Volume 115

Melahirkan di Usia 70 Tahun

Kisah Wanita Melahirkan Bayi Pertamanya di Usia 70 Tahun

Liputan6.com 2021-10-22 18:03:26
(indiatimes.com)

Seorang wanita dari Gujarat, India, baru-baru ini menjadi perbincangan publik, setelah melahirkan bayi pertama di usianya yang kini menginjak 70 tahun.

Jivuben Rabari dan suaminya, Valjibhai Rabari (75), menyambut anak pertama mereka, seorang putra bernama Lalo yang lahir melalui operasi caesar bulan lalu.

Melansir dari India Times, Jumat (22/10/2021), prosesnya menjadi tantangan besar bagi para dokter di Bhuj, keberanian mereka bergantung pada Jivuben, yang mendorong para dokter untuk melanjutkan eksperimen mereka.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor0811 9787 670hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pasangan lansia ini selalu gagal memiliki anak

Pasangan yang telah menikah selama 45 tahun itu telah gagal mencoba untuk memiliki bayi selama beberapa dekade sebelum hamil anak pertama mereka melalui In-Vitro Fertilaso (IVF).

Pasangan lansia ini sangat ingin memiliki anak dan ditempuh melalui IVF. Namun, para dokter telah menasihati Jivuben untuk tidak mengambil risiko kehamilan pada usia senjanya.

"Kami pertama-tama membuka siklus menstruasinya teratur dengan meresepkan obat-obatan oral. Kemudian kami melebarkan rahimnya yang menyusut karena usia. Kami membuahi sel telurnya dan menciptakan blastokista dan memindahkannya ke rahim," kata ginekolog, dr Naresh Bhanushali.


Proses IVF berjalan lancar

Para dokter lalu melakukan sonografi setelah dua minggu dan terkejut melihat janin berkembang dan terus memantaunya.

Mereka kemudian menemukan detak jantung tepat waktu dan tidak melihat kelainan bentuk. Itu sebabnya, mereka akhirnya melanjutkan kehamilan Jivuben.

Meraup Miliaran Rupiah dari Hoaks

HEADLINE: Pengelola Akun di YouTube Sebar Hoaks dan Raup Untung, Manfaatkan Celah?

Liputan6.com 2021-10-23 00:01:46
Ilustrasi channel Youtube Aktual TV. Kepolisian telah menangkap tiga orang terkait penyebaran hoaks dan konten provokatif di saluran Youtube Aktual TV. Salah satu tersangka merupakan bos TV s

Kepolisian belum lama ini mengungkap kasus penyebaran berita bohong alias hoaks dan konten provokatif yang dilakukan channel atau saluran YouTube, Aktual TV. Tak tanggung-tanggung, dari ratusan konten hoaks yang dibuat dalam delapan bulan terakhir, pelaku meraup keuntungan fantastis mencapai Rp 2 miliar.

Yang tak kalah menarik, satu dari tiga tersangka yang ditangkap, yakni AZ merupakan Direktur PT Bondowoso Salam Visual Nusantara Satu yang memiliki siaran lokal bernama BSTV. Meski begitu, kepolisian memastikan penangkapan AZ tidak ada kaitannya dengan BSTV Bondowoso, tapi saluran Youtube, Aktual TV.

"Ada konten yang dia buat di YouTube namanya Aktual TV. Ini tidak terdaftar di Dewan Pers," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021 lalu.

AZ bersama dua anak buahnya yakni M dan AF ditangkap terkait konten hoaks dan hate speech atau ujaran kebencian yang dibuat di saluran YouTube, Aktual TV. Tersangka AZ merupakan pemilik saluran Aktual TV yang berperan sebagai pembuat ide dan editor konten.

Sedangkan tersangka M bertugas sebagai content creator dan uploader. Sementara tersangka AF berperan sebagai pengisi suara dalam video-video yang diunggah di channel YouTube tersebut.

Yusri menyebut, motif sementara pembuatan dan penyebaran konten hoaks di Aktual TV adalah ekonomi. "Tujuannya mencari keuntungan," ungkapnya.

Guru Besar Hukum Pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakir mengatakan, penangkapan pemilik Aktual TV menunjukkan bahwa selama ini sumber hoaks memang benar-benar ada. Hoaks juga dikelola sedemikian rupa untuk mencari keuntungan.

"Itu istilah bahasanya profesi jahat yang melahirkan uang. Jadi statusnya sama dengan narkoba, objeknya itu sudah tidak halal hukum dan dia itu mencari keuntungan dari objek yang tidak halal hukum. Kalau itu kejahatan, jahatnya dua kali. Pertama hoaks itu sudah jahat, kedua dia mencari keuntungan dari hoaks itu," kata Mudzakir saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (22/10/2021).

"Jadi menurut saya kepolisian harus tegas. Enggak boleh toleransi lagi terhadap tindakan itu. Apalagi dia menguntungkan miliaran begitu," sambungnya.

Mudzakir mengungkapkan, ada dua kemungkinan tujuan hoaks tersebut diproduksi, yakni untuk kepentingan politik dan bisnis. Dalam urusan politik, hoaks diciptakan untuk menyerang atau menjatuhkan salah satu pihak atas orderan pihak lain.

Begitu juga dalam urusan bisnis. "Jadi bisnis ini bisa menguntungkan juga. Misalnya si A dengan si B kalah saing, dia akan bikin hoaks yang bisa menghancurkan lawan bisnisnya itu," katanya menyontohkan.

Meski begitu, dia menyebut, belum tentu pihak yang dibela dalam konten hoaks tersebut adalah pemesan atau pemilik kepentingan. Bisa jadi pihak yang dibela adalah target sebenarnya dari pemesan hoaks agar memunculkan kesan bahwa dia yang seolah-olah berada di balik konten tersebut.

"Itu harus ditafsirkan satu per satu di sidang pengadilan. Karena prinsipnya kalau namanya hoaks itu dia yang jualan siapa, dia akan membeli. Dia enggak mau tahu maksudnya apa. Pokoknya ordernya apa, tujuannya apa, itu dari pemilik order," ujar Mudzakir.

Infografis Geger Akun Penyebar Hoaks di YouTube. (Liputan6.com/Trieyasni)

Karena itu, dia menilai, pengungkapan kasus Aktual TV ini tidak cukup hanya berhenti pada tiga tersangka yang berperan sebagai produsen konten hoaks tersebut. Kepolisian perlu menggali lebih dalam lagi motif tersangka membuat konten-konten tersebut dan mencari siapa pemesannya.

"Itu hanya pembuka saja, karena ibaratnya dia kan pembelinya banyak, dengan pembelinya itu berbagai macam motif. Nanti kalau dia bener berbagai macam motif, barulah pembelinya harus digebuk juga," katanya.

Dalam bahasa hukum, kata dia, pemesan disebut sebagai penganjur atau turut serta menyampaikan hoaks kepada publik. Dia mendorong kepolisian mengusut kasus tersebut lebih dalam hingga ditemukan siapa pemesannya.

"Nah penganjur ini mestinya harus dilacak oleh kepolisian agar supaya dituduhkan pasal 55 ayat 2 (KUHP) itu untuk dikenakan yang bersangkutan. Jadi supaya komplit lah, gitu. Sumber hoaks itu dia, tapi pembeli hoaks itu ternyata banyak," ucap Mudzakir.

Lebih lanjut, Mudzakir berharap kepolisian bersikap tegas kepada semua pembuat dan penyebar konten hoaks, baik yang menyerang pemerintah atau selain pemerintah. Sebab, selama ini konten hoaks dan hate speech begitu subur di media sosial yang tentunya sangat merugikan masyarakat.

"Yang saya ingin sampaikan, kata-kata hoaks itu sudah negatif. Kalau bahasa hukumya penyebaran berita bohong, itu negatif. Kalau itu sudah negatif, ya siapa pun orang yang menggunakan berita bohong itu negatif," katanya.


Memperburuk Polarisasi

Kriminolog Leopold Sudaryono menyoroti banyaknya konten kreator yang bersaing hanya demi mengejar view atau traffic pembaca untuk mendapat keuntungan dari pengiklan. Akibatnya, mereka berlomba menciptakan frame berita yang sensasional.

"Bahkan kemudian masuk ke kontennya pun akhirnya banyak yang sifatnya hoaks untuk lebih mengejar view, mengejar traffic," kata Leopold saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (22/10/2021).

Di sisi lain, hoaks dengan mudah menyebar karena masyarakat secara sosial memiliki kebutuhan untuk menjadi yang pertama dalam segala hal, termasuk informasi. Yang jadi masalah, tidak sedikit masyarakat yang mampu berpikir kritis dan bisa memfilter informasi yang diterima.

"Jadi di satu sisi yang memproduksi berita hoaks itu ada kepentingan untuk trafic tinggi, di lain sisi yang mengkonsumsi itu juga ada kepentingan untuk menjadi yang paling pertama tahu atau menyebarkan, ketemu lah itu," ujarnya.

Belum lagi jika informasi yang diterima itu memiliki afiliasi yang sama. Leopold melihat bahwa hingga saat ini, masyarakat Indonesia masih terpolarisasi berdasarkan afiliasi politik, misalnya kelompok yang pro terhadap pemerintah dan kelompok yang tidak.

Sehingga informasi-informasi yang sesuai dengan afiliasi politiknya akan mudah diterima, meski itu adalah hoaks. Begitu juga sebaliknya. "Pada akhirnya hoaks akan lebih memperparah polarisasi yang ada di masyarakat, kemampuan kita melihat perbedaan semakin buruk," ucap Leopold.

Lebih lanjut, Alumnus S3 Kriminologi FISIP Universitas Indonesia (UI) ini membeberkan sejumlah tantangan yang perlu dilakukan untuk memerangi hoaks yang semakin menjamur. Pertama sebagai langkah jangka pendek, harus ada penegakan hukum yang tidak diskriminatif.

"Artinya kita bicara soal kepercayaan masyarakat nih, jadi yang ditegakkan adalah hoaks baik yang anti maupun yang pro pemerintah, itu harus sama-sama dihadapi. Jadi supaya orang kemudian percaya bahwa perang terhadap hoaks ini memang sesuatu yang obyektif. Jadi jangan hanya satu sisi, tapi dua-duanya," katanya.

Kemudian pemerintah pemerintah harus lebih aktif dalam memproduksi narasi-narasi yang tidak propagandis. Pemerintah harus terbuka dalam menyampaikan informasi tentang keberhasilannya, termasuk juga kendala atau kesulitan yang dihadapinya. Sehingga masyarakat melihat bahwa pemerintah fair dalam memberikan informasi kinerjanya.

"Saya berharap pemerintah juga tidak terpancing terhadap hoaks dalam artian melawan itu tidak hanya menyampaikan hal yang positif saja, karena justru akan memperparah polarisasi, tapi juga menyampaikan baik yang positif maupun negatif. Tantangannya seperti ini loh, kesulitan kita," ujar Leopold.

"Misalnya pemindahan Ibu Kota baru ya progresnya seperti ini, tatangannya seperti ini, terbuka aja. Karena tertutup orang akan tahu dan kemudian malah jadi tidak percaya kepada pemerintah, akhirnya tambah parah nih polarisasinya," sambung dia.

Yang terakhir yakni pendidikan literasi digital. Menurut dia, pendidikan literasi digital di Indonesia masih sangat minim dilakukan. Dia kemudian mencontohkan soal literasi digital di Australia yang telah ditanamkan sejak kecil.

"Anak saya kebetulan ikut saya waktu di Australia. Tugas sekolahnya itu adalah memfilter berita, diminta ini yang menulis siapa, latar belakangnya apa, biasa menulis tentang apa, itu dilatih sejak kecil, sejak SMP. Jadi saat mereka baca berita itu mereka dilatih ini siapa yang menulis, biasanya menulis tetang apa, kredibilitasnya tuh dilihat, diukur."

"Nah, di kita tuh enggak ada ini. Jadi pokoknya udah pegang handphone,udah pegang smartphone, ya udah kemudian semua informasi itu jalan mengalir yang setuju dengan pilihan politiknya diambil, itu aja, enggak ada kemudian filtering," tutur Leopold.


YouTube Untung Besar dari Konten Negatif

Pengamat media sosial, Ismail Fahmi, menuturkan platform seperti YouTube memang membebaskan isi konten yang dibuat pada platform-nya, selama belum ada laporan dari pengguna lain.

Bahkan, ia mengatakan, konten hoaks atau kontroversial itu dapat menguntungkan penyedia platform, karena memang biasanya banyak iklan yang dipasang di sana. Berdasarkan analisis yang pernah ia lakukan, pembuat konten hoaks juga bisa meraup untung besar.

"Ketika yang bikin video dapat duit banyak, YouTube bahkan bisa dapat duit lebih banyak," tutur Ismail saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (22/10/2021).

Ia menambahkan, hal seperti ini memang lumrah di platform seperti YouTube, termasuk Facebook.

Ismail mencontohkan, Facebook mendapat keuntungan dari konten yang memecah belah, seperti saat momen pemilihan presiden karena konten semacam itu tersirkulasi sangat tinggi dan membuat orang mengakses Facebook lebih sering, sehingga berimbas juga ke iklan yang ditampilkan.

"Jadi, setiap platform itu mendapat untung dari konten negatif sebenarnya. Karenanya, masyarakat di sini harus kritis dan penegak hukum juga harus tegas," tutur sosok di balik social media analytics, Drone Emprit ini.

Terlebih, ia mengatakan, bahwa penyebaran konten hoaks semacam ini hanya bisa dihentikan dengan tindakan hukum. Dia menilai, tindakan kepolisian saat ini sudah tepat.

Lebih lanjut, Ismail mengatakan, konten hoaks atau fitnah seperti Aktual TV ini memang kerap dibuat karena bisa menghasilkan viewyang tinggi. Selama ini, menurut Ismail, banyak pembuat hoaks atau fitnah merasa aman karena tidak pernah diproses, sehingga langkah penangkapan ini bisa menghentikan aksi serupa.

"Segala konten yang sifatnya kontroversial, fitnah, dan menimbulkan polarisasi itu menghasilkan kunjungan yang tinggi. Dan hal ini berdampak negatif pada masyarakat yang kian terpolarisasi," tuturnya menutup perbincangan.


Pengungkapan Kasus Hoaks Aktual TV

Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Direktur PT PT Bondowoso Salam Visual Nusantara Satu (BSVNS) berinisial AZ terkait kasus dugaan penyebaran hoaks. Pemilik siaran TV lokal di Bondowoso itu ditangkap bersama dua anak buahnya berinisial M dan AF.

Kepolisian memastikan, penangkapan itu tidak terkait dengan BSTV Bondowoso milik PT BSVNS, melainkan berkaitan dengan konten hoaks dan provokatif di channel Youtube, Aktual TV.

"Ada konten yang dia buat di YouTube namanya Aktual TV. Ini tidak terdaftar di Dewan Pers," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021 lalu.

AZ merupakan pemilik saluran Aktual TV sekaligus berperan sebagai pembuat ide dan editor konten di dalamnya. Sementara tersangka M berperan sebagai content creator dan uploader. Sedangkan AF berperan sebagai pengisi suara dalam video-video yang diunggah di channel YouTube tersebut.

Yusri menyebut, motif sementara pembuatan dan penyebaran konten hoaks di Aktual TV adalah ekonomi. "Tujuannya mencari keuntungan," ungkapnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi menyebut, keuntungan yang diperoleh para tersangka dari menyebarkan konten hoaks dan provokatif di Aktual TV sangat fantastis, mencapai Rp 2 miliar.

Para tersangka diketahui telah beraksi selama delapan bulan belakangan. Selama itu, total ada 765 konten video hoaks yang diunggah para tersangka. Mereka berhasil meraup keuntungan dari AdSense YouTube.

"Dari hasil pemeriksaan mereka ternyata meng-upload konten ini dengan tujuan materi. Dalam kurun waktu delapan bulan mereka mendapatkan AdSense YouTube Rp 1,8 sampai Rp 2 miliar," kata Hengki.

Hengki membeberkan, sejumlah konten video yang diunggah oleh para tersangka di akun YouTube Aktual TV berisi narasi hoaks, kebencian, dan mengadu domba. Beberapa di antaranya berjudul 'Gabungan POM TNI & Propam Segel Rumah Dudung Abdurrahman' dan 'Purn. TNI Turun Gunung Kerahkan Prajurit Kepung Mabes Polri'.

"Ini adu domba di era digital, menimbulkan keonaran dalam rangka mencari keuntungan pribadi," beber Hengki.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Hukum Pidana dan atau Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE.


Infografis Sebar Hoaks demi Raup Untung di YouTube

 

Bocah Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu

Unik, Bocah Asal Sumsel Ini Diberi Nama 'ABCDEF GHIJK Zuzu' oleh Ayahnya

Liputan6.com 2021-10-22 18:00:01
Sang ayah sempat ungkap sulitnya mengurus berkas sang anak di Dukcapil.(Sumber: Merdeka)

Memberikan nama anak memang bukan pekara mudah. Meski tak terlalu panjang, namun biasanya para orang tua ingin nama anaknya memiliki arti tersendiri.

Umumnya nama anak terselip harapan dan doa dari sang orang tua. Maka tak heran jika memilih nama untuk anak membutuhkan keputusan yang matang.

Seperti yang dilakukan oleh orang tua satu ini. Kedua orang tua ini memberikan nama unik kepada anak laki-lakinya. Yaitu ABCDEF GHIJK Zuzu. Terdengar asing, nama bocah ini pun kemudian viral di media sosial.

Anak tersebut merupakan putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Zulfahmi (41) dan Zuhro Liani (36) yang tinggal di Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Muara Enim. Sang ayah pun membeberkan alasan memberikan nama unik tersebut.


Namanya Viral Usai Jalani Vaksin

ABCDEF GHIJK Zuzu adalah nama bocah dari pasangan Zulfahmi dan Zuhro Liani yang tinggal di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Sang putra lahir pada 21 Agustus 2009 dan kini duduk di bangku kelas VII SMP Negeri di desanya.

Bocah unik ini punya nama panggilan Adef atau Adebz. Ia mendadak viral di media sosial setelah menjalani vaksin Covid-19 di klinik Polres Muara Enim beberapa waktu lalu.


Alasan Sang Ayah Beri Nama Unik

Ayah Adef, Zulfahmi, mengatakan bahwa nama abjad utnuk anaknya sudah direncanakannya sejak dirinya masih bujangan. Ia ingin anaknya kelak memiliki nama unik dan dapat dikenal banyak orang.

"Iya, saat masih bujang saya ingin begitu. Dan Alhamdulillah tercapai, anak pertama saya kasih ABCDEF GHIJK Zuzu," ungkap Zulfahmi, Rabu (20/10/2021) dikutip dari Merdeka.

Lantaran sang anak punya nama yang unik, Zulfahmi akui sempat kesulitan mengurus berkas anaknya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Saat itu petugas meragukan kebenaran nama untuk membuat akte kelahiran dan Kartu Keluarga.


Sempat Sulit Urus Berkas di Dukcapil

Ia bahkan harus bolak-balik ke Disdukcapil hanya untuk memastikan nama putra sulungnya tersebut. Zulfahmi harus menyertakan kesaksian dokter yang membantu kelahiran anaknya sebagai syarat tambahan agar berkasnya dapat diurus.

"Waktu itu saya dan petugas berdebat, saya ngotot nama itu dipakai, petugas malah tidak percaya," ungkapnya.

"Mungkin mereka kira saya main-main sama nama itu. Setelah banyak keterangan pendukung, berkas saya diproses," lanjutnya lagi.

Ia menyebut putranya sempat jadi pusat perhatian guru dan temannya saat masuk sekolah dasar. Beruntungnya Adef tak merasa terganggu dengan namanya yang membuat ia terkenal.

Jejak Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Titik Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Diduga Berada di Perairan Brondong Lamongan

Liputan6.com 2021-10-22 12:06:20
Dua nelayan membawa hasil tangkapannya dari perahu saat tiba di sebuah tempat pelelangan ikan di Brondong, Lamongan, Jawa Timur, Senin (13/3). (AFP Photo/Juni Kriswanto)

Titik tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang karam pada 1936 diduga berada di perairan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dugaan itu diutarakan oleh Arkeolog Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho.

Menurut arkeolog tersebut, penemuan titik tenggelamnya kapal Van Der Wijck itu terus dikaji dengan harapan dapat menemukan bukti konkret berdasarkan ilmu pengetahuan.

Dwi Nugroho dalam paparannya di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lamongan menyebut saat melakukan survei di titik lokasi tenggelamnya kapal sejak Juni 2021 telah diketahui dari foto-foto dan video yang didapatkan, namun karena perairan Lamongan yang cukup keruh, survei masih terus dilakukan pada Oktober ini.

"Memang ada kapal karam di titik yang kita duga Van Der Wijck, dari foto-foto dan video yang kami dapatkan. Namun, masih terus proses dan melakukan identifikasi perlahan-lahan. Jadi, kami terus cocokkan bagian-bagian dengan gambar dari Kapal Van Der Wijck," ungkap Wicaksono di Lamongan, Kamis (21/10/2021), dilansir dari Antara.

Ia menyebut tim arkeolog juga mendapatkan informasi mulai dari pernyataan masyarakat dan nelayan serta keberadaan monumen tugu peringatan. Dikatakan Wicaksono, saat ini BPCB masuk pada tahapan identifikasi, apakah kapal karam yang ditemukan itu merupakan bangkai Kapal Van Der Wijck yang telah dikonfirmasi nelayan setempat.

"Identifikasi terus dilakukan guna pembuktian lebih konkret dan untuk tercapainya tujuan tersebut perlu terus dilakukan eksplorasi sebab ada banyak properti," katanya.

Wicaksono menyebut masyarakat setempat juga tidak ada yang berani menjarah, karena dianggap keramat.

"Kami berharap, jika ke depan bisa terus dieksplorasi, diangkat dan atas izin Bupati Lamongan, bisa dijadikan museum," ucapnya.

Arkeolog itu mencatat sejumlah barang berharga yang ditemukan di lokasi diduga titik tenggelamnya kapal Van Der Wijck. Temuan itu bisa menjadi gambaran apa yang terjadi pada tahun 1936.

"Itu bagian dari sejarah yang daerah lain tidak punya," kata Wicaksono, saat memaparkan di hadapan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Dukungan Koarmada II Jatim

Sementara itu, Letkol Laut (T) Bagus Arianto dari Koarmada II Jatim, pada kesempatan yang sama menyampaikan pesan Panglima Koarmada II Jatim, yang bersedia turut terlibat dalam kegiatan pencarian Kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan.

Menurutnya, jika benar ditemukan bahwa bangkai kapal karam tersebut adalah Kapal Van Der Wijck, ini dapat menjadi salah satu ikon dunia yang wajib dijaga.

"Berdasar foto ini apakah karakteristik tangga bisa dipastikan milik Kapal Van Der Wijck? Penempatan tangga ini sesuai fungsi apakah kapal untuk perang atau untuk mengangkut penumpang. Baling-balingnya juga demikian," katanya.

Ia mengatakan beberapa temuan seperti bentuk baling-baling harus dicocokkan dengan literatur kapal, model dan produksi tahun berapa.

"Terkait gambaran pengangkatan kapal, pengalaman saya butuh biaya yang sangat besar, untuk kapal sebesar Van Der Wijck," kata Letkol Bagus.


Aset Nasional

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelaman untuk membuktikan kebenaran keberadaan Kapal Van Der Wijck.

Yuhronur meminta dukungan semua pihak untuk berkoordinasi agar Kapal Van Der Wijck ini dapat menjadi sesuatu yang luar biasa, dan aset nasional.

"Tantangan bagi kami. Langkah selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan pimpinan masing-masing apakah diangkat dan sebagainya. Tidak sulit jika menjadi komitmen dan kesepakatan bersama. Kami terus mohon dukungan supaya Kapal Van Der Wijck ini menjadi aset nasional, dan saya yakin menjadi sesuatu yang luar biasa bagi Kabupaten Lamongan," katanya.

Yuhronur juga memberikan apresiasi kepada Ketua Rukun Nelayan Blimbing Kecamatan Paciran Nur Wachid, dan Nelayan Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong Faizin atas partisipasinya dalam kegiatan ekspedisi pencarian titik tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

Vegetarian, Buaya ini Makan Nasi

Babiya Si Buaya Vegetarian, 7 Dekade Tinggal di Kuil India Makan Nasi

Liputan6.com 2021-10-21 19:10:57
Ilustrasi buaya (pexels)

Kuil Danau Swamy Sri Ananthapadmanabha di Distrik Kasaragod, Kerala, India Selatan, diduga kuat menjadi rumah bagi buaya vegetarian bernama 'Babiya' yang telah tinggal di sana selama lebih dari 70 tahun.

Tahun lalu gambar buaya besar di dalam kuil tersebut menjadi berita utama internasional, sehingga meningkatkan popularitas kuil Hindu kecil itu.

Dilansir Oddity Central, Kamis (21/10/2021), kejadian itu merupakan salah satu dari beberapa kali reptil raksasa itu memasuki kuil. Ia kerap menghabiskan sebagian besar waktunya di kolam yang berdekatan dengan kuil.

Buaya tersebut menunggu para pendeta untuk membawakannya makanan sehari-hari, yang selalu vegetarian.

Menurut para pendeta, Babiya telah hidup di Kuil Sri Ananthapadmanabha hanya dengan memakan nasi selama dia berada di kuil, yang berarti sudah lebih dari tujuh dekade.

Babiya sudah ada begitu lama di sana, sehingga semua orang melihatnya sebagai bagian dari pemandangan. Para pendeta di sana juga mengklaim bahwa reptil itu tidak pernah mencoba menyerang mereka, dan mereka menganggap hewan tersebut suci.

"Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1945, seekor buaya yang juga kemudian disebut Babiya muncul di kolam kuil beberapa hari setelah seorang perwira tentara Inggris dibunuh secara misterius oleh binatang yang tidak diketahui. Dikatakan bahwa petugas tersebuttelah menembak seekor buaya yang berada di kuil pada waktu itu," kata Mahalingeshwara Bhat, ketua dewan pengawas kuil.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Buaya yang Tidak Berbahaya

Babiya yang juga dikenal sebagai buaya rawa ini, menerima dua kali makan nasi per hari, satu di pagi hari dan satu lagi di sore hari. Menurut staf di kuil Sri Ananthapadmanabha, ia tidak pernah menerima daging apapun dan bahkan tidak menyerang ikan yang berbagi kolam dengannya.

Bagian terakhir itu sulit dipercaya, mengingat diet vegetarian sepenuhnya sulit dipercaya dilakukan oleh buaya.

"Saya memberi makan Babiya 1 kg beras setiap hari. Dia tidak diberi makan daging, bahkan tidak menyerang ikan di danau," kata seorang anggota staf kuil.

Menurut pakar buaya, Anirban Chaudhuri, Babiya adalah jenis buaya rawa yang makanan liar alami mereka adalah ikan, reptil ini juga memakan mamalia kecil dan besar, seperti rusa, babi hutan, dan lain-lain. Hal menarik lainnya tentang Babiya adalah bahwa selama 70 tahun berada di kuil, ia tidak pernah menyerang manusia di sana.

Uniknya lagi ketika buaya itu memasuki bangunan kuil tahun lalu, kepala pendeta Chandraprakash Nambisan meminta Babiya kembali ke kolam dan secara mengejutkan reptil itu mendengarkan, berbalik, dan kembali ke tempat favoritnya.

Selama bertahun-tahun, Sri Ananthapadmanabha Swamy Lake Temple atau Kuil Danau Swamy Sri Ananthapadmanabha di Kasaragod telah terkenal sebagai rumah buaya vegetarian yang tidak berbahaya, dan kini banyak orang yang berkunjung ke sana hanya untuk melihat Babiya, si buaya vegetarian.

Penulis: Vania Dinda Marella


Infografis COVID-19 Varian Delta India Hantui Indonesia

 

Tak Sengaja Membunuh

Tak Sengaja Tembak Kru, Ini Profil Aktor Alec Baldwin

Liputan6.com 2021-10-22 18:20:12
Alec Baldwin (AFP/Bintang.com)

Tak sengaja melepaskan tembakan melalui pistol properti film yang ternyata berisi peluru tajam ke arah kru dilakukan oleh Alec Baldwin. Insiden penembakan ini hingga membuat seorang kru meninggal dunia.

Disebut sebagai aktor senior, siapakah Alec Baldwin sebenarnya? Baldwin lahir pada 3 April 1958 di Amityville, Newyork.

Dilansir Biography, Jumat (22/10/2021), Baldwin adalah anak kedua dari enam bersaudara. Ia mencintai dunia akting sejak kecil. Tak hanya Baldwin, ternyata saudara-saudaranya adalah aktor.

Baldwin mengambil jurusan ilmu politik di Universitas George Washington. Namun, hal ini dikalahkan karena ia memutuskan untuk pindah ke Manhattan untuk mendaftar di departemen drama Universitas New York karena mencintai dunia akting.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Karir Alec Baldwin

Karir Alec Baldwin dimulai pada tahun 1980 ketika ia berperan dalam opera sabun siang hari The Doctors, diikuti oleh peran dalam film primetime Knot's Landing dari tahun 1984 hingga 1985.

Pada tahun 1986, ia membuat debut Broadway di Joe Orton's Loot, dan ia membuat debutnya di Broadway. Baldwin menunjukkan kemampuannya dalam dunia aktor hingga memainkan peran di berbagai film.

Lelaki itu menerima dua Emmy Awards dan tiga Golden Globes untuk perannya sebagai eksektutif TV Jack Donaghy dalam sitkom 30 Rock dan memegang rekor sebagai pembawa acara Saturday Night Live paling sering.

Selain berbakat sebagai aktor, Baldwin juga telah menerbitkan buku A Promise to Ourselves pada tahun 2008. Buku tersebut mengungkapkan kisahnya dengan putrinya.

Penulis : Alicia Salsabila


Infografis Cek Fakta Hoaks Vaksin

 

Ritual Kak Seto di Usia 70

Ritual Kak Seto Tiap Pagi di Usia 70 Tahun, Push-up Mininal 80 Kali Atau Lompat 50 Kali

Liputan6.com 2021-10-22 06:30:00
Kak Seto di usia 70 tahun masih bisa push-up 80 kali nonstop dan beragam olahraga lain. (Foto: Instagram @kaksetosahabatanak)

Psikolog sekaligus pemerhati anak Seto Mulyadi berkali bikin gempar jagat maya setelah videonya push-up hingga parkur viral. Rupanya melatih fisik bukan hal baru baginya.

Sejak kecil ia dikenal yang paling aktif dan tak bisa diam di lingkungan keluarga besar. Kak Seto, demikian ia disapa, paling gemar memanjat pohon hingga memperbaiki genting.

Melihat Seto Mulyadi cilik tak bisa diam, orangtua menyalurkan energi berlebih si buah hati ke kegiatan yang positif khususnya olahraga dari sepak bola, pencak silat, hingga kungfu.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kemudian Lari

"Kemudian lari, yang paling enggak bisa diam itu lari. Saya ingat usia 9 tahun, kelas 3 SD itu saya rata-rata lari 3 sampai 4 kilometer. Karena aktif sekali supaya tidak jadi bandel kadang menari juga," beri tahu Kak Seto.

Khusus menari, Seto Mulyadi paling doyan melakonkan raksasa agar bisa melakukan gerakan melompat, berguling hingga koprol. Kebiasaan bergerak aktif sejak kecil itu terbawa hingga sekarang, saat usianya kepala tujuh.


Push-up Murah Meriah

"Rata-rata kalau pagi yang murah meriah push-up itu masih 80 kali nonstop. Kemudian kalau hujan enggak bisa keluar (rumah) ya lompat-lompat 50 kali. Kadang juga senam, memperagakan gerakan-gerakan gaya Jackie Chan salto," katanya.

Ini disampaikan Seto Mulyadi saat menjadi narasumber konferensi pers "Perjalanan Menuju Tulang Sehat Dimulai Sekarang, Dalam Rangka Hari Osteoporosis Sedunia" bersama Anlene, 19 Oktober 2021.


Tak Pernah Masuk Angin

"Dengan terbiasa bergerak buat saya keuntungannya badan lebih segar, kemudian hampir tidak pernah masuk angin. Pikiran juga lebih segar dan produktif begitu," ungkap artis kelahiran Klaten, 28 Agustus 1951 itu.

Dalam kesempatan itu, Marketing Manager Anlene, Fonterra Brands Indonesia, Rhesya Agustine, menggarisbawahi komitmen Fonterra Brands Indonesia lewat Anlene, sebagai pelopor inisiatif pencegahan osteoporosis melalui beragam program dan kegiatan setiap tahun.


Gembira Ala Kak Seto

"Komitmen lain kami, menyediakan kebutuhan nutrisi untuk usia dewasa dan manula lewat Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X yang membantu membatasi asupan gula serta lemak sebagaimana disarankan Kemenkes RI melalui pedoman gizi seimbang 2014," urai Rhesya.

Terakhir tapi tak kalah penting, Kak Seto mengenalkan gaya hidup Gembira. Rupanya, Gembira singkatan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan Minum yang sehat, Bersyukur, Istirahat cukup, Rukun dengan orang lain, serta Asupan Nutrisi dari Susu Berkualitas.

Aksi Ekstrem Putra Mahkota Dubai

Aksi Putra Mahkota Dubai Minum Kopi di Puncak Bianglala Tertinggi di Dunia

Liputan6.com 2021-10-22 17:05:51
Pemandangan Bluewaters Island dan Ain Dubai (Dubai Eye) setinggi 250 meter di Uni Emirat Arab, Selasa (24/8/2021). Bianglala terbesar dan tertinggi di dunia tersebut memiliki 48 kabin penumpa

Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum tengah jadi sensasi online. Ia baru membagikan video duduk di atas pod Ain Dubai, bianglala tertinggi di dunia, sambil menyesap secangkir kopi di akun Instagram-nya, Kamis, 21 Oktober 2021.

Sheikh Hamdan dilaporkan menikmati pemandangan spektakuler 250 meter di atas Dubai. Bukan tanpa sebab aksi itu dilakukanya. Ia merupakan pengunjung pertama Ain Dubai yang secara resmi dibuka bagi wisatawan mulai 21 Oktober 2021, lapor Gulf Today, Jumat (22/10/2021).

Di Twitter, pengelola Ain Dubai menulis, "Tamu pertama Ain Dubai (Sheikh Hamdan) bersenang-senang 250 meter di atas Dubai! Selamat datang dibianglalakami! Bergabunglah dengan kami di festival pembukaan Ain Dubai pada akhir pekan yang panjang ini!"

Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum minum kopi di puncak Ain Dubai. (dok. tangkapan layar video Instagram @faz3/https://www.instagram.com/p/CVSYJBmJaN7/)

Ain Dubai, destinasi wisata terbaru dalam portofolio Dubai Holding, dijelaskan berperan strategis dalam mendukung tujuan jangka panjang Dubai. Atraksi itu bermaksud "mempromosikan posisi global emirat sebagai pusat pariwisata vital."

Di samping, bertujuan mempertahankan posisi terdepan Uni Emirat Arab (UEA), khususnya Dubai, di kancah pariwisata global. Objek wisata yang juga dikenal sebagai Eye of Dubai ini menawarkan lebih dari 19 pengalaman unik.

Masuk dalam daftarnya adalah menikmati pemandangan matahari terbenam dan makan sambil menikmati panorama ketinggian Dubai. Pihaknya juga menawarkan layanan paket khusus untuk perusahaan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pemandangan 360 Derajat

Mengutip The Bharat Express News, Ain Dubai yang terletak di Pulau Bluewaters, menawarkan pemandangan 360 derajat emirat. Pertama kali diumumkan pada Februari 2013, itu merupakan salah satu atraksi UEA yang paling dinanti.

Pengunjung dapat menaiki salah satu dari 48 kabin mewah, masing-masing mampu membawa hingga 40 tamu. Jadi, setiap saat, diperkirakan ada hingga 1.750 orang yang menikmati atraksi wisata tersebut.

Putaran penuh bianglala membutuhkan waktu 38 menit dengan ritme "sangat stabil." Sheikh Hamdan bisa duduk di salah satu atap kabinnya sambil menyesap kopi dikatakan sebagai salah satu bukti stabilitas kincir raksasa tersebut.


Naiknya Kunjungan Wisatawan

Secara general, mengutip The National News, Dubai adalah salah satu kota pertama secara global yang membuka kembali pasar dan bisnisnya pada Juli 2020 dan terus tetap buka, sambil memastikan kepatuhan terhadap langkah-langkah kesehatan dan keselamatan. UEA juga memiliki salah satu tingkat vaksinasi COVID-19 per kapita tertinggi di dunia.

Kasus aktif di UEA minggu ini turun jadi di bawah 100 untuk pertama kalinya dalam 565 hari. "Ini jadi pertanda baik untuk potensi pelonggaran pembatasan lebih lanjut dengan negara lain, yang kemungkinan akan diterjemahkan dalam arus masuk turis yang lebih tinggi," kata prospek sektor perjalanan Emirates NBD, pemberi pinjaman terbesar Dubai.

Kunjungan wisatawan mencapai angka tertinggi pada September, menurut IHS Markit's Dubai PMI. Perusahaan perjalanan dan pariwisata mengalami peningkatan penjualan yang berkelanjutan pada bulan itu, yang oleh beberapa responden dikaitkan dengan permintaan menjelang Expo 2020.


Infografis Risiko Mobilitas Saat Liburan untuk Cegah COVID-19

 

Paspor Vaksin COVID-19

Kanada Berencana Terapkan Paspor Vaksin COVID-19

Liputan6.com 2021-10-22 12:31:36
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau (AFP Photo)

Kanada dikabarkan bakal memberlakukan paspor vaksin, kata sumber pemerintah setempat. Perdana Menteri, Justin Trudeau yang akan menjelaskan bagaimana metode paspor vaksin akan diterapkan.

Justin Trudeau dijadwalkan berbicara dengan wartawan di Ottawa setelah pengarahan teknis oleh pejabat dari beberapa departemen pemerintah termasuk imigrasi, kesehatan masyarakat, transportasi dan Badan Layanan Perbatasan Kanada, seperti dilansir Malay Mail, Jumat (22/10/2021).

Ketika tingkat vaksinasi COVID-19 meningkat dan perjalanan dilanjutkan, negara-negara termasuk Kanada mulai mewajibkan bukti vaksinasi sebagai syarat perjalanan.

Bagi orang Kanada, itu berarti tanda terima atau kode QR yang berbeda dari satu provinsi ke provinsi lainnya untuk dapat melancarkan perjalanannya.

Kanada baru-baru ini membuka kembali perbatasan wilayah untuk pelancong internasional hanya dengan menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19. Sebelumnya, Kanada mengabaikan persyaratan karantina untuk pelancong Kanada yang kembali dengan bukti vaksinasi tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Warga Kanada Pernah Tolak Aturan Paspor Vaksin

Sejak pemerintah Provinsi Quebec menyinggung tentang adanya pemberlakuan paspor vaksin COVID-19 pada Agustus lalu, hal itu menuai kontra dari ribuan warga Kanada.

Ribuan orang bahkan sempat berkumpul di jalan-jalan Montreal untuk memprotes paspor vaksin COVID-19. Dengan poster yang bertuliskan itu adalah penipuan vaksin, diktaktor dan apartheid kesehatan.

Reporter: Cindy Damara