Volume 108

PNS Dilarang Cuti

Catat! PNS Dilarang Cuti dan Bepergian Selama Libur Maulid Nabi 18-22 Oktober 2021

Liputan6.com 2021-10-13 09:47:35
ASN atau PNS dilarang bepergian dan cuti selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada pada 18-22 Oktober 2021. (Sumber: akun Instagram @kemenpanrb)

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengeluarkan larangan bepergian dan cuti PNS atau ASN selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Larangan ini berlaku pada 18-22 Oktober 2021.

Hal tersebut tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2021, di mana ASN dilarang bepergian dan cuti selama tanggal 18-22 Oktober 2021.

"Tanggal 19 Oktober nanti adalah Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, libur peringatannya adalah pada 20 Oktober 2021," dikutip dari akun Instagram @kemenpanrb, Rabu (13/10/2021).

Meski demikian, ASN dan PNS masih diperbolehkan untuk cuti jika untuk tengah melahirkan, sakit atau alasan penting lainnya.

"Dikecualikan bagi cuti melahirkan/cuti sakit/cuti alasan penting," tulis akun tersebut.

Untuk mengetahui informasi lengka mengenai larangan bepergian dan cuti PNS selama libur Maulid Nabi 2021 ini, dapat dibaca pada SE No. 13/2021 yang dapat diunduh di laman jdih.menpan.go.id.

"ASN menjadi teladan dalam penerapan disiplin protokol kesehatan dan 5M," tutup akun tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Hukuman Displin Bagi PNS

Terkait larangan bepergian dan cuti PNS tersebut, Kementerian PANRB meminta pejabat pembina kepegawaian untuk:

- Memberikan hukuman disiplin pada ASN yang melanggar

- Melaporkan pelaksanaan Surat Edaran kepada Menteri PANRB melalui tautan http://s.id/LaranganBepergianASN paling lambat 3 hari kerja sejak tanggal libur nasional.

Kim Jong-un Tunjuk Hidung AS

Kim Jong-un Sebut AS Jadi Akar Penyebab Ketegangan Antara Korut dan Korsel

Liputan6.com 2021-10-13 08:00:37
Jabatan tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Metropole Hotel, Hanoi, Vietnam (AP)

Pemimpin Korea Utara yang memiliki senjata nuklir, Kim Jong-un, menyalahkan Amerika Serikat atas ketegangan di semenanjung itu, media pemerintah melaporkan Selasa (12/10).

AS adalah "akar penyebab" ketidakstabilan, katanya dalam pidato pembukaan di sebuah pameran pertahanan, menurut Kantor Berita Pusat Korea resmi.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (12/10/2021), Pyongyang berada di bawah beberapa sanksi internasional atas senjata nuklir dan program rudal balistiknya yang dilarang, yang telah membuat kemajuan pesat di bawah pemerintahan Kim.

Pada tahun 2017, ia menguji rudal yang dapat mencapai seluruh benua AS dan melakukan ledakan nuklir paling kuat hingga saat ini, dan Pyongyang mengatakan perlu persenjataannya untuk melindungi diri dari invasi AS.

Pemerintahan Biden telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak memiliki niat bermusuhan terhadap Korea Utara, tetapi Kim mengatakan kepada pameran "Bela Diri 2021": "Saya sangat ingin tahu apakah ada orang atau negara yang percaya itu."

"Tidak ada dasar dalam tindakan mereka untuk percaya bahwa itu tidak bermusuhan," tambahnya, menurut KCNA.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Uji Coba Rudal Korut

Pidato Kim datang setelah Korea Utara dalam beberapa pekan terakhir menguji coba rudal jelajah jarak jauh, senjata yang diluncurkan dengan kereta api, dan apa yang dikatakan sebagai hulu ledak hipersonik.

Pada tahun 2018, Kim menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang bertemu dengan presiden AS yang sedang menjabat di KTT Singapura yang menjadi berita utama.

Tetapi proses pembicaraan sebagian besar terhenti sejak pertemuan kedua di Hanoi pada tahun berikutnya gagal karena keringanan sanksi dan apa yang bersedia diserahkan Pyongyang sebagai imbalannya.

Pemerintahan Biden mengatakan pihaknya bersedia bertemu dengan pejabat Korea Utara kapan saja atau di mana saja, tanpa prasyarat, dalam upayanya mencari denuklirisasi.

Washington dan Seoul adalah sekutu keamanan dan Washington menempatkan sekitar 28.500 tentara di Selatan untuk mempertahankannya dari tetangganya, yang menyerbu pada 1950.

Korea Selatan dan Amerika Serikat mengadakan latihan militer bersama pada bulan Agustus.

Seoul sendiri dalam upaya multi-miliar dolar untuk meningkatkan kemampuan militernya sendiri, berhasil menguji rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM) pertama pada bulan September - menempatkan Selatan di antara kelompok elit negara dengan teknologi SLBM yang terbukti - dan mengungkapkan rudal jelajah supersonik.

Jack Ma Muncul Lagi

Lama Menghilang, Miliarder Jack Ma Terlihat di Hong Kong

Liputan6.com 2021-10-13 17:48:19
Pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam diskusi panel "Disrupting Development" Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10). Jack Ma mengatakan "pebisnis tak punya rasa tak

Pendiri Alibaba Grou miliarder Jack Ma, yang jarang terlihat publik sejak perusahaannya kena masalah pada akhir tahun lalu, dilaporkan terlihat berada di Hong Kong tengah bertemu dengan rekan bisnis dalam beberapa hari terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh dua sumber kepada kantor berita Reuters. Namun pihak Alibaba tidak memberikan komentar terkait kemunculan Jack Ma di Hong kong.

"Jack Ma, telah bertemu setidaknya "beberapa" rekan bisnis saat jam makan pekan lalu, menurut kedua sumber tersebut, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (13/10/2021).

Jack Ma, yang sebagian besar kehidupannya ada di Kota Hangzhou, China timur, yang merupakan lokasi pusat Alibaba, memiliki setidaknya satu rumah mewah di kota tersebut yang juga menampung beberapa operasi bisnis offshore perusahaannya.

Memang Alibaba juga terdaftar di Hong Kong, selain New York.

Diketahui bahwa Jack Ma jarang terlihat sejak menyampaikan pidato pada Oktober 2020 lalu di Shanghai, ketika mengkritik regulator keuangan China.

Pidato tersebut memicu serangkaian peristiwa yang mengakibatkan batalnya IPO besar Ant Group miliknya.

Sementara Jack Ma membuat sejumlah penampilan publik di China setelah itu, sejumlah kabar beredar mengenai keberadaannya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sekilas Soal Beberapa Kemunculan Jack Ma di Depan Publik

Jack Ma tidak muncul di depan publik selama tiga bulan sebelum kembali muncul pada Januari 2021, dan terlihat berbicara kepada sekelompok guru melalui video.

Kemunculan Jack Ma pada saat iu meredakan kekhawatiran tentang ketidakhadirannya yang tidak biasa dari pusat perhatian dan membuat saham Alibaba melonjak.

Pada Mei 2021, Jack Ma melakukan kunjungan langka ke kampus Hangzhou Alibaba selama acara tahunan staf dan keluarga "Hari Ali" perusahaan, menurut sumber perusahaan.

Kemudian pada 1 September 2021, foto-foto Jack Ma mengunjungi beberapa rumah kaca pertanian di provinsi Zhejiang timur, rumah bagi Alibaba dan afiliasi fintechnya Ant, menjadi viral di platform media sosial China.

Hari berikutnya, Alibaba mengatakan akan menginvestasikan uang sebesar USD 15,5 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung "kemakmuran bersama" - menjadi perusahaan raksasa teknologi terbaru yang menjanjikan dukungan untuk inisiatif pembagian kekayaan yang didorong oleh Presiden Xi Jinping.

Jangan Sampai Gelombang III Covid-19

HEADLINE: Potensi Gelombang III COVID-19 di Indonesia Akhir 2021, Antisipasinya?

Liputan6.com 2021-10-14 00:03:33
Waspadai gelombang ketiga Covid-19. (Pexels/cottonbro),

Gelombang ketiga COVID-19 masih mengintai. Tak lama lagi, Indonesia bakal menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru). Belajar dari pengalaman sebelumnya, mobilitas masyarakat cenderung meningkat menjelang dan saat akhir tahun. Kondisi tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kasus COVID-19.

Mencermati hal itu, para pakar di bidang epidemiologi pun kembali mengingatkan mengenai potensi lonjakan kasus atau gelombang ketiga COVID-19 di Indonesia.

"Belajar dari sebelumnya, beberapa kali lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air terjadi setelah melewati libur panjang yang mengakibatkan mobilitas dan kerumunan orang meningkat," ujar epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko pada akhir September 2021.

Tri Yunis juga menyoroti kaitan vaksinasi dan gelombang ketiga COVID-19. Menurutnya, ancaman gelombang ketiga COVID-19 semakin besar jika capaian vaksinasi tidak sampai 50 persen pada Desember 2021. "Prediksi Desember-Januari itu kemungkinan puncak ketiganya."

Potensi gelombang ketiga ini pun telah diwaspadai Pemerintah. Satgas COVID-19 dengan melihat pola lonjakan kasus di Indonesia yang relatif lebih lambat 3 bulan dari negara-negara lain telah meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita perlu mewaspadai kondisi dunia yang saat ini tengah mengalami third wave (gelombang ketiga). Pada pola second wave (gelombang kedua) di Indonesia, di mana terdapat jeda 3 bulan (setelah lonjakan di dunia), perlu kita antisipasi," tegas Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito pada pekan keempat September 2021.

"Ini mengingat dalam 3 bulan ke depan, kita akan kembali memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2022."

Potensi gelombang ketiga di akhir tahun juga kembali disampaikan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen Ganip Warsito ketika meninjau Posko Relawan Sulut hebat di Manado, Sulawesi Utara. Menurut Ganip, periode Natal dan tahun baru berpotensi memicu keinginan masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, akhir tahun juga masih masuk dalam periode pergantian cuaca, yang mana kondisi itu juga memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga mudah terserang penyakit.

"Karena di situlah saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) adanya pergantian cuaca. Ini yang menjadi suatu ancaman peningkatan COVID-19," terang Ganip.


Langkah Pencegahan

Meski potensi gelombang ketiga COVID-19 mengintai Indonesia di akhir 2021, Ganip Warsito optimistis hal tersebut bisa dicegah dan dikendalikan.

Menurutnya, pencegahan dan mitigasi penularan COVID-19 sudah diketahui kuncinya, yakni dengan penerapan protokol kesehatan ketat serta vaksinasi. Selain itu, pola penanganan kasus juga sudah ditemukan.

Ganip mengatakan, dua hal dasar itu harus senantiasa dilaksanakan guna mencegah adanya gelombang ketiga di akhir tahun seperti yang prediksi para ahli.

"Saya yakin dengan kekuatan dan pola penanganan yang sudah ditemukan, maka kita boleh yakin Desember tidak akan terjadi gelombang ketiga," kata Ganip.

"Perkuat protokol kesehatan, perkuat tracing, tracking, dan treatment-nya. Kemudian perkuat vaksinasinya. Tiga itu rumusnya. Kalau itu kita sudah oke, saya yakin kita bisa mengendalikan COVID-19 ini."

Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah strategi pencegahan terjadinya gelombang ketiga, seperti disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro.

"Antisipasi lonjakan kasus setelah acara keagamaan atau liburan wajib dilakukan karena mobilitas masyarakat meningkat tajam dan pergerakan masyarakat yang signifikan tidak terelakkan," kata Reisa dalam konferensi pers Rabu (13/10/2021).

Berikut antisipasi yang tengah pemerintah lakukan guna mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19:

1. Memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat.

2. Meningkatkan laju vaksinasi lansia terutama di wilayah aglomerasi dan pusat ekonomi.

"Jika terjadi gelombang berikutnya, yang tentu tidak kita harapkan, maka angka kematian dan perawatan di rumah sakit bisa ditekan," kata Reisa.

3. Mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 pada anak

"Sehingga, diharapkan pada saat libur Natal dan Tahun Baru imunitas anak dari vaksin COVID-19 sudah terbentuk," kata Reisa.

4. Mengantisipasi moblitas pelaku perjalanan internasional yang berwisata ke Bali.

5.Mendorong pemerintah daerah betul-betul serius dalam mengawasi kegiatan masyarakat. Serta terus mengedukasi masyarakat tentang uraian protokol kesehatan.

6. Mendorong agar masyarakat tetap taat protokol kesehatan.

Pemerintah juga telah menyiapkan pedoman penyelenggaraan hari besar keagamaan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 29 tahun 2021 yang ditandatangani pada 7 Oktober 2021.

"Kita tahu saat ini sudah ada pedoman penyelenggaraan hari besar keagamaan. Hal ini tentunya merupakan upaya untuk kita mengatasi risiko penularan yang terjadi setelah acara keagamaan ataupun pasca liburan," tutur Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers daring, Rabu (13/10/2021).

Strategi lainnya yakni dengan meningkatkan temuan kasus secara proaktif. Peningkatan temuan kasus yang dimaksud yaitu deteksi awal varian baru agar penyebarannya dapat dicegah.

"Kami terus meningkatkan kapasitas dan jumlah laboratorium untuk whole genome sequencing secara rutin dengan sampel dari provinsi, kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia," ujar Nadia.

Nadia menambahkan, kunci pencegahan masuknya varian baru adalah dengan penguatan tes dan karantina di pintu masuk negara.

Ia juga mengatakan bahwa sejauh ini varian Mu belum ditemukan di Indonesia.

"Varian Mu sampai saat ini kita belum mendeteksi adanya varian tersebut di negara kita."

Kendati demikian, ia mengimbau agar tetap waspada karena beberapa negara telah melaporkan adanya varian tersebut.


Persiapan Rumah Sakit

Tak dimungkiri bahwa rumah sakit dan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pasien COVID-19 menjadi yang paling terdampak ketika terjadi peningkatan kasus. Karenanya, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) meminta rumah sakit tetap menyiapkan tempat tidur untuk pasien COVID-19 dalam mewaspadai potensi gelombang ketiga di Tanah Air.

"Rumah sakit kami minta untuk tetap menyiapkan tempat tidur COVID-19. Walaupun sebagian besar sudah membuka pelayanan bagi pasien non-COVID-19," kata Sekretaris Jenderal PERSI, Lia Gardenia Partakusuma kepada Health-Liputan6.com, Rabu (13/10/2021).

Bukan cuma itu, induk organisasi yang mewadahi 18 asosiasi rumah sakit dengan anggota 2.956 rumah sakit di Indonesia ini juga meminta anggotanya tidak boleh lengah meski kasus turun. Skrining pada pasien juga tidak boleh abai sehingga bisa dipisahkan perawatan pada pasien COVID-19 dan bukan.

"Rumah sakit harus tetap waspada dan mempertahankan screeningsemaksimal mungkin," kata Lia.

Meski saat ini kasus COVID-19 di Indonesia tengah melandai, Lia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menjalankan protokol kesehatan.

Meski bakal ada libur Maulid Nabi serta libur panjang akhir tahun masyarakat diharapkan tidak bepergian.

"Jangan terlalu banyak mobilitas ke luar daerah. 3M + 3T dan 1V (vaksinasi)," tegas Lia.

Upaya menekan kasus COVID-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan memang perlu dikakukan bersama. Terlebih ada kelompok rentan yang tidak bisa mendapatkan perlindungan dari vaksinasi COVID-19.


IDI Bersinergi

Ikatan Dokter Indonesia melalui tim mitigasinya telah berkoordinasi dengan IDI di semua wilayah dan cabang guna mengantisipasi gelombang ketiga COVID-19 yang diprediksi muncul pada akhir 2021. Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Mahesa Paranadipa Maikel, MH.

Mahesa mengatakan, IDI juga melakukan advokasi dan dorongan pada program-program pemerintah khususnya terkait vaksinasi.

"Karena kita berharap cakupan vaksinasi yang cukup luas sehingga kekebalan komunal bisa terbentuk di setiap daerah sehingga tak ada lagi kasus," ujar Mahesa kepada Health Liputan6.com melalui sambungan telepon, Rabu (13/10/2021).

Ia menambahkan, jika protokol dilonggarkan, maka masih ada potensi penularan virus Corona karena Indonesia belum sepenuhnya lepas dari situasi pandemi. "Tapi kita harap tidak ada pasien-pasien yang harus dirawat karena jika terjadi lonjakan dan collapse itu yang menjadi sulit."

Mahesa melihat fenomena masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin cenderung merasa aman dan seolah tidak ada penularan.

"Perlu diingat, vaksinasi itu tidak mencegah orang tertular tapi vaksinasi itu mencegah orang yang tertular untuk tidak masuk dalam gejala yang lebih buruk atau bahkan menimbulkan gejala."

Risiko penularan terjadi selama masyarakat tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik, tambahnya.

"Kita tidak tahu siapa yang membawa virus, jadi kalau tidak pakai masker, tidak jaga jarak, dan tidak menjaga kebersihan dengan cuci tangan tentu potensi tertular masih ada."

"Jadi kita imbau kepada masyarakat, tetap vaksinasi tuntas tapi protokol kesehatan harus disiplin. Artinya, boleh beraktivitas yang penting sudah divaksinasi dan menjalankan protokol."

Belajar dari gelombang pertama dan kedua COVID-19, IDI menemukan bahwa sinergi menjadi kunci. Dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, TNI, dan POLRI, IDI merasa penanganan wabah menjadi lebih cepat dan lebih baik.

Bak Toko Emas Berjalan

Wanita ini Pakai Perhiasan 60 Kg saat Menikah, Aksinya Curi Perhatian

Liputan6.com 2021-10-13 14:45:17
Heboh aksi wanita pakai perhiasan sampai 60 kg saat menikah. (Sumber: Saostar.vn)

Setiap pasangan pasti mengharapkan acara pernikahan yang lancar dan berkesan bagi setiap orang yang datang. Selain itu di acara sepsial ini tentu pasangan ingin tampil menawan. Tak terkecuali bagi pengantin wanita.

Biasanya sebelum hari pernikahan, pengantin wanita akan lebih sibuk karena harus mempersiapkan banyak hal. Mulai dari memilih gaun, riasan wajah, perhiasan dan lain-lain agar penampilannya maksimal.

Namun ada yang unik dari pengantin wanita satu ini. Tak hanya memakai perhiasan cincin dan anting saja, ia juga memilih untuk memakai kalung emas yang begitu mencolok. Tak tanggung-tanggung, berat semua perhiasan yang ia pakai mencapai 60 kilogram.

Aksi pengantin wanita yang diunggah ke dalam video itu pun viral. Bukan hanya kagum dan takjub, rombongan yang hadir di hari pernikahan itu justru merasa kasihan dengan pengantin wanita.


Pakai Perhiasan yang Bikin Heboh

Dilansir dari Saostar.vn oleh Liputan6.com, Rabu (13/10/2021) sebuah video viral baru-baru ini memperlihatkan pengantin wanita mengenakan perhiasan emas yang berat totalnya lebih dari 60 kilogram. Wanita yang memakai gaun putih itu tampak diiringi rombongan,

Diketahui jika pernikahan itu digelar di Kota Tianmen, Hubei, pada 30 September. Semua berawal ketika pengantin wanita turun dari mobil, lalu bersiap memasuki rumah sang suami untuk melangsungkan upacara pernikahan.

Namun saat keluar dari mobil, penampilan pengantin wanita itu jadi sorotan. Tubuhnya dipenuhi dengan perhiasan. Bahkan menurut Saostar.vn berat total perhaisan itu mencapai 60 kilogram.


Kalung dan Gelangnya Curi Perhatian

Tidak seperti umumnya, perhiasan emas berupa kalung dan gelang yang dikenakan pengantin wanita itu ukurannya besar dan tebal. Selain itu, kedua tangan mempelai wanita juga terlihat mengenakan dua buah gelang emas pada masing-masing lengannya.

Menurut informasi keluarga mempelai wanita, perhiasan emas tersebut merupakan mahar keluarga mempelai wanita dan hadiah pernikahan keluarga mempelai pria.

Duong yang merupakan sepupu pengantin wanita, mengatakan bahwa pengantin pria adalah seorang yang bekerja di kota Shenzhen, Provinsi Guangdong. Si pengantin pria itu juga disebutkan memiliki pekerjaan yang stabil dan penghasilan yang tinggi.

Sehingga tak heran jika mempelai wanita memakai begitu banyak perhiasan emas. Menurut kepercayaan warga lokal, emas merupakan simbol keberuntungan, simbol status dan dapat mengusir roh jahat atau nasib buruk.

Squid Game Ditonton 111 Juta Orang

Squid Game Jadi Debut Terbesar dalam Sejarah Netflix, Ditonton 111 Juta Pemirsa

Liputan6.com 2021-10-13 14:40:36
Sutradara serial Squid Game ungkap makna di balik kostum dan topeng penjaga Squid Game. (Twitter/NetflixKR).

Prediksi sejumlah pihak soal Squid Game bakal memecahkan rekor di Netflix akhirnya terbukti. Dalam cuitan di akun Twitter resmi platform ini, drama Korea tersebut jadi tayangan terbesar yang debut di Netflix.

"Squid Game secara resmi telah menjangkau 111 juta penggemar --- membuatnya menjadi serial terbesar yang pernah dirilis!" begitu isi cuitan yang dibagikan hari ini, Rabu (13/10/2021).

Bersaman dengan unggahan ini, disisipkan video cuplikan drakor ini. Ada pula ucapan dari pengelola permainan mematikan tersebut dalam bahasa Korea.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Ucapan Terima Kasih

"Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kalian semua. Sebanyak 111 juta dari kalian telah bergabung dengan para VIP, membuat Squid Game menjadi tayangan nomor satu di dunia," begitu narasi yang diucapkan.

"Untuk kalian sisanya, apakah kalian akan meraih kesempatan untuk bergabung dalam permainannya?" tutur sang narator memungkasi.


Geser Kedudukan Bridgerton

Tayangan yang sebelumnya memegang posisi serial Netflix dengan debut terbesar, adalah Bridgerton. Dalam sebulan, tayangan yang dibintangi Rege-Jean Page dan Phoebe Dyenevor ini meraih 82 juta penonton.

Deadline mencatat bahwa Netflix menghitung data ini dengan mencatat pengguna yang setidaknya menonton episode mana pun sepanjang dua menit.


Kesuksesan yang Tak Terduga

Sejak dirilis pada 17 Setember lalu, serial yang dibintangi Lee Jung Jae dan Park Hae Soo ini memang langsung menarik perhatian pengguna Netflix. People mewartakan, dalam waktu dua hari saja, acara ini masuk dalam daftar 10 besar global tayangan Netflix. Tanggal 21 September, acara ini akhirnya merengkuh posisi pertama.

"Kami tidak menduga hal ini, mengenai popularitasnya secara global," kata Ted Sarandos, co-CEO dan Chief Content Officer Netflix kepada Variety pada bulan lalu.


Investasi Besar-besaran

Pada tahun ini, Netflix memang memproduksi tayangan orisinal dari Korea Selatan secara jor-joran. Pada awal tahun ini, perusahaan streaming tersebut mengungkap investasi untuk konten Korea sebesar US$ 500 juta untuk tahun ini, diwartakan Forbes.

Menyusul Squid Game, mereka menyiapkan sejumlah judul dari Korea lain yang akan dilepas seperti My Name dan Hellbound.

Blackpink Tolak Hadiah Fans

Blackpink Kini Tak Mau Lagi Menerima Hadiah dari Penggemar

Liputan6.com 2021-10-13 12:40:00
Foto grup Blackpink. (YG Entertainment via Soompi)

Ada pengumuman penting untuk para Blink alias penggemar Blackpink. YG Entertainment selaku agensi Lisa dkk, telah menginformasikan bahwa kwartet ini tak lagi menerima hadiah pemberian penggemar.

"Halo, ini manajer yang bertanggung jawab atas dukungan dari penggemar. Kami ingin membuat pengumuman terkait dukungan dari penggemar yang selalu memberikan sokongan untuk Blackpink, dan kami bersyukur karenanya," begitu awal dari pengumuman yang diberikan YG Entertainment pada Selasa (12/10/2021), diwartakan Soompi.

Disebutkan pula bahwa keputusan ini diambil lewat pertimbangan panjang, setelah Blackpink melewati momen ultah grup ini yang kelima.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Didiskusikan Para Anggota Blackpink

"Para anggota Blackpink secara hati-hati mendiskusikan dalam waktu panjang mengenai isu dukungan dan hadiah dari penggemar yang selama tahun-tahun ini mencurahkan hati mereka untuk menyiapkannya,yang membuat pengumuman ini terasa sulit," jata pihak YG.


Tolak Kado Ultah

Dilanjutkan, "Kami dengan hormat tidak lagi menerima hadiah atau yang kado yang dikirimkan, yang dipersiapkan penggemar untuk merayakan momen spesial Blackpink seperti ulang tahun (peringatan debut grup, debut solo, atau hari ulang tahun), tayangan TV (acara musik, radio, atau varietas), dan konser (makanan kecil, karangan bunga ucapan selamat)."


Disalurkan untuk yang Membutuhkan

Alih-alih mengirimkan kado untu para pelantun "Ice Cream" ini, penggemar diminta untuk menyalurkannya kepada pihak yang lebih membutuhkan.

"Selain surat penggemar, mohon diingat bahwa hadiah yang dikirim atau paket yang diantar akan dikembalikan atau dibuang. Kami memohon pengertian dan kerja sama dengan penggemar," kata perwakilan agensi.


Mulai 12 Oktober

Kebijakan ini dinyatakan mulai berlaku secara aktif pada 12 Oktober 2021. Terakhir, Blackpink berjanji akan terus menampilkan kerja keras mereka.

Sebelum Blackpink, ada banyak artis K-Pop yang memilih untuk menolak hadiah dari penggemar. Beberapa di antaranya adalah Seventeen, Nu'Est, sejumlah anggota EXO, BTS, Twice, dan masih banyak lagi.

Pesta Mewah Pak Kades

Pesta Ultah Mewah Kades Tulungagung Berujung Denda Rp 8 Juta

Liputan6.com 2021-10-13 12:07:19
Ilustrasi. Palu sidang (Pixabay)

Hariyanto, Kades Karangsari Tulungagung, harus merogoh kocek Rp 8 juta akibat perbuatannya melanggar PPKM, karena menggelar pesta ulang tahun mewah untuk anaknya saat pemberlakuan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) pada awal 2021.

Pengadilan Negeri Tulungagung menjatuhkan vonis denda Rp 8 juta subsider 3 bulan kurungan penjara pada Selasa (12/10/2021).

"Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung Agung Tri Radityo dikonfirmasi usai sidang pembacaan vonis, seperti dikutip dari Antara.

JPU menuntut Hariyanto dihukum denda sebesar Rp 12,5 juta subsider 6 bulan penjara. Hariyanto dijerat dengan pasal pasal 93 UURI Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan.

Pelanggaran ini dilakukan saat Hariyanto menggelar pesta mewah putrinya di Singapore Water Park, saat pemberlakuan PSBB pada awal 2021. Pasca-pesta tersebut, Singapore Water Park sempat disegel oleh Kepolisian.

Vonis atas diri Haryanto akhirnya dijatuhkan lebih ringan dengan alasan pertimbangan kemanusiaan. Menurutnya terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan, berterus terang dan sopan.

"Selama persidangan, terdakwa bersikap sopan, berterus-terang dan kooperatif," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Menerima Putusan

Putusan itu diterima oleh pihak tersangka Hariyanto, Kades Karangsari yang dinyatakan bersalah karena sengaja menggelar pesta ulang tahun dengan mengundang banyak orang saat pemberlakuan PSBB di sejumlah jalan protokol kota.

Namun, pihak jaksa penuntut masih menyatakan pikir-pikir.

Operasi Penghangat Ranjang

Operation Bed Warming Bocor ke Publik, Perempuan China Tak Terima Dipaksa Nikah dengan Bujang Lapuk Desa

Liputan6.com 2021-10-13 09:31:47
Ilustrasi tempat pernikahan. (dok. Shardayyy Photography/Unsplash.com)

Para wanita di seluruh Cina marah dengan rencana pemerintah daerah untuk memaksa wanita muda agar tetap tinggal di pedesaan dan menikahi bujangan setempat. Rencana itu dikenal dengan Operation Bed Warming (operasi pemanasan tempat tidur).

Usulan pemerintah daerah Xiangyin di Provinsi Hunan, China itu diunggah di laman web partai komunis lokal. Dalam usulan tersebut tertulis bahwa para bujangan desa kini kesulitan menikah lantaran sedikitnya perempuan lajang yang akhirnya dianggap sebagai masalah sosial.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan solusi yang terdiri dari empat poin. Termasuk di dalamnya adalah meningkatkan propaganda agar wanita lokal tidak pindah dari pedesaan, menyederhanakan dokumen hukum agar masyarakat tidak pindah dari desa, serta meningkatkan layanan perjodohan, lowongan kerja, dan gaji.

"Perempuan pedesaan harus dididik untuk mencintai kampung halamannya, membangun kampung halamannya," seperti tertulis dalam proposal rencana tersebut, dilansir dari South China Morning Post, Selasa, 12 Oktober 2021.

"Didorong untuk tetap tinggal dan mengubah kampung halamannya untuk menurunkan rasio yang tidak seimbang antara laki-laki dan perempuan di sini," sambung pernyataan tersebut.

Rencana ini langsung menuai kritik yang meluas. Banyak yang menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kebebasan perempuan. "Kami tidak dididik untuk kembali ke kampung halaman dan melayani mertua kami," ujar salah seorang wanita pengguna Weibo.

Sementara lainnya mengatakan, "Saya menduga wanita pedesaan yang masih tinggal di desa, semua akan pergi setelah mereka mendengar proposal ini."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Buru-Buru Klarifikasi

Beberapa orang yang mendukung kebijakan ini,juga menerima kritik secara online. Sebuah situs web bernama Red Net, yang dijalankan oleh Komite Partai Provinsi Hunan, menerbitkan sebuah artikel yang mengatakan bahwa proposal tersebut penting.

"Ini bukan masalah kecil bagi laki-laki pedesaan untuk memiliki istri. Itu mutlak diperlukan bagi daerah pedesaan untuk memiliki 'operation bed warming' dan untuk laki-laki pedesaan yang lebih tua merasa lebih bahagia," seperti yang tertulis dalam artikel yang diterbitkan di Red Net.

"Di daerah pedesaan, sudah menjadi hal yang umum bahwa laki-laki tidak bisa mendapatkan istri. Itu membuat orangtua dan diri mereka sendiri sengsara," tambahnya.

Karena jadi polemik, pemerintah daerah mengklarifikasi bahwa mereka tidak bermaksud untuk memaksa wanita agar tetap tinggal. Rencana yang dibuat tersebut dimaksudkan hanya sebagai dorongan untuk tetap tinggal.


Dampak Ketimpangan Gender

Menurut data dari Kementerian Urusan Sipil di Cina, pada 2020 hanya 8,13 juta pasangan yang menikah, jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya. Tahun tersebut merupakan tahun ketujuh tren penurunan angka pernikahan di China.

Hal ini disebabkan karena China merupakan negara yang memiliki ketimpangan rasio gender akibat kebijakan satu anak yang populer dan adanya diskriminasi gender selama bertahun-tahun. Sudah rahasia umum orangtua di China memilih anak lelaki dan membuang anak perempuan mereka. Daerah pedesaan sangat terpengaruh karena banyak perempuan yang pindah ke kota-kota besar untuk mencari peluang kerja yang lebih baik.

Rasio angka kelahiran bayi laki-laki dan perempuan di China yaitu 114:100. Berdasarkan data Statistik, saat ini terdapat 30 juta laki-laki lebih banyak dari perempuan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rata-rata rasio angka kelahiran laki-laki dan perempuan secara global, yaitu 105:100. (Gabriella Ajeng Larasati)


Kejahatan Vaksin Covid-19 Palsu di China

 

Usia 33 Jadi Nenek

Baru Berusia 33 Tahun, Wanita Ini Jadi Nenek Termuda di Inggris

Liputan6.com 2021-10-13 14:03:05
foto: The Sun/News Licensing

Seorang wanita berusia 33 tahun diyakini telah menjadi nenek termuda Inggris setelah putrinya yang berusia 17 tahun melahirkan minggu lalu. Gemma Skinner mengatakan bahwa ketika cucu perempuannya lahir, para perawat mengira dia adalah bibi bayi itu.

Ibu tiga anak ini mengatakan bahwa pada awalnya dia tidak ingin dipanggil "nenek" tetapi sekarang dia menyukainya dan sangat senang.

Skinner mengatakan dia suka keluar dengan cucu perempuannya, tetapi ketika banyak orang melihatnya, mereka percaya dia adalah ibu dari bayi bernama Larosa Ma yang berusia seminggu itu.

Skinner sendiri melahirkan ibu Larosa, Maizie ketika dia berusia 16 tahun dan juga memiliki dua anak perempuan lagi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor0811 9787 670hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sering Dikira Ibu dari Cucunya

Skinner mengatakan kepada The Sun, banyak orang mengira bahwa Larosa adalah anaknya.

"Saya harus menjelaskan bahwa dia adalah cucu perempuan saya dan mereka cukup terkejut. Semua orang mengira dia adalah adik perempuan Maizie, jadi kami harus terus menjelaskan bahwa dia sebenarnya adalah putrinya. Orang-orang salah mengira saya sebagai ibunya sepanjang waktu."

"Ketika Maizie berada di rumah sakit, perawat yang datang untuk memberinya epidural bertanya apakah kami bersaudara. Kita hanya menertawakannya karena itu terjadi setiap saat. Aku sudah terbiasa sekarang."


Sempat Khawatir

Skinner mengatakan bahwa dia awalnya khawatir ketika dia mengetahui putri sulungnya hamil, mengingat betapa sulitnya baginya untuk menjadi seorang ibu di usia yang begitu muda.

"Reaksi pertama saya adalah khawatir karena tidak mudah bagi saya ketika saya mengetahui bahwa saya hamil di usia begitu muda," lanjutnya.

"Tapi saya tidak akan mengubah apa pun untuk dunia dan saya mencintai keluarga kecil kami. Maizie telah menjadi seorang ibu secara alami dan saya sangat bangga padanya."

Maizie dan pacarnya Jack sekarang tinggal di rumah keluarga di Amersham, Buckinghamshire, sehingga sang nenek dapat membantu mengasuh anak.

Skinner mengatakan itu sangat bagus sejauh mereka adalah keluarga yang erat, menambahkan bahwa sangat menyenangkan bagi bayinya untuk memiliki begitu banyak orang di sekitar untuk mendukungnya. Namun, Skinner mengatakan ibunya sendiri belum siap untuk disebut nenek buyut ketika dia berusia 50-an.