Volume 122

50 Ponsel Ini Tak Bisa Akses WhatsApp

50 HP Android dan iOS Ini Tak Bisa Akses WhatsApp pada 1 November 2021

Liputan6.com 2021-10-31 12:00:28
Simak deretan merek ponsel yang akan diblokir WhatsApp per 1 November 2021. (pexels/photomix company).

WhatsApp sudah secara resmi mengumumkan akan menghantikan akses aplikasi chat tersebut di sejumlah smartphone Android dan iOS pada 1 November 2021.

Bagi pengguna smartphone Android dan iOS yang masih menggunakan OS lawas, seperti Android 4.0.4 (Ice Cream Sandwich) dan iOS 9, perusahaan meminta untuk meng-update OS.

Bila HP Android dan iOS tidak bisa update ke OS versi terkini, maka dapat dipastikan pengguna tidak akan bisa memakai layanan WhatsApp.

"WhatsApp tidak akan lagi mendukung smartphone Android yang menjalankan OS 4.0.4 atau lebih tua, dan iOS 9 mulai 1 November 2021," kata WhatsApp dikutip dari website-nya.

Untuk tetap dapat memakai WhatsApp, pengguna harus menggunakan smartphone Android OS 4.1 (Jelly Bean) atau di atasnya. Sementara untuk iPhone harus perbarui ke iOS 10 atau lebih baru.

Perlu diingat, meski tidak lagi didukung WhatsApp bukan berarti aplikasi chat ini akan langsung berhenti berfungsi di ponsel.

Pengguna masih bisa berkirim pesan, tapi tidak mendapatkan update keamanan dan sejumlah fitur baru yang diperkenalkan oleh perusahaan.

Berikut ini adalah daftar ke-50 HP Android dan iOS yang tidak bisa mengakses WhatsApp pada 1 November 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


HP Android

Adapun berikut adalah merek dan jenis smartphone Android dan iOS yang tidak akan bisa mengakses WhatsApp per 1 November 2021.

Samsung: Galaxy Trend Lite, Galaxy Trend II, Galaxy SII, Galaxy S3 Mini, Galaxy Xcover 2, Galaxy Core, dan Galaxy Ace 2

LG: Lucid 2, Optimus F7, Optimus F5, Optimus L3 II Dual, Optimus L5, Optimus L5 II, Optimus F5, Optimus L5 Dual, Optimus L3 II, Optimus L7, Optimus L7 II Dual, Optimus L7 II, Optimus F6 Enact, Optimus L4 II Dual, Optimus F3, Optimus F4 II, Optimus L2 II, Optimus Nitro HD, 4X HD, Optimus F3Q

ZTE: Grand S Flex, ZTE V956, Grand X Quad V987, Grand Memo

Huawei: Ascend G740, Ascend Mate, Ascend D Quad XL, Ascend D1 Quad XL, Ascend P1 S, dan Ascend D2

Sony: Xperia Miro, Sony Xperia Neo L, dan Xperia Arc S

Alcatel: One Touch Evo 7.


HTC, Lenovo, hingga iPhone

Smartphone lainnya, termasuk Archos 53 Platinum, HTC Desire 500, Caterpillar Cat B15, Wiko Cink Five, Wiko Darknight, Lenovo A820, UMi X2, Faea F1, THL W8

iOS

Apple iPhone SE, iPhone 6S, iPhone 6S Plus.

(Keterangan: jika daftar iPhone di atas masih bisa di-update ke iOS 10 atau setelahnya, berarti masih bisa dipakai untuk mengakses WhatsApp).

(Ysl/Tin)

Janji Raffi Ahmad ke Jessica Iskandar

Janji Raffi Ahmad Berikan Kado Pernikahan ke Jessica Iskandar, Terbukti

Liputan6.com 2021-10-31 11:00:00
Raffi Ahmad (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Raffi Ahmad pernah berjanji bakal memberikan kejutan sebagai bentuk hadiah pernikahan untuk Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag. Keduanya memang sudah menikah pada 22 Oktober 2021.

Suami Nagita Slavina itu bahkan sempat menjanjikan bakal memberikan hadiah pernikahan dengan nominal yang tak sedikit. Lewat postingan IG story-nya, (30/10), Jedar mengungkapkan bila Raffi telah menepati janjinya.

Baru-baru ini Jedar mengunggah hasil tangkapan layar bukti transfer. Rupanya itu adalah hadiah dari Raffi Ahmad untuk pernikahan Jedar dan Vincent Verhaag. Ia mengirimkan uang sebanyak 50 juta rupiah.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Hadiah

Raffi Ahmad menuliskan keterangan dalam proses transfer yang diberikannya kepada Jessica Iskandar.

"For your wedding gift," tulis Raffi saat mengirim bukti transfer pada Jessica Iskandar. Artis cantik berusia 33 tahun itu pun menyelipkan stiker ucapan terima kasih dalam postingannya.


Janji Raffi Ahmad

Sebelumnya Raffi Ahmad memang sudah berjanji untuk memberikan hadiah pernikahan buat Jessica Iskandar. "Kamu mau nikah ya? Aku doain ya. Aku nyumbang apa nih buat kamu?" tanya Raffi seperti dilansir dari vlog yang diunggah RANS Entertainment.


Kado

Secara terang-terangan Jedar langsung menyarankan agar Raffi memberinya uang saja. Raffi pun menyebutkan nominal yang cukup besar.

"Ya udah, aku kasih Rp 50 juta ya buat kado kamu? Aku nyumbang, bukan nyumbang sih, kasih kado. Rp 50 juta buat Jessica Iskandar," kata Raffi Ahmad.

Waspada Bahaya Cuaca Ekstrem

Daftar 33 Wilayah Indonesia Waspada Cuaca Ekstrem hingga 6 November 2021

Liputan6.com 2021-10-31 17:09:10
Pengendara sepeda motor menggunakan jas hujan saat berkendara di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/1/2021). Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, puncak musim hujan akan terjadi pada Janua

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis daftar sejumlah daerah yang harus mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem selama sepekan ke depan atau mulai 31 Oktober hingga 6 November 2021.

Cuaca ekstrem ini terjadi karena adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan, ada 33 daerah yang diperkirakan mengalami curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang untuk periode 31 Oktober sampai dengan 6 November 2021.

"BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia, di mana saat ini diindikasikan terdapat potensi signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Guswanto dalam keterangannya, Minggu (31/10/2021).

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat waspada potensi bencana hidrologi seperti banjir.

"Untuk periode tiga hari mendatang yaitu 31 Oktober-1 November 2021, berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak, wilayah yang berpotensi dampak banjir dan banjir bandang," tegas Guswanto.


Daftar 33 Wilayah

Adapun daftar 33 wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem selama sepekan ke depan adalah sebagai berikut:

1. Aceh

2. Sumatera Utara

3. Sumatera Barat

4. Riau

5. Kepulauan Riau

6. Jambi

7. Bengkulu

8. Sumatera Selatan

9. Kepulauan Bangka Belitung

10. Lampung

11. Banten

12. DKI Jakarta

13. Jawa Barat

14. Jawa Tengah

15. D.I. Yogyakarta

16. Jawa Timur

17. Bali

18. Nusa Tenggara Barat

19. Nusa Tenggara Timur

20. Kalimantan Barat

21. Kalimantan Tengah

22. Kalimantan Timur

23. Kalimantan Selatan

24. Sulawesi Utara

25. Sulawesi Tenggara

26. Gorontalo

27. Sulawesi Barat

28. Sulawesi Tengah

29. Sulawesi Selatan

30. Maluku Utara

31. Maluku

32. Papua Barat

33. Papua

Lagi, Ridho Rhoma Masuk Bui

Ridho Rhoma Masuk Penjara Lagi, Rhoma Irama Pastikan Tetap Mendampingi Hingga Bebas

Liputan6.com 2021-10-31 13:00:00
Ridho Rhoma menjalani sidang kasus narkoba dalam agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (29/8/2017). JPU menuntut Ridho Rhoma hukuman penjara 2 tahun. (Herman Zakharia/Lip

Ridho Rhoma tersandung kasus narkoba untuk kali kedua. Yang pertama, pelantun lagu "Menunggu" tertangkap menyimpan narkoba jenis sabu medio Maret 2017. Meski sempat menjalani hukuman penjara, putra Rhoma Irama belum jera menggunakan narkoba.

Ia kembali dicokok polisi pada 4 Februari 2021 karena kedapatan mengonsumsi narkoba berjenis ekstasi. Penangkapan ini menjadi kasus kedua Ridho Rhoma bermasalah dengan narkoba. Hukuman dua tahun penjara sudah diberikan Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap Ridho Rhoma.

Rhoma Irama memastikan Ridho Rhoma saat ini sudah menjalani hukuman kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang. Sebelumnya, Ridho Rhoma menjalani delapan bulan penjara di tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Lapas

"Iya, Ridho sudah di lapas. Kita berdoa aja dan ikutin proses," kata Rhoma Irama saat ditemui di kediamannya di kawasan Pela Mampang, Jakarta Selatan, 29 Oktober 2021.

Terkait dengan hukuman itu, Rhoma Irama sebagai ayah mengaku ikhlas. Rhoma mengaku sudah mengetahui mengenai hukuman untuk yang kedua kalinya dijalani Ridho Rhoma.


Ikuti Proses Persidangan

Diakui oleh Rhoma Irama dirinya selalu mengikuti perkembangan kasus anaknya itu. Ia menyebut proses persidangan berjalan lancar dan putranya didampingi pengacara keluarga.

"Vonis dan sidang alhamdulillah berjalan lancar. Saya serahkan sebagaimana putusan majelis hakim yang memutuskan apa-apa," Rhoma Irama menjelaskan.


Beri Dukungan

Meski sudah tersandung untuk kedua kalinya, Rhoma Irama memastikan dirinya tidak akan meninggalkan Ridho Rhoma selama dua tahun ke depan

"Saya ayahnya, pasti saya akan support," Rhoma Irama menguraikan.


Memaafkan

Rhoma Irama sudah memaafkan atas apa yang sudah dilakukan Ridho Rhoma. Dirinya akan terus mendampingi Ridho Rhoma sampai keluar penjara.

"Intinya doain aja buat Ridho," Rhoma Irama mengakhiri.

Darurat Pangan di Korut

Krisis Pangan, Kim Jong-un Minta Warga Korut Kurangi Makan hingga 2025

Liputan6.com 2021-10-29 19:40:00
Foto pada 2015 memperlihatkan Kim Yo-jong bersama sang kakak menginspeksi perusahaan pertahanan Sin Islet ( AFP PHOTO / KCNA)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meminta rakyat untuk makan lebih sedikit hingga tahun 2025 dalam upaya memerangi krisis pangan.

Harga pangan melonjak di Korea Utara karena kurangnya pasokan yang tidak mampu memenuhi permintaan masyarakat yang tinggal di negara tersebut.

Kim Jong-un mengatakan situasi pemenuhan bahan pangan rakyat sekarang semakin sulit karena sektor pertanian gagal memenuhi rencana produksi biji-bijiannya.

Kekurangan makanan di Korea Utara telah diperburuk oleh sanksi, pandemi virus corona, dan topan tahun lalu, demikian dikutip dari laman wionews, Jumat (29/10/2021).

Kim Jong-un telah memobilisasi militer untuk melakukan pekerjaan bantuan di daerah-daerah yang baru-baru ini dilanda hujan lebat.

Sebuah sumber mengatakan kepada Radio Free Asia (RFA) bahwa dua minggu lalu, mereka mengatakan kepada pertemuan unit penjaga lingkungan bahwa darurat pangan akan berlanjut hingga 2025.

"Pihak berwenang menekankan bahwa kemungkinan pembukaan kembali bea cukai antara Korea Utara dan China sebelum 2025 sangat tipis."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Rapat Bahas Situasi Krisis Pangan

Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa mengadakan pertemuan di provinsi timur Hamgyong Selatan untuk membahas situasi berbahaya ini.

Pertemuan itu terjadi di tengah kekhawatiran atas krisis ekonomi akibat sanksi internasional yang bertujuan untuk mengekang program nuklir dan senjatanya.

Pada April 2021, Kim telah mendesak pejabat partai yang berkuasa untuk melakukan kerja dan pengorbanan demi atasi krisis ekonomi.

"Maret yang Sulit" adalah istilah yang diadopsi oleh para pejabat untuk menggalang warga selama kelaparan yang menewaskan sebanyak 3 juta warga Korea Utara setelah jatuhnya Uni Soviet, yang telah menjadi pendukung utama pendiri komunis Pyongyang.

Pemburu Harta Karun Sungai Musi

Kisah Penyelam Pemburu Harta Karun di Sungai Musi, Nyawa Jadi Taruhan

Liputan6.com 2021-10-31 00:00:05
Ilustrasi harta karun. (Sumber iStock)

Sekilas rumah semi permanen berwarna biru muda yang dihuni Asmadi tak ada bedanya dengan puluhan rumah panggung lain di pinggiran Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan.

Namun siapa sangka di dalam rumahnya terdapat ratusan koleksi peninggalan masa pra-Kerajaan Sriwijaya hingga masa Kolonial Belanda. Koleksi itu pun nampak lebih banyak jumlahnya dibanding koleksi museum-museum setempat.

Rumah panggung milik Asmadi yang menghadap langsung ke Sungai Musi tersebut memang sudah dua tahun terakhir menjadi museum pribadi, tempat menyimpan koin-koin, gerabah, dayung kapalm hingga jimat berusia ratusan tahun.

Mengutip Antara, Sabtu (30/10/2021), berbagai koleksi harta karun tersebut didapatkan Asmadi dengan menyelam langsung Sungai Musi di Kota Palembang sejak 2017. Ia tergolong penyelam pemburu harta karun muda jika dibandingkan penyelam lain di Pulau Kemaro yang telah menyelami Sungai Musi sejak puluhan tahun lalu.

Tetapi Asmadi memiliki visi berbeda terhadap koleksi peninggalan tersebut. Ia ingin mengumpulkan semua koleksi harta karun Sriwijaya, begitu para penyelam menyebut semua hasil buruannya di Sungai Musi, lalu memajangnya di museum pribadi.

"Dengan demikian berbagai koleksi ini tak melulu dijual belikan, namun lebih-lebih harus menjadi sarana edukasi sejarah sekaligus daya tarik wisata," kata Asmadi saat Antara menyambangi kediamanya, Sabtu (28/9)

Meski melakoni rutinitas sebagai penyelam tradisional, Asmadi juga tercatat sebagai lulusan sarjana strata satu STISIPOL Candradimuka Palembang tahun 2018. Ia mengambil program pendidikan administrasi negara dan saat ini masih lajang.

Asmadi sendiri lahir di Kota Palembang pada 7 Desember 1995 dan sejak lahir ia sudah menetap di Pulau Kemaro bersama keluarganya, kecintaan Asmadi terhadap kampungnya membuat ia kembali lagi pasca-tamat S1 untuk mewujudkan mimpinya membangun Museum Musi Treasure.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bertaruh Nyawa

Menyelami Sungai Musi bukan perkara gampang, kata Asmadi. Di dalam Sungai Musi jarak pandangnya 0 meter, sehingga dengan hanya mengandalkan peralatan seadanya saat menyelam, maka nyawa jadi taruhannya.

"Saya sudah sering berada pada keadaan antara hidup dan mati saat menyelam, sebab di dalam kami hanya meraba-raba dasar sungai, kami tidak tahu bahaya apa yang akan datang, itu sebabnya kami wajib membuat perkiraan sebelum menyelam," ujar Asmadi.

Berbekal kompresor dan selang oksigen Asmadi memberanikan diri masuk sampai ke dasar Sungai Musi pada pagi, siang atau bahkan malam hari. Sesampainya di dasar ia segera mengarahkan selang ke berbagai arah agar pasir atau tanah tersedot naik ke kapal, terkadang ia masih harus mengeruk-ngeruk dasar sungai agar probabilitas mendapat benda berharga semakin besar.

Asmadi harus bertahan di dasar sungai hingga dua jam lamanya dengan berbagai resiko, mulai dari suhu dingin hingga potensi pendarahan jika ia tidak cakap melakukan teknik ekualisasi.

Resiko semakin berat seiring dalamnya titik sungai yang diselami. Penyelaman pernah dilakukannya pada kedalaman 15 hingga 40 meter tergantung titik lokasinya.

"Awal-awal sebelum menyelam saya tiga bulan ikut dengan penyelam yang sudah pengalaman, saya diajarkan untuk menciptakan kondisi di dalam sungai, bukan melihat kondisi, sebab semakin ke dalam tekananya akan semakin berbeda," jelas Asmadi.

Bagi Asmadi besarnya resiko menyelam berbanding lurus dengan hasil yang di dapatkan, jika kurang beruntung memang kelompoknya hanya akan mendapatkan koin-koin kuno atau keramik kuno dengan harga jual tidak terlalu tinggi, namun jika tengah beruntung kelompok selamnya bisa mendapatkan emas berbentuk perhiasan dari masa Kerajaan Sriwijaya dengan harga jutaan rupiah.


Koleksi Antik

Benda-benda terbanyak yang didapatkan penyelam tradisional Sungai Musi umumnya koin-koin China, kemudian gerabah, keramik, perhiasan, lembar mantra atau jimat, dayung kapal, dan senjata.

Untuk koleksi koin, Ia memperkirakan ada 8.000 koin lebih simpanannya. Koin-koin tersebut berasal dari masa Dinasti Tang, Yuan, Ming dan Qing yang sezaman dengan Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Darussalam pada abad ke 7 hingga 18.

"Pernah ada kolektor yang beli satu biji koin koleksi saya seharga Rp13 juta, memang koin itu sangat langka menurut si kolektor, tapi ada juga koin lain yang tidak di lirik," jelasnya.

Sementara untuk koleksi gerabah, sebagian teridentifikasi merupakan tinggalan peradaban lokal pada abad ke-2 atau pra Kerajaan Sriwijaya dengan ciri-ciri tidak memiliki corak dan terbuat dari tanah merah, umumnya berbentuk kendi dan toples.

Untuk temuan keramik-keramik menurutnya banyak berasal dari China dengan ciri khas motif hewan serta warna yang kuat, umumnya berbentuk piring atau mangkok.

Selebihnya Asmadi menyimpan sekitar enam batang dayung kapal masa Kerajaan Sriwijaya, berbagai jimat berbahan logam, beragam perhiasan emas dengan kadar hingga 24 karat dan fosil-fosil koin.

Rata-rata koleksi ditemukan di Wilayah 1 Ilir, 3 Ilir dan sekitar PT Pusri yang dahulu diyakini merupakan pusat peradaban tiga zaman, yakni Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang dan Kolonial Belanda.

"Untuk memastikan koleksi itu dari masa yang mana, saya menelitinya lewat katalog, lewat ilmu para senior, lewat teori-teori sejarah, dan lewat pengalaman saya sendiri," kata Asmad yang juga anggota Komunitas Pecinta Antik Sriwijaya (Kompaks Palembang).


Museum Musi Treasure

Setelah kurang lebih dua tahun menjadi penyelam tradisional, Asmadi mulai merencanakan pendirian sebuah museum untuk menampung semua hasil temuan para penyelam lainnya, sehingga ia mulai jarang menyelam lagi.

"Terakhir saya menyelam dua bulan lalu," katanya.

Di Pulau Kemaro, Asmadi memang tidak sendiri, ada puluhan warga sekitarnya yang sehari-hari menyelami Sungai Musi demi mencari harta karun Sriwijaya, tetapi selama ini hasil temuan tersebut langsung dijual kepada kolektor, sedangkan Asmadi hanya menjual sebagian koleksinya.

"Untuk koleksi-koleksi China seperti koin dan keramik kebanyakan saya jual, tapi koleksi berbau lokal tidak pernah saya jual, sebab kalau yang lokal punya nilai lebih," terang Asmadi.

Sebagian koleksinya juga berasal dari kelompok penyelam yang ia beli dengan harga tertentu, kemudian ia menjualnya lagi lewat facebook atau si kolektor datang langsung ke rumahnya.

Karena koleksi semakin menumpuk di ruang tamu, akhirnya pada Juni 2019 Asmadi nekat mulai membangun museum tepat di belakang rumahnya dengan biaya sendiri.

"Uang hasil menjual berbagai koleksi inilah yang saya pakai untuk membangun museum sendiri," jelas Asmadi.

Berbeda dengan rumahnya yang semi permanen, museum koleksi pribadinya dibuat cor semen permanen dengan panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Tapi sayang setelah bagian lantai selesai, proses berikutnya harus terhenti karena ia kekurangan biaya."Jika saya hitung-hitung butuh Rp100 juta lebih untuk membangun museum itu," kata Asmadi yang telah merencanakan museumnya dengan nama Musi Treasure.

Ia sendiri enggan menyerahkan koleksinya kepada pemerintah setempat karena khawatir ganti biaya dari pemerintah tidak sebanding dengan harga jual di pasar kolektor.

"Saya yakin Museum Musi Treasure akan berdiri suatu saat nanti, memang urusan dana cukup sulit, tapi selalu ada jalan untuk niatan baik," demikian Asmadi

Saat ini kediaman Asmadi di belakang Pagoda Pulau Kemaro kerap dikunjungi kalangan komunitas belajar yang ingin melihat dan menyentuh langsung berbagai benda kuno, tentu saja memegang benda kuno itu tidak akan bisa mereka lakukan di museum-museum besar.


Simak Video Pilihan Ini:

Perbudakan Masih Ada

Pakar PBB Kecam Praktik Keji Perbudakan Turun-temurun di Mali, Afrika

Liputan6.com 2021-10-30 18:35:00
Ilustrasi Perbudakan Modern (Pixabay)

Pakar hak asasi manusia PBB pada Jumat 29 Oktober 2021 meminta Mali agar menghentikan perbudakan turun-temurun, menyusul serangkaian kekerasan terhadap orang-orang yang lahir dalam perbudakan.

Perbudakan resmi dihapus di kolonial Mali pada 1905, namun masih ada sebuah sistem di mana orang-orang dipaksa bekerja tanpa diberikan upah untuk keluarga yang memperbudak nenek moyang mereka, kata kelompok pakar PBB lewat pernyataan.

Hukum Mali tidak secara khusus mengkriminalisasi bentuk perbudakan ini, sehingga para pelaku kerap lolos dari jeratan hukum, lanjut pernyataan tersebut sebagaimana diwartakan Reuters, dikutip dari Antara, Sabtu (30/10/2021).

Pada September sekelompok orang yang dianggap sebagai budak diserang oleh warga lain yang keberatan mereka merayakan Hari Kemerdekaan, menurut pakar PBB.

Serangan berlangsung selama dua hari, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 12 orang. Peristiwa itu merupakan serangan kedelapan tahun ini di kawasan Kayes, yang berjarak sekitar 500 km dari ibu kota Bamako, katanya.

"Fakta bahwa serangan-serangan ini sering sekali terjadi di daerah ini menunjukkan bahwa perbudakan turun-menurun secara sosial masih dilakukan oleh sejumlah politisi, pemimpin adat, pejabat penegak hukum dan otoritas berpengaruh di Mali," lanjutnya.

"Sebelumnya kami berulang kali mengecam praktek keji ini, kini pemerintah Mali harus bertindak, dimulai dengan menghentikan impunitas atas serangan terhadap 'budak'".

Menurut pernyataan PBB, sedikitnya 30 orang dari kedua belah pihak ditangkap dan polisi telah melakukan penyelidikan.


Perbudakan Turun-temurun di Afrika

Perbudakan turun-temurun juga terjadi di negara tetangga Mali, yaitu Senegal, Burkina Faso, Niger, dan Mauritania yang menjadi negara terakhir di dunia yang menghapus perbudakan pada 1981.

Di Mali, jaksa mendakwa sebagian besar kasus perbudakan turun-temurun sebagai perkara yang tergolong ringan, menurut laporan terkini Trafficking in Persons oleh Departemen Luar Negeri AS.

Laporan itu merekomendasikan agar UU anti-perdagangan 2012 direvisi untuk memasukkan perbudakan turun-temurun.

Tunanetra Komentator Olahraga

Hilang Pendengaran Tak Surutkan Semangat Pria Tunanetra Ini Jadi Komentator Olahraga

Liputan6.com 2021-10-31 15:00:00
Ilustrasi kriket. Photo by samarth shirke on Unsplash

Dean du Plessis, Seorang Komentator Olahraga Kriket terlahir tunanetra. Ia kehilangan ayahnya tahun lalu dan kini ia pun kehilangan pendengarannya.

Du Plessis lahir di Harare, Zimbabwe. Ia menghabiskan tahun-tahun awal masa kecilnya di kampung halamannya di Kadoma, sebuah kotamadya kecil 142km di luar ibu kota.

Sejak awal ia memang sudah tertarik pada penyiaran, tepatnya saat berada di sekolah asrama untuk tunanetra di Worcester, tepat di luar Cape Town di Afrika Selatan. Ia mengidolakan beberapa komentator radio yang meliput kriket domestik di negara itu pada waktu itu.

40 tahun kemudian, Du Plessis mengatakan bahwa ia adalah satu-satunya komentator dan jurnalis kriket dengan disabilitas netra di dunia dan tidak bosan menjelaskan bahwa ia komentator kriket Zimbabwe yang paling terkenal.

Dilansir dari Aljazeera, sayangnya kemampuan pendengaran yang luar biasa itu--aset terbesar du Plessis, kini memudar saat ia masuk ke-10 tahun meliput pertandingan.

"Jujur saja, ini sangat mengkhawatirkan. Saya terkadang panik total. Saya ingin mendapatkan alat bantu dengar ini tetapi itu bukan alat bantu normal sehari-hari. Dibutuhkan uang sebanyak $ 4,000 (untuk memperolehnya). Tidak ada yang tak mungkin. Jika saya dapat pulih dari dua tumor yang saya bawa sejak lahir, yang menyebabkan saya kehilangan penglihatan, pasti saya dapat mendapatkannya," jelas Du Plessis.


Penggemar nomor satu

Kakak laki-lakinya Gary, seorang pemain kriket klub di Zimbabwe, dan ayahnya Chris (seorang penggemar berat kriket) juga yang mempengaruhi Du Plessis menyukai kriket juga.

Namun, Gary meninggal dalam kecelakaan mobil tahun 2006 dan Chris meninggal pada tahun 2020.

Kehilangan ayahnya, dan masalah pendengarannya, memberi pengaruh besar bagi dDu Plessis.

"Ayah saya adalah pendukung terbesar dan penggemar nomor satu saya. Tak seorang pun di planet ini yang memberi pengaruh yang sama sepertinya. Kami berdua sepakat bahwa Dave Houghton [mantan kapten] adalah pemain terbaik yang pernah mewakili Zimbabwe."

Houghton, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai manajer kepelatihan Zimbabwe, juga menjadi sosok yang sangat mendukung dalam karir du Plessis.

"Kami mulai menjalin ikatan ketika saya biasa meneleponnya dari kotak panggilan asrama kami di Afrika Selatan dan mengganggunya. Saya pribadi tidak akan senang dengan seorang anak sekolah yang terus-menerus memanggil saya untuk berbicara banyak omong kosong. Tapi Davie menghibur saya, dan ia sangat baik kepada saya," kekeh du Plessis. Houghton juga sangat menghormati du Plessis.

"Saya sudah mengenal Dean selama bertahun-tahun. Saya pertama kali bertemu dengan ayahnya saat menonton saudaranya bermain kriket," kata Houghton kepada Al Jazeera.

"Saya selalu tahu ia memiliki hasrat yang besar untuk permainan dan meskipun tidak pernah bisa melihat, ia memiliki pengetahuan dan pemahaman yang luar biasa tentang permainan. Ini membuatnya menjadi komentator permainan yang sangat cakap."

Sementara mendapat dukungan dari du Plessis, Houghton justru dengan rendah hati berterima kasih atas penilaian dirinya yang tinggi. Houghton merasa ada pemain lain yang lebih hebat darinya. Tapi ia berharap bisa masuk 10 besar.


Kelebihan Du Plesis

Brian Goredema, seorang jurnalis lokal membahas betapa kuatnya ingatan dan besarnya pengetahuan yang Du Plessis miliki.

"Saya sudah lama mengenal Dean. Bagi saya, kualitas terbaiknya adalah ia tidak pernah merasa kasihan pada dirinya sendiri. Ia bisa melihat sisi lucu dari gangguan penglihatannya. Dua dekade kemudian, Dean masih berbicara langsung, tapi sayangnya pendengarannya mulai menurun."

Du Plessis mengenang kembali saat pertama ia mengudara pada tahun 2001 atas dorongan jurnalis lain, Neil Manthorp, yang ia sebut sebagai teman lama.

"Saya merasa sangat bersemangat bahwa saya akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa saya mampu. Aku tidak gugup sama sekali. Selama komentar, saya santai. Setelah itu, saya pikir saya terdengar baik-baik saja. Saya tidak akan mengatakan saya sangat baik, tetapi tentu saja tidak buruk. Seperti semua orang yang membuat debut komentar mereka, Anda dapat mendengar bahwa mereka agak pendiam. Saya akan mengatakan saya terdengar pendiam juga," jelas du Plessis.

"Saya sangat diberkati bahwa saya telah bertemu banyak orang dan saya telah mengikuti beberapa turnamen, tetapi saya ingin diberi lebih banyak kesempatan untuk membuktikan diri. Jika saya diberitahu bahwa saya tidak cukup baik, saya akan menerimanya. Tapi saya tidak percaya bahwa saya telah diberi kesempatan yang adil untuk membuktikan diri," tambahnya. Ia juga berpendapat selain mantan pemain dan komentator ternama, latar belakang yang lebih beragam harus dimasukkan ke dalam kolom komentar.


Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

 

Destinasi Wisata Terbaik 2022

Daftar Destinasi Wisata Terbaik di 2022 Versi Lonely Planet

Liputan6.com 2021-10-31 14:30:00
Kayak diikat di pantai Muri di Pulau Rarotonga, pulau terbesar di Cook Islands pada 30 Agustus 2012. (MARTY MELVILLE / AFP)

Lonely Planet merilis Destinasi Wisata Terbaik di 2022 dalam sebuah buku yang saat ini telah dijual. Ada beberapa nama destinasi di berbagai belahan dunia dengan pesona alam luar biasa, masuk ke dalam daftar.

"Setelah jeda yang dipaksakan, inilah saatnya untuk mengeluarkan rencana perjalanan yang telah lama tertunda menjadikannya kenyataan," kata Tom Hall, VP of Experience Lonely Planet, dalam sebuah pernyataan, dilansir dari CNN, Minggu (31/10/2021).

Hall melanjutkan, daftar destinasi wisata dunia ini hadir dengan variasi yang menarik. Di 2021, Lonely Planet menyoroti 10 destinasi wisata pilihan, simak rangkumannya berikut.

1. Cook Islands

Air New Zealand hanya mengoperasikan satu penerbangan dari Amerika Serikat yang tidak menuju ke Selandia Baru. Ini menghubungkan Los Angeles dengan Rarotonga, ibu kota Cook Islands dan pintu gerbang ke beberapa tempat terindah di planet ini.

Kelompok 15 pulau di Pasifik Selatan ini berada di urutan teratas dari banyak daftar keinginan staf Lonely Planet untuk 2022 dan seterusnya. Di sini, ada beragam kegiatan yang berpusat pada air seperti snorkeling, menyelam, dan memancing, hingga melihat komunitas asli Maori di Desa Te Vara Nui.

2. Norwegia

Norwegia secara konsisten masuk dalam daftar negara paling bahagia di dunia. Jika Anda ingin menyalurkan energi damai untuk diri sendiri, pergilah ke Bkeskogen, hutan beech paling utara di dunia. Jaraknya sekitar dua jam dari ibu kota Oslo, sehingga Anda dapat dengan mudah merasakan kota dan pedesaan di hari yang sama.

3. Mauritius

Mauritius berada di Samudera Hindia sekitar 700 mil sebelah timur Madagaskar. Menurut kontributor CNN Tony Smart, destinasi ini "dihuni oleh orang-orang multi-rasial, damai, menawarkan berbagai olahraga air, trekking gunung, berburu, mengamati burung, resor mewah, ibu kota kolonial tua, makanan lezat, hotel bintang tiga dan empat, salah satu kebun raya terbaik dunia, kehidupan malam yang menyenangkan, bar pantai yang indah, Situs Warisan Dunia UNESCO, salah satu pacuan kuda tertua trek di dunia, dan tamasya yang luar biasa."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


4. Belize

Di Belize, wisatawan dapat menjelajahi reruntuhan Maya, berenang di perairan biru elektrik, dan melihat satwa liar yang luar biasa. Destinasi ini dapat diakses melalui penerbangan langsung dari beberapa kota di Amerika Utara. Belizer juga memiliki Belize Barrier Reef Reserve System yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO menakjubkan.

5. Slovenia

Berkat ukuran negara yang kecil, wisatawan dapat menempuh berbagai medan dalam waktu singkat, dari Danau Bled hingga ibu kota Ljubljana yang ramai. Selain Lonely Planet, tahun ini Michelin Guide membagikan bintang ke tujuh restoran di Slovenia.

6. Anguilla

Anguilla adalah wilayah Inggris seberang laut dan secara teknis bukan negara. Konon, pulau Karibia yang indah ini layak untuk dilihat lebih dekat.

7. Oman

Di Musandam, Oman, berbatasan dengan Selat Hormuz, pegunungan mencapai ketinggian 2.000 meter untuk menciptakan latar belakang spektakuler untuk hamparan air yang sempit. Dalam perjalanan yang sama, Anda juga dapat mengalami "The Empty Quarter," hamparan gurun tempat Oman bertemu Yaman, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.


8. Nepal

Tak melulu soal Gunung Everest, Nepal memiliki potensi wisata lain. Di daerah terpencil Mustang (yang berarti "dataran subur"), pendaki dapat menjelajahi padang pasir yang tinggi dan bertemu penduduk setempat di homestay di sepanjang jalan, bersantap dengan makanan khas Nepal, seperti kopi dengan mentega yak dan momo disajikan dengan gaya "kothey", yakni setengah digoreng dan setengah kukus.

9. Malawi

Dengan luas hanya 45.747 mil persegi, Malawi terkadang dapat dibayangi oleh tetangganya yang lebih besar seperti Mozambik dan Tanzania. Malawi memiliki banyak atraksi, seperti safari yang memungkinkan wisatawan dapat menyaksikan gajah, babun, kuda nil, dan hewan lain di habitat aslinya, semuanya dengan harga yang lebih murah.

10. Mesir

Mesir adalah rumah bagi Piramida Giza, salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Piramida Dozer setinggi 207 kaki dan yang tertua dibuka kembali untuk umum pada 2020.


10 Kota dan Wilayah Teratas

1. Auckland, Selandia Baru

2. Taipei, Taiwan

3. Freiburg, Jerman

4. Atlanta, AS

5. Lagos, Nigeria

6. Nicosia/Lefkosia, Siprus

7. Dublin, Irlandia

8. Merida, Meksiko

9. Florence, Italia

10. Gyeongju, Korea Selatan

10 Wilayah Teratas:

1. Westfjords, Islandia

2. Virginia Barat, AS

3. Xishuangbanna, Tiongkok

4. Pantai Warisan Kent, Inggris

5. Puerto Riko, AS

6. Shikoku, Jepang

7. Gurun Atacama, Chili

8. Lingkar Indah, Australia

9. Pulau Vancouver, Kanada

10. Burgundy, Prancis


Infografis: 4 Unsur Wisata Ramah Lingkungan atau Berkelanjutan

 

Urgensi Vaksinasi Anak

Journal: Vaksinasi Usia di Bawah 12 Tahun, Urgensi Kejar Herd Immunity dan Perlindungan Anak

Liputan6.com 2021-11-01 00:00:52
Banner Journal: Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun Tak Kunjung Tiba (Liputan6.com/Trie Yasni)

Patricia (40) masih enggan melepas anaknya ke sekolah. Ia tak berani ambil risiko. Baginya, kesehatan lebih penting dari pendidikan.

Wanita yang bekerja sebagai karyawan swasta itu mengakui, proses belajar anaknya kurang maksimal dari rumah. Namun, menurut dia, lebih baik pendidikan anaknya terganggu daripada mengambil risiko tertular Covid-19.

"Masih takut. Karena anak-anak kan beda dengan orang dewasa soal ketaatan prokes. Takutnya kenapa-kenapa di sekolah, jadi belum siap," kata dia.

Patricia mengaku baru akan melepas anaknya ke sekolah jika vaksin usia di bawah 12 tahun sudah tersedia. "Kalau ada vaksin, bawaannya lebih tenang, lebih berani, karena ada proteksinya. Mudah-mudahan segera ya," ucap dia.

Hal senada dikatakan Rusdi. Ia belum ikhlas anaknya mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Pria 40 tahun itu merasa situasinya belum aman. Apalagi anaknya baru berumur enam tahun dan belum divaksin.

"Kalau nanti ada (vaksin anak), mau langsung ikut. Karena kasihan juga sudah hampir dua tahun terkurung karena pandemi. Harusnya umur sekarang mereka aktif, main di luar, cuma karena kondisi ini harus sekolah online," ucapnya.

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 pada warga Kelurahan Malaka Jaya di RPTRA Bunga Rampai, Jakarta, Jumat (9/7/2021) (merdeka.com/Imam Buhori)

IDAI Dorong Vaksinasi di Bawah 12 Tahun

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), mendorong vaksinasi di bawah 12 tahun segera dilakukan. Ia berkaca pada vaksinasi remaja yang telah dilakukan dan tak memiliki banyak masalah.

"Tidak ada laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berarti untuk remaja. Jadi kami pikir harus diperluas lagi di bawah 12 tahun," kata Piprim kepada Liputan6.com.

Ia menjelaskan, vaksinasi anak penting dan harus segera dilakukan, terutama setelah adanya pelonggaran mobilisasi. Anak-anak di bawah 12 tahun, kata dia, butuh perlindungan kuat.

"IDAI sangat mendukung vaksinasi, apalagi sekarang ada pelonggaran anak-anak dibawa ke mal dan sebagainya. Itu kan sangat riskan kalau anak-anak tadi belum divaksinasi."

"Dari awal, kami concern dengan keselamatan anak. Bukan tidak mungkin anak mengalami kasus berat. Walaupun persentasenya kecil, tapi kalau persentasenya kecil kena keluarga kita, kan jadi besar ya. Kita enggak mau ada anak-anak jadi korban. Yang paling penting adalah melindungi anak-anak kita."

Piprim juga berharap para orang tua bisa lebih bijak. Meski sudah mulai ada pelonggaran anak bisa masuk ke mal, bioskop hingga tempat wisata, namun ia mau para orang tua berpikir panjang dan tak ambil risiko. "Sebisa mungkin keluar itu kalau hanya untuk urusan penting. Orang tua harus paham risiko terburuk yang bisa didapatkan anak," ucap dia.


Kejar Herd Immunity

Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, mengatakan vaksinasi anak sangat penting dalam mengejar target kekebalan komunal atau herd immunity. Sebab, populasi anak-anak cukup besar di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 62 juta penduduk Indonesia dengan usia di bawah 14 tahun pada sensus 2020.

Itu artinya, persentasenya mencapai 23,14 persen dari total populasi 270 juta jiwa. Hal ini menjadikan anak-anak harus diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin.

Populasi penduduk Indonesia dan sasaran vaksinasi (Liputan6.com / Triyasni)

"Sebetulnya urgensi vaksinasi untuk di bawah 12 tahun sudah ada. Kalau bicara herd immunity, ya kan berarti bicara jumlah proporsinya juga dibanding populasi total. Itu sebabnya, mencapai herd immunity, ya tentu pada gilirannya mengarah ke anak di bawah 12 tahun," kata Dicky kepada Liputan6.com.

Meski penting, Dicky berharap Indonesia tetap melakukan riset data tentang keamanan dan efektivitas vaksin bagi anak. Pemerintah juga bisa menggunakan data penelitian dari negara lain.

"Vaksin anak itu tidak bisa disamakan dengan dewasa. Kalau anak makin kecil, makin spesifik. Dosisnya itu sesuai berat badan. Nanti 5 ke 12 tahun dan di bawah 5 tahun itu akan berbeda dosisnya."

Salah satu vaksin yang digunakan oleh beberapa negara untuk anak di bawah 12 tahun adalah Pfizer. Dalam uji klinisnya, Pfizer mengevaluasi data keamanan dari total 3.000 peserta yang divaksinasi.

Efek samping paling umum ringan adalah nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan kedinginan.

Dicky menjelaskan, toleransi efek samping vaksin pada anak berbeda dengan dewasa. Pada dewasa, efek samping seperti pegal atau demam, mungkin dianggap biasa. Tapi pada anak akan berbeda.

"Kalau pegal, apalagi anak yang masih kecil, akan berpengaruh saat dia berjalan. Jadi toleransi efek sampingnya lebih kecil untuk anak dibanding dewasa dalam penelitian. Karena itu butuh riset lebih lama."

Sambil menunggu vaksin anak tersedia, kata Dicky, pemerintah harus tetap fokus dengan cakupan vaksinasi di atas 12 tahun. "Jadi jangan ingin mulai vaksinasi anak, tapi yang di atas 12 tahun ditinggalkan. Sementara sambil menunggu adanya vaksin yang tepat untuk anak, ya kita memperkuat yang di atas 12 tahun. Itu masih jadi PR besar kita."

Anak-anak bermain di wahana permainan Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Rabu (20/10/2021) (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Perlindungan Anak

Di tengah vaksinasi anak yang belum dijalankan, pemerintah mulai melonggarkan mobilisasi, termasuk untuk anak. Saat ini anak di daerah PPKM level II dan III, boleh masuk mal dan bioskop.

"Walau risiko keparahannya lebih kecil dibanding dewasa, tapi ya kita tidak boleh menempatkan anak dalam posisi rawan, termasuk masuk mal, bioskop dan sebagainya. Sebaiknya dibatasi dulu karena belum memiliki proteksi dalam artian vaksinasi," ucap Dicky.

Hal senada dikatakan dr. Piprim. Menurut Ketum IDAI periode 2021-2024 itu, selama anak belum divaksinasi, maka orang tua harus cerdas memilih untung rugi saat membawa anaknya keluar rumah.

"Jangan hanya mau enaknya saja jalan ke mal atau bioskop. Kalau anak sampai kena Covid-19 berat, nanti skenarionya bagaimana? Harus ke rumah sakit mana? Kalau masuk ICU, nanti seperti apa? Kalau butuh obat mahal, biayanya cukup atau enggak? Jadi ini semua harus dimengerti orang tua," ucap dia.


BPOM Kaji Sinopharm, Tunggu Kelengkapan Data Sinovac

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Penny Lukito, mengatakan saat ini ada beberapa platform yang sudah mengirimkan hasil uji klinisnya untuk dipakai sebagai vaksin di bawah 12 tahun, seperti Sinovac dan Sinopharm.

Akan tetapi, Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) belum bisa dikeluarkan BPOM. Sebab, masih ada data-data yang belum dilengkapi.

"Kami tentunya menunggu data yang sedang dikembangkan. Dari Sinovac masih ada data yang harus dilengkapi, sementara Sinopharm sedang diproses, sudah kami terima datanya," kata Penny di YouTube BPOM.

Ia menjelaskan, BPOM tak mau gegabah soal vaksin anak. Aspek keamanan menjadi prinsip nomor satu.

"Tentunya kami sangat mendukung dan juga mengharapkan supaya kita bisa memberikan Emergency Use Authorization untuk penggunaan vaksin untuk usia anak-anak dan itu sudah juga menjadi target program pemerintah untuk memberikan vaksinasi anak-anak. Tapi karena usia anak-anak adalah usia yang rentan, sehingga memang di dalam pengembangan dunia science, pengujian evaluasi untuk hasil uji klinis untuk vaksin itu sangat hati-hati, jadi aspek keamanan menjadi sangat penting."

"Tentunya dikaitkan juga dengan imunogenisitas dan efikasinya. Namun, aspek keamanan menjadi sangat penting, sehingga masih dibutuhkan data-data yang lebih lengkap. Mudah-mudahan data-datanya segera dilengkapi dan kita bisa mengeluarkan Emergency Use Authorization."

Penny mengakui, Sinovac dan Sinopharm punya catatan bagus di Indonesia. Sejak dipakai untuk program vaksinasi pada awal tahun ini, keduanya tak menimbulkan masalah. Meski demikian, prinsip kehati-hatian tetap dipegang teguh BPOM.

"Demikian juga untuk vaksin-vaksin dengan platform lainnya karena Sinovac dan Sinopharm itu inactivated virus. Tentunya dengan pengalaman kita sudah panjang, aspek keamanannya juga mungkin lebih bisa dipercaya. Namun, tetap kehati-hatian sangat dipentingkan demi kepentingan anak-anak. Jadi kami masih menunggu kelengkapan data. Demikian juga platform vaksin lainnya," ucap dia.

Infografis: Menanti Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun (Liputan6.com / Triyasni)

Prediksi Awal 2022

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memperkirakan vaksinasi anak di bawah 12 tahun baru akan dimulai pada awal 2022. Namun, kepastian ini masih menunggu hasil uji klinis tahap tiga.

"Rencananya kalau itu sudah keluar hasil uji klinisnya, kita bisa mulai gunakan di awal tahun depan," ucap Budi di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menyebut selain Sinovac dan Sinopharm, platform vaksin lain yang sedang ditunggu uji klinisnya adalah Pfizer. Ia berharap pada akhir tahun hasil uji klinis ketiganya sudah selesai.

"Kita sekarang bekerja sama dengan BPOM juga untuk memastikan kita bisa mengeluarkan sesegera mungkin, sesudah di negara asalnya ketiga vaksin tersebut bisa digunakan untuk anak-anak usia 5 sampai 11 tahun," ucap dia.


Bagaimana Negara Lain?

Beberapa negara sudah mulai melakukan vaksinasi untuk anak di bawah usia 12 tahun. Kuba jadi negara pertama di dunia yang melakukannya pada September lalu.

Kuba menyuntikkan vaksin Covid-19 pada anak usia dua tahun menggunakan vaksin Abdala dan Soberana. Keduanya merupakan vaksin buatan Kuba sendiri yang sebenarnya belum diakui WHO.

Keputusan Kuba untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 pada balita dan anak-anak dilakukan karena tiga alasan. Meningkatnya angka infeksi COVID-19 di Kuba, penurunan ekonomi, dan urgensi untuk mengembalikan anak ke sekolah.

Selain Kuba, Slovakia juga sudah mengizinkan vaksinasi anak. Menteri Kesehatan Slovakia, Vladimir Lengvarsky, mulai mengizinkan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak di bawah 12 tahun atas persetujuan orang tua dan dokter anak. Anak-anak di Slovakia mendapatkan 1/3 dari dosis biasa vaksin Pfizer.

Lengvarsky mengatakan, keputusan untuk memvaksinasi anak di bawah usia 12 tahun didasarkan pada tuntutan dari para ahli, dokter anak, dan dokter lain yang juga merawat anak.

"Ini akan membantu melindungi kelompok anak-anak yang sangat sensitif, yang dapat memiliki beberapa masalah jika mereka bersentuhan dengan virus COVID-19 apabila mereka tidak divaksinasi," kata Lengvarsk seperti dikutip Spectator.

Orang tua menemani anak mereka yang akan menerima vaksin COVID-19 Soberana-02 di sebuah klinik di Havana, Kuba, Kamis (17/9/2021) (AP Photo/Ramon Espinosa)

Di Asia Tenggara, Kamboja menjadi negara pertama yang mulai memberikan vaksin Covid-19 untuk anak berusia enam tahun ke atas. Anak-anak di Kamboja disuntik dua dosis Sinovac yang akan dilanjutkan dengan booster.

Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, mengatakan Kamboja memiliki hampir 1,9 juta anak dalam kelompok usia 6-12 tahun. Menurutnya, vaksin sangat efektif untuk mengurangi infeksi, rawat inap, dan kematian akibat Covid-19.

"Kita harus mengambil langkah maju untuk melindungi kehidupan anak-anak kita dan memungkinkan mereka kembali ke sekolah dengan selamat. Jika kita tidak dapat membuka kembali sekolah dasar, itu seperti kehilangan fondasi sistem pendidikan kita," kata Hun Sen seperti dilansir Xinhua.

Seperti dilansir Reuters, Cile juga melakukan hal serupa. Pemerintah Cile menyetujui program vaksinasi Covid-19 untuk anak enam tahun ke atas menggunakan Sinovac.

Vaksin ini telah menjadi andalan dalam kampanye vaksinasi Covid-19 di Cile. "Ini adalah berita bagus untuk anak-anak usia sekolah dan mereka yang tidak termasuk dalam rencana vaksinasi sebelumnya," kata Menteri Kesehatan, Enrique Paris.


INFOGRAFIS