannya?

Liputan6.com 2021-09-28 00:00:51
Berikut daftar lengkap kegiatan yang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama PPKM. (dok.Fimela.com)

Berkemeja putih dan bercelana hitam, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tampak menyusuri Pasar Badung Bali pada Sabtu 25 September 2021. Di sebelahnya mendampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara

Sesekali Mendag menyempatkan diri berbincang dengan pedagang. Menanyakan berbagai hal, seperti kondisi harga kebutuhan pokok saat ini.

Ternyata, kunjungan Mendag ke Pasar Badung bukan hanya ingin tahu bagaimana kondisi bahan pokok. Ini merupakan bagian dari persiapan pemerintah menerapkan aplikasi PeduliLindungi di pasarrakyat.

Pasar Badung masuk dalam daftar 14 pasar tradisional se-Indonesia yang disiapkan sebagai percontohan penerapan SOP PeduliLindungi yang diberlakukan dalam waktu dekat.

"Seluruh pedagang dan pengelola pasar, bahkan beserta seluruh keluarga mereka telah 100 persen divaksin. Artinya, pasar ini telah siap untuk menerapkan SOP PeduliLindungi. Ada 14 pasar tradisional yang akan kita uji coba," kata Muhammad Lutfi di Denpasar.

Sebelumnya, penerapan aplikasi PeduliLindungi sudah berlaku di mal dan sejumlah supermarket. Kini, pasar rakyat jadi target berikutnya.

Penerapan aplikasi PeduliLindungi ini dilakukan guna memastikan pasar rakyat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan COVID-19 sehingga dapat menggerakkan aktivitas perekonomian.

Maklum saja, pemerintah tak mau kecolongan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 seperti beberapa waktu lalu.

Implementasi PeduliLindungi di pasar rakyat ini juga bakal dibarengi dengan penyediaan layanan swab antigen di masing-masing pasar. Intinya, siapa yang masuk pasar, bebas Covid-19 dan sudah vaksin.

Untuk tahap awal, pemerintah akan menunjuk sejumlah pasar rakyat sebagai lokasi uji coba implementasi aplikasi PeduliLindungi. Namun M Lutfi tak menyebutkan detail ke-14 pasar dimaksud.

Namun bila mengacu usulan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), implementasi aplikasi PeduliLindungi akan diuji coba pada 6 pasar.

Keenamnya yaitu Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang). Keenam pasar tersebut telah mendapat QR Code dari Kementerian Kesehatan.

"Ada beberapa pasar rakyat yang akan diuji coba dengan memperhatikan tingkat vaksinasi pedagang dan pengelola pasar rakyat," ujar Mendag.

Lalu seperti apa kriteria pasar rakyat yang akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi?

Mendag menyebutkan, pertama pasar harus sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian, memiliki akses pintu masuk dan keluar yang dapat dikontrol pengelola.

Serta memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam penerapan protokol kesehatan dan menyediakan sumber daya manusia dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi.

"SOP PeduliLindungi sangat penting agar dapat berdampingan dengan COVID-19 karena pandemi ini tidak akan cepat selesai dan kegiatan ekonomi dapat berjalan kembali," lanjut dia.

Urgensi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada 3 urgensi penerapan PeduliLindungi di pasar tradisional.

Pertama, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung saat ke pasar rakyat. Kedua, mencegah penyebaran Covid-19 di pasar rakyat.

"Mencegah penyebaran perluasan penularan dengan deteksi kasus-kasus yang seharusnya tidak berada di area publik," kata Nadia.

Ketiga, untuk kepentingan pelacakan (tracing) kasus kontak erat Covid-19. Dengan adanya penerapan PeduliLindungi, pemerintah lebih mudah melacak kasus kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang mengunjungi pasar rakyat.

Rencana ini langsung ditindaklanjuti. Saat ini Kemendag tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP). "Prinsipnya sedang disusun SOP dan pemberlakuan belum menyeluruh pasar rakyat, sehingga akan di tahap ujicobakan," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan kepada Liputan6.com.

Penerapan PeduliLindungi dikatakan perlu mempertimbangkan karakteristik dan segala keterbatasan dari pasar rakyat atau tradisional. Dengan begitu, Pemerintah bisa mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi.

"Hal ini perlu menjadi pertimbangan dikaitkan dengan karakteristik pasar rakyat dengan segala keterbatasannya, sementara pemerintah harus mengatur keseimbangan antara prioritas kesehatan dan keseimbangan ekonomi," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Daftar pasar rakyat yang akan dilakukan uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi

Bagaimana Sarana dan Prasarana?

Masyarakat dan pedagang adalah yang menjadi objek dari kebijakan ini. Diakui bila keberadaan aplikasi akan mampu mendorong kesadaran vaksinasi masyarakat. Hal itu karena status vaksinasi akan terbaca melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat aktivitas di pasar tradisional.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang pun menyambut baik wacana penerapan aplikasi ini.

"Sangat efektif, di samping untuk mengurangi kekhawatiran atau ketakutan warga, dapat meningkatkan kesadaran untuk segera di vaksin bagi yang belum," kata dia saat dikonfirmasi Liputan6.com.

Hal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pengunjung ke pasar tradisional. Mengingat masih banyak konsumen ibu-ibu yang ragu berbelanja ke pasar tradisional. Penerapan aplikasi ini bisa memantik kedatangan pengunjung yang berdampak positif ke pedagang pasar.

Namun dia mengingatkan pemerintah dan pengelola pasar perlu memastikan sarana prasarana yang dibutuhkan. Selain itu terlebih dulu sosialisasi kepada pengunjung hingga pedagang pasar.

Sama seperti Sarman, sejumlah pedagang juga hal yang sama. Bahkan mereka berharap apa yang sudah diwacanakan pemerintah tidak sekadar pencitraan semata. Bisa diartikan perlu ada penerapan yang konsisten dan sesuai dengan aturan.

Kata Pedagang

Sekjen Induk Koperasi Pedagang Pasar, Ngadiran menekankan terkait sarana prasarana yang akan digunakan apakah sudah bisa memadai pelaksanaan wacana tersebut atau belum.

Penggunaan QR Code PeduliLindungi di pasar-pasar tersebut memang masih bisa diterapkan. Tapi tidak untuk pasar rakyat di pelosok daerah, yang terlalu banyak memiliki pintu keluar-masuk.

"Saya tidak setuju. Sekarang pasar kalau di kota boleh dikatakan demikian. Kalau di BSD pintunya jelas pintu keluar-masuknya. Pasar lain pintu keluar-masuknya tidak teratur," kata

Untuk itu, Ngadiran menekankan implemenasi hal tersebut bisa saja dilakukan di lingkungan-lingkungan pasar yang telah sesuai dengan standar penerapan hal tersebut.

Misalnya, dari kesiapan keandalan aplikasi PeduliLindungi sebagai aplikasi yang menjadi syarat aktivitas di wilayah pasar tersebut. Hingga pada sektor pengawasan penerapan aturan tersebut.

Kemudian, baik pemerintah, manajemen pasar, dan pihak terkait perlu segera memenuhi syarat pelaksanaan di berbagai aspek di pasar-pasar lainnya.

Keraguan sejatinya masih ada di hati Ngadiran. Masih banyak faktor yang belum bisa dipenuhi pedagang maupun pengunjung pasar rakyat, yang dikhawatirkan berdampak kebijakan menjadi tidak efektif.

"Saya belum yakin karena belum semua pedagang dan pengunjung punya HP Android (smartphone), jangan malah buat sepi omzet pedagang," tukasnya.

Pengelola Pasar Tanah Abang, Herry Supriatna memastikan dukungan untuk aturan ini. Meski dia masih memberi beberapa catatan.

Salah satu yang jadi kendala seperti di Pasar Tanah Abang, adalah banyak pintu masuk sebagai akses. Bahkan, jika tetap diterapkan,memerlukan banyak personil untuk pengawasan. Itu artinya, akan membutuhkan biaya yang tak sedikit.

"Pasti ada penambahan biaya karena butuh personil tambahan, tapi yang paling krusial adalah pengunjung yang semakin menurun karena kesulitan untuk masuk ke pasar," lanjutnya.

Di Pasar Badung, Mendag Lutfi mengakui jika kesuksesan implementasi aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat sangat tergantung pada kesadaran dan peran aktif masyarakat terhadap pengendalian Covid-19.

Serta kesiapan SDM pengelola pasar rakyat, khususnya dalam sosialisasi, pemeriksaan, dan pemantauan penerapan aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, diperlukan kesiapan sarana prasarana pencegahan Covid-19 di pasar rakyat, seperti fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, dan masker.

Pasar rakyat menjadi salah satu tempat umum yang menjadi target pemerintah dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi


Pilihan Lain Pengganti Aplikasi PeduliLindungi

Anggota dewan ikut angkat bicara tentang aturan ini. Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo yakin aturan ini efektif untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

"PeduliLindungi saat ini masih paling efektif, meskipun kita akui teknologi PeduliLindungi ada kekurangan, tapi sampai saat ini aplikasi tersebut bagus untuk bantu pengendalian Covid-19," kata dia saat dikonfirmasi.

Namun, kembali dia mengingatkan tentang keterbatasan para pembeli dan penjual di pasar rakyat. Tidak semua memiliki ponsel pintar. Pemerintah diingatkan hal ini dan diminta mencarikan solusi agar tidak terjadi gejolak.

Dia mengusulkan beberapa alternatif bisa diambil bagi mereka yang tidak memiliki ponsel pintar. Misalnya cukup memakai keterangan atau sertifikat vaksin Covid-19.

"Seperti ke tampat lain misal mal tetap harus prokes periksa suhu, misal tidak punya smartphone, misal pakai surat keterangan, atau sertifikat vaksin, pemerintah jangan harus terbuka dan tetap carikan solusi," kata dia.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher ikut menyoroti rencana uji coba aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat. Kembali lagi perihal tak semua pedagang maupun pembeli mempunyai smartphone atau ponsel pintar.

Politikus PKS ini mengaku heran lantaran penerapan aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat baru diterapkan saat ini. Sementara aturan serupa sudah berlaku di mal, dan supermarket yang aktivitasnya sama seperti pasar pasar rakyat di mana ada transaksi jual beli dan kerumunan orang.

"Seharusnya sejak awal pemerintah mengantisipasi hal ini, aneh rasanya jika mal diwajibkan pakai aplikasi PeduliLindungi sementara pasar rakyat tidak," kata Netty.

Dia juga mengingatkan, bahwa aplikasi PeduliLindungi sebagai alat tracking masih memiliki kekurangan dan harus segera diperbaiki.

Sekretaris Jenderal Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) Ngadiran mengusulkan agar pemerintah mau memfasilitasi para pedagang pasar dengan bukti fisik hasil vaksin ketimbang memakai aplikasi digital.

"Kenapa harus pakai aplikasi, kan bisa itu yang hasil printer-nya difotokopi, dilaminating, dibikin yang model ukuran KTP. Kemudian dibantu dibuatkan, disuruh bawa, kan tidak harus dengan aplikasi PeduliLindungi," ujarnya kepada Liputan6.com.


Ingatkan Edukasi

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengingatkan tentang, edukasi yang harus lebih dulu dilakukan pemerintah sebelum menerapkan kebijakannya. Edukasi ke masyarakat tentang pentingnya penggunaan PeduliLindungi.

Para pemangku kepentingan diminta menyiapkan dahulu sarana dan prasarana. Tidak hanya soal aplikasinya tetapi kesiapan penanganan bila nantinya terdapat pedagang atau pembeli yang terdeteksi positif Covid-19.

"Pengelola pasar itu harus menyediakan: pertama, tempat tindak lanjut seperti posko atau tempat gugus tugas COVID-19 di sana (pasar). Jadi kalau misalnya ada seseorang yang (di aplikasi PeduliLindungi) terdeteksi merah atau hitam bisa segera menghubungi rumah sakit atau nakes untuk ditangani," kata Trubus kepada Liputan6.com.

"Jadi harus ada sikap responsif dari pengelola pasar," imbuhnya.

Pengelola pasar dikatakan harus bisa menjaga kesadaran masyarakat untuk menyadari bila salah satu terdeteksi merah (di aplikasi PeduliLindungi) meski merasa sehat, sebaiknya tidak beraktivitas terlebih dulu di pasar.

"Harus ada edukasi dulu, kalau belum bisa (menggunakan aplikasi PeduliLindungi) baiknya sementara tetap menunjukkan surat keterangan vaksinasi dan kesehatan," jelas dia.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Media Wahyudi Askar mengingatkan, tidak semua padagang dan pembeli yang berkunjung di pasar rakyat memiliki literasi yang sama.

"Rendahnya kepercayaan masyarakat pada berbagai langkah yang diinisiasi pemerintah juga menjadi kendala," imbuh dia.

Meski dia mengakui rencana penerapan teknologi digital selama pandemi adalah sebuah keharusan. Tetapi langkah itu tidak terlepas dari berbagai faktor, mulai dari kesiapan masyarakat, keamanan data hingga integrasi layanan.

Untuk itu, kebijakan mengenai penerapan aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat ini harus melihat masyarakat Indonesia lebih luas.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ikut mengkritisi rencana penggunaan aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat.

Pengurus Harian YLKI, Agus Suyatno mengatakan, penerapan aturan jangan hanya di satu wilayah semata, seperti DKI Jakarta."Harus dipikirkan bagaimana, apakah applicable juga di daerah atau tidak," tegas dia.

Kondisi daerah lain dinilai belum bisa mengejar standar yang berlaku di DKI Jakarta. Misalnya, pada tingkat kemampuan masyarakat serta kesiapan sarana prasarana pasar rakyat.

Penekanan pada aspek bahwa belum semua orang memiliki handphone atau perangkat seluler yang canggih. Di mana masih banyak orang cenderung untuk mementingkan kebutuhan pokok saat ini ketimbang kebutuhan sekunder.

"Ketika punya pun belum tentu yang mendukung yang bisa install PeduliLindungi, ini juga perlu jadi catatan," tambah dia.

Menyambung pelaksanaan PeduliLindungi di pasar modern, ia menilai masih cukup efektif, namun di pasar rakyat atau pasar tradisional perlu lebih diperhatikan.

Perlu Evaluasi

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Zuliansyah bahkan meminta agar pemerintah dapat melakukan evaluasi sebelum uji coba penerapan protokol kesehatan ini. Mekanisme penerapan tersebut akan berbeda antara pusat perbelanjaan dengan pasar rakyat.

"Dalam uji coba ini hendaknya pemerintah menggunakan pendekatan ex ante policy evaluation, itu evaluasi yang ditujukan untuk menelaah permasalahan dan risiko yang dapat menurunkan tingkat efektivitas kebijakan, dalam hal ini penerapan PeduliLindungi di pasar rakyat," kata Zuliansyah saat dihubungi.

Dia mengatakan, dengan adanya evaluasi awal dapat memberikan gambaran terkait permasalahan hingga risiko yang akan dihadapi di pasar rakyat. Kemudian, pemerintah dapat merancang mekanisme implementasinya.

"Justru tingkat kesulitan tersebut harus dipetakan dan menjadi input bagi pemerintah menyempurnakan desain kebijakannya. Setiap kebijakan sudah pasti memiliki konteks dan tantangan yang berbeda-beda," jelas dia.

Monyet Culik Anak Anjing

Viral Aksi Monyet Asyik Nongkrong di Kabel Listrik Usai Culik Anak Anjing

Liputan6.com 2021-09-20 19:03:17
(Leonald Lu/facebook.com)

Sebuah foto yang beredar di Facebook baru-baru ini menjadi perbincangan viral publik. Bagaimana tidak, dalam foto yang diunggah pria bernama Leonald Lu itu menunjukkan potret unik seekor monyet yang asyik bersantai di kabel listrik usai menculik seekor anak anjing milik warga.

Seperti yang kita tahu, monyet memang sering bertingkah usil dan nakal hingga membuat kegaduhan. Tak heran jika peristiwa yang berlangsung di Selangor, Malaysia itu menarik perhatian para pengguna jejaring sosial.

"Di sebuah pemukiman di Selangor, ada seekor monyet yang suka masuk ke rumah orang untuk mencuri binatang peliharaan seperti kucing dan anjing," keterangan dalam unggahan itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor0811 9787 670hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Anak anjing tampak ketakutan

Dalam foto yang diunggah, terlihat monyet itu tampak duduk santai di sebuah kabel listrik sambil memangku anak anjing berbulu hitam dan putih.

Wajah anak anjing yang menghadap kamera tampak ketakutan dan pasrah sebab tidak bisa melarikan diri karena berada di ketinggian.


Banyak binatang peliharaan yang hilang

Leonald mengatakan bahwa dia tidak tahu pemilik anjing itu, tapi dia yakin bahwa anjing tersebut milik seseorang di lingkungan sekitar karena warga sering mengeluh tentang binatang peliharaan yang hilang.

"Monyet itu tidak pernah masuk ke rumah sebelumnya, tapi monyet itu berkeliaran di teras mobil rumah lain," kata Leonald kepada World of Buzz, Senin (20/9/2021).

Dengan alasan itu, dia berpikir bahwa monyet itu adalah tersangka di balik kasus binatang yang hilang di pemukimannya.

Anjing Pecahkan Rekor Dunia

Ini Anjing Pemecah Rekor Guinness World Record dengan Kuping Terpanjang Sedunia

Liputan6.com 2021-09-26 19:00:01
Seekor coonhound hitam dan cokelat bernama Lou dianugerahi Guinness World Record setelah masing-masing telinganya diukur dengan panjang 12,38 inci. Foto milik Guinness World Records

Seekor anjing betina di Oregon AS mendapatkan Rekor Dunia Guinness ketika masing-masing telinganya diukur sepanjang 12,38 inci atau sekitar 31 cm.

Lou, anjing coonhound berwarna hitam dan cokelat berusia tiga tahun itu secara resmi memiliki telinga terpanjang pada seekor anjing yang hidup, kata Rekor Dunia Guinness.

Dikutip dari UPI, Minggu (26/09/2021), Paige Olsen, majikan Lou mengatakan dia selalu mengakui bahwa telinga Lou sangat panjang, tetapi dia hanya memutuskan untuk mengukurnya di rumah berhubung dengan adanya pandemiCOVID-19.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tidak Ada Komplikasi Medis

"Semua anjing coonhound hitam dan cokelat memiliki telinga panjang yang indah, beberapa hanya lebih panjang dari yang lain," Paige, seorang teknisi veteriner, mengatakan kepada Guinness.

Paige mengatakan telinga Lou yang sangat panjang tidak menyebabkan komplikasi medis pada anjingnya.

"Tentu saja semua orang ingin menyentuh telinga Lou, mereka sangat mudah jatuh cinta hanya dengan satu penampakan," katanya.

Paige mengatakan Lou juga merupakan pesaing di pertunjukan anjing dan telah mendapatkan gelar dari American Kennel Club dan Rally Obedience.

Reporter: Cindy Damara