Volume 121

Hari Batik di Malaysia

Parlemen Malaysia Jadikan Setiap Kamis Sebagai Hari Batik

Liputan6.com 2021-10-29 09:32:18
Anggota parlemen Malaysia Syed Saddiq berpose dengan berbusana batik saat menghadiri rapat parlemen. (dok. Instagram @syedsaddiq/https://www.instagram.com/p/CVjm3K2v7pU/Dinny Mutiah)

Bila di Indonesia hari Jumat kerap diasosiasikan dengan penggunaan batik, lain halnya dengan Malaysia. Parlemen negeri jiran sepakat untuk menjadikan setiap Kamis sebagai hari batik.

Mereka mulai menerapkannya pada Kamis, 28 Oktober 2021. Mayoritas anggota parlemen terlihat mengenakan busana batik yang berwarna-warni saat menghadiri rapat di Dewan Rakyat pada hari yang disebut mereka bersejarah itu. Biasanya, mereka hanya mengenakan setelan hitam selama bekerja di gedung rakyat itu.

Salah satu yang bangga mengenakan batik pada hari itu adalah Syed Saddiq, mantan Menpora Malaysia. Ia mengunggah penampilannya berkemeja batik lengan panjang di akun Instagram pribadinya.

"1st time parlimen benarkan pakai batik. I love it. Sepatutnya dibenarkan setiap hari, bukan sahaja pada hari Khamis. Batik is sexy," tulis Saddiq, kemarin.

Keputusan parlemen Malaysia untuk menjadikan Kamis sebagai Hari Batik itu juga diapresiasi oleh Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Datuk Seri Nancy Shukri yang turut hadir mengenakan baju kurung batik berwarna ungu keperakan.

"Aku ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Parlemen yang terlihat cerdas dan elegan mengenakan batik Malaysia pada hari ini. Anda berhak mendapat tepuk tangan," ucapnya dalam rapat dengar pendapat di Dewan Rakyat, dikutip dari The Star, Jumat (29/10/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Latar Belakang

Keputusan menjadikan Kamis sebagai Hari Batik diambil Komite Dewan Rakyat pada 11 Oktober 2021. Mereka sepakat dengan usulan untuk menggunakan busana lengan panjang berbahan batik Malaysia saat menghadiri rapat di DPR pada Kamis.

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Parlemen dan Hukum), Datuk Seri Dr Wan Junaidi Tuanku Jaafar mengumumkan peluncuran gerakan itu sebagai dukungan atas warisan leluhur. Proposal itu merespons inisiatif yang diluncurkan Menteri Pariwisata Malaysia.

Meski begitu, ia menyatakan penggunaan batik setiap Kamis bukanlah keharusan. Namun, mayoritas anggota parlemen tidak keberatan, bahkan mereka menggelar sesi foto untuk menegaskan dukungan pada batik Malaysia, seperti ditunjukkan oleh Nurul Izzah Anwar, putri Anwar Ibrahim yang juga anggota parlemen Malaysia.


Dukung Perajin

Sementara, Nancy menyatakan langkah tersebut merupakan berita baik untuk industri batik lokal. Hal itu juga bagian dari upaya kementerian untuk menjunjung tinggi batik sebagai warisan nasional.

"Kami berharap 1.902 pedagang tekstil di bawah Kraftangan Malaysia bisa mendapat keuntungan dari inisiatif ini," ucapnya.

Ia menambahkan pemerintah saat ini menggelar program diskon 30 ringgit Malaysia untuk setiap pembelian produk kerajinan seharga 100 ringgit Malaysia. Rencananya program itu akan diperpanjang hingga akhir tahun ini.


Motif-Motif Batik Indonesia

 

Sinyal Panglima TNI Baru?

Absen Melepas Jokowi Kunjungan Kerja ke 3 Negara, Kemana Panglima TNI?

Liputan6.com 2021-10-29 16:35:32
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. saat memimpin Rapat terkait penanganan Covid-19. (Foto:Istimewa)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke tiga negara yaitu Italia, Inggris Raya dan Persatuan Emirat Arab pada Jumat (30/10/2021) pagi. Dalam rombongan yang melepas keberangkatan Jokowi pagi tadi, tidak nampak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melainkan ada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kemudian, kemana Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto?

"Sedang ada tugas lain Pak Panglima," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi, Jumat (29/10/2021).

Heru menyebut Panglima memang mengutus Andika untuk melepas Jokowi dan rombongan. "Iya begitu (Andika diutus Panglima)," katanya.

Kehadiran Andika membuat spekulasi bahwa Jokowi akan menunjuk Andika sebagai pengganti Marsekal Hadi. Pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad belum mengkonfirmasi apakah surpres Jokowi terkait panglima telah diterima DPR.

Hadiri Acara di Singapura

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto diberikan tanda kehormatan Darjah Utama Bakti Cemerlang atau Distinguished Service Order oleh Presiden Singapura YM. Halimah Yacob. Pemberian penghargaan tersebut disematkan langsung di Istana Kepresidenan Singapura, Jumat (29/10/2021).

"Tanda kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian dan jasa yang luar biasa Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam meningkatkan hubungan baik antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Singapura," kata Kabid Peninter Puspen TNI Kolonel Laut (P) Djawara H.T. Whimbo dalam keterangan tertulis kepada merdeka.com, Jumat (29/10/2021).


Pertama Kali Diberikan

Pemberian penghormatan ini pertama kali diberikan, setelah 2 tahun Presiden Singapura tidak memberikan medali penghormatan. Whimbo juga menjelaskan dalam kunjungan kali ini Hadi juga melaksanakan kunjungan kepada Menhan Singapura YM. Dr. Ng Eng Hen dan Panglima Angkatan Bersenjata Singapura Letnan Jenderal Melvyn Ong, PPA (E).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dubes LBBP RI untuk Republik Singapura Suryo Pratomo, Asisten Operasi Panglima TNI dan Kepala Pusat Kerjasama Internasional TNI.

Untuk diketahui sebelumnya pada Jumat(29/10) hari ini Hadi absen untuk melepas Presiden Joko Widodo(Jokowi) untuk lawatan ke tiga negara yaitu Italia, Inggris Raya, dan Uni Emirat Arab. Hadi pun mengutus Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa untuk hadir.

Reporter: Intan Umbari

Sumber: Merdeka.com

Menebak Arti Sentilan Megawati

HEADLINE: Megawati Sentil Kader PDIP yang Tidak Loyal, Siapa yang Disasar?

Liputan6.com 2021-10-30 00:03:18
Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri saat Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). Megawati berharap Presiden Joko

Kabar yang beredar sepekan terakhir menyebutkan suasana di internal PDI Perjuangan (PDIP) sedang panas-panasnya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto tak menampik ada pihak yang ingin merusak tatanan internal partai berlambang banteng itu.

"Sepertinya ada yang ingin membelah partai, tidak sabar berkaitan dengan capres-cawapres," ujar Hasto saat membuka pelatihan kebencanaan di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Sehari berselang, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri seolah mengonfirmasi kebenaran kabar kecamuk yang terjadi di kandang banteng. Dia menegaskan sikapnya kepada seluruh kader partai yang dinilai tidak solid dan tak loyal.

"Jadi kalau Anda tidak loyal atau tidak mau menjalankan tugas partai, ya jangan jadi orang partai. Kalau ndak suka lagi sama PDIP silakan mengundurkan diri. Daripada saya capek pecat-pecat, mengundurkan diri saja, sudah selesai, itu hak kalian, daripada saya pecati," kata Megawati saat peresmian Taman UMKM Bung Karno secara daring, Kamis (28/10/2021).

Tak ada nama yang disebut Megawati dalam kalimatnya. Namun, publik meyakini penegasan itu terkait dengan munculnya aksi dukung mendukung di antara kader PDIP jelang kontestasi Pilpres 2024. Namun, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya tidak setuju dengan alasan tersebut.

"Ini sebenarnya jelas, kalimatnya ada, ini terkait dengan respons Bu mega terkait adanya beberapa kader di daerah yang sempat terkena pemecatan lalu kemudian melakukan gugatan di pengadilan," kata Yunarto kepada Liputan6.com, Jumat (29/10/2021).

Yang dimaksud Yunarto adalah empat mantan kader PDIP yang menggugat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ke Pengadilan Negeri Balige lebih dari Rp 40 miliar, awal Oktober 2021. Para penggugat masing-masing Saut Martua Tamba, Renaldi Naibaho, Harry Jono Situmorang, dan Romauli Panggabean, karena dipecat dari kader PDIP tanpa melalui mekanisme yang sah.

Jadi, lanjut dia, sebenarnya kalau dilihat dari apa yang diucapkan Megawati tidak bisa dikaitkan dengan polemik internal PDIP terkait pencapresan, baik Puan Maharani maupun Ganjar Pranowo.

"Menurut saya, tidak bisa dikaitkan dengan isu Ganjar ataupun Puan, karena sampai sekarang kan belum pernah ada polemik terkait Mega dengan Ganjar, bahkan Puan dengan Ganjar tak pernah juga berbantah-bantahan secara langsung," jelas Yunarto.

"Yang ada itu kan pada level Bambang Pacul (Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto) dalam konteks Ketua DPD PDIP Jateng dengan Ganjar sebagai Gubernur Jateng yang kebetulan kader PDIP," imbuh dia.

Selain itu, lanjut dia, belum pernah ada indikasi yang memperlihatkan ketidaknyamanan Megawati terhadap Ganjar. Sebaliknya, di beberapa acara Ganjar turut diundang dalam acara yang diikuti langsung Mehawati.

"Ibu Mega sebenarnya sering mengutarakan kalimat seperti ini, dan ini sebenarnya tidak mengherankan di sebuah partai yang ketergantungannya masih sangat tinggi dengan ketumnya, jadi ini bukan pertama kali," ujar Yunarto.

"Dan menurut saya ini malah bisa membuat solid partai, karena minimal kader-kader partai katakanlah yang misalnya terlibat konflik di bawah, lalu kemudian terlibat pro dan kontra entah terkait pilpres atau politik lokal itu akan lebih berhati-hati untuk berbicara di media atau di hadapan publik," tambah dia.

Sementara terkait dengan keputusan Megawati untuk menyebutkan nama yang akan diusung di Pilpres 2024, Yunarto menduga Megawati cenderung tidak akan mengambil keputusan dalam waktu dekat. Alasannya, pengalaman pada Pilpres 2014 saat ada pertanyaan besar apakah Megawati atau Jokowi yang akan maju, keputusan diambil pada saat injury time.

"Ini biasanya khas dilakukan partai besar, menunggu waktu terakhir karena konstelasi politik akan ditentukan oleh sikap mereka sebagai partai terbesar. Sulit berharap Megawati akan mengambil keputusan dalam waktu dekat," tegas Yunarto.

Selain itu, menurut dia ini bukan kali pertama munculnya peristiwa di mana ada politik dinasti dihadapkan dengan kader yang elektabilitasnya lebih diterima oleh publik. Pada Pilpres 2014 membuktikan Megawati memilih seorang Jokowi.

"Saya nggak bisa mengatakan bahwa Ibu Mega akan memilih Ganjar, tetapi pasti Ibu Mega akan berpikir mengenai siapa yang berpeluang besar untuk menang sehingga kemudian akan membawa efek positif, baik untuk kemenangan di Pilpres atau Pileg, karena ini pemilu akan serentak," tegas Yunarto.

Sementara untuk Puan, dia mengatakan dalam sisa waktu sekitar dua tahun setengah ini, adalah bagaimana mengejar ketertinggalan dari Ganjar, di mana nama Puan dalam sejumlah survei bahkan ada di bawah kader PDIP Menteri Sosial Tri Rismaharini dan di bawah mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Karena kalau dilihat secara loyalitas, Puan tidak diragukan, dia bagian dari keluarga Ibu Mega, lahir sudah langsung menjadi PDI, gitu kan? Untuk Ganjar saya rasa elektabilitasnya sudah tinggi, tinggal bagaimana membuktikan bahwa dirinya memang loyal terhadap partai dan ketum. Jadi masing-masing punya tantangannya sendiri," pungkas Yunarto.

Infografis Kader PDIP Tidak Loyal dan Sentilan Megawati. (Liputan6.com/Trieyasni)

Sementara itu, Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai pernyataan Megawati muncul karena perseteruan banteng vs celeng. Yaitu perseteruan kader yang mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024 dengan Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto yang menyebut pendukung Ganjar itu sebagai 'celeng'.

Megawati diyakini bersuara karena pendukung Ganjar dinilai tidak taat dengan asas partai.

"Kelihatannya sindir para pendukung Ganjar. Karena selama ini dianggap tak taat asas partai," katanya kepada wartawan, Jumat (29/10/2021).

Dia juga menyinggung surat edaran Megawati yang meminta kadernya dilarang bicara pencapresan. Megawati dinilai marah karena perintahnya itu tidak diindahkan kadernya.

"Karena mungkin Megawati sudah kirim surat ke DPC-DPC PDIP di daerah terkait soal kader dilarang bicara pencapresan. Mungkin karena surat tersebut tak diindahkan, maka Megawati ngamuk," ujarnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini melihat, kans Ganjar diusung oleh PDIP di Pilpres 2024 kian redup. Seharusnya, kata Ujang, Megawati membuka ruang untuk semua kader untuk menjadi capres atau cawapres.

"Namun yang penting bagaimana Megawati juga membangun demokrasi di internal PDIP. Agar setiap kader dibuka ruang untuk bisa menjadi capres atau cawapres. Jangan karena mungkin sudah punya dukungan lalu menutup peluang kader lain," jelasnya.

Sementara itu, saat Liputan6.com mencoba menghubungi sejumlah petinggi PDIP untuk menanyakan masalah yang sama, umumnya menolak dan mengarahkan untuk menanyakan langsung kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai rujukan suara partai.

Hanya Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira yang memastikan bahwa penegasan Megawati tentang loyalitas kader terhadap partai sama sekali tak ada hubungan dengan pencapresan atau Pilpres 2024.

"Setahu saya tidak (berhubungan dengan pencapresan dan Pilpres 2024). Ibu Ketum sering dalam setiap kesempatan mengingatkan kader soal loyalitas ini," ujar Andreas kepada Liputan6.com, Jumat malam.

Selain itu, dirinya juga tidak mengetahui kapan Megawati akan mengumumkan sosok capres yang akan diusung pada Pilpres 2024.

"Tidak ada yang tahu, kecuali Ibu Mega sendiri. Sehingga, tunggu saja sampai saatnya diumumkan," tegas Andreas.


Larangan Bicara Capres

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melarang kadernya untuk bicara ihwal calon presiden dan calon wakil presiden. Instruksi ini disampaikan lewat surat bernomor 3134/IN/DPP/VIII/2021 tertanggal 11 Agustus 2021 yang diteken Megawati dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Edaran perihal "Penegasan Komunikasi Politik" itu diperuntukkan bagi DPP PDIP, anggota Fraksi PDIP di DPR, DPD dan DPC PDIP, anggota Fraksi PDIP DPRD provinsi dan kabupaten kota, kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dari PDIP, alias seluruh kader partai banteng.

"Agar semua kader berdisiplin untuk tidak memberikan tanggapan terkait calon presiden dan calon wakil presiden, pelanggaran atas ketentuan ini akan diberikan sanksi disiplin partai," demikian tertulis dalam surat tersebut.

Instruksi ini merujuk pada surat DPP PDIP nomor 2997, 2998, 2999/IN/DPP/VI/2021 tertanggal 17 Juni 2021 perihal komunikasi politik dan mencermati dinamika politik internal partai. Megawati menegaskan kepada seluruh jajaran tiga pilar PDIP di tingkatan masing-masing bahwa calon presiden dan calon wakil presiden merupakan hak prerogatif ketua umum.

Hal tersebut tertuang dalam Pasal 15 huruf f Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Tahun 2019. "Dalam melaksanakan kepemimpinannya, Ketua Umum bertugas, bertanggung jawab dan berwenang serta mempunyai hak prerogatif untuk memutuskan calon presiden dan/atau calon wakil presiden," demikian petikan ketentuan yang tertulis dalam surat tersebut.

Megawati menyatakan skala prioritas partai saat ini adalah membantu rakyat di dalam menangani seluruh dampak pandemi Covid-19. Ia menyampaikan, peningkatan jumlah pasien Covid-19 sangat serius dan sudah menjadi tugas bersama agar seluruh anggota dan kader partai banteng bahu-membahu dan bergotong-royong membantu rakyat.

"Demikian penegasan ini disampaikan, untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai kader partai," pungkas Megawati dalam edaran itu.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan adanya instruksi tersebut. Ia menegaskan kongres sudah mengamanatkan kepada Megawati selaku ketua umum untuk memutuskan calon presiden dan wakil presiden yang akan datang.

Hasto juga menyebut, kehendak rakyat adalah panduan yang baik dalam menentukan calon pemimpin ke depan. Namun, ujarnya, skala prioritas PDIP saat ini untuk menangani pandemi Covid-19 dan konsolidasi partai.

"Karena untuk menjadi pemimpin di republik ini betul-betul muncul sebagai kehendak rakyat, ada campur tangan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan mekanisme partai kongres sudah mengamanatkan kepada Ibu Ketua Umum untuk memutuskan," ujar Hasto, Selasa, 24 Agustus 2021.

Tak perlu menunggu lama, edaran itu langsung memunculkan korban, yang tak lain kader Partai Banteng sendiri. Pihak DPP PDIP pun langsung memanggil yang bersangkutan karena dinilai tak mengindahkan edaran tersebut.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang kehormatan, Komaruddin Watubun, menyatakan pihaknya meminta keterangan kepada Albertus Sumbogo, pengurus partai di Jawa Tengah yang mendeklarasikan kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo.

"Kita panggil untuk klarifikasi yang bersangkutan. Namun kita tadi panggil juga beberapa anggota DPR RI yang kurang aktif rapat karena alasan pandemi," kata Komaruddin Watubun, Jumat (15/10/02021).

Menurut dia, pemanggilan itu dilakukan sebagai bagian dari mekanisme internal partai. Sebab hasil Kongres Partai mengamanatkan soal calon presiden-cawapres diputuskan sepenuhnya oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sehingga siapapun kader partai sejak awal sudah diinstruksikan untuk tak terlibat dalam deklarasi-deklarasi kelompok relawan capres-cawapres.

"Ketentuan ini berlaku untuk seluruh kader partai," kata Komaruddin.

"DPP PDIP dalam rangka menegakkan disiplin partai akan memanggil anggota dan kader Partai yang melakukan deklarasi capres dan cawapres sebelum pengumuman resmi Partai," imbuhhnya.

Lebih lanjut, Komaruddin mengatakan semua kader dan pengurus partai terikat mutlak dengan keputusan kongres yang menyerahkan mandat penentuan capres-cawapres kepada ketua umum. Sehingga DPP PDIP sudah berkali-kali meminta kader, termasuk kepada publik, untuk bersabar menunggu keputusan akhir.

Sebab keputusan mengenai capres-cawapres memerlukan proses kontemplasi.

"Tentu jika tak melaksanakan aturan, akan didisiplinkan," kata Komaruddin.

"Berdemokrasi itu dengan ketaatan terhadap konstitusi, pranata demokrasi dan kultur demokrasi yang dibangun. Partai sungguh-sungguh menyiapkan calon pemimpin dan segala sesuatunya dilakukan dengan kalkulasi yang matang. Bagi anggota Partai yang tidak sabar dan bertindak diluar koridor mekanisme yang ada, tentu saja disiplin akan ditegakkan," pungkasnya.


Ancaman Tanpa Nama

Kondisi PDI Perjuangan memang sedang panas dingin. Jelang Pilpres 2024 yang masih tiga tahun lagi, partai ini memang disibukkan dengan munculnya sejumlah nama di internal partai yang digadang-gadang bakal jadi capres. Bahkan, ada pengurus PDIP yang terang-terangan menegaskan dukungannya kepada sosok atau tokoh tertentu.

Kontan saja hal ini membuat berang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merasa kewenangannya telah dilangkahi. Masalahnya sederhana, PDIP telah menyerahkan urusan pemilihan capres dari PDIP ini bulat-bulat ke sang Ketua Umum. Jadi, haram bagi kader atau anggota mendahului titah Megawati.

Untuk menegakkan hak prerogatif yang didapatnya dalam Kongres PDIP yang kemudian dituangkan dalam AD-ART partai itu, Megawati pun bereaksi. Dia meminta anak buahnya solid dan patuh terhadap peraturan partai. Dia mengatakan, jika kader PDIP tidak loyal dan tidak mau menjalankan tugas partai, sebaiknya mengundurkan diri.

"Tentu aturan partai itu siapa sih yang bertanggung jawab, ketum, saya. Jadi kalau Anda tidak loyal atau tidak mau menjalankan tugas partai, ya jangan jadi orang partai," kata Megawati dalam peresmian Taman UMKM Bung Karno dan kantor partai secara daring, Kamis (28/10/2021).

Megawati mengaku enggan memecat kader yang melanggar aturan. Ia menyarankan anak buahnya yang sudah tidak loyal dengan PDIP mengundurkan diri.

"Saya sering sekali mengatakan, sudah mereka kalau ndak suka lagi sama PDIP silakan mengundurkan diri. Daripada saya capek pecat-pecat, mengundurkan diri saja, sudah selesai, itu hak kalian, daripada saya pecati," kata Megawati.

Megawati pun heran ada kader partai yang menggugatnya setelah dipecat. Padahal kader itu sendiri yang melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang disusun ketika Kongres partai.

"Itu bukan saya lho yang bikin (aturan), itu kongres partai yang dihadiri oleh kalian semua. Jadi itu keputusan mutlak dari kalian semua yang diserahkan kepada saya sebagai ketum terpilih. Jadi jangan dibalik-balik," ujar Megawati.

"Jadi kalau tidak senang, tolong segera mundur, lebih gampang begitu. Karena sampai hari ini kalau ada gugatan, kami menang. Bukan saya menang, tapi partai menang. Karena menuruti AD/ART bukan saya main pecat sembarangan," pungkas Megawati.

Ini bukan kali pertama Megawati bersuara keras kepada kader dan pengurus PDIP. Tepat sebulan lalu, Megawati Soekarnoputri juga mengingatkan seluruh kadernya agar disiplin menjalankan aturan partai. Ia menyatakan kader yang tak loyal dengan partai bisa dipecat.

Presiden RI ke-5 itu mengatakan, dirinya selalu memantau semua kegiatan partai dari situation room. Ia menegaskan, pihaknya bisa saja langsung memberikan teguran kepada kader yang tidak bekerja maksimal.

"Saya bisa sebenarnya memberikan langsung teguran, tetapi menurut saya kalo sudah berlebihan, sudah kelewatan, sebagai ketum kalian baru saya memberikan sanksi," tegas Mega dalam sebuah acara virtual di kanal YouTube PDIP, Kamis (30/9/2021).

Mega mengatakan, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), PDIP memiliki tiga bentuk sanksi. Sanksi pertama berupa teguran. Menurutnya, sanksi ini merupakan yang paling ringan. Jika setelah diberi teguran kader yang bersangkutan masih belum mau mendengarkan, maka partai akan menjatuhkan sanksi peringatan.

"Kalau sudah diberi peringatan sama saja tetap nggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinaikkan, yaitu dinonaktifkan dari penugasannya," terang Mega.

Menurut Mega, sanksi itu pasti diberikan kepada kader yang tidak loyal. Oleh sebab itu, ia menyarankan jika kader tersebut sudah tidak loyal, maka sebaiknya langsung mengundurkan diri.

"Yang paling tinggi adalah sanksi pemecatan. Itu sudah pasti dilakukan bagi mereka yang tidak loyal pada partai. Jadi saya selalu di dalam, baik rapat atau pertemuan, saya selalu mengatakan kalau tidak cocok ikut PDIP, sebaiknya segera saja mundur, menyerahkan KTA (kartu tanda anggota)," jelas dia.

"Karena kalau tidak, sanksi terberat adalah pemecatan. Jadi kan lebih baik begitu, kalau mundur masih lebih terhormat ketimbang dipecat," sambung putri Presiden RI pertama Soekarno itu.

Namun begitu, di kedua kesempatan itu, Megawati tak pernah secara tegas menyebutkan sosok kader yang tak loyal itu. Jangankan menyebut nama, menjelaskan bentuk ketidakloyalan kader PDIP saja juga tak ada diberikan kisi-kisinya. Akhirnya, publik hanya bisa menebak-nebak, ini beneran ancaman atau hanya gertakan.

Facebook Jadi Meta

Mark Zuckerberg Jelaskan Alasan Ganti Nama Facebook Inc ke Meta

Liputan6.com 2021-10-29 12:25:56
CEO Facebook Mark Zuckerberg di Ajang F8 pada 2019. Kredit: Facebook

Untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir, Mark Zuckerberg ganti jabatan. Bukan lagi CEO Facebook melainkan kini CEO dan Chairman Meta.

Ya, seperti banyak diberitakan, Meta adalah nama baru untuk Facebook Inc, perusahaan induk dari layanan media sosial Facebook, Instagram, dan aplikasi chat WhatsApp.

Tak seperti Sergey Brin yang meninggalkan perusahaan setelah induk usaha Google jadi Alphabet, Zuckerbeg belum ada rencana untuk mundur dari jabatannya.

Mengutip The Verge, Jumat (29/10/2021), rebranding ke Meta menjadi tanda Facebook yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan media sosial kini telah bergeser jadi perusahaan yang fokus pada metaverse.

Metaverse diharapkan jadi masa depan baru Facebook, sumber uang baru bagi perusahaan. Perusahaan sudah menggelontorkan setidaknya USD 10 miliar atau setara Rp 141,6 triliun untuk membangun metaverse.

Visi metaverse, dikatakan The Verge, adalah internet yang luas dan mendalam, seperti dalam novel fiksi ilmiah Snow Crash dan Ready Player One.

"Saya pikir kami pada dasarnya bergerak dari Facebook first sebagai perusahaan menjadi metaverse first," kata Zuckerberg dalam wawancaranya.

Rebranding ini sebenarnya sudah dipikirkan Zuck saat Facebook Inc membeli Instagram pada 2012 dan WhatsApp pada 2014.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Banyak Orang yang Bingung dengan Facebook Sebagai Perusahaan

Zuck berpikir mungkin banyak orang bingung dengan brand Facebook sebagai perusahaan induk dengan brand Facebook sebagai salah satu media sosial. Oleh karenanya, dia memutuskan untuk mengganti nama induk perusahaan menjadi Meta.

"Kini kami melihat bisnis perusahaan sebagai dua segmen berbeda. Satu untuk aplikasi sosial dan satu platform untuk masa depan," kata Zuckerberg.

Zuckerberg juga menyebut, metaverse bukanlah salah satu dari segmen tersebut. "Metaverse akan menjadi platform dan pengalaman sosial masa depan," tuturnya.

Mark Zuckerberg mengungkap, dengan Meta, dirinya ingin memiliki identitas merek baru yang selaras dengan visi masa depan yang tengah diupayakan.


Tak Ingin Jadi Sekadar Perusahaan Media Sosial

"Ada tujuan identitas merek yang lebih tinggi dan ada juga tujuan yang lebih teknis dan fungsional. Facebook adalah merek media sosial yang ikonik, dan kami ingin melakukan lebih dari itu," tuturnya.

Tak mau dianggap hanya sebagai perusahaan media sosial, Zuckerberg menyatakan, Meta adalah perusahaan yang membangun teknologi untuk menghubungkan orang satu dengan yang lain.

"Yang membuat kami berbeda dengan perusahaan lain, karena (perusahaan lain) berupaya agar orang bisa berinteraksi dengan teknologi, sementara kami membangun teknologi, sehingga orang bisa saling berinteraksi satu sama lain," katanya.

"Bagi kami, bukan hanya sebatas media sosial kami bergerak melampaui itu. Kami ingin mengubahnya agar bisa memiliki sesuatu yang lebih menggugah dari visi yang kami tuju," katanya.

(Tin/Ysl)


Infografis Facebook

 

Ilmuwan Kita Paling Berpengaruh di Dunia

Keren, Dosen Unej Ini Masuk Daftar 58 Ilmuwan Paling Berpengaruh Dunia

Liputan6.com 2021-10-29 19:10:53
Universitas Jember. (Foto: unej.ac.id)

Guru besar dan peneliti di Fakultas Farmasi Universitas Jember (Unej) Bambang Kuswandi masuk daftar 58 ilmuwan asal Indonesia yang paling berpengaruh di dunia berdasarkan versi Stanford University Amerika Serikat.

Bambang Kuswandi yang juga Wakil Rektor III Universitas Jember fokus pada pengembangan sistem sensor kimia dan biologi untuk obat, pangan dan kesehatan.

"Alhamdulillah, tentu saja penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya untuk lebih giat meneliti dan bersyukur jika ternyata hasil penelitian saya dijadikan rujukan oleh peneliti lain," kata Bambang Kuswandi, dikutip dari Antara, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, sudah ada 70 karya tulis ilmiah hasil penelitiannya mengenai sensor kimia dan biologi yang dimuat oleh berbagai jurnal ilmiah internasional.

"Saya mulai meneliti sensor kimia dan biologi sejak menempuh kuliah pascasarjana di University of Manchester Institute of Science and Technology (UMIST) di Inggris 1997 dan menjadikan kajian tersebut sebagai tema tesis dan disertasi," tuturnya.

Bambang memilih fokus pada sensor kimia dan biologi karena aplikasinya dibutuhkan oleh masyarakat luas, sementara untuk pengembangannya tidak selalu memerlukan standar laboratorium yang canggih.

Salah satu contoh sensor kimia yang dkembangkan antara lain sensor untuk mengetahui kesegaran ikan atau produk berbasis ikan seperti fillet ikan, sehingga dengan sensor itu maka konsumen bisa mengetahui dengan gampang apakah produk yang d belinya masih segar atau sudah tidak layak konsumsi.

"Jadi, sensor itu bisa ditempel di kemasan produk berbasis ikan atau bahkan daging lainnya. Jika sensor menunjukkan warna hijau maka masih segar, muncul warna merah berarti sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi," katanya.

Selain itu, ada juga sensor kimia untuk mengetahui apakah ada kandungan alkohol dalam sebuah produk makanan, kemudian di bidang kesehatan mengembangkan smart pads yakni pembalut wanita yang dipasangi sensor sehingga kalau dipakai bisa menunjukkan kadar kreatinin penggunanya.

Sementara untuk kaum pria dibentuk mirip alat tes kehamilan yang pemakaiannya dicelupkan ke urine, sehingga dengan sensor tersebut maka pasien tidak perlu tes dengan cara mengambil sampel darah.

"Untuk saat ini, penelitian yang saya lakukan adalah lab on tip, yakni kita memasang sensor tertentu di ujung pipet sehingga seorang peneliti bisa mengetahui kandungan bahan yang ditelitinya dengan segera," ujarnya.

Ia mencontohkan misalnya saja alat itu bisa dipakai peneliti yang ingin mengetahui kandungan pestisida dalam sayur atau buah, begitu dicelupkan di sampel yang sudah disiapkan maka sensor yang ada di ujung pipet akan memberikan informasi apakah ada kandungan pestisida atau tidak tanpa harus membawanya ke laboratorium sehingga praktis.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pemeringkatan Berkala

Secara berkala Stanford University menggelar pemeringkatan ilmuwan yang dinilai memiliki pengaruh di dunia melalui publikasi ilmiah bertajuk Data for Updated Science-Wide Author Databases of Standarized Citation Indicators.

Pemeringkatan dibuat berdasarkan jumlah sitasi publikasi atas karya tulis ilmiah yang sudah dipublikasikan di jurnal bereputasi tingkat dunia, sehingga makin banyak peneliti yang merujuk kepada penelitiannya maka artinya penelitian yang dilakukan ilmuwan itu dinilai memberikan dampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam publikasi ilmiah tersebut, Stanford University mencatat ada 159.648 ilmuwan dari berbagai negara yang dianggap berpengaruh di dunia.

Rotasi Bumi Makin Cepat

Rotasi Bumi Semakin Cepat, Waktu Akan Hilang 1 Detik?

Liputan6.com 2021-10-29 18:24:53
Ilustrasi langit (Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay)

Rotasi planet Bumi semakin cepat lalu melambat pada 2021. Implikasi dari perubahan rotasi Bumi ini adalah waktu yang makin lambat, meski tak sampai satu detik.

Pada 2020, rotasi bumi semakin cepat. Pada awal 2021, gerakan Bumi masih cepat, tetapi pada Juli 2021 mulai sedikit melambat lagi.

Berdasarkan laporan Live Science, Jumat (29/10/2021), tiap harinya Bumi memiliki 86.400 detik. Namun, terkadang rotasi Bumi tidak sempurna, sehingga bisa ada satu detik yang dikurangi dari jam. Hal itu disebut "negative leap second."

Pengurangan seperti itu tidak pernah terjadi dalam jam internasional, tetapi sejak 2020 ada potensi hal itu akan terjadi, sebab kecepatan Bumi semakin cepat.

Situs Time and Date menyebut pada awal 2021, rotasi Bumi semakin cepat, sehingga panjangnya hari berkurang 0,38 milidetik ketimbang 2020. Pada 1 Juli - 30 September 2021, rotasi Bumi mulai melambat lagi, meski rotasinya masih lebih cepat dari rata-rata.

Apabila gerakan Bumi tetap cepat seperti ini, maka satu detik mungkin bisa hilang pada 10 tahun ke depan. Alhasil, jam 23:59:58 pada 31 Desember akan langsung menjadi 00:00:00

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Misteri Kecepatan Bumi

Pengurangan satu detik ini dikhawatirkan memiliki dampak terhadap sistem IT. Pasalnya, software didesain dengan "positive leap second", bukan "negative leap second."

"Hingga belakangan ini, dirasakan bahwa negative leap second tidak akan terjadi," ujar Dennis McCarthy, mantan Direktur Waktu di United States Naval Observator (USNO).

Situs Time and Date sendiri masih belum punya kepastian apakah pengurangan waktu satu detik itu akan benar-benar terjadi. Pasalnya, kecepatan Bumi adalah perkara kompleks.

"Variasi-variasi kecepatan rotasi Bumi adalah hasil dari gerakan kompleks dari carian intinya, samudera-samudera, dan atmosfer, ditambah dengan efek-efek lain," tulis situs tersebut.

Pihak USNO berkata secara internal berusaha melakukan modelling untuk memahami dua tahun ke depan atau lebih, tetapi ternyata itu hal yang sulit.


Masyarakat Tak Akan Sadar

Situs Time and Date memprediksi bahwa masyarakat mungkin tak sadar tentang satu detik yang hilang itu.

Namun, orang-orang yang mengelola infrastruktur kritis diminta bersiap, sebab program komputer berpotensi terdampak. Meski demikian, program komputer dinilai bisa beradaptasi jika negative leap second terjadi.

"Bagi sebuah program komputer, menambah satu detik lebih bermasalah ketimbang melompat satu detik," ujar Adalbert Michelic, Administrator Sistem Senior di situs Time and Date.

"Orang-orang yang menjalankan infrastrukstur kritis akan perlu bersiap, tetapi mayoritas orang tidak akan menyadari sedetik yang hilang," ujarnya.

Bocah Madura Jadi Miliarder

Sosok Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi, Mobil Mewahnya Berjejer Depan Rumah

Liputan6.com 2021-10-28 18:35:10
Ilustrasi uang. (via: istimewa)

Sebuah video dari akun YouTube milik warga negara Indonesia (WNI), Faiz Slamet, yang tinggal di Arab Saudi tengah jadi sorotan di Tanah Air. Video itu menyorot sosok miliarder cilik berusia 8 tahun keturunan Madura yang mendapat warisan ayahnya di Arab Saudi.

Dalam akun Faiz Slamet, disebutkan bocah tersebut bernama Farid.

"Memang ada salah satu keturunan orang Indonesia. Beliau berasal dari Madura, yang menjadi miliarder di saat Beliau masih delapan tahun, bahkan sejak dari usia tujuh tahun," ucap Faiz dalam kontennya seperti dikutip Kamis (28/10/2021).

Faiz menjelaskan, Farid mendapat warisan dari ayahnya. "Mamanya orang Madura yang sekarang dapat warisan. Rumah Farid masyaallah besar banget," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mobil Berjejer Depan Rumah

Dalam video juga dijelaskan bahwa mobil yang berjejer di depan rumahnya adalah kendaraan milik keluarga Farid di Arab Saudi.

"Yang putih itu mobilku guys," kata Farid yang memiliki sopir juga orang Indonesia.

Sang sopir bertugas mengantar kegiatan Farid di luar. Ia juga mengiyakan bahwa sejumlah mobil mewah ada di dalam garasinya. Seperti Lamborghini, Ferrari dan Mercedes-Benz. Sementara, yang kerap digunakan sehari-hari oleh Farid adalah mobil Lexus .

Dalam video itu disebutkan bocah Madura berkaus oranye itu akan berangkat tamasya ke pantai.


Bisa 3 Bahasa

Dalam videonya Faiz Slamet, diketahui Farid bisa bicara tiga bahasa ketika ditanya menggunakan bahasa apa saat bermain sehari-hari.

"Biasanya Arab, kadang bahasa Inggris, tapi lebih banyakan bahasa Arab," ujar bocah yang mengaku bersekolah di American School yang berada tak jauh dari rumahnya.

Dengan sang ibu yang keturunan Madura ia berbicara bahasa Indonesia. Farid menyebutkan bahwa teman-temannya di sekolah mayoritas orang Inggris.

Dalam video tersebut, Faiz menyebutkan kediaman Farid berada di kompleks perumahan mewah. Menurut salah satu kerabat Farid dalam video, kawasan apartemen tempat tinggal bocah itu jika dijual harganya mencapai Rp 30,7 miliar.

"Ini bukan hoaks, saya sudah review" tegas Faiz.


Infografis Perempuan Arab Saudi Bebas dari Belenggu

 

Kota Terbaik Dikunjungi 2022

Auckland Dinobatkan Sebagai Kota Terbaik untuk Dikunjungi pada 2022

Liputan6.com 2021-10-29 19:10:00
Ilustrasi Auckland, Selandia Baru. (dok. Unsplash.com/@calderwood)

Kota Auckland di Selandia Baru telah menempati posisi teratas dalam peringkat "kota terbaik untuk dikunjungi 2022" dalam daftar Lonely Planet.

Meskipun saat ini sedang memperpanjang masa Lockdown, karena varian delta Covid-19 yang menyebar ke seluruh Auckland, pengumuman itu menimbulkan beberapa hiburan di Selandia Baru, mengingat siapa pun yang sekarang mencoba mengunjungi kota itu dapat berisiko tinggi terpapar virus COVID-19.

Dilansir The Guardian, Jumat (29/10/2021), Lonely Planet optimis bahwa pada tahap tertentu di tahun depan kota Auckland akan dibuka kembali untuk wisatawan. Peringkat tersebut, harus diakui, untuk kota-kota yang akan dikunjungi pada tahun 2022 mendatang.

Wali Kota Auckland, Phil Goff, mengatakan dalam siaran pers bahwa "peringkat tersebut akan memberikan dorongan nyata bagi sektor pariwisata dan perhotelan Auckland ketika mereka mulai pulih dari Lockdown Covid-19 dan akan perbatasan dibuka kembali". Namun, hingga kini waktu yang jelas untuk Selandia Baru dan Auckland melonggarkan perbatasan mereka masih belum jelas.

Saat ini, setiap calon pengunjung meskipun mereka yang berasal dari tempat lain di Selandia Baru, harus diberikan pengecualian hukum untuk melintasi batas polisi ke kota Auckland. Kini, Auckland berada dalam Lockdown level 3, dengan sebagian besar toko, kafe, dan restoran ditutup untuk pengunjung, dan larangan pertemuan di dalam ruangan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kebijakan Pemerintah Selandia Baru

Bagi wisatawan yang ingin terbang ke Selandia Baru, perjalanan prospektif apa pun diperkirakan dapat dibuka berbulan-bulan lagi. Saat ini, hanya warga negara Selandia Baru dan penduduk tetap atau mereka yang memiliki visa pekerja penting yang diizinkan untuk terbang.

Akses bagi mereka yang dapat masuk negara itu sangat sulit, seperti memerlukan pemesanan ke fasilitas isolasi dan karantina yang telah dikelola pemerintah Selandia Baru. Permintaan untuk tempat-tempat itu jauh melebihi pasokan, yang mencapai lebih dari 30.000 daftar tunggu.

Minggu ini, pemerintah Selandia Baru mengisyaratkan akan mulai mempersingkat masa karantina untuk wisatawan yang telah divaksinasi penuh, dan mengizinkan beberapa orang yang kembali untuk isolasi mandiri di rumah di beberapa titik sebelum Maret 2022. Tetapi, pemerintah memperjelas prioritas mereka yakni memfasilitasi kembalinya warga Selandia Baru yang berada di luar negeri sebelum mengizinkan wisatawan masuk.

Ini bukan pertama kalinya Auckland mencapai peringkat teratas internasional, seperti pada bulan Juni, Wellington dan Auckland menduduki peringkat teratas kota paling layak huni dari Economist Intelligence Unit, terutama berdasarkan status bebas Covid-19 mereka. Berita itu disambut dengan kebingungan Selandia Baru, mengingat perjuangan kedua kota ini tidak terjangkau dari perumahan dan infrastruktur.

Penulis: Vania Dinda Marella


Infografis Setahun Pandemi Covid-19, Pariwisata Dunia dan Indonesia Terpuruk

 

Miliarder Dunia Ingkar Bayar Pajak

Ternyata Miliarder Dunia Sering Ingkar Bayar Pajak, Termasuk Elon Musk dan Jeff Bezos

Liputan6.com 2021-10-28 21:00:51
CEO Tesla, Elon Musk, memperkenalkan Cybertruck di studio desain Tesla di Hawthorne, California (21/11/2019). Truk Pikap ini dibekali dua motor Listrik dengan sistem penggerak menggunakan kon

Elon Musk, salah satu orang terkaya dunia menuai perhatian. Ini setelah miliarder ini menambah kekayaan hingga mencapai Rp 300 miliar setara Rp 4,2 kuadriliun.

Pemilik perusahaan Tesla Elon Musk mampu melampaui harta orang terkaya nomor 1 di dunia, Jeff Bezos. Bahkan pada 25 Oktober 2021, kekayaan Musk bertambah USD 36 miliar (Rp 510,6 triliun) setelah saham Tesla yang dimilikinya naik sebesar 12,7 persen.

Namun diketahui jika Musk berhasil memperoleh sebagian besar keuntungan berkat insentif dari pemerintah.

Diketahui insentif tersebut memang diberikan kepada perusahaan otomotif yang berhasil membuat dan menjual kendaraan listrik sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon (regulatory credits).

Investor berpikir bahwa skema tersebut merupakan hal yang baik. Alhasil, Tesla bernilai tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan Toyota meskipun jumlah kendaraan yang terjual lebih sedikit.

Namun, pendiri Tesla yang juga menjadi miliarder dunia Elon Musk justru dikenal sebagai sosok yang selalu menghindari pembayaran pajak penghasilan pribadi.

Tidak hanya Musk, pendiri Amazon Jeff Bezos juga melakukan hal serupa. Sementara itu, Amazon menghindari pembayaran pajak penghasilan perusahaan.

Melansir dari CNN, Kamis (28/10/2021), Partai Demokrat memiliki 2 solusi untuk mendapatkan ganti rugi dari perusahaan atau miliarder. Solusi pertama adalah menerapkan pajak minimum perusahaan untuk membuat perusahaan besar membayar federal.

Sementara itu, solusi kedua adalah menerapkan pajak miliarder untuk memastikan orang terkaya di AS tidak menyembunyikan kekayaannya dari petugas pajak.

"Akhirnya, mereka kehabisan uang dan kemudian datang untuk Anda," ujar Musk di Twitter saat menanggapi terkait pengajuan pajak miliarder.

Ia tidak menyebutkan ketergantungan Tesla pada bantuan pemerintah.

Akan tetapi, terdapat perbedaan pendapat yang terjadi dalam Demokrat. Senator Kyrsten Sinema dari Arizona tidak menyetujui adanya kenaikan tarif pajak termasuk untuk perusahaan yang mengalami pemotongan besar-besaran di bawah kepemimpinan Trump.

Lalu, Senator Manchin juga berpikir pajak yang diberlakukan atas kekayaan miliarder bisa menyebabkan ketidaksetujuan antarpihak.

Demokrat masih mencari cara untuk menyatukan perbedaan pendapat tersebut untuk mewujudkan janji Joe Biden memperluas jaring pengaman sosial bagi semua masyarakat AS.


Pentingnya Pajak Miliarder

Penerapan pajak miliarder bisa mengubah ketimpangan yang terjadi di sebuah negara. Sebagian besar kekayaan terus berputar di antara orang-orang terkaya.

Miliarder sering kali mengalihkan kekayaan mereka dalam ke dalam bentuk aset atau perusahaan, menghindari pajak dengan tidak menjual aset, dan meminjam uang kepada kreditur.

Pasalnya, mereka bisa hidup dari uang pinjaman, sedangkan keuntungan perusahaan terus bertumbuh. Mereka hanya perlu membayar bunga yang sedikit.

Ketika meninggal dunia, ahli waris akan mengambil semua aset yang ditinggalkan miliarder.

Profesor Hukum University of Southern California Edward J. McCaffery mengatakan metode yang dilakukan miliarder sangat sederhana yaitu beli, pinjam, mati, dan menghindari pajak penghasilan.

McCaffery berpendapat rencana yang dikeluarkan oleh Senator Ron Wyden dari Oregon tidak boleh dilihat sebagai pajak kekayaan, tetapi sebagai penutupan celah dan akan sangat menguntungkan sebagian besar orang AS.

Adapun cara kerja dari pajak miliarder ini adalah mengenakan pajak keuntungan modal untuk aset yang diperdagangkan seperti saham sebesar 23,8 persen, atas kenaikan nilai dan mengambil pengurangan kerugian setiap tahun.

Apabila miliarder kehilangan uangnya, mereka akan kembali ke sistem pajak biasa. Tercatat dari 333 juta orang di AS, 700 orang di antaranya adalah miliarder. Jadi, tidak terlalu banyak orang yang akan terkena dampak dari pajak miliarder ini.

Lebih lanjut, pengajuan pajak miliarder juga akan mengenakan pajak baru bagi mereka yang memiliki pendapatan lebih dari USD 100 juta (Rp 1,4 triliun) selama tiga tahun berturut-turut.

Reporter: Shania