Volume 98

Mancing Ikan Dapatnya Buaya

Mancing di Bawah Jembatan, Pria Ini Kaget Malah Dapat Buaya

Liputan6.com 2021-10-01 15:00:35
Mancing di Bawah Jembatan, Pria Ini Kaget Malah Dapat Buaya (Sumber: TikTok/@lancar28)

Memancing menjadi salah satu hobi yang paling banyak dilakukan sebagian pria. Di waktu senggangnya, mereka rela menghabiskan waktunya berjam-jam menunggu sampai ada ikan yang nyangkut pada kailnya. Tak heran deh, kalau aktivitas mancing sebenarnya melatih kesabaran.

Setiap arena pemancingan tentulah memiliki tantangan tersendiri, apalagi kalau ikannya tidak terpancing umpan yang diberikan. Sudah menunggu lama-lama, malah bukan ikan yang didapat. Mulai dari sampah atau benda tak terduga lainnya.

Seperti yang dialami oleh pria yang baru-baru ini viral di media sosial TikTok. Dalam video TikTok @lancar28Yasin, memperlihatkan seorang pria yang tengah memancing di bawah jembatan. Ketika sedang asyik memancing, tiba-tiba pancingannya tertarik.

Benang pada kailnya terlihat begitu tertarik, hingga ia merasa mendapat ikan yang besar. Namun tak disangka, pria itu malah mendapatkan reptil yang diduga anak buaya. Berikut kisah selengkapnya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (1/10/2021).


Mendapat Anak Buaya

Terlihat dalam video itu, pria yang tak disebutkan namanya tersebut memancing dengan rekan-rekannya. Seketika pancingannya tertarik dengan sangat kuat. Ia pun merasa akan mendapat ikan besar.

Namun ketika ditarik dan muncul ke permukaan, pria itu kaget malah mendapat seekor binatang berkaki empat yang ia kira adalah seekor buaya. Kemudian ia menariknya dengan pelan-pelan agar tidak membuat buaya itu marah.

"tarik, tarik, buaya, buaya," kata pria itu saat menarik benang pancingannya, seperti dikutip Liputan6.com dari TikTok @lancar28, Jumat (1/10/20210.

Kemudian usai beberapa kali ditarik, penampakan anak buaya itu semakin terlihat jelas. Akan tetapi, buaya itu tampak tak berdaya di samping sungai dan berusaha melepas benang yang menjeratnya.

@lancar28

Anak buaya

suara asli - Yasin - Yasin


Banjir Komentar Netizen

Video aksi pria memancing malah dapat buaya ini berhasil mencuri perhatian warganet. Video yang diunggahnya itu telah ditonton lebih dari 2,7 pengguna TikTok dan banjir komentar.

Namun, beberapa orang menyebut jika hewan tersebut bukan seekor buaya. Mereka melihat jika hewan yang didapat pria itu adalah seekor biawak.

"itu biawak klo buaya mana ada kulit nya kaya uler," komentar @Sedang Mengetik

"wuuuhh buaya ya gaes yabukan varanus salfator?" komentar @FHR GMNG

"bahaya itu cepat di singkirkan buayanya nanti kalo besar malah bahaya disana" komentar @fitri_

"itu bukan buaya bang jelas jelas itu iguana" komentar @Berinisial F

"fiks sih gw kalau dapat gituan mah... mendingan pancing nya gw lempar in sekalin dari pada kena maut" komentar @FAHMI*JAWA

Shakira Diserang Babi Hutan

Shakira Diserang Babi Hutan Saat Jalan-Jalan di Taman Barcelona

Liputan6.com 2021-10-01 15:40:36
Lewat penjualan album-albumnya yang meledak di pasaran serta penampilannya dalam tur konser, Shakira mampu menghimpun kekayaannya mencapai 4,3 triliun rupiah. (AFP/Kevin Winter/Getty Images)

Sebuah cerita aneh bin ajaib dibagikan Shakira di Instagram Stories miliknya, Rabu (29/9/2021) lalu. Ia mengaku diserang babi hutan liar saat sedang jalan-jalan di sebuah taman di Barcelona, Spanyol.

Tak cuma satu, ia diserang dua babi hutan. Dilansir dari BBC, dalam unggahannya Shakira menunjukkan tasnya yang terkoyak ke arah kamera.

"Lihat bagaimana kondisi tasku setelah dua babi hutan menyerangku," kata kekasih pesepak bola Gerard Pique ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tasnya Jadi Sasaran

Tasnya memang jadi sasaran dua binatang liar ini. "Mereka mengambil tasku yang berisi ponsel di dalamnya, ke arah hutan," kata Shakira. Sang penyanyi "Waka-Waka" meneruskan, "Mereka menghancurkan segalanya."

Untungnya, Shakira dan anaknya yang menemaninya jalan-jalan tidak terlihat terluka.


Minta Putranya Cerita

Terakhir, wanita 44 tahun ini kemudian berpaling kepada putranya. "Milan, katakan kejadiannya. Bilang bagaimana ibumu menghadapi babi hutan itu," kata dia.


Serangan Babi Hutan Meningkat

BBC mencatat dalam tahun-tahun terahir kasus serangan babi hutan di daerah tersebut meningkat.

Pada 2016 misalnya, polisi Spanyol menerima 1.187 panggilan telepon soal babi hutan yang menyerang anjing, membuat kemacetan, atau menabrakkan diri ke mobil.


Jadi Omongan

Sementara itu, insiden yang menimpa Shakira menjadi bahan omongan warganet di media sosial. Banyak yang terheran-heran dengan judul berita yang mereka baca, diwartakan E! News.

"Kubilangin ya, sebanyak apa pun kopi yang kamu minum di pagi hari tak akan bisa membuatmu siap menerima kalimat seperti 'Shakira diserang, kemudian melawan' babi hutan liar di Barcelona'," kata seorang warganet di Twitter.

Batik Mendunia

Hari Batik Nasional, Kain Tradisional Menjadi Ikon Fesyen yang Mendunia

Liputan6.com 2021-10-01 13:31:57
Hari Batik Nasional 2021: Cerita UMKM Batik Berdayakan Ibu-ibu Rusun Marunda/dok. Tokopedia

Indonesia dengan bangga memperingati Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober. Perayaan ini dimulai sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Ada beberapa kriteria dari UNESCO yang membuat batik mendapatkan gelar kebanggaan tersebut. Di antaranya adalah teknik yang diturunkan dari generasi ke generasi, simbolisme, dan budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia.

Sejak pengakuan tersebut, Indonesia makin lekat dengan batik. Tiap-tiap daerah mulai memperkenalkan motif batik khusus dengan warna yang unik kebanggaan mereka. Hari Batik Nasional juga menjadi sebuah momentum pelestarian dan pengenalan batik kepada dunia internasional.

Batik yang identik sebagai kain tradisional dulunya digunakan untuk menggendong bayi. Tapi kini, batik berkembang sedemikian rupa dan menjadi item fesyen penting di dunia. Sudah ada banyak brand fesyen khusus batik di Indonesia dan luar negeri. Desainer ternama Anne Avantie juga mengeluarkan koleksi khusus batik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tren Berkain

Tren ini berasal dari TikTok Challenge yang mengajak anak muda untuk mengenakan kain. Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Arawinda Kirana di TikTok terlihat sejumlah anak muda bergaya modis dengan memadukan kain sebagai bagian dari pakaiannya.

Kepada Liputan6.com, Arawinda mengaku terbiasa memakai kain sejak usia 6 tahun. Ia dan teman-temannya di Swara Gembira memperjuangkan revolusi seni budaya Indonesia. Mereka terbiasa mengenakan kain dalam keseharian, terlebih dirinya yang berprofesi sebagai penari tradisional.

Tren ini kemudian menjadi fenomena dan ramai mencuri atensi warganet Indonesia, sebagian besar pengguna TikTok. Gerakan Berkain Bersama juga telah dilakukan beberapa public figure dari Tanah Air, seperti Fathia Izzati.


Sumbangsih Batik untuk Devisa Negara Lewat Ekspor

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan industri batik nasional dan internasional. Melalui badan penelitian dan pengembangannya, Kemenperin menciptakan alat produksi teknologi pengolahan limbah batik yang bertujuan untuk mendongkrak produktivitas dan kualitas batik yang lebih efisien.

Mengutip dari situs resmi Kementerian Perindustrian RI, industri batik menjadi prioritas pengembangan karena memiliki kemampuan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dikarenakan sumbangsih dari industri batik terhadap devisa lewat ekspor awal pertengahan 2020 senilai 21,54 juta dolar AS, setara dengan Rp308 miliar.

Saat ini, industri batik mencapai 47.000 unit usaha dan tersebar di 101 sentra dengan telah menyerap tenaga kerja lebih dari 200 ribu orang.


Artis Hollywood dengan Batik

Seperti yang diketahui, industri batik telah berkembang di kancah global. Beberapa artis Hollywood dan tokoh dunia kerap dijumpai mengenakan kain bercorak khas Indonesia ini.

Beberapa artis seperti Dakota Fanning, Lily Collins, dan Reese Witherspoon pernah tertangkap kamera mengenakan batik.

Jessica Alba juga pernah mengenakan dress batik bermotif parang di acara Fourth Annuah Fashion Forward Luncheon 2004. Model dress modern dipadukannya dengan sepatu boots hitam tinggi membuatnya tampak keren.

Kemudian, ada Heidi Klum seorang model, pengusaha, dan perancang mode yang juga adalah juri America's Got Talent sejak 2006 mengaku senang memakai batik. Ia cukup sering ditemukan mengenakan batik.

Pernah mengenakan batik sebagai outer dipadukan dengan kaos hitam dan jins. Pernah juga mengenakan dress batik cokelat yang sangat manis. Juga super stylist dengan jumpsuit batik berwarna merahnya.

Penulis: Anastasia Merlinda


Infografis Batik Dunia

 

Jokowi Belanja Noken

Saat Jokowi Beli Noken di Pinggir Jalan dari Mama-Mama di Papua

Liputan6.com 2021-10-01 16:34:32
Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeli noken di Papua, Jumat (1/10/2021). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Tas rajutan asli Papua atau noken yang dijual mama mama di pinggir jalan menarik perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang sedang dalam perjalanan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura menuju hotel, Jumat (1/10/2021).

Rangkaian kendaraan Jokowi pun sempat berhenti sesaat. Hal itu dikarenakan Jokowi hendak membeli noken, tas rajutan asli Papua dari mama penjual di pinggir jalan.

"Tas apa ini?" tanya Presiden kepada Paulina Adi, salah seorang mama penjual noken di pinggir Jalan Raya Hawai Sentani, Jayapura, Jumat (1/10/2021), sebagaimana dikutip dari siaran pers.

"Ini tas terbuat dari kulit kayu, Bapak," ujar Paulina.

Setelah melihat-lihat dan memilih, Jokowi kemudian memutuskan untuk membeli dua noken. Selain Paulina Adi, ada juga Anastasya Keren dan Yulita Tebay yang juga menjual noken hasil rajutannya sendiri.

Mereka berharap dengan adanya perhelatan PON XX, akan banyak orang yang membeli tas rajutan asli Papua tersebut.


Jokowi Akan Buka PON XX Papua

Adapun kedatangan Jokowi ke Papua untuk membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar Sabtu, 2 Oktober 2021. Tak hanya itu, Jokowi dijadwalkan meresmikan sejumlah infrastruktur.

"Saya terbang ke Papua hari ini dan bermalam di Jayapura. Sampai bertemu besok di arena pembukaan Pekan Olahraga Nasional XX," kata Jokowi melalui akun instagramnya @jokowi, Jumat.


Lawan Covid-19, Ayo Selalu Pakai Masker dan Vaksinasi

 

Bukti Keampuhan Vaksin!

Potret Paru Pasien COVID-19 yang Sudah dan Belum Vaksinasi

Liputan6.com 2021-10-01 08:14:36
Dua foto ronsen pasien COVID-19 berusia lansia yang sudah vaksinasi COVID-19 dan satunya lagi belum atau tidak menerima suntikan vaksin Corona (Foto: Faheem Younus/https://twitter.com/FaheemY

Dokter Faheem Younus di akun Twitter pribadinya, @FaheemYounus, mengunggah dua buah foto ronsen paru milik pasien COVID-19 lanjut usia (lansia). Satu sudah dan satunya lagi tidak atau belum vaksinasi COVID-19.

Kasus COVID-19 berusia 55 disebut Faheem belum vaksinasi COVID-19. Sementara yang berumur 75 tahun sudah memeroleh suntikan vaksin Corona. Tidak disebutkan baru satu dosis atau sudah lengkap.

"Ya. Anda bisa mendapatkan COVID setelah vaksin tetapi ada perbedaan," tulis Faheem pada Kamis malam, 30 September 2021.

Pada lansia 55 tahun yang belum vaksinasi COVID-19, tampak kedua paru dipenuhi kabut putih. Sedangkan ronsen paru kasus COVID-19 lansia 75 tahun tapi sudah disuntik vaksin, tampak normal.

Faheem tidak menjelaskan lebih lanjut terkait dua hal tersebut. Namun, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (KPDPI), dr Agus Dwi Susanto menyebut unggahan tersebut sebagai bukti manfaat dari vaksinasi COVID-19.

"Sebenarnya kena Covid itu kan ada derajatnya. Ada ringan, sedang, dan berat. Kalau ringan gambar fotonya baik-baik saja, normal. Kalau dia sedang, biasanya parunya sudah mulai putih karena biasanya sudah kena Pneumonia, kalau sudah berat putihnya hampir kanan kiri," kata Agus saat dihubungi Health Liputan6.compada Jumat, 1 Oktober 2021.

"Memang berdasarkan riset yang ada, sebagian besar orang yang sudah vaksinasi kalau kena COVID atau re-infeksi itu biasanya derajatnya ringan, artinya fotonya normal, karena kan derajatnya ringan. Sedangkan yang belum divaksinasi umumnya kenanya bisa lebih berat, jadi, kalau gambaranya seperti itu," Agus menambahkan.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Sudah Vaksinasi Risiko Kena COVID-19 Jadi Kecil

Lebih lanjut, Agus, menjelaskan, sebagian data-data yang ada, kalau pasien COVID-19 sudah vaksinasi, sebagian besar kenanya ringan dan tidak bergejala.

"Memang ada, sih, sekitar beberapa persen (lima persen) yang kena sampai berat, sampai kritis meskipun sudah vaksinasi. Itu bisa saja dan data itu ada," kata Agus.

"Akan tetapi pada banyak kasus, kalau pun kena atau kena kembali setelah divaksinasi, biasanya ringan. Mau usia lanjut, mau usia muda, sama. Kalau kena atau kena lagi dia lebih ringan, karena sudah dapat imunitas (dari vaksin)," Agus menerangkan.


Masih Bisa Kena COVID-19 tapi Gejalanya Ringan

Senada dengan keterangan yang ditulis Faheem, Agus pun menekankan bahwa tidak menjamin bahwa seseorang tidak mungkin terinfeksi COVID-19 setelah vaksinasi.

"Karena kan proteksi dari vaksin itu tidak 100 persen. Akan tetapi dengan diberikan vaksinasi, kalau pun kena atau dia sudah pernah kena lalu divaksinasi kemudian kena lagi, biasanya sebagian besar data-data yang ada dia lebih ringan," Agus menjelaskan.

Terkait seseorang bisa kena COVID-19 gejala berat padahal sudah divaksinasi, Agus, mengatakan, terdapat faktor-faktor lain yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi.

"Termasuk beberapa varian baru, itu salah satu faktor meski sudah vaksinasi masih bisa kena COVID-19 berat. Varian baru tidak bisa 100 persen diproteksi. Proteksi vaksin terhadap varian baru ada kecenderungan turun dibandingkan varian yang original, data risetnya ada," kata Agus.

"Namun, manfaat vaksinasi lebih banyak ketimbang tidak atau menolak divaksinasi," Agus menambahkan.


Infografis 5 Saran Dokter untuk Penyintas Covid-19

 

Ancol Tercemar Paracetamol

LIPI Temukan Kandungan Paracetamol yang Tinggi di Angke dan Ancol

Liputan6.com 2021-10-01 17:04:18
Sebagai negara mega biodiversity (18% jenis burung dunia terdapat di Indonesia), tujuan kegiatan pengamatan burung ini yaitu untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang

Pusat Penelitian Oceanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan kandungan paracetamol yang tinggi di Angke dan Ancol, kawasan Teluk Jakarta.

Hasil penelitian tersebut masuk dalam publikasi LIPI yang diunggah pada 14 Juli 2021 melalui laman resminya lipi.go.id, dengan judul: High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia.

Peneliti dari Pusat Penelitian Oceanografi, Wulan Koagouw dan Zainal Arifin meneliti 4 titik di kawasan Teluk Jakarta. Hasilnya, Angke terdeteksi memiliki kandungan paracetamol sebesar 610 nanogram per liter dan Ancol mencapai 420 nanogram per liter.

Sementara itu, berdasarkan lampiran VIII PP Nomor 22 Tahun 2021, parameter baku mutu air laut mencapai 38 jenis yakni warna, kecerahan, kekeruhan, kebauan, padatan tersuspensi total dan sampah.

Kemudian, suhu, lapisan minyak, pH, salinitas, oksigen terlarut, kebutuhan oksigen biokimia, ammonia, ortofosfat, nitrat, sianida, sulfida, hidrokarbon petroleum total, senyawa fenol total, poliaromatik hidrokarbon, poliklor bifenil, surfaktan, minyak dan lemak.

Selanjutnya, pestisida (BHC, aldrin/dieldrin, chlordane, DDT, heptachlor, lindane, methoxy-chlor, endrin dan toxaphan), tri buti tin, raksa, kromium heksavalen, arsen, cadmium, tembaga, timbal, seng, nikel, fecal coliform, coliform total, pathogen, fitoplankton dan radioaktivita.


Dalami Temuan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun akan mendalami temuan tersebut. "Kami akan dalami dan telusuri sumber pencemarnya," kata Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melakukan pemantauan termasuk kualitas air laut setiap enam bulan sekali.

Namun, ia menjelaskan berdasarkan lampiran VIII pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, paracetamol tidak termasuk dalam parameter pengujian baku mutu air laut.

"Pada prinsipnya sesuatu yang tidak pada tempatnya atau sesuatu yang melebihi kadarnya di suatu tempat adalah pencemaran," katanya seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan terima kasih kepada para peneliti yang menemukan hasil penelitian tersebut.

Batu Keluar dari Kelopak Mata

Dokter Bingung Saat Gadis di India Bisa Keluarkan Batu dari Kelopak Matanya

Liputan6.com 2021-09-30 21:01:00
Seorang gadis di India bikin heboh karena bisa mengeluarkan batu dari matanya (dok.YouTube/the mirror time)

Seorang gadis di Uttar Pradesh, India Utara menyedot perhatian publik dalam dan luar negeri. Gadis berusia 15 tahun itu dapat mengeluarkan kerikil dari matanya saat menangis dan itu yang membuat dokter bingung.

Melansir dari laman Daily Star, Kamis (30/9/2021), kondisi gadis tersebut masih jadi misteri. Dokter mengklaim bahwa apa yang dialami perempuan tidak mungkin secara medis.

Selama hampir dua bulan, anggota keluarga mengklaim antara 10--15 kerikil keluar dari mata sebelah kiri gadis tersebut. Sementara itu, dalam sebuah klip yang diambil di desa Gadiya Balidaspur, terlihat benjolan di kelopak mata kiri atas seorang gadis.

Seseorang tampak memijatnya sampai apa yang tampak seperti batu jatuh dari matanya dan jatuh ke atas gadis itu. Kemudian, benda seperti batu lainnya jatuh dari kelopak matanya, kali ini datang dari sisi kanan atas.

Itu jatuh dari dekat saluran air matanya sebelum jatuh lagi, dan seorang perempuan menangkapnya di pakaiannya. Gadis itu kemudian mengangkat batu di tangannya, sebelum menunjukkan batu yang semuanya diduga berasal dari bola matanya. Keluarga telah berkonsultasi dengan dokter, tapi semuanya bersikeras bahwa itu tidak mungkin secara medis.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar geger. Tidak sedikit yang menganggap gadis tersebut dirasuki sihir sehingga matanya bisa mengeluarkan batu saat menangis.

"Kasus ini merupakan fenomena aneh kedua di wilayah tersebut," komentar seorang presenter lokal. "Kasus ini telah memicu kepanikan di daerah tempat tinggal gadis ini. Ada yang mengatakan gadis itu bisa dicengkeram oleh mantra sihir, sementara yang lain mengatakan itu mungkin iblis. Yang lain khawatir itu bisa menjadi awal dari epidemi yang berbahaya."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kasus Serupa

Peristiwa seorang perempuan mengeluarkan batu dari kelopak matanya, bukan kali pertama. Pada 2014, Daily Mail melaporkan Saadiya Saleh, 12 tahun, dari Yaman, yang menderita kondisi serupa.

Dokter mengatakan mereka masih belum bisa memberikan penjelasan untuk fenomena seperti itu karena gadis itu, Saadiya Saleh, tidak menderita penyakit apa pun. Batu-batu itu kemudian secara alami didorong ke depan matanya, sebelum jatuh ke pipinya.

Seorang dokter kemudian mengangkat sebuah kotak kecil penuh batu yang jatuh dari mata Saadiya hanya dalam beberapa jam. Petugas medis mengatakan mereka tidak dapat memberikan penjelasan untuk kondisi tersebut dan Saadiya tidak menderita penyakit apa pun, menurut Daily Mirror.


Kasus di Indonesia

Tak hanya di luar negeri, seorang perempuan bisa mengeluarkan batu dari kelopak matanya juga sempat menghebohkan Indonesia. Perempuan bernama Tina Agustina juga bisa mengeluarkan butiran kristal saat sedih atau terharu pada 2011 lalu.

Warga Sumedang, Jawa Barat itu awalnya menganggap butiran kristal yang dihasilkan dari air matanya adalah hal biasa. Namun, karena tak tahan menahan rasa sakit akibat butiran kristal itu menempel di dalam kelopak matanya, keluarga Tina kemudian membawanya ke RS.

Tina bahkan sempat dirawat di RSUD Sumedang, Jawa Barat. Namun, gadis belia itu kabur dari RS. Ditemani orangtua dan camat tempatnya tinggal, Tina dibawa ke Rumah Sakit Mata (RSM) Cicendo, Jalan Cicendo, Bandung.


Infografis 5 Tips Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

 

PON Papua Dimulai!

HEADLINE: Pembukaan PON XX Papua 2 Oktober 2021, Pacu Prestasi di Tengah Pandemi Covid-19?

Liputan6.com 2021-10-02 00:02:45
Banner PON XX Papua 2021 (Triyasni)

Setelah tertunda selama kurang lebih satu tahun, Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021 akhirnya akan resmi dibuka pada Sabtu (2/10/2021). Ajang empat tahunan ini akan berlangsung sampai 15 Oktober 2021.

Awalnya PON XX ini direncanakan berlangsung 20 Oktober hingga 2 November 2020. Pandemi Covid-19 membuat PON Papua harus mundur setahun. Untungnya jelang PON 2021 dimulai, kasus Covid-19 di Indonesia mulai terkendali.

PON XX Papua 2021 akan menggelar upacara pembukaan di Stadion Lukas Enembe pada 2 Oktober 2021. Pembukaan rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Meski pembukaan dilakukan 2 Oktober, beberapa cabang olahraga sudah ada yang memainkan pertandingan sejak 22 September 2021.

Total 7.039 atlet akan ikut serta di PON Papua dengan rincian 4.161 atlet laki-laki dan 2.878 atlet perempuan. Terdapat pula 3.585 ofisial cabor dan 2016 ofisial kontingen yang turut menyukseskan PON Papua 2021.

PON Papua menyediakan 2.239 medali untuk diperebutkan. Venue pertandingan tersebar di empat cluster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke. Ada 44 arena pertandingan.

Di PON 2021, kota Jayapura akan menggelar 16 cabor dengan 22 disiplin. Kabutapen Jayapura menjadi tuan rumah 14 cabor dengan 21 disiplin.

Sementara Mimika akan menghelat 9 cabor dengan 12 disiplin. Yang terakhir, Merauke hanya akan menggelar enam cabor dengan enam disiplin.

Menariknya PON XX Papua ini juga menghadirkan eksibisi 11 cabang olahraga. Ada Esports, Hapkido, Ju-Jitsu, Kabaddi, Kickboxing, Kurash, Pancalomba Modern, Paramotoring, Sambo, Selancar dan Trilomba. Karena cuma eksibi ke-11 cabor ini takkan dihitung dalam klasemen medali.

Infografis Perhelatan Akbar PON XX 2021 di Bumi Cenderawasih. (Liputan6.com/Trieyasni)

Diharapkan PON Papua ini bisa melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancang internasional seperti Olimpiade, Asian Games dan SEA Games.

"Pada tanggal 2 Oktober 2021 kita akan memulai Pekan Olahraga Nasional (PON). Saya berharap PON ini akan menjadi tempat untuk mendapatkan bibit-bibit dan talenta atlet-atlet yang berprestasi yang akan kita angkat ke tingkat elit," kata Menpora Zainudin Amali beberapa waktu lalu.

Dari 7.039 atlet, Papua selaku tuan rumah menjadi kontingen yang mengirimkan atlet terbanyak. Kontingen Papua tercatat melepas 923 perwakilan untuk berlaga di ajang tersebut, dengan rincian 536 atlet laki-laki dan 387 atlet perempuan.

Terkait hal ini, KONI Papua menargetkan kontingennya menyabet setidaknya 84 medali emas di PON Papua. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Umum (Sekum) KONI Papua Kenius Kogoya dalam acara pelantikan kontingen Papua di Stadion Mandala Jayapura pada Kamis (9/9/2021).

"Target Papua 84 medali emas, mengikuti semua nomor yang dipertandingkan pada PON," ujar Kenius seperti dilansir Liputan6.com dari laman resmi milik PON XX Papua 2021.


Vaksinasi

Pelaksanaan PON XX Papua kali ini benar-benar berbeda dari yang sebelumnya. Pasalnya berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum sepenuhnya hilang.

"Saat ini adalah masa yang sangat sulit, di masa pandemi Covid-19, kita harus melaksanakan PON dimana acara ini sudah ditunda selama satu tahun dan direncanakan akan kita mulai tanggal 2-15 Oktober 2021. Kita memiliki contoh sangat baik, beberapa waktu lalu Olimpiade Tokyo berjalan lancar di tengah Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat," kata Ketua Umum KONI, Marciano Norman.

Pemerintah dan Panitia PON menyiapkan beberapa antisipasi agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19 karena pelaksanaan PON XX Papua 2021. Salah satunya mempercepat vaksinasi Covid-19.

"PON XX ke depan sudah ada perbaikan di kabupaten Jayapura, dosis pertama sudah mencapai 57 persen," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers evaluasi PPKM, Senin 27 September 2021.

Kemudian, kabupaten Keerom telah melaksanakan vaksinasi dosis pertama sebesar 53 persen, Merauke sebesar 67 persen, Mimika 60,4 persen, dan Jayapura 64,1 persen.

"Ini seluruhnya akan terus didorong sehingga seluruhnya diatas 60 persen sesuai dengan arahan bapak presiden," kata Airlangga.

Infografis Yuk Kenali 2 Maskot dan Slogan PON XX Papua 2021. (Liputan6.com/Trieyasni)


Atur Penonton

Selain itu, diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, perlunya antisipasi kerumunan penonton saat dalam pelaksanaan PON XX Papua.

"Dari aspek keamanan perlu antisipasi terjadinya kerumunan penonton khusus pada pertandingan tim tuan rumah. Di samping itu, juga perlu dilakukan pengamanan infrastruktur dan pengamanan konten informasi," kata Muhadjir dikutip dari siaran pers, Selasa 28 September 2021.

Adapun Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, koordinasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi atau alat skrining lain dengan berbagai pihak terkait penyelenggara PON XX Papua dilakukan.

"Untuk protokol kesehatan (prokes), kami sudah bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 di sana. Ya, kerja sama juga dengan Dinas Kesehatan Papua serta panitia penyelenggara PON XX," terang Budi Gunadi Sadikin saat Rapat Tingkat Menteri Penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 pada Senin, 27 September 2021.

"Prokesnya, bagaimana penggunaan PeduliLindungi ataupun alat skrining lainnya yang bisa bersifat manual digunakan. Ini untuk memastikan agar penonton yang masuk secara kesehatan (skrining) aman dan tidak menularkan atau membuat klaster baru di acara PON," sambung Budi.

Pemerintah, KONI Pusat, dan PB PON sudah mengantisipasi kehadiran penonton. Untuk upacara pembukaan disarankan maksimum kehadiran 25 persen, terdiri dari undangan, petugas, atlet, termasuk penonton atau dari 40.000, sekitar 10.000 orang yang disarankan.


Masker

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga terus melakukan persiapan PON XX Papua, mulai peningkatan disiplin protokol kesehatan (prokes) hingga memastikan setiap sarana dan prasana penunjang prokes terpenuhi.

Pemerintah Kota Jayapura mendukung penuh aksi kegiatan BNPB demi kelancaran event PON XX Papua.

"Kami selaku Pemerintah Kota, mendukung penuh kegiatan peningkatan disiplin protokol kesehatan dalam penyelenggaraan event PON XX di Papua," ujar Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru dalam Rapat Koordinasi di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua.

Penguatan prokes PON XX Papua, BNPB selaku Satgas Penanganan Covid-19 mengerahkan para relawan untuk memberikan masker kepada masyarakat. Upaya ini melalui kegiatan gerai masker dan mobil masker.

Pada Senin, 27 September 2021, masker yang sudah dibagikan sebanyak 18.000. Secara total, sejak 25-27 September 2021, total masker yang sudah dibagikan di Kota Jayapura sebanyak 37.000.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, ada beberapa venue (tempat pertandingan) yang banyak menarik minat penonton, seperti sepak bola.

Merespons hal ini, BNPB telah mendirikan tenda oranye di titik Stadion Mandala Jayapura demi mengantisipasi kerumunan, terutama saat tim tuan rumah bertanding.

Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam penerapan disiplin protokol kesehatan, diharapkan penyelenggaraan PON XX di Bumi Cendrawasih dapat berjalan dengan aman dan terhindar dari penularan virus Corona.


Keamanan

PON XX Papua tak hanya masalah kesehatan saja, keamanan juga sangat diperhatikan. Pasalnya saat ini di Papua tengah marak aksi KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata). Walau tempat KKB beraksi sangat jauh dari cluster penyelenggara PON Papua.

TNI menjamin keamanan PON XX Papua yang sudah memulai beberapa pertandingan meski baru resmi dibuka 2 Oktober 2021.

Menyangkut keamanan di Klaster Kabupaten Jayapura, pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 1701 Jayapura mengungkapkan sedikitnya ada 1.500 personel gabungan TNI yang siap mengamankan penyelenggaraa PON XX Papua 2021. Pengamanan diberikan baik sebelum, selama maupun sesudah event tersebut berlangsung.

"Sebanyak 1.500 pasukan sudah menempati venue-venue, tempat akomodasi, dan objek vital yang tersebar di wilayah kabupaten dan kota di Jayapura. Kami pastikan hingga saat ini venue dalam keadaan aman," kata Pasi Intel Kodim 1701 Jayapura Mayor. Inf. Faisal saat memberikan keterangan pers di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Jayapura, Papua, Minggu (26/9/2021).

Lebih lanjut Faisal menjelaskan, untuk pengamanan PON Papua secara menyeluruh sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku diberikan kepada Polri. Namun jika kepolisan membutuhkan bantuan dari aparat TNI, pihaknya akan membantu. Dukungan juga dilakukan oleh pihak BIN pusat maupun daerah.

"Kami pengaman obyek bukan pengamanan kegiatan,yang melakukan pengamanan adalah Polri tapi bila terjadi sesuatu Polri membutuhkan, maka kami akan bantu," tegasnya.

Pihak Kodim Jayapura menambahkan, pengamanan akan semakin diperketat menjelang kedatangan Joko Widodo yang akan hadir dalam Upacara Pembukaan PON XX Papua 2021 pada 2 Oktober mendatang di Stadion Lukas Enembe. Satuan Kodam Cendrawasih serta Batalion Kostrad turut memperkuat lapis pengamanan saat Jokowi hadir.

TNI bersama PB PON juga sudah melakukan screening mulai dari perangkat pertandingan, relawan (volunteer) hingga para penari di pembukaan PON Papuananti. Pihak Kodim Jayapura berharap langkah ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat pembukaan seperti pengibaran simbol, logo hingga bendera tertentu yang dilarang oleh undang-undang.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kerusuhan pasca pertandingan, Kodim sudah membentuk PAM Dalam (pengamanan dalam) dan PAM Luar di wilayah Jayapura.

Kemudian untuk moratorium minuman keras, Kodim Jayapura mengerakkan Babinsa bersama Polri untuk teru smelakukan operasi dan patroli secara berkala merazia toko-toko dan warung di jalan-jalan sekitar Kota dan Kabupaten Jayapura maupun Keerom yang masih menjual minuman keras.

Selanjutnya Faisal menegaskan terkait ancaman gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dipastikan gerombolan itu sudah terlokalisir di daerah tertentu khususnya di pegunungan. Pihaknya menjamin klaster PON Jayapura aman dari gangguan kelompok separatis tersebut.


Internal

Demi menambah keamanan dan ketenangan para peserta PON XX, setiap kontingen diperbolehkan membawa pengamanan internal dari daerahnya masing-masing.

Pengamanan internal ini bisa merupakan personel dari Polda, TNI maupun Badan Intelejen Daerah setempat.

Nantinya personel pengamanan internal punya tugas khusus menjembatani informasi kepada kontingen dengan pihak keamanan berwenang di Papua seperti Polda Papua, Kodam Cendrawasih dan Badan Intelijen Daerah di Papua.

"Mereka ini akan menjadi semacam Liaison officer (LO). Jumlah pengamanan internal ini akan disesuaikan dengan jumlah kontingen. Namun tidak lebih dari 10 sampai 15 orang," tutur Marciano dalam bincang-bincang dengan pemimpin redaksi media nasional secara virtual, Jumat (10/9/2021).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, kepada Panglima TNI kepada Mendagri yang memberikan dukungan pola pengamanan seperti ini dan Insya Allah mereka tidak akan terombang-ambing oleh berita-berita yang tidak bertanggung jawab, apakah itu hoaks. Mereka akan punya bagian yang menyangkal itu karena mereka selalu berkomunikasi langsung dengan yang tau kondisi terkini," lanjut Marciano.

Mendandani Orang dengan Gangguan Jiwa

Viral ODGJ Tampak Tenang Didandani MUA, Dokter Jawab Nyinyiran Warganet

Liputan6.com 2021-10-01 13:42:09
Viral video seorang MUA atau Make Up Artist mendadani seorang wanita yang disebut orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) dan hasilnya bikin melongo

Media sosial tengah diramaikan video seorang make up artist (MUA) mendandani seorang wanita---yang disebutnya Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)---yang dia temukan di pinggir jalan. Kehebohan berawal dari unggahan akun @ariizam di TikTok dan Instagram.

Dalam video yang beredar, Ari mengajak wanita yang disebutnya ODGJ yang sering melewati studionya untuk didandani. Banyak komentar tidak percaya ditujukan dari para netizen dalam video tersebut. Bahkan, ada warganet yang memertanyakan, berapa besar bayaran 'model' tersebut sampai mau dianggap OGDJ.

Padahal, orang dengan gangguan jiwa ODGJ merupakan penyakit dengan spektrum yang sangatlah luas.

Dokter spesialis kedokteran jiwa, Danardi Sosrosumihardjo, mengungkapkan, banyak orang mengira sebutan ODGJ sudah pasti masuk dalam kategori berat. Terlebih, ODGJ pun sebenarnya tetap bisa beraktivitas dengan baik apabila ditangani dengan tepat.

"Level pemahaman kesehatan atau kedokteran itu masih lemah. Sakit jantung, hanya dipahami dengan heart attack. Sakit paru (hanya dipahami dengan TBC). Sakit lambung, maag," ujar Danardi melalui pesan singkat pada Health Liputan6.compada Jumat, 1 Oktober 2021.

Danardi, menjelaskan, istilah ODGJ perlu dipahami terlebih dahulu. Dalam Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ) 3 dan International Classification of Diseases 10th (ICD-10) disampaikan bahwa terdapat 100 poin diagnosis terkait gangguan jiwa.

"Artinya gangguan jiwa itu spektrumnya sangat luas. Bila dikategorikan, bisa level ringan, sedang, dan berat. Orang mengira sebutan ODGJ itu pasti berat. Kalaupun masuk kategori berat, bila mendapatkan penanganan yang tepat, akan berangsur mereda dan sehat kembali," kata Danardi.

Sehingga, dengan spektrum gangguan jiwa yang sangat luas tersebut, ODGJ sebenarnya tetap bisa tenang, sadar kamera, hingga luwes berpose seperti yang ada dalam video Ari tersebut. Gangguan jiwa memiliki berbagai level dan tetap bisa terobati secara baik.

"Iya, tergantung level penyakitnya. Ada seorang bipolar, tetap aktif, berkiprah di dunia akting, menyanyi, dan lain-lain. Saya punya banyak pasien dengan gangguan skizofrenia, terobati secara baik. Tetap bisa bekerja di kantor atau wirausaha," ujar Danardi.


Berapa lama proses pengobatannya?

Danardi mengungkapkan bahwa cepat atau lambatnya pengobatan atau kesembuhan pada ODGJ bergantung pada beberapa hal. Berikut penjelasannya.

1. Pasien compliance (patuh) dengan terapi

2. Merasa nyaman dan cocok dengan metode serta gaya dokternya

3. Faktor keluarga dengan support yang baik

4. Obat yang kebetulan efektif untuk gejala-gejalanya

5. Dokternya yang jeli dan tepat mendiagnosis, serta melakukan pendekatan pada pasien

"Gejala-gejala relatif (kategori ringan) bisa reda dalam waktu 7-10 hari. Tinggal maintenance, bisa hitungan bulan, bisa juga tahun," ujar Danardi.


Infografis

 

Anak Perempuan Berubah Jadi Batu

Alami Kondisi Langka, Tubuh Anak Perempuan Ini Akan Berubah Jadi Batu

Liputan6.com 2021-10-01 10:05:59
Ilustrasi melahirkan bayi (pixabay.com)

Seorang bayi yang masih berusia satu tahun asal Hertfordshire, Inggris, bernama Lexi Robins didiagnosis mengidap Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP), yang akan membuat tubuhnya secara bertahap berubah menjadi 'batu'.

Dilansir dari The Sun, Rabu (29/9/21), penyakit genetik yang sangat langka ini secara bertahap menggantikan jaringan ikat, tendon, ligamen dan otot menjadi tulang ekstraskeletal.

Kedua orang tua Lexi, Alex dan Dave, mengaku sangat sedih dan terpukul atas penyakit langka yang diidap anaknya. Terlebih lagi bantuan dana untuk anaknya berobat tak tersedia di Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS).

Pasangan itu pun memutuskan membuat petisi untuk membantu mendedikasikan dana bagi penelitian kondisi langka. Sejak Lexi diagnosis pada Juni tahun ini, mereka pun telah mengumpulkan 100.000 atau setara dengan Rp 2 miliar.

"Ini benar-benar seperti menaiki rollercoaster," kata Alex kepada HertsLive.

"Sebagai orang tua, ketika Anda pertama kali mendapatkan berita itu sangat memilukan. Anda tidak melihat harapan apa pun. Sekarang, dengan dukungan yang diberikan semua orang dan dengan uji klinis yang sedang terjadi dan jumlah orang spesialis yang menangani penyakit langka ini, saya berharap ada sesuatu untuk Lexi ke depan."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor0811 9787 670hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tanda Awal

Alex dan Dave sebelumnya tahu ada sesuatu yang tidak beres dengan Lexi. Mereka memperhatikan bahwa Lexi, yang lahir pada 31 Januari tahun ini, memiliki bentuk jempol kaki yang tidak biasa dan ada sedikit gerakan di ibu jarinya.

Dia juga mengalami ruam yang tidak merata dan gatal di sekujur tubuhnya. Dengan FOP yang sangat langka, dokter butuh beberapa saat untuk mendiagnosisnya secara resmi. Mereka percaya dia memiliki benjolan di kakinya dan mengira ibu jarinya bersendi ganda, tapi sayangnya ternyata jauh lebih serius.


Adanya Pertumbuhan Tulang pada Tubuh

Benjolan akan menyebabkan pertumbuhan tulang ekstra yang akan mempengaruhi gerakannya secara substansial. Mereka juga menemukan bahwa ada kemungkinan 50 persen Lexi akan menjadi tuli jika tulang mulai tumbuh di lehernya.

Cerita perjuangan mereka untuk membantu Lexi pun merambah hingga ke Australia dan India. Para ilmuwan pun bekerja untuk menyembuhkan penyakit ini dan hanya didanai oleh FOP Friends Charity.

Tujuan mereka adalah untuk membantu mendanai penelitian FOP dengan lebih baik dengan investasi menuju tim peneliti di Universitas Oxford.