Volume 116

Afghanistan di Ambang Kehancuran

Swedia Waspadai Kondisi Afghanistan yang di Ambang Kehancuran

Liputan6.com 2021-10-24 10:00:00
Pedagang penukaran uang Afghanistan menunggu pelanggan di halaman pasar pertukaran mata uang Sarai Shahzada, menyusul pembukaan kembali bank dan pasar setelah Taliban mengambil alih kekuasaan

Afghanistan sedang menuju keruntuhan ekonomi yang berisiko membawa negara itu ke dalam krisis politik baru, kata Menteri Kerja Sama Pembangunan Internasional Swedia Per Olsson Fridh.

Afghanistan telah terjerumus ke dalam krisis menyusul jatuhnya pemerintah yang didukung Barat dan Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus.

Peristiwa itu memicu dihentikannya aliran miliaran dolar untuk ekonomi negara itu yang bergantung pada bantuan internasional.

"Kekhawatiran saya adalah bahwa negara ini berada di ambang kehancuran dan keruntuhan itu datang lebih cepat dari yang kita duga," kata Per Olsson Fridh kepada Reuters di Dubai, Sabtu.

Ia mengingatkan bahwa ekonomi Afghanistan yang terjun bebas dapat menyediakan lingkungan bagi kelompok teror untuk berkembang.


Bantuan Internasional

Sebanyak 27 negara Uni Eropa, termasuk Swedia, meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan sejak Taliban kembali berkuasa.

Namun, banyak negara dan Bank Dunia telah menghentikan bantuan pembangunan bagi Afghanistan.

Swedia sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan upaya melalui kelompok masyarakat sipil Afghanistan untuk mengamankan layanan dasar, kata Fridh, tetapi negara-negara lain perlu diyakinkan bahwa ini mungkin dilakukan tanpa melegitimasi penguasa baru Taliban.

Namun, Fridh menegaskan bahwa Swedia tidak akan menyalurkan uang pembangunan melalui Taliban.

Gerakan tersebut telah menghadapi kritik internasional karena kegagalannya untuk menegakkan hak-hak warga Afghanistan sejak kembali berkuasa, termasuk mengizinkan anak perempuan mengakses pendidikan.

Sebagian besar negara telah menutup kedutaan mereka di Kabul dan memindahkan kedutaannya ke Qatar, negara Teluk yang adalah lawan bicara utama antara Barat dan Taliban.

Negara-negara Eropa belum siap untuk membuka kembali kedutaan mereka di Kabul, kata Fridh.

Ia menambahkan bahwa lebih banyak misi diplomatik akan dibuka di Qatar sebelum kembali ke Afghanistan.

Miss Universe Pertama di Jazirah Arab

Miss Universe Arab akan Digelar Buat Pertama Kali, Tak Ada Sesi Baju Renang

Liputan6.com 2021-10-24 14:32:23
Andrea Meza, perwakilan Meksiko berhasil menyabet mahkota Miss Universe 2020. (Rodrigo Varela / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Ajang Miss Universe untuk pertama kalinya bakal digelar di negara Arab. Kontes kecantikan ini secara resmi akan diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Rencananya, acara ini akan digelar di La Perle, Kota Al Habtoor Dubai, pada 7 November 2021. Kontes kecantikan ini langsung mendapat perhatian banyak pihak, mengingat ini kali pertama setelah 70 tahun, sebuah negara Arab menggelar acara Miss Universe.

"Ditunjuk sebagai President pertama dan National Director Miss Universe UAE yang bersejarah adalah suatu kehormatan besar," kata Josh Yugen, penerbit dan pemimpin redaksi majalah Xpedition lewat akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 23 Oktober 2021. "Namun aku juga sadar bahwa kekuatan besar datang dengan tanggung jawab yang besar," lanjut Yugen.

Menurut Josh, Miss Universe UEA bukan hanya parade kecantikan atau perayaan kecerdasan tetapi lebih dari itu. "Miss Universe UEA adalah teladan dari ratu yang memiliki tujuan dan hati untuk melayani dan membantu melalui advokasinya," ujar Josh.

Dalam minggu-minggu menjelang final, dari 20 sampai 30 Oktober, 30 kontestan akan berkompetisi. Mereka akan mengikuti dalam beberapa kegiatan pra-kontes seperti pemotretan, tantangan runway, pemotretan komersial, pernyataan pribadi, pakaian couture, gaun malam dan wawancara, menurut sebuah pernyataan resmi.

Namun, tak seperti gelaran kontes Miss Universe atau kontes kecantikan lainnya, pihak penyelenggara tidak akan menggelar sesi baju renang. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada budaya di UEA.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mewakili UEA di Miss Universe 2021

"Kami bahkan telah menghilangkan pakaian renang karena identitas seorang wanita berada di luar parameter pahatannya. Kami sudah berubah dan membuat perbedaan dan melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun dalam 70 tahun sejarah Miss Universe," tutur Sharihan Al Mashary, Head of Communications Miss Universe UAE, dilansir dari Arab News, 22 Oktober 2021.

Meski tidak mengadakan sesi penilaian baju renang, pemenang Miss Universe UEA akan tetap maju ke panggung internasional, Miss Universe edisi ke-70, yang diadakan di Eilat, Israel pada Desember 2021.

"Mereka yang akan mewakili UEA di Miss Universe. Mereka juga akan mewakili layanan dan signifikansi negara dalam 50 tahun terakhir, dan juga dalam 50 tahun ke depan," jelas Sharihan Al Mashary, yang juga merupakan GM Hotel Emirat wanita pertama di UEA.


Perempuan Arab Pertama di Miss Universe

Meski ajang Miss Universe baru kali pertama digelar dalam 70 tahun, pada 2013 seorang model asal Bahrain dinominasikan sebagai peserta Miss Universe 2013. Ia menjadi perempuan Arab pertama yang bakal ambil bagian dalam kontes kecantikan terbesar di dunia.

Dalam sebuah wawancara dengan situs Elaph, Shaila Sabt, nama model itu, meminta fansnya di Arab dan seantero Teluk untuk mendukungnya. Seperti dilansir Al Arabiya dan dikutip dari kanal Global Liputan6.com, Shaila sebelumnya dimahkotai dengan gelar juara "Bahrain's Top Model 2010", sebuah acara berdurasi panjang, enam bulan, di mana penonton televisi memberikan suara untuk calon yang mereka anggap cocok menjadi model papan atas.

Sebuah panel juri bertanggung jawab untuk memilih calon dan menghitung jumlah suara yang masuk. Modal Shaila tak hanya kecantikan. Ia adalah sarjana di bidang sumber daya manusia. Sementara ajang Miss Universe mematok syarat bagi para calon: punya karir, kepribadian, punya tujuan kemanusiaan, dan berusaha memperbaiki kehidupan orang lain.

Bagaimana suka duka menjadi model di dunia Arab yang kerap mendapat cap konservatif? "Kami di sini cukup terbuka terhadap fashion, yang dianggap penting oleh banyak orang. Negara Arab dan Teluk juga punya gaya busana yang tidak akan pernah kehilangan identitas dan nilai-nilai," ucapnya.


Perempuan Arab Saudi Bebas dari Belenggu

 

Sophia Latjuba Bocorkan Rahasia

Sophia Latjuba Beri Wejangan Agar Eva Celia Tak Gagal Membina Rumah Tangga Seperti Dirinya

Liputan6.com 2021-10-24 14:00:00
Crop top berpotongan cut out di dada jadi outfit Eva saat dilamar kekasihnya Demas Narawangsa (Foto: sophia_latjuba88)

Eva Celia sebentar lagi akan membina rumah tangga, setelah dilamar sang kekasih, Demas Narawangsa, pada 21 September 2021 lalu.

Sebagai ibu, Sophia Latjuba ikut senang dan berharap pernikahan anaknya nanti langgeng sampai maut memisahkan.

Oleh karenanya, mantan kekasih Ariel NOAH selalu mewanti-wanti kepada Eva Celia, agar tak seperti dirinya yang dua kali gagal dalam membina rumah tangga.

"Itu semua (pernikahan ) sudah diomongin, dari Eva kecil, dari remaja," ujar Shopia Latjuba di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan belum lama ini.

"Dia juga melihat ibunya kan gagal dua kali, ya ada contoh lah gitu, yang ini jangan ditiru," sambungnya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mental

Persiapan mental untuk membina rumah tangga dirasa perlu oleh Sophia Latjuba. Ia melihat Demas sudah mempersiapkan semuanya, sebelum melangkah kejenjang yang lebih serius lagi dengan Eva Celia.

"I think Eva dan Demas, mereka sudah sangat prepare emotionally dan lain-lainnya," ucap Sophia Latjuba.


Persiapan Pernikahan

Untuk persiapan pernikahannya, Sophia Latjuba sedikit memberikan bocoran.Pasangan yang sudah lima tahun berpacaran ini tidak akan menggelar pernikahan di Indonesia. Namun mereka juga akan mengusung tema adat sebelum akhirnya mengikat janji suci.

"Kesibukan baru dapat wedding organizer karena di-spoiler pernikahan dia tidak di Indonesia, melakukan siraman, adat Jawa dan campur Bugis. Mudah-mudahan kalau alam semesta menyetujui, banyak keluarga lihat, tapi siraman adatnya di sini," jelas Sophia Latjuba.


Rahasia

Namun sayangnya Sophia Latjuba tidak bisa menjelasakan kapan tepatnya pernikahan Eva Celia akan digelar, dan di negara mana janji suci itu dengan Demas akan diucapkan.

"Akan ada resepsi, ada resepsi lagi yang lain-lain," tutur Sophia Latjuba.

Biskuit Pemicu Kanker

Hong Kong Temukan 60 Merek Biskuit Populer Mengandung Zat Penyebab Kanker

Liputan6.com 2021-10-23 21:00:02
Ilustrasi biskuit | Clem Onojeghuo dari Pexels

Dewan Konsumen Hong Kong menemukan zat penyebab kanker dalam 60 merek biskuit, wafer, dan cracker kemasan yang dijual di kota tersebut. Pihaknya mengungkap menemukan jejak glisidol dan akrilamida di semua varian merek-merek biskuit yang mereka uji, lapor Says, Sabtu (23/10/2021).

Biskuit-biskuit yang mereka uji termasuk merek populer yang juga dapat ditemukan di seluruh dunia. Dewan Konsumen Hong Kong mengatakan kedua bahan kimia tersebut adalah produk sampingan dari proses manufaktur suhu tinggi

Pengujian pada hewan telah menunjukkan bahwa glisidol dan akrilamida dapat menyebabkan kanker. Uni Eropa memiliki patokan keamanan untuk akrilamida, yaitu 350mcg/kg biskuit. Namun, tes menemukan segenggam biskuit dalam uji coba telah melebihi batas.

Sementara itu, tanpa menyebutkan batas keamanan, kadar glisidol dalam sampel yang mereka uji berkisar antara 11mcg/kg hingga lebih dari 3.900mcg/kg. Menurut SCMP, 3-MCPD adalah produk sampingan manufaktur lain yang diketahui memengaruhi fungsi ginjal dan organ reproduksi pria.

Dengan pembacaan tertinggi 2.000 mcg/kg kontaminan dalam sampel uji mereka, Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) mengatakan, orang dewasa hanya boleh mengonsumsi hingga delapan biskuit agar tetap dalam asupan harian yang direkomendasikan. Sementara itu, seorang anak berusia sekitar lima tahun hanya boleh makan tiga biskuit agar tidak melewati tingkat kontaminan.

Pihak pengawas juga menemukan bahwa sebagian besar sampel yang diuji mengandung lemak, gula, atau natrium yang tinggi. Sementara itu, 40 persen dari biskuit sampel memuat label nutrisi yang menyesatkan. Padahal, itu merupakan informasi penting bagi konsumen, terutama penderita penyakit jangka panjang, seperti diabetes dan masalah jantung.


Sampel Uji

Kasus terparahnya adalah sampel crackersyang terdeteksi kandungan asam lemak jenuhnya 76 kali lebih banyak dari jumlah yang tertera pada label. Di laman resminya mereka menjelaskan, uji keamanan mengungkap delapan sampel mengandung pengawet atau antioksidan.

Meski jumlah yang terdeteksi tidak melebihi kisaran yang ditetapkan dalam peraturan, lima sampel tidak mencantumkan bahan tersebut dalam labelnya. Makanan pra-paket pun harus menyatakan aditif.

Bahkan jika pengawet mungkin berasal dari bahan, produsen masih dapat memperhatikan pemilihan bahan baku. Juga, memberikan informasi tambahan pada label produk yang menyatakan bahwa bahan tersebut mengandung aditif.

Sampel uji ini meliputi 17 biskuit, 9 biskuit sandwich, 8 wafer, 7 biskuit stik, 6 biskuit soda, 4 biskuit digestif, 2 biskuit ring, 1 biskuit marie, dan 6 jenis biskuit lain. Item uji termasuk keamanan pangan dan kandungan nutrisi dari sampel, serta tinjauan keakuratan label nutrisi.


Jangan Konsumsi Biskuit Berlebihan

Dewan Konsumen Hong Kong mengingatkan konsumen untuk hati-hati memilih apa yang mereka makan. Di samping, sangat mendorong untuk menahan diri dari konsumsi biskuit berlebihan.

Mereka menyebut, meski masuk kategori makanan ringan yang sederhana, biskuit tidak boleh jadi pengganti makanan biasa. Alternatif yang lebih sehat seperti buah segar, kacang panggang tawar, biji-bijian, susu kedelai rendah gula, dan susu rendah lemak pun disarankan.

Dewan juga mendesak produsen untuk meningkatkan kualitas produksi mereka. Juga, secara serius mengurangi tingkat kontaminan, lemak, gula, dan natrium dalam makanan mereka.

Kalau enggak sempet masak sendiri, yuk PO saja di ManisdanSedap, banyak masakan rasa rumahan yang pas buat lauk makan siangmu. Berasa dimasakin ibu.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!


Infografis Tampilan Kekinian Camilan Tradisional

 

Kontroversi Sukmawati Soekarno

5 Kontroversi Sukmawati, Konflik dengan Rizieq Shihab hingga Pindah Agama Hindu

Liputan6.com 2021-10-24 06:30:10
Budayawati Sukmawati Soekarnoputri berjalan memasuki kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Kamis (5/4). Kedatangan Sukmawati untuk mengklarifikasi atas puisi kontroversial yang dib

Nama Sukmawati Soekarnoputri kembali menjadi sorotan publik. Kali ini karena dirinya dikabarkan akan menjalani prosesi pindah agama Hindu.

Disampaikan Kepala Sukarno Center di Bali Arya Wedakarna, Sukmawati Soekarnoputri akan menjalankan upacara prosesi pindah ke agama Hindu di Kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Bali pada Selasa 26 Oktober 2021.

"Iya benar, tanggal 26 Oktober dua hari lagi, di Singaraja," kata Arya saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu 23 Oktober 2021.

Namun rupanya, bukan kali ini saja putri dari presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno atau Bung Karno dan Fatmawati Soekarno menuai kontroversi.

Pada 2017 silam, Sukmawati Soekarnoputri pernah diancam oleh Rizieq Shihab atas kasus pencemaran nama baik.

Menurut Rizieq kala itu, Sukmawati telah mengkriminalisasi tesis ilmiah S2 Rizieq saat berkuliah di University of Malaya.

Tak cukup sampai disitu, pada 2018, ia kembali menyita perhatian karena puisi berjudul Ibu Indonesia.

Berikut sederet kontroversi Sukmawati Soekarnoputri yang dihimpun Liputan6.com:


1. Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Jauh sebelum 2021 ini, pada 2009 silam, Sukmawati Soekarnoputri diduga menggunakan ijazah palsu saat mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif dari Partai Nasional Indonesia Marhaenisme untuk Pemilihan Umum 2009.

Hal tersebut diketahui setelah KPU dan Badan Pengawas Pemilu mendapat kepastian dari pihak SMA Negeri 3 Setiabudhi Jakarta.

Dari kepala sekolah, diperoleh keterangan bahwa Sukmawati tidak pernah menamatkan sekolah.

Padahal saat mendaftar sebagai caleg, Sukmawati melampirkan ijazah SMAN 3 Jakarta untuk kelulusan 1970.


2. Konflik dengan Rizieq Shihab

Pada 2017 silam, Sukmawati Soekarnoputri pernah diancam oleh Rizieq Shihab atas kasus pencemaran nama baik.

Eks pimpinanFront Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berencana melaporkan balik Sukmawati Soekarnoputri karena dituding mencemarkan nama baik.

Menurut dia, Sukmawati telah mengkriminalisasi tesis ilmiah S2 Rizieq saat berkuliah di University of Malaya.

Menurut Rizieq, Sukmawati Soekarnoputri telah melakukan pencemaran nama baik, sekaligus juga telah melakukan kriminalisasi terhadap tesis ilmiah.

Meski begitu, dia tidak memperkarakan kembali apabila Sukmawati segera meminta maaf dan mencabut laporannya. Tetapi jika pada saat itu Sukmawati mengkriminalisasi tesis ilmiah akan dilaporkan balik oleh Rizieq Shihab.


3. Puisi Ibu Indonesia

Tak berapa lama tepatnya 2018 silam, puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menjadi polemik.

Bait puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 29 Maret 2018 itu menyinggung soal azan dan cadar.

Sukmawati pun sempat dilaporkan ke Bareskrim Polri meski akhirnya polisi menghentikan penyelidikan perkara dugaan penistaan agama saat pembacaan puisi 'Ibu Indonesia' tersebut.

Sebelum itu, Sukmawati telah meminta maaf kepada umat Islam yang tersinggung atas puisinya. Ia meminta maaf lantaran puisinya menuai pro dan kontra.

"Karena karya sastra dari puisi 'Ibu Indonesia' telah memantik kontroversi di berbagai kalangan. Baik pro dan kontra, khususnya kalangan umat Islam. Dengan ini dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam Indonesia, khsususnya bagi yang merasa tersinggung dan berkeberatan dengan puisi 'Ibu Indonesia'," kata Sukmawati sambil meneteskan air mata di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 4 April 2018.

Tidak hanya meminta maaf kepada umat islam. Sukmawati juga meminta maaf kepada Anne Avantie dan keluarga terkait puisi tersebut.

Dia pun juga mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis 5 April 2018.

Ketua MUI kala itu KH Ma'ruf Amin mengaku, Sukmawati sudah meminta maaf dan khusus kepada umat Islam meminta agar dimaafkan. MUI memaklumi perbuatan yang dilakukan Sukmawati. Pada kesempatan itu, Sukmawati juga mencium tangan Ma'ruf.

"Hari ini (Sukmawati) langsung menemui kami dan menyampaikan minta maafnya untuk disampaikan kepada khalayak. Kepada umat Islam khususnya, bahwa memang tidak ada niatan untuk menghina dan menodai ajaran Islam. Karena itu kami bisa memaklumi," ungkap Ma'ruf.


4. Tuduhan Penistaan Agama

Kemudian, Sukmawati Soekarnoputri dipolisikan atas atas tuduhan penistaan agama. Laporan dilayangkan oleh seorang perempuan bernama Ratih ke Polda Metro Jaya, Jumat 15 November 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya laporan tersebut.

"Ya benar laporan teregister dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ Ditreskrimum," kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu 16 November 20219.

Penasihat Hukum Pelapor, Novel Bamukmin mengatakan, dia bersama dua rekannya dari Korlabi mendampingi Ratih membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya.

"Saya dan Arvid Saktyo serta Azam Khan dari advokat Korlabi mendampingi Ibu Ratih sebagai pelapor ke Polda Metro Jaya semalam jam 20.00 WIB sampai jam 22.30 WIB. Yang mana Bu Ratih melaporkan Sukmawati atas dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dibandingkan dengan Sukarno," ucap Novel.

Novel mengatakan, kliennya mempersoalkan ucapan Sukmawati ketika menghadiri diskusi bertemakan bangkitkan nasionalisme, bersama kita tangkal radikalisme dan berantas terorisme.


5. Pindah Agama Hindu

Putri Presiden Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri akan menjalankan upacara prosesi pindah ke agama Hindu di Kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Bali, pada Selasa 26 Oktober 2021.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sukarno Center di Bali, Arya Wedakarna saat dihubungi Liputan6.com, pada Sabtu 23 Oktober 2021.

"Iya benar, tanggal 26 Oktober dua hari lagi, di Singaraja," kata Arya.

Kata dia, tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun Sukmawati yang ke 70 tahun. Rencananya dalam kegiatan ritual tersebut nantinya akan dihadiri tak lebih dari 50 undangan.

Arya menyatakan Sukmawati memutuskan pindah ke agama Hindu mengikuti agama yang dianut neneknya yakni Nyoman Rai Srimben yang berupa warga asli Kabupaten Buleleng, Bali.

Dia mengatakan Sukmawati telah meminta izin dan restu pindah agama kepada seluruh keluarga besar Sukarno dan ketiga anaknya. Lanjut Arya, pihaknya juga telah melakukan rapat dan koordinasi dengan Sukmawati sebelum penyelenggaraan acara.

"Sudah ada persetujuan dan kata Ibu Sukma dalam rapat sudah tuntas semua persetujuan baik dari putra putri beliau tiga orang. Dari kakak-kakak dan adik beliau seperti Ibu Mega, Pak Guntur, Pak Guruh semua sudah menyampaikan persetujuan dan itu hak dari Ibu Sukmawati," papar dia.

Selain itu, Arya menyatakan pihaknya telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada sejumlah pejabat negara terkait acara tersebut. Sukmawati juga salah satu pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat Pilpres.

"Untuk pejabat negara semuanya sudah sesuai perintah Ibu Sukma kita kirimkan pemberitahuan resmi. Apalagi Ibu Sukmawati teman baik Pak Jokowi dan ketua pemenangan dari PNI dulu. Dan sudah dikirimkan semua ke badan intelijen ke Mabes ke Kapolri, semua sudah dikirimkan," jelas dia.

Gajah Tanpa Gading

Reaksi Perburuan Brutal, Gajah-Gajah Berevolusi untuk Tidak Memiliki Gading

Liputan6.com 2021-10-24 13:30:05
Ilustrasi gajah. (dok. pexels/Rachel Claire)

Gading adalah salah satu ciri khas gajah yang membantunya mengangkat dahan yang berat, menumbangkan pohon, mengupas kulit kayu, berkelahi, dan menggali lubang untuk menemukan air. Tapi, mengutip CNN, Sabtu, 23 Oktober 2021, semakin banyak gajah betina di Taman Nasional Gorongosa Mozambik lahir tanpanya.

Para ilmuwan mengatakan ini adalah reaksi evolusioner terhadap pembunuhan brutal gajah untuk diambil gadingnya selama perang saudara 15 tahun di negara itu. Para ahli gajah yang bekerja di taman nasional mulai memperhatikan fenomena tersebut setelah perang berakhir pada 1992.

Data lapangan dan analisa rekaman video menemukan, proporsi gajah betina tanpa gading meningkat lebih dari tiga kali lipat antara tahun 1972 dan 2000. Itu adalah periode populasi gajah anjlok dari sekitar dua ribu jadi hanya sekitar 250 individu, kata Ryan Long, seorang profesor ilmu satwa liar di Universitas Idaho.

"Selama perang, Gorongosa pada dasarnya adalah pusat geografis konflik," kata Long. "Akibatnya ada sejumlah besar tentara di daerah itu dan banyak motivasi terkait untuk membunuh gajah dan menjual gadingnya demi membeli senjata dan amunisi. Tingkat perburuan yang dihasilkan sangat intens."

Para ilmuwan sekarang memiliki pemahaman lebih baik tentang dasar genetik gading dan mengapa hal itu tampaknya hanya memengaruhi gajah betina, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science pada Kamis, 21 Oktober 2021. Analisa menunjukkan bahwa gajah betina tanpa gading lima kali lebih mungkin bertahan hidup selama periode 28 tahun.

Karena itu, adaptasi dinilai sangat tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Gading memang terbentuk secara alami, dan hanya pada gajah betina, meski tidak ada perburuan, tapi biasanya hanya pada sebagian kecil gajah. Di Gorongosa pada 1970-an, 18,5 persen gajah betina tidak memiliki gading, sementara tiga dekade kemudian 51 persen memilikinya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bagaimana dengan Gajah Jantan?

Long mengatakan, "Evolusi hanyalah perubahan karakteristik yang dapat diwariskan dalam suatu populasi selama beberapa generasi, dan berdasarkan hasil penelitian kami, pergeseran ke arah gading di antara gajah betina di Gorongosa sangat cocok dengan definisi ini."

"Fakta bahwa itu terjadi begitu cepat memang jarang, dan merupakan fungsi langsung dari kekuatan seleksi," paparnya. "Dengan kata lain, itu terjadi begitu cepat karena betina tanpa gading memiliki kemungkinan jauh lebih tinggi untuk selamat dari perang, dan dengan demikian, potensi jauh lebih besar untuk mewariskan gen mereka ke generasi berikutnya."

Lalu, bagaimana dengan gajah jantan? Setelah mengambil sampel darah dari 18 gajah betina, dengan dan tanpa gading, para peneliti mengurutkan genom mereka. Pihaknya menemukan, betina tanpa gading memiliki variasi genetik di wilayah kromosom X yang sangat spesifik, yang berperan dalam perkembangan gading.

"Gajah betina memiliki dua kromosom X. Pada gajah betina tanpa gading, salah satu dari kromosom itu 'normal' dan yang lainnya berisi 'informasi yang dihapus,'" Long menjelaskan.


Analisa Diet pada Gajah Betina Tidak Bergading

Long memaparkan, "Ketika seekor (gajah) betina tanpa gading mengandung keturunan jantan, individu itu memiliki kesempatan 50/50 untuk menerima kromosom X yang terpengaruh dari ibunya. Jika menerima kromosom 'normal,' ia akan bertahan dan dilahirkan dengan informasi genetik yang diperlukan untuk menghasilkan gading."

Namun, jika janin gajah jantan menerima kromosom dengan varian genetik, ia mati di dalam rahim karena varian yang menghasilkan gading betina mematikan bagi jantan, kata Long. Mekanisme genetik dan perkembangan yang menyebabkan gading pada gajah betina dan hilangnya gajah jantan selama kehamilan 22 bulan gajah belum dipahami, menurut penelitian tersebut.

Jumlah gajah telah pulih di Gorongosa, jadi sekitar 800 individu, kata Long. Tidak memiliki gading tampaknya tidak menghalangi gajah betina secara signifikan, tapi ini adalah sesuatu yang ingin dipelajari lebih lanjut oleh para peneliti.

Ia mengatakan analisa diet menunjukkan bahwa betina tanpa gading makan lebih banyak rumput. "Populasinya baik-baik saja dan ada banyak gajah tanpa gading. Mereka jelas telah beradaptasi dengan kehidupan tanpa gading, tapi banyak yang tidak kita ketahui," tandasnya.


Infografis Film Bertema Masa Depan Bumi

 

5 Miliader Asia yang Dulunya Melarat

5 Miliarder Asia yang Dulu Hidup Melarat dan Kini Bergelimang Harta

Liputan6.com 2021-10-23 21:00:44
Ilustrasi miliarder (iStock)

Tidak semua orang terlahir di tengah keluarga yang bergelimang harta. Hal ini juga dialami oleh beberapa miliarder dunia di Asia.

Sebelum menjadi kaya, mereka hidup dalam kemiskinan. Proses yang panjang harus dilewati hingga mengantarkan mereka untuk memperoleh semua kekayaan yang dimiliki saat ini.

Tentunya, para miliarder tersebut memiliki ketabahan hati, tekad, dan keberuntungan yang sangat besar.

Melansir dari CNA, Sabtu (23/10/2021), berikut adalah cerita 5 miliarder Asia yang dulunya hidup dalam kemiskinan.


1. Jack Ma

Sebelum dikenal sebagai miliarder pendiri Alibaba dan Ant Group, Jack Ma sempat menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupannya di masa lalu. Ma yang lahir di Hangzhou dibesarkan dalam keluarga miskin.

Saat kecil, Ma akan mengunjungi hotel tempat wisatawan Amerika Serikat menginap. Ia ingin belajar Bahasa Inggris dengan imbalan membawa para wisatawan mengelilingi kota.

Ia juga sempat gagal sebanyak dua kali saat mengerjakan tes masuk universitas, sebelum akhirnya lulus dan melanjutkan pendidikannya untuk belajar Bahasa Inggris di Hangzhou Teachers Institute.

Setelah lulus, Ma mengajukan lamaran untuk mengisi beberapa posisi pekerjaan. Salah satu pekerjaan tersebut tersedia di KFC, tetapi Ma mengalami penolakan.

Akhirnya, ia mendapatkan pekerjaan sebagai guru Bahasa Inggris dan hanya dibayar USD 12 (Rp 169 ribu) per bulan.

Ma baru mengenal Internet untuk pertama kalinya dalam perjalanan ke AS pada 1995. Kemudian, ia langsung berpikir untuk membangun sesuatu yang bisa menempatkan China di peta internet dunia.

Dua usaha pertamanya gagal sebelum akhirnya Ma menemukan kesuksesan di Alibaba.


2. Li Ka-shing

Miliarder Hong Kong Li Ka-shing juga memiliki kehidupan yang sulit. Keluarganya melarikan diri dari China daratan ke Hong Kong selama Perang Dunia II.

Ketika ayahnya meninggal secara mendadak karena TBC, Li harus berhenti bersekolah untuk menghidupi keluarganya.

Ia bekerja di pabrik plastik selama 16 jam dalam sehari saat berusia 16 tahun. Li berhasil menjadi penjual terbaik di pabrik hingga akhirnya dipromosikan menjadi manajer pabrik.

Saat berusia 22 tahun, Li membuka pabriknya sendiri yaitu Cheung Kong Industries sebagai tanda awal dari perjalanan bisnisnya. Lebih lanjut, Li mengubah Cheung Kong Industries menjadi perusahaan investasi real estate terkemuka dan mendaftarkannya di Bursa Efek Hong Kong pada 1972.


3. Kim Beom-soo

Kim Beom-soo atau yang dikenal sebagai Brian Kim adalah miliarder Korea Selatan sekaligus pendiri dan ketua dari perusahaan internet, Kakao. Perusahaan ini memiliki aplikasi messaging terbesar di Korea Selatan yaitu KakaoTalk.

Dulunya, keluarga Kim yang terdiri dari delapan orang tidur dalam satu kamar yang sama di lingkungan miskin Seoul. Orang tuanya tidak lulus SD dan berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain untuk mencari nafkah.

Kim adalah orang pertama di keluarganya yang berkuliah. Ia membiayai pendidikannya dengan menawarkan les privat.

Selama lima tahun, Kim bekerja sebagai pengembang layanan komunikasi online di bagian IT Samsung.

Pada 1998, ia mulai membangun Hangame, sebuah bisnis warnet yang kemudian menjadi portal game online. Hangame bergabung dengan mesin pencari Naver untuk menjadi portal web dominan Korea Selatan, NHN. Selanjutnya, Kim membangun KakaoTalk pada 2010.

Kim berjanji memberikan setengah kekayaannya untuk mengatasi masalah sosial pada Agustus tahun ini.


4. Kim Bong-Jin

Kim Bong-Jin adalah pendiri dari operator aplikasi pengiriman Korea Selatan, Woowa Brothers. Tahun ini, pria berusia 44 tahun itu beserta dengan istrinya menandatangani Giving Pledge.

Sebagai tambahan informasi, The Giving Pledge diciptakan oleh Bill dan Melinda Gates, serta Warren Buffett. Kampanye global itu mengajak individu dan keluarga terkaya di dunia untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya kembali.

Kim dibesarkan di sebuah pulau kecil yang berlokasi di Korea Selatan. Ia tidur di restoran yang dikelola oleh keluarganya.

"Selama SMA, saya harus menunggu sampai pengunjung meninggalkan restoran keluarga kami karena tidak ada kamar tidur yang layak untuk saya," jelas Kim.

Diketahui ia hampir tidak mampu membiayai kuliahnya di perguruan tinggi seni. Ia sangat bersyukur dengan keberuntungan dan anugerah Tuhan yang diberikan atas pencapaiannya.


5. Zhang Xin

Zhang Xin adalah seorang pengusaha properti sekaligus CEO SOHO China. Ia dibesarkan di Beijing selama Revolusi Kebudayaan. Zhang dan ibunya dikirim ke pedesaan untuk bekerja.

Ketika berusia 15 tahun, Zhang dan keluarga pindah ke Hong Kong. Ia bekerja di pabrik selama lima tahun untuk mencari nafkah hingga akhirnya berhasil memiliki tabungan untuk melanjutkan pendidikan ke Inggris.

Untuk membiayai kehidupan sehari-hari, Zhang bekerja di toko ikan dan keripik tradisional Inggris yang dikelola oleh pasangan China.

Zhang sempat bekerja untuk Goldman Sachs di London, Hong Kong, dan New York. Akhirnya, ia memutuskan pindah kembali ke Beijing dan bertemu dengan suaminya.

Pasangan suami istri itu mendirikan SOHO China, sebuah perusahaan pengembang real estate yang kemudian menjadi pengembang properti terbesar di negara tersebut.

Reporter: Shania

Skandal Selingkuh 100 Tahun Lalu

Remaja 14 Tahun Temukan Skandal Perselingkuhan di Surat Cinta Berusia 100 Tahun

Liputan6.com 2021-10-24 16:00:56
Ilustrasi surat cinta. (dok. Unsplash.com/@freestocks)

Adalah Loukas Cornes, seorang remaja asal Fulwood, Inggris yang menemukan surat cinta berisi rincian skandal perselingkuhan yang telah disembunyikan selama 100 tahun. Mengutip The Sun, Sabtu, 23 Oktober 2021, barang itu ditemukannya ketika secara tidak sengaja menghancurkan beberapa keramik.

Bocah 14 tahun itu menemukan surat yang ditulis seorang pria bernama Ronald pada kekasihnya yang sudah menikah. Pria dengan nama belakang Habgood atau Halgood itu meminta pacarnya merahasiakan hubungan mereka.

Ibunda Loukas, Dawn Cornes, menyebut, "Anak saya sedang membersihkan kamarnya, ketika TV 55 inci jatuh dari lemarinya dan menghancurkan beberapa keramik perapian. Saat membersihkan kekacauan itu, kami memutuskan mengangkat keramik."

"Anak saya berkata, 'Akankah lucu jika kita menemukan sesuatu yang tersembunyi, seperti akta rumah' dan tidak lama kemudian malah menemukan surat itu," ucap Dawn. "Itu sedikit menakutkan."

Namun demikian, ibu dan anak itu mengaku senang menemukan surat tersebut, terutama karena ada cerita menarik di baliknya. Ia menambahkan, "Kami pikir itu adalah surat cinta yang sangat manis, dan kami sangat senang menemukannya."

Meski tidak ada tanggal di surat itu, Dawn diberitahu bahwa rumah itu dibangun pada 1917. Tapi, karena baru pindah pada Mei tahun ini, ia tidak tahu banyak tentang penghuni sebelumnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Dari Sekitar Tahun 1920-an?

Saat diunggah ke media sosial, ada pengguna yang berpendapat bahwa dilihat dari tulisan dan ukuran kertas, barang itu mungkin berasal dari sekitar tahun 1920-an. Surat itu juga menyebutkan sudut trem Fulwood, sementara trem tidak lagi beroperasi di kota selama sejak lebih dari 80 tahun lalu.

Beberapa penduduk setempat mencoba menggunakan arsip online untuk melacak Ronald, tapi tidak menemukan data yang cocok. "Betapa indahnya sejarah yang disembunyikan rumah Anda," tulis salah satu warganet.

Yang lain menambahkan, "Saya pikir ini adalah unggahan favorit saya! Penemuan yang manis!!!" Ada juga yang menyarankan ibu dan anak itu membingkai surat cinta tersebut. "Kenang-kenangan yang berharga," katanya.

Dawn menyebut memang berencana menyimpan surat itu sebagai kenang-kenangan dan membingkainya untuk dipajang di dinding.


Isi Suratnya

Surat cinta itu berbunyi:

"Sayangku, milikkusepenuhnya, kamu pastimencobadatang dan melihatku setiap hari.

Tapi tolong jangan beri tahu siapa pun karena ini rahasia hanya untuk telingamu dan milikku karena jika ada yang tahu kamu bertemu denganku dan kamu seorang wanita yang sudah menikah, akan ada masalah, jadi ingat sayang.

Aku sangat mencintaimu. Jangan bilang siapa-siapa dan temui aku setiap hari jika kamu bisa pada tengah malam di sudut trem Fulwood.

Berharap bisa bertemu denganmu sayang, lelakimu, Ronald."


Infografis Kekerasan dalam Pacaran

 

Pengantin Naik Panci

Akibat Banjir, Pengantin Ini Rela Naik Panci Besar Menuju Lokasi Pernikahan

Liputan6.com 2021-10-24 15:00:17
Akibat Banjir, Pengantin Ini Rela Naik Panci Besar Menuju Lokasi Pernikahan (Sumber: Twitter/@AFP)

Pernikahan adalah momen bahagia yang paling dinanti-nanti oleh pasangan kekasih. Pernikahan menyatukan dua hati dalam ikatan janji suci untuk bersama mengarungi bahtera rumah tangga. Prosesi pernikahan ini pun juga menjadi momen yang membahagiakan bagi keluarga mempelai masing-masing.

Akan tetapi, tak semua rencana pernikahan bisa berjalan tanpa halangan. Terkadang terjadi hal-hal tak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya acara pernikahan. Salah satu hal yang dapat mengganggu jalannya acara pernikahan adalah bencana alam.

Seperti bencana banjir yang bisa menyulitkan pasangan mempelai menuju ke tempat dilangsungkannya acara tersebut. Apalagi jika akses jalan lumpuh akibat terendam banjir. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat akan kesulitan melaju di genangan banjir dan berisiko mogok di tengah perjalanan.

Demikian halnya dengan yang dialami sepesang pengantin di Kerala, India ini. Keduanya kesulitan pergi ke tempat pernikahan karena dihadang banjir yang melanda setelah hujan lebat mengguyur kawasan setempat. Saat sepasang kekasih ini telah siap dan sudah mengenakan pakaian pengantin, keduanya tak dapat menuju ke tempat pernikahan dengan menggunakan mobil.

Hal itu dikarenakan genangan air yang cukup tinggi. Tak kehabisan akal, pasangan pengantin yang merupakan petugas kesehatan ini mencari cara lain untuk sampai ke tempat pernikahan. Kedua mempelai tersebut akhirnya meminjam sebuah panci masak ukuran besar dari kuil setempat.

Berikut kisah selengkapnya, dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Minggu (24/10/2021).


Tidak Menyangka Akan Naik Panci

Dalam sebuah rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat pengantin tersebut naik ke atas panci berukuran besar. Tanpa pikir panjang, keduanya menjadikan penggorengan tersebut sebagai perahu darurat untuk menuju lokasi pernikahan.

Tampak dua pria membantu mendorong panci yang telah dinaiki kedua mempelai itu menyusuri genangan banjir untuk menuju ke tempat dilangsungkannya pernikahan. Video transportasi kreatif oleh pasangan ini telah viral di media sosial di India.

Saat diwawancarai oleh media lokal, pengantin wanita mengaku tak menyangka akan mengalami hal demikian. Meski harus menaiki panci besar untuk menerjang banjir, raut bahagia tampak begitu terpancar dari pengantin tersebut.

"Acara Itu telah berubah menjadi pernikahan yang tidak pernah kami bayangkan," ungkap pengantin wanita seperti dikutip oleh Liputan6.com dari World of Buzz, Minggu (24/10/2021).


Pernikahan Berlangsung Lancar

Sebagian tempat pernikahan pasangan itu juga digenangi banjir. Namun keduanya memiliki tekad yang kuat untuk mengikat janji dalam sebuah upacara pernikahan sederhana. Dalam video itu, juga terdengar seorang pria mengatakan,"Seharusnya memesan perahu daripada mobil ".

Kendati menggunakan transportasi darurat, pasangan pengantin ini akhirnya berhasil tiba di tempat tujuan dengan selamat. Kedua mempelai melangsungkan upacara pernikahannnya dengan suka cita. Tampak kebahagiaan mewarnai raut wajah keduanya serta keluarga yang hadir.

Kemenangan yang Ternoda

Journal: Urusan Doping dan Tamparan Keras Merah Putih Tak Berkibar di Ajang Olahraga

Liputan6.com 2021-10-25 00:00:01
Banner Journal Doping Mencoreng Prestasi (Liputan6.com/Tri Yasni)

Smes menukik Jonatan Christie begitu keras. Kok hasil pukulannya mengarah ke pojok kanan pertahanan Li Shifeng. Sambil meregangkan kaki, pebulutangkis China itu coba menahan. Apa daya, kok tepokannya gagal melewati net. Jonatan pun langsung meluapkan emosinya dan penantian 19 tahun Indonesia untuk kembali juara Piala Thomas pun berakhir.

Seluruh atlet dan ofisial Tim Piala Thomas Indonesia berlari masuk ke lapangan, bersuka-cita merayakan kemenangan. Sebelum kemenangan Jonatan, Indonesia sudah unggul atas China lewat Anthony Sinisuka Ginting dan ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Piala Thomas pulang ke rumah setelah Indonesia mengalahkan China 3-0 dalam laga final di Aarhus, Denmark 17 Oktober 2021. Itu menjadi momen bersejarah bagi Tim Piala Thomas Indonesia, setelah terakhir kali menjuara di ajang yang sama pada 2002.

Sayang, momen itu ternoda. Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan dalam upacara penyerahan trofi. Gantinya, panitia mengibarkan bendera Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai representasi Tim Thomas Indonesia.

Ini pertama kalinya dalam sejarah Piala Thomas, bendera tim juara tidak berkibar di podium tertinggi.

Indonesia terkena sanksi dari WADA (Badan Antidoping Dunia), karena gagal memenuhi target jumlah tes doping tahunan. Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) merupakan pelaksana program antidoping di Indonesia, di mana mereka berada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tugas LADI salah satunya memastikan Indonesia memenuhi semua regulasi anti-doping dunia.

WADA menjatuhkan beberapa sanksi untuk Indonesia, karena LADI gagal memenuhi target jumlah tes doping. Selain sanksi larangan mengibarkan bendera Merah Putih di ajang olahraga yang melibatkan WADA, kecuali Olimpiade dan Paralimpiade, hukuman lainnya adalah larangan menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat regional, kontinental, dan internasional.

Indonesia merayakan juara Piala Thomas 2020 dengan bendera PBSI (Tangkapan layar vidio.com)

Tamparan Keras

Sanksi dari WADA berlangsung selama setahun. Ini jelas menjadi tamparan keras. Bayangkan, menjadi juara suatu cabang olahraga dan mengharumkan nama bangsa, tapi tak bisa dengan bangga melihat Merah Putih berkibar.

Kritik dan kecaman membanjiri Kemenpora dan LADI. Menpora Zainudin Amali tak luput dari sasaran kekesalan netizen tanah air yang geram akibat sanksi dari WADA ini.

WADA sendiri sebelumnya mengirim formal notice pada 15 September 2021 mengenai status Indonesia yang non-compliance. Formal notice itu sebagai kesempatan dari WADA kepada LADI untuk memberikan klarifikasi atau bantahan dalam kurun waktu 21 hari soal status tersebut.

Namun, hingga batas waktu 21 hari itu, tidak ada klarifikasi atau bantahan dari LADI, sehingga WADA akhirnya menetapkan status non-compliance untuk Indonesia pada 7 Oktober 2021. Menpora Zainudin Amali beralasan, perubahan struktur kepengurusan LADI menjadi salah satu penyebab Indonesia telat memberikan klarifikasi.


Peran LADI dan Kesedihan Atlet

Menpora mengaku baru tahu ada kasus ini pada 8 Oktober 2021. Ketika WADA menjatuhkan hukuman, Indonesia baru mencapai 72 sampel tes doping. LADI mengklaim bakal mengirim ratusan sampel tes doping susulan dari hasil uji doping atlet-atlet yang berlaga di PON 2021 Papua.

"Kita baru saja ada restrukturisasi (LADI), sehingga LADI tidak cepat merespons. Saya juga tahunya baru tadi. Mudah-mudahan bisa teratasi, kita benahi semuanya urusan manajemen LADI," Zainudin Amali menerangkan, Senin (18/10/2021).

"Atas kejadian itu saya juga mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita akan serius menangani ini. Pihak yang nantinya terindikasi menjadi penyebab kejadian ini, tentu juga harus mempertangungjawabkannya. Ini menjadi pekerjaan Pak Okto (Raja Sapta Oktohari, NOC Indonesia) menginvestigasi dan juga mengakselerasi," ucapnya.

Ketika ada ancaman sanksi dari WADA, sebelumnya Menpora hanya berujar bahwa tes doping plan bukan soal yang serius-serius amat. Politikus Partai Golkar ini juga sempat merasa optimistis bahwa urusan dengan WADA hanya masalah komunikasi dan akan selesai setelah dijelaskan oleh pihaknya.

Padahal, dalam urusan anti-doping, Test Doping Plan (TDP) sangat penting, karena pada saat perencanaan atau perumusan, terdapat kategori dan formula yang sudah diatur WADA dan harus dipenuhi. Hal itu agar tes yang dilakukan nanti sudah mencakup keseluruhan olahraga, termasuk dalam hal ini khususnya olahraga yang memang peraihan medali emasnya tinggi, olahraga yang capaian prestasinya tinggi, dan olahraga yang pernah terkena kasus doping.

"Nah, dianggap kalau kita tidak bisa memenuhi formula tersebut, tidak mencakup keseluruhan atau testing atau sampel randomization dari testing tersebut, sehingga tidak menggambarkan kondisi sesungguhnya dari kepatutan anti-doping di Indonesia," beber Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana kepada Liputan6.com.

Tapi, Rheza berkilah, masalah di awal usai munculnya ancaman sanksi dari WADA, hanya mengenai testing tahun 2021, rencana testing 2022, dan testing saat PON Papua. Namun, ternyata LADI mendapati adanya permasalahan yang tertunda lainnya yakni masalah administrasi yang belum selesai dari 2017.

Dia juga mengakui terdapat miskomunikasi internal dan eksternal dalam masalah ini. Rheza beralasan, hal itu terjadi karena begitu signifikannya dinamika organisasi LADI, di mana telah tiga kali berganti kepengurusan dalam setengah tahun.

"Bayangkan 5 tahun lalu dan sampai sekarang menjadi permasalahan salah satu pending matters yang menjadikan Indonesia terkena banned," kata Rheza.

Infografis: Merah Putih tak Berkibar di Thomas Cup 2020 (Liputan6.com/Triyasni)

Sedih dan Kecewa

Setidaknya ada enam event atau ajang olahraga internasional yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia dalam satu tahun ke depan, setelah WADA mengeluarkan sanksi. Enam event itu antara lain, Badminton Indonesia Masters, Indonesia Open, BWF World Tour Finals, balap motor World Superbike, Kejuaraan Basket Asia, dan Piala Asia Sepak Bola Putri U-17.

Lifter putri nasional, Windy Cantika Aisyah, mengaku sedih dan kecewa dengan kenyataan bahwa tidak ada Merah Putih ketika atlet Indonesia memenangi kejuaraan olahraga. Dia yakin setiap atlet yang berjuang di event olahraga dunia, tujuannya pasti ingin melihat bendera Merah Putih berkibar.

"Kita (atlet) berjuang, sakit-sakitan, cedera, buat apa kalau bukan buat Merah Putih. Cuma ini kan, enggak tahu kesalahannya dari siapa, jadi ya kita harus jalani," ucap Windy saat ditemui Liputan6.com.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ini mengaku akan terus fokus pada latihan dan pertandingan, supaya bisa tetap bisa memberi yang terbaik untuk Indonesia. "Kan Indonesia-nya tetap ada. Kita bela negaranya harus tetap, meskipun benderanya tidak bisa dinaikkan. Tetap saja kita harus semangat buat Merah Putih," dia menambahkan.

Kalau sudah begini, atlet-atlet Indonesia juga yang dirugikan. Siapa yang pantas ditunjuk hidungnya untuk bertanggung jawab atas sanksi ini? Benarkah ini akibat administrasi dan komunikasi yang buruk, serta sikap menggampangkan masalah? Kenapa pula urusan doping begitu krusial?


Kasus Doping Indonesia

Mantan atlet renang nasional, Indra Gunawan, menjadi salah satu sosok kontroversial yang pernah tersandung kasus doping pada 2013. Ketika itu, Indra kena skorsing 18 bulan.

Berawal saat mengikuti Asian Indoor and Martial Arts Games di Incheon, Korea Selatan pada Juli 2013, Indra terbukti menggunakan methylhexaneamine yang terkandung dalam sebuah suplemen.

Ia mengaku tidak tahu di dalam suplemen itu ada kandungan methylhexaneamine yang dilarang. "Ya namanya suplemen itu kadang ditulis kandungannya A sampai C, tapi tahu-tahu di dalam masih ada ingredient D," cerita Indra kepada Liputan6.com.

Indra mengonsumsi suplemen tersebut setelah mendapat rekomendasi dari Timnas Renang. "Namanya tim nasional, ya saya percaya saja. Katanya suplemennya aman, tak ada apa-apa. Direkomendasiin coba ini. Saya coba, enggak tahunya kena saya."

Indra kemudian dikenai hukuman oleh LADI berupa larangan mengikuti kejuaraan renang selama tiga bulan. Namun, akibat salah paham, hukuman dari LADI ternyata tidak dilaporkan ke Federasi Renang Internasional (FINA). Akibatnya Indra mendapat perpanjangan hukuman skorsing 18 bulan hingga dua tahun.

Oleh Court of Arbitration of Sport (CAS), Indra mendapatkan pengurangan skorsing dari 24 bulan menjadi 18 bulan. Ia terbebas dari skorsing pada Januari 2015.

Indra kemudian bangkit dan menjadi andalan Indonesia di SEA Games 2015 dan 2017. Pria yang kini berdomisili di Bali itu sukses meraih dua medali emas dengan menjadi yang terbaik di nomor 50 meter gaya dada.

Jumlah atlet yang tersandung doping di Olimpiade (Liputan6.com/Triyasni)

The Code, Bukan Hanya Menghukum yang Memakai Doping

Ancaman sanksi doping ada di dalam The Code, termasuk soal kategori doping dan berapa lama hukuman yang diberikan. Namun, Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana, menyebut bahwa sebenarnya bukan hanya mengonsumsi doping yang dikatakan doping.

Pada 2021, WADA mengubah keras peraturan anti-doping. Jadi, bukan hanya mengonsumsi doping yang dapat dikatakan doping. Sekarang, atlet yang bisa dikatakan doping kategorinya menjadi lebih banyak antara lain,

1. Adanya doping di sampel urin,

2. Percobaan memakai doping,

3. Menyembunyikan doping, atau juga menolak melakukan testing oleh lembaga berwenang.

4. Tidak memberitahukan lembaga anti-doping berwenang di mana keberadaannya dalam waktu 12 bulan, padahal diminta melakukan tes.

5. Mengganggu prosedur untuk pelaksanaan tugas anti-doping, seperti menghalangi petugas anti-doping menjalankan tugasnya melakukan tes kepada atlet.

Pelanggaran-pelanggaran itu sanksinya berpotensi sama dengan atlet yang memakai doping. Jadi, hukuman kini bukan hanya kepada yang terbukti memakai doping, namun juga kepada atlet yang melakukan pelanggaran-pelanggaran di atas. Selain itu, aturan lain soal doping juga termasuk kepada atlet yang mengedarkan dan memiliki doping.

Kemudian, persekongkolan menutupi kasus doping pun sudah dikatakan sebagai pelanggaran dan ada sanksi tegasnya. "Sangat banyak hal-hal yang sekarang termasuk dalam kategori pelanggaran doping yang sanksinya itu sudah diatur dalam The Code WADA 2021," terangnya.

Terkait kasus yang sering terjadi di olahraga, terdapat beberapa obat doping yang tergolong populer dipakai di kalangan atlet. Berikut ragam jenis doping yang kerap digunakan para atlet:

1. Erythropoietin (EPO)

2. Continuous Erythropoiesis Receptor Activator (CERA)

3. Steroid Anabolik

4. Human Growth Hormon (hGH)

5. Diuretik

6. Insulin

7. Doping Gen


Urusan Doping Bikin Runyam

Masalah doping sangat krusial dan dapat sedemikian runyam dampaknya. Regulasinya begitu ketat dan setiap negara diwajibkan memiliki lembaga anti-doping, sesuai ratifikasi UNESCO di mana Indonesia pun ikut menandatangani pakta tersebut. Lembaga anti-doping dibutuhkan untuk menjamin dan menjaga tiap-tiap olahraga di dunia bermain dengan fairplay, jujur, dan tetap sehat.

Tugas LADI sendiri yaitu melaksanakan testing doping kepada para atlet. Kemudian, mengedukasi dan melakukan sosialisasi mengenai bahaya doping. Lalu, result management serta Therapeutic Use Exemption, di mana atlet-atlet yang menggunakan obat tapi tidak kami kasih sanksi doping karena kondisi medis.

LADI juga mengikuti dan mengimplementasikan The Code, sebutan untuk peraturan dari program anti-doping dunia yang dibuat WADA. "The Code ini bisa berubah secara cepat. Bisa setahun sekali. Bisa enam bulan sekali. Bisa beberapa bulan sekali. Itulah yang harus kita ikuti perkembangannya," ucap Wakil Ketua LADI, Rheza Maulana.

Dia menjelaskan, apabila negara yang atletnya ketahuan menggunakan doping, secara otomatis bisa mengganggu benchmark sebuah negara di ajang olahraga dunia, karena dianggap tidak jujur. LADI sejak 2006 berada di bawah Kemenpora dan sudah dipayungi dasar hukum oleh pemerintah dalam Undang Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional pasal 85 yakni,

1. Doping dilarang dalam semua kegiatan olahraga

2. Setiap induk organisasi olahraga wajib membuat peraturan doping dan disertai sanksi

3. Pengawasan doping sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini LADI.

Pria yang berprofesi sebagai dokter ini mengatakan, secara regulasi dunia anti-doping di Indonesia sangat didukung oleh pemerintah. Menurut Reza, sekarang tinggal ditemukan saja apa kira-kira bentuk yang pas untuk LADI. Sementara untuk tes anti-doping sendiri Indonesia masih menggunakan laboratorium di luar negeri.

Laboratoriumnya pun tidak sembarangan dan harus yang telah memperoleh sertifikasi dan ditunjuk WADA sebagai laboratorium doping. Sampel-sampel darah dan urin atlet-atlet tanah air sendiri dikirim ke laboratorium di Qatar untuk diuji. LADI sendiri masih memiliki utang yang belum lunas sejak 2017 pada sebuah laboratorium di Qatar sebesar US$21 ribu atau sekitar Rp301 juta.

Di Indonesia, Rheza mengungkapkan, tren kasus doping di Indonesia cukup meningkat. Dia mengambil contoh dari pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada edisi-edisi sebelumnya di mana sudah cukup mengkhawatirkan.

Pada PON 2008 di Kalimantan Timur, diketahui terdapat lima atlet yang terkena kasus doping. Lalu di PON 2012 Riau ada delapan atlet yang terbukti memakai doping, kemudian di PON 2016 Jawa Barat terdapat 14 atlet yang terkena doping. Sementara angka kasus doping di PON 2021 Papua masih belum diketahui.

"Jadi makin naik trennya. Itulah pentingnya tugas kami salah satunya sosialisasi dan edukasi untuk atlet-atlet tersebut mendapatkan pemahaman yang sevisi dan semisi tentang bahaya memakai doping," tutur Rheza.


Edukasi Doping

Mantan perenang nasional, Indra Gunawan, mengatakan, perlu ada edukasi soal doping di Indonesia. Sebab, banyak atlet yang kurang memahami jenis-jenis doping atau zat-zat yang dilarang di dunia olahraga saat ini.

"Edukasinya kurang. Kayak di Timnas, kita minta vitamin. Ekspektasinya akan dikasih vitamin yang bagus, kandungan vitaminnya lebih besar. Tapi nyatanya dikasih vitamin-vitamin yang di warung."

Ia berharap ke depannya, pihak Kemenpora dan LADI bisa lebih aktif dalam memberi edukasi agar tidak hanya atlet, tapi juga khalayak luas bisa mengerti soal doping dalam olahraga.

"Jangan pas sudah ada masalah, sudah ada kasus, baru keberatan orang-orangnya. Banyak atlet yang kurang paham. Bahkan untuk sekelas protein saja, masih banyak yang kurang mengerti," ucap pria asal Sumatera Utara tersebut.

Windy Cantika Aisah (AFP/Pool/Chris Graythen)

Sementara lifter putri nasional, Windy Cantika Aisah, mengaku sangat berhati-hati ketika berada di tempat bertanding. Bahkan, sampai air minum pun terus dibawa, demi berjaga-jaga agar tidak terjadi hal tidak diinginkan, seperti air minum yang dimasukkan zat doping oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Air minum itu dimasukkan saku oleh pelatih atau dijaga sama kita. Tidak boleh bergelatakan sembarangan. Kalau kita merasa sudah menyimpan air sendiri tanpa dijaga, ya kita buka lagi yang baru," ungkap Windy.

Lifter kelahiran Bandung 19 tahun silam ini juga berbagi cara agar tetap bersih dari doping. Sebab, ia mengatakan, tidak jarang ada obat-obat ringan terdapat kandungan doping di dalamnya sehingga atlet tidak boleh sembarangan minum.

Windy menambahkan, sejumlah obat untuk flu ringan atau sakit kepala apabila dikonsumsi beberapa hari sebelum bertanding, itu bisa membuat atlet dianggap memakai doping. Demikian pula obat-obat yang digunakan ketika atlet dalam pemulihan cedera, di mana terdapat juga kandungan doping sehingga mesti berhati-hati.

"Kalau misalnya kita sakit, langsung lapor ke pelatih dan konsultasi ke dokter, agar dicarikan jalan keluarnya untuk memakai obat tertentu yang tidak mengandung doping," pungkasnya.


INFOGRAFIS