Volume 133

Alasan Peti Jenazah Tak Dibuka

Penjelasan Ayah soal Peti Jenazah Vanessa Angel yang Tak Dibuka

Liputan6.com 2021-11-10 14:30:00
Ada pula yang membacakan ayat-ayat Alquran dan tahlil di sekeliling peti jenazah. (Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya)

Adik Vanessa Angel, Mayang, kehilangan sosok kakaknya. Dia tak menyangka bahwa saudara kandungnya begitu cepat kembali ke Sang Pencipta.

Saat jenazah disemayamkan di rumah duka, Mayang bahkan sempat nangis histeris di depan peti jenazah kakaknya. Dia minta peti dibuka untuk melihat wajah Vanessa Angel yang terakhir kalinya.

"Dia sangat-sangat kehilangan, makanya kemarin waktu jenazah datang, dia yang ingin peti jenazah dibuka," tutur ayah Vanessa Angel, Doddy Soedrajat dikutip dari YouTube Star Story, Rabu(10/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tak Diizinkan

Namun Doddy Soedrajat tak mengizinkan. Dia hanya minta Mayang melepas kepergian sang kakak dengan doa. "Saya enggak kasih, tapi dia kepengin sekali. Keluarga, saya khususnya memutuskan untuk peti jenazah tidak dibuka," paparnya.


Ingin Memeluk

Doddy menjelaskan bahwa Mayang sangat terpukul. Sebab sebelum meninggal dunia, Vanessa memiliki hubungan yang hangat dan akrab dengan adiknya.

"Mayang sangat-sangat kehilangan, dia pengin mencium, memeluk Vanessa untuk terakhir kalinya. Tapi saya bilang enggak usah, doain aja, ikhlasin aja," ujarnya.


Tak percaya

Mayang pun menceritakan apa yang ada di benaknya saat melihat peti jenazah sang kakak. Wanita berhijab ini mengaku tak percaya bahwa sang kakak telah tiada.

"Pada saat itu, saat peti sudah di depan mata kayak, 'Ini benaran kakak? Salah orang enggak, sih? Kok cepat banget? Enggak kakak tuh belum diambil, belum, mungkin ini salah orang.' Aku sempat mikir gitu," ucapnya dikutip dari YouTube Trans TV Official, Rabu (10/11/2021).

Vanessa Angel: Goodbye....

Bikin Merinding, Vanessa Angel Sempat Rekaman Lagu Berjudul Goodbye Sebelum Meninggal Dunia

Liputan6.com 2021-11-10 17:00:42
Vanessa Angel dalam kenangan. Ia meninggal dunia di Jawa Timur, 4 November 2021. (Foto: Instagram @vanessaangelofficial)

Meninggalnya Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Andriansyah, sempah membuat banyak orang terkejut. Ternyata sebelum mengalami kecelakaan sampai akhirnya meninggal dunia, Vanessa Angel sempat rekaman sebuah lagu.

Hal itu diungkap oleh musikus Alam Urbach. Ia mengungkapkan bahwa sebelum meninggal dunia, Vanessa Angel sempat melakukan rekaman lagu berjudul "Goodbye".

"Ternyata lagu ini jadi kenangan terakhiir kita,meskipun kamu @vanessaangelofficial selalu bilang lagu Goodbye keluarin kak masterpiece itu, jawabanku cuma belum saatnya dek," tulis Alam Urbach di Instagram.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Merinding

Bahkan yang membuat merinding, Vanessa Angel mengatakan bahwa Alam Urbach takut dirinya terjadi kenapa-kenapa saat meluncrkan lagu tersebut.

"Trus Vanessa bilang sambil dengan cengar cengir khas nya itu, hahaha kakak takut ya aku kenapa napa kalau lagu goodbye dirilis,ternyata semesta dan Tuhan sudah mengatur semuanya. Melalui hati rasa dan insting ,Gala ,hal terbaiknya adalah lagu ini disimpan sama alm mamamu buat kamu nak," ucap Alam.


Lirik

Lirik lagu tersebut memang berisikan perpisahan antara Ibu dan anak. Alam Urbach mengaku belum mau merilis lagu tersebut meski sudah selesai rekaman bersama Vanessa Angel.

Menurut Alam, lagu "Goodbye" memiliki lirik yang mengharukan dan cenderung menyayat hati tentang perpisahan antara ibu dan anak untuk selamanya.

"Goodbye my love, goodbye my sweet, goodbye everyday," begitulah sepenggal lirik lagu Goodbye.


Janji

Alam berjanji legacy lagu Goodbye akan menjadi hak sepenuhnya milik Gala Sky, putra Vanessa Angel. Menurut Alam, lagu tersebut seperti amanah Vanessa Angel untuk Gala Sky yang kini baru berusia satu tahun itu.

"Segala bentuk legacy nya 100% buat kamu nak, lega sudah hati ini kalau amanah mamamu yang penuh misteri itu terealisasi," kata Alam.


Video

Alam juga meminta bantuan netizen agar mengumpulkan video Vanessa Angel dan Gala Sky untuk dibuatkan video musiknya.

"Temen2 bantu yah yg punya foto or video indah dengan Vanessa boleh kirim ke aku buat aku ijin rangkum dalam videonya. Terimakasih banyak buat semua orang baik disana semoga hidup kalian akan selalu indah," pungkasnya.

Sopir Vanessa Tersangka

Sopir Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, Tubagus Joddy Ditetapkan Menjadi Tersangka

Liputan6.com 2021-11-10 19:05:24
Vanessa Angel - Bibi Andriansyah - Tubagus Joddy (Foto: Instagram/@tubagusjoddy)

Lanjutan kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah mulai memasuki babak baru. Sopirnya, Tubagus Joddy, telah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Saat ini, Tubagus Joddy ditetapkan menjadi tersangka. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Imran.

Ia menyebut bahwa Tubagus Joddy melanggar Pasal 310 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pihaknya mengaku sudah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan polisi ke Kejari bernomor 837.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tersangka

"Sudah (ada tersangka). Atas nama Tubagus Muhammad Joddy," katanya kepada wartawan pada Rabu (10/11/2021).

"(Perkara) Undang-Undang Lalu Lintas, Pasal 310 Ayat 2 dan Ayat 4. Untuk sementara itu," sambungnya.


Mempelajari

Terkait hal itu, pihak Kejaksaan Negeri Jombang telah menunjuk tiga orang jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus Tubagus Joddy.

"Kami masih akan mempelajari dahulu berkas perkara itu. Kita percayakan kepada jaksa untuk melakukan penelitian berkas," kata Imran lagi.


Kecelakaan

Seperti telah diberitakan, Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah meninggal dunia dalam perjalanan menuju Surabaya, Jawa Timur. Keduanya tewas dalam kecelakaan tunggal di ruas tol JOMO, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) siang.

Ada lima orang dalam mobil Pajero Sport putih dengan nomor polisi B 1284 BJU tersebut. Tiga orang, yaitu Gala Sky Andriansyah, anak semata wayang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, beserta dengan pengasuhnya yaitu Siska Lorenza dan sopir bernama Tubagus Joddy selamat dari kecelakaan tersebut.

Ismail Marzuki, Sang Pahlawan

6 Fakta Unik Ismail Marzuki, Musisi Betawi yang Dinobatkan Sebagai Pahlawan Nasional

Liputan6.com 2021-11-10 14:02:00
Ismail Marzuki (dok.wikimedia commons)

Nama Ismail Marzuki jadi perbincangan di dunia maya bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2021. Bertepatan dengan hari istimewa tersebut, Google Doodle pun menampilkan wajah sang maestro musik Indonesia itu.

Ismail Marzuki merupakan salah seorang pahlawan nasional. Namanya ditetapkan sebagai pahlawan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2004 di Istana Negara.

Ia menikah dengan Eulis Zuraida. Ia mengenal Ismail pertama kali ketika lagunya berjudul 'O Sarinah' menjadi hits di radio.

Sang musisi meninggal pada 25 Mei 1958, Kampung Bali, Jakarta Pusat. Namanya kemudian diabadikan di Taman Ismail Marzuki, pusat kesenian yang berlokasi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, yang saat ini sedang direvitalisasi

Meski begitu, karya-karyanya tetap lestari. 'Panon Hideung', 'Aryati', 'Gugur Bunga', 'Melati di Tapal Batas', 'Halo, Halo Bandung', 'Indonesia Pusaka', adalah sederetan lagu yang dikenal luar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut enam fakta unik Ismail Marzuki.

Nama Panggilan

Ismail Marzuki lahir di Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, 11 Mei 1914. Di lingkungan keluarga maupun kerabat, ia sering dipanggil dengan sebutan Mail atau Maing.

Ayahnya Ismail Marzuki, Marzuki Saelan, sosok yang cukup disegani di kawasan Kwitang saat itu. Ia juga aktif di kelompok musik di tempat tinggalnya.


Suka Main di Sungai

Semasa anak-anak, ia suka bermain di Sungai Ciliwung. Bersama teman-temannya, ia bebas mandi, berenang, menyelam, dan terjun setiap hari di sungai yang lebar dengan airnya yang masih jernih dan dalam.

Seiring waktu berjalan, malah tak suka dengan mereka yang mandi atau berenang di sungai. Ia takut jika ada yang terbawa arus.

Belajar Ilmu Agama

Supaya mendapatkan ilmu agama Islam dan dapat memahami kitab suci Alquran dengan baik, sore harinya ia pergi belajar mengaji. Ia belajar mengaji di Madrasah Unwanul Fallah di Kwitang yang didirikan seorang ulama bernama Habib Ali Al Habsi.

Mahir Bahasa Belanda

Berbeda dengan anak seusianya, sejak kecil Ismail Marzuki hobi di bidang musik. Bakat musiknya ditopang dengan kemahirannya dalam berbahasa Belanda.

Kemerduan suara dan kemahirannya berbahasa Belanda membuat banyak orang Belanda memanggilnya Benjamin atau Ben. Bakat musik Ismail itu tak lepas dari pengaruh ayahnya, Marzuki Saelan, yang ikut aktif membentuk kelompok musik rebana di Kwitang.


Penjaga Toko

Ismail Marzuki sempat bekerja di sebuah toko. Pekerjaan tersebut diterimanya dengan bermodalkan ijazah MULO dan kehamirannya dalam bahasa Belanda dan Inggris.

Namun, tak lama bekerja di toko, ia mengundurkan diri. Ia lalu diterima di sebuah perusahaan di kawasan HOS Cokroaminoto, Menteng, sebagai kasir dengan gaji 30 gulden.

Penjual Alat Musik

Berbeda dengan pekerjaan sebelumnya, Ismail Marzuki kemudian bekerja di bidang musik, khususnya penjualan alat musik. Ia mampu meyakinkan calon pembelinya dan mendapat banyak komisi dari penjualan piano, radio, dan piringan hitam.

Ismail Marzuki juga dikenal sosok sangat alim dan tidak suka keluyuran. Ia tak hanya pintar bermain musik, tapi juga pintar mengaji Alquran.


Infografis Polemik Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta

 

Hidup Baru Malala Yousafzai

Malala Yousafzai, Peraih Nobel Perdamaian yang Pernah Ditembak Taliban Menikah dengan Sederhana

Liputan6.com 2021-11-10 09:58:41
Aktivis pendidikan Pakistan Malala Yousafza yang pernah ditembak Taliban mengumumkan telah menikah. (Twitter @Malala)

Peraih Nobel Perdamaian dan aktivis pendidikan yang pernah ditembak di kepala oleh militan Taliban, Malala Yousafzai menikah. Ia mengumumkan pernikahannya melalui akun media sosial Twitter.

Juru kampanye hak asasi manusia Pakistan berusia 24 tahun yang ditembak oleh Taliban karena berani menyuarakan pendidikan, memposting gambar di Twitter tentang pernikahannya pada Selasa 10 November 2021 dengan sang suami, Asser Malik dan keluarganya.

"Hari ini menandai hari yang berharga dalam hidup saya," tulis Malala Yousafzai yang dikutip dari AP News,Rabu (10/11/2021).

"Asser dan saya mengikat janji untuk menjadi partner seumur hidup. Kami merayakan upacara pernikahan kecil-kecilan di rumah di Birmingham bersama keluarga kami. Mohon kirimkan doa-doa Anda kepada kami. Kami bersemangat untuk berjalan bersama ke masa depan."

Akun Twitter yang berisi pengumuman Malala Yousafzai menikah dibanjiri dengan ekspresi niat baik atas pernikahan mereka.

Suami Malala, Asser Malik adalah general manager of high performance di Dewan Kriket Pakistan.

Mengutip CNN, pengumuman pernikahan Malala telah diumumkan olehnya via Instagram lebih dahulu pada Selasa 9 November.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sekilas Kisah Malala Yousafzai Jadi Korban Penembakan Taliban

Malala Yousafzai menjadi sasaran Taliban karena keberatannya yang tak henti-hentinya terhadap interpretasi regresif kelompok tersebut tentang Islam yang membatasi akses anak perempuan ke pendidikan. Dia ditembak saat pulang dari sekolah di Lembah Swat Pakistan pada tahun 2012.

Dia pergi ke kota Inggris Birmingham untuk perawatan medis dan keluarganya akhirnya bergabung dengannya. Dia kembali ke sekolah sesegera mungkin tetapi terus berkampanye untuk hak atas pendidikan bagi orang lain.

Yousafzai menjadi penerima Nobel termuda ketika dia berbagi Hadiah Perdamaian 2014 dengan aktivis hak anak-anak India Kailash Satyarthi atas pekerjaan mereka atas nama anak-anak dan hak-hak pendidikan.

Dia lulus dari Universitas Oxford pada tahun 2020.


Infografis Taliban Rebut Kabul, Afghanistan Genting

 

243 Titik Bahaya di Jawa Sumatra

Temukan 243 Titik Rawan Banjir hingga Longsor, KAI Bersiap Diri

Liputan6.com 2021-11-10 14:20:43
PT Kereta Api Indonesia (Persero) meningkatkan kewaspadaan menghadapi curah hujan yang semakin meningkat. Dok KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meningkatkan kewaspadaan menghadapi curah hujan yang semakin meningkat. Berbagai langkah antisipatif KAI lakukan untuk meminimalisasi gangguan terhadap perjalanan kereta api seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Upaya antisipasi yang KAI lakukan di antaranya dengan menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan. Petugas tersebut secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan bencana.

"Memasuki musim hujan ini, kami berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Rabu (10/11/2021).

Para petugas juga dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut. Selain menyiagakan petugas khusus, KAI juga telah menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan.

AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya.

Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

KAI memetakan, pada 2021 terdapat 243 titik rawan dengan rincian 92 titik rawan banjir, 85 titik rawan longsor, dan 66 titik rawan amblas yang tersebar di Jawa dan Sumatera.

Jumlah titik rawan ini berkurang 30 persen jika dibanding dengan pada tahun 2020 yaitu sebanyak 345 titik rawan.


Upaya Perbaikan

Berbagai perbaikan yang sudah KAI lakukan di antaranya melalui normalisasi drainase dan pembuatan talut penahan konstruksi jalur KA, sehingga jumlah lokasi rawan tersebut dapat berkurang.

Menghadapi musim hujan ini pula, KAI melakukan pensterilan jalur dari pepohonan. Hingga Oktober 2021 KAI telah melakukan pemotongan pohon sebanyak 7.876 pohon untuk menghindari terjadinya pohon tumbang di jalur rel yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

"Pengecekan jalur secara langsung juga rutin kami lakukan baik dengan jalan kaki maupun menggunakan lori dressin, bahkan para kepala daerah operasi terjun ke lapangan untuk dapat melakukan perbaikan dengan segera jika menemukan masalah," kata Joni.

Dia mengatakan, bisnis transportasi pada hakikatnya adalah bisnis keselamatan dan pelayanan, sehingga upaya-upaya KAI untuk memitigasi gangguan di musim hujan ini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api untuk mendukung konektivitas sehari-hari.

Strategi Selamatkan Garuda

HEADLINE: Garuda Indonesia di Jurang Kebangkrutan, Strategi Penyelamatannya?

Liputan6.com 2021-11-11 00:03:00
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Siapa yang tak kenal Garuda Indonesia, maskapai first class andalan Indonesia. Terbaru, maskapai ini membawa terbang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke tiga negara yakni Italia, Inggris Raya, dan Persatuan Emirat Arab untuk menunaikan tugas negara.

Dulu, bukan sembarang orang bisa naik Garuda Indonesia. Hanya mereka yang berduit. Imej ini pun masih melekat hingga sekarang di masyarakat.

Tidak hanya imej di masyarakat, bagi para pekerja di lingkungan maskapai penerbangan pun juga demikian. Bekerja di Garuda Indonesia, telah jadi impian para flight attendant.

Besarnya penghasilan pilot hingga pegawai lain yang di atas rata-rata perusahaan sejenis jadi magnet Garuda Indonesia jadi incaran.

Garuda Indonesia bahkan terus dinobatkan sebagai maskapai bintang 5 dari Skytrax. Di dunia, hanya ada 9 maskapai yang memiliki predikat itu.

Maskapai tersebut yaitu All Nippon Airways (ANA), Asiana Airlines, Cathay Pasific, Hainan Airlines, Qatar Airways, Singapore Airlines, Lufthansa, EVA Air dan Garuda Indonesia.

Sayangnya itu Garuda Indonesia yang dulu. Sekarang, maskapai ini masuk dalam deretan maskapai di dunia yang nasibnya diujung tanduk.

Bagaimana tidak, maskapai berkode emiten GIAA mencatatkan rugi sebesar USD 1,33 miliar atau sekitar Rp 18,95 triliun (kurs Rp 14.249 per USD) hingga kuartal III 2021.

Rugi ini jauh lebih baik dibandingkan posisi per akhir Desember 2020 yang tercatat minus USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 35,62 triliun.

Sayangnya, jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, kerugian Garuda Indonesia bertambah dari USD 1,07 miliar atau sekitar Rp 15,24 triliun per September 2020.

Hingga September 2021, Garuda Indonesia mencatatkan total pendapatan sebesar USD 568 juta atau sekitar Rp 8,09 triliun. Turun dari pendapatan periode sama pada 2020 sebesar USD 1,13 miliar.

Pada periode yang sama, total ekuitas mencapai USD 2,83 miliar. Liabilitas tercatat sebesar USD 9,76 miliar. Lebih besar dibandingkan aset Perseroan hingga September 2021 yang hanya sebesar USD 6,93 miliar.

"Neraca Garuda sekarang mengalami negatif ekuitas USD 2,8 miliar, ini rekor. Dulu rekornya dipegang Asuransi Jiwasraya, sekarang sudah disalip Garuda," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI.

Ia mengatakan, drop-nya tingkat neraca keuangan Garuda Indonesia disebabkan juga oleh adanya PSAK 73 yang dilakukan perusahaan pada 2020-2021. Ini yang menyebabkan dampak penurunan ekuitas semakin dalam, karena pengakuan utang masa depan lessor.

"Dalam kondisi ini dalam istilah perbankan sudah technically bankrupt, tapi legally belum, ini yang sekarang saat ini kita sedang upayakan gimana keluar dari posisi ini," kata Tiko.

Anggapan bangkrut tersebut, karena secara praktik sebagian kewajiban Garuda Indonesia sudah tak dibayar, bahkan ia menyebut gaji pun sudah sebagian ditahan.

"Jadi kita harus pahami bersama situasi Garuda sebenarnya secara technical sudah mengalami bangkrut. Karena kewajiban-kewajiban jangka panjangnya sudah tidak ada yang dibayarkan, termasuk global sukuk, termasuk himbara dan sebagainya," jelas dia.

Progres Restrukturisasi

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan, selain berbagai masalah yang sudah disebutkan Tiko, ada masalah internal mendasar yang juga menjadi pemicu Garuda Indonesia berada di ujung tanduk. Hal itu adalah gengsi.

"Yang bikin masalah adalah ada excitement yang berlebihan. Gaya-gayaan, kalau istilah Pak Erick (Menteri BUMN) untuk terbang ke tempat-tempat yang gak jelas keuntungannya," kata dia dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI.

Tingginya gengsi, ditambah badai pandemi Covid-19, belum lagi masalah korupsi, membuat Garuda Indonesia tak lagi segagah dulu.

Irfan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses restrukturisasi. Diakuinya, proses ini akan memakan waktu yang cukup panjang, mengingat ada 800 lessor yang harus dihadapi.

"Dari awal kami menyadari bakal panjang. Bukan berarti ribet, tapi bakal panjang karena ada 800 kreditur yang kita harus hadapi. Dan kita menyadari paling sulit adalah lessor," ungkap Irfan.

Irfan mengaku, Perseroan telah negosiasi sejak tahun lalu dengan asumsi pandemi akan cepat selesai. Namun, kenyataannya berbeda, pandemi belum usai dan maskapai pelat merah itu belum bisa beroperasi secara maksimal. Sehingga meskipun sudah diturunkan biaya sewanya, Garuda Indonesia tetap tidak mampu mengeksekusinya.

"Kita belum bisa eksekusi karena memang jumlah trafik tidak sampai ke kondisi sebelum pandemi. Inilah yang membuat persoalan jadi berkepanjangan," kata Irfan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan


Gaung Opsi Penyelamatan

Menteri BUMN Erick Thohir terlihat juga tidak mau berdiam diri. Dia memastikan meski upaya restrukturisasi masih terus berjalan, pihaknya masih membuka opsi-opsi lain untuk menyelamatkan Garuda Indonesia.

"Upaya restrukturisasi terus berjalan. Negosiasi utang-utang Garuda yang mencapai USD 7 miliar karena leasing costtermahal yang mencapai 26 persen dan juga korupsi lagi dinegosiasikan dengan para lessor. Meski demikian, kita tetap berusaha membuka opsi-opsi lain, paling tidak, agar bisa membantu pemulihan Garuda," jelas dia, Kamis (4/11/2021).

Adapun beberapa opsi penyelamatan maskapai ini yang sempat mencuat antara lain. Pertama, pemerintah akan terus mendukung Garuda Indonesia melalui pemberian pinjaman dan suntikan ekuitas. Hal ini mencontoh Singapore Airlines, Cathay Pacific, dan Air China.

Meski demikian opsi ini memiliki catatan antara lain, berpotensi meninggalkan Garuda Indonesia dengan utang warisan yang besar akan membuat situasi yang menantang di masa depan.

Kedua, menggunakan hukum perlindungan kebangkrutan untuk merestrukturisasi Garuda Indonesia. Menggunakan legal bankruptcy process untuk merestrukturisasi kewajiban seperti utang, sewa, kontrak kerja.

Opsi yurisdiksi yang akan digunakan: US Chapter 11, foreign jurisdiction lain, dan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Contohnya antara lain LATAM, Malaysia Airlines dan Thai. Namun, catatan dari opsi ini adalah tidak jelas apakah undang-undang kepailitan Indonesia mengizinkan restrukturisasi.

Opsi ketiga, merestrukturisasi Garuda Indonesia dan mendirikan perusahaan maskapai nasional baru. Garuda Indonesia dibiarkan melakukan restrukturisasi.

Di saat bersamaan, mulai mendirikan perusahaan maskapai domestik baru yang akan mengambil alih sebagian besar rute domestik Garuda dan menjadi national carrier di pasar domestik.

Contoh yang memakai opsi ini Sabena dan Swissair. Namun, catatan pada opsi ini dieksplorasi lebih lanjut opsi tambahan agar Indonesia tetap memiliki nasional flag carrier. Perkiraan modal dibutuhkan USD 1,2 miliar.

Opsi keempat, Garuda Indonesia dilikuidasi dan sektor swasta dibiarkan untuk mengisi kekosongan. Mendorong sektor swasta untuk meningkatkan layanan udara, misalkan dengan pajak bandara/subsidi rute yang lebih rendah.

Maskapai yang memakai opsi ini VARIG dan Malev. Meski demikian, catatan untuk opsi ini Indonesia tidak lagi memiliki national flag carrier.

Dari sekian pilihan, Kementerian BUMN dan Direksi Garuda Indonesia tengah menajalankan opsi restrukturisasi. Saat ini langkah tersebut paling masuk akal dan butuh waktu yang paling singkat.

Meski demikian, ada beberapa skenario terburuk yang sudah disiapkan jika restrukturisasi ini gagal, seperti salah satunya menutup Garuda Indonesia, dan mengembangkan Pelita Air sebagai National Flag Carrier.

Hal inipun mendapat pujian dari Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. "Menteri BUMN memang cerdas: memilih Pelita sebagai pengganti Garuda Indonesia, kalau memang diperlukan, mungkin itu tidak perlu," tulisnya, mengutip disway.id.

Dahlan kemudian menyebutkan bahwa dengan menjadikan Pelita Air sebagai pengganti Garuda Indonesia persoalan manajemen akan menjadi lebih mudah karena tak memiliki beban masa lalu.

"Saat ini Pelita masih sangat langsing, bisa cari pesawat yang lebih murah, bisa cari tenaga yang lebih selektif, asal penyakit lama Garuda tidak terulang di Pelita," kata Dahlan.

Hanya saja, penggantian Garuda Indonesia dengan Pelita Air ini dinilai tak akan mudah. Seperti yang diungkapkan Pengamat penerbangan Arista Atmadjati.

"Posisi Garuda Indonesia tidak mudah digantikan dengan Pelita Air. Hal tersebut lantaran Garuda Indonesia memiliki sarana prasarana yang sangat besar termasuk jumlah pesawat dan rute yang dilayani yang tidak sebanding dengan Pelita Air saat ini," katanya.

Dengan adanya tantangan yang meliputi tersebut, ia menaksir proses penggantian untuk bisa sampai pada level Garuda Indonesia saat ini perlu waktu yang tidak sebentar.

"Kemudian Pelita Air juga belum memiliki citra perusahaan (branding) sebaik maskapai Garuda Indonesia. Perlu waktu bertahun tahun untuk mendatangkan pesawat maupun mengembangkan rute penerbangan internasional. Selain itu, terkait citra dan branding, hal tersebut juga bukanlah hal yang mudah," katanya.

Minta Modal Negara dan Opsi Jual Saham

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan saat ini ia akan negosiasi dengan Kementerian Keuangan untuk mencairkan dana Rp 7,5 Triliun.

Dana untuk suntikan modal ke Garuda Indonesia ini bersumber dari dana investasi pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (IP-PEN) tahun 2020 yang disiapkan untuk maskapai pelat merah itu.

"Dari yang disampaikan pada beberapa rapat yang lalu, sebenarnya masih ada program IP PEN sebesar RP 7,5 triliun yang masih ada di rekening sementara di Kementerian Keuangan. Dulu kan di awal 2020 itu sebesar RP 8,5 triliun yang sempat cair Rp 1 triliun," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11/2021).

Namun, ia mengatakan, pencairan dalam bentuk obligasi wajib konversi (OWK) itu tidak lagi cair karena Garuda Indonesia tak lagi bisa memenuhi parameter yang dibuat pemerintah.

"Ini kita negosiasi dengan Kemenkeu, pokoknya Rp 7,5 triliun ini bisa nego parameternya dan skemanya. Sebab kalau menggunakan parameter dan skema yang tahun 2020 itu gak ketemu sama sekali," katanya.

"Ini kami sedang nego bagaimana bisa manfaatkan rekening IP-PEN yg sudah di disburse (disbursement) tapi belum dimanfaatkan, namun tentunya dengan skema dan dengan KPI yang berbeda. Ini tentunya kami mohon dukungan," tambanya.

Dalam proses restrukturisasi yang tengah dijalankan, Tiko juga membuka kemungkinan untuk pemegang saham baru terhadap Garuda Indonesia. Syaratnya, restrukturisasi sukses.

"Kami memang membuka opsi apabila restrukturisasi berhasil dan kewajibannya turun untuk adanya pemegang saham baru," kata dia.

Tiko memohon dukungan dari Komisi VI mengenai rencana tersebut. "Apabila ada pemegang saham baru, apakah kita diperbolehkan lakukan dilusi dari pemerintah tidak akan jadi mayoritas lagi di Garuda ke depannya," tutur dia.


Suara Dukungan Garuda Indonesia Bangkit

Permasalahan yang sedang dialami Garuda Indonesia ini ternyata mengundang rasa simpatik para pejabat negara. Mereka bahkan menyatakan siap mendukung apapun demi Garuda Indonesia tetap terbang.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta kadernya untuk bisa menyelamatkan nasib PT Garuda Indonesia (Persero). Hal itu disampaikan oleh Sekjennya Ahmad Muzani saat menghadiri Rakorda Gerindra Sumatera Selatan Minggu 31 Oktober di Palembang.

Menurut dia, Prabowo meminta agar Garuda Indonesia tidak bangkrut dan tetap bertahan sebagai maskapai penerbangan kebanggaan negara.

"Utang Garuda diprediksi kurang lebih Rp 70 triliun dan diperkirakan perusahaan yang dibanggakan ini akan bangkrut. Saya kemarin mendapat pesan dari Pak Prabowo, agar Gerindra tidak boleh diam mengahadapi ancaman ini. Kami dititipi untuk melakukan semua cara guna menyelamatkan Garuda agar perusahaan ini tetap selamat dari kebangkrutan sebagai perusahaan negara," kata Muzani dalam keterangannya.

Menurut dia, Garuda Indonesia salah satu perusahaan penerbangan yang membanggakan, mempersatukan wilayah Indonesia, memiliki sejarah bersamaan dengan perjuangan bangsa dan dibangun atas dasar kegotongroyongan dari sumbangan rakyat Aceh, sehingga wajib diselamatkan.

"Gerindra akan melakukan semua tindakan yang dibutuhkan pemerintah untuk menyelamatkannya. Kalau perlu anggota parlemen Gerindra di semua tingkatan songkongan untuk itu. Meskipun hal itu bukan jalan keluar," jelas Muzani.

Di kesempatan terpisah, Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar sepakat jika ada anggota dewan yang mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) atau Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari solusi penyelamatan PT Garuda Indonesia Tbk.

"Saya sangat setuju DPR untuk mengambil langkah cepat, efektif, dan tepat sasaran untuk membersihkan Garuda, menyelamatkan Garuda," ujar Gus Muhaimin.

Meski terbilang cukup terlambat menangani permasalahan Garuda, namun Muhaimin Iskandar mendesak untuk menyelamatkan aset-asetnya terlebih dahulu. "Yang kedua, follow up dari ancaman pailit. Pailitnya sudah di depan mata," tegas Politisi PKB tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang mengatakan Garuda Indonesia perlu diselamatkan dengan cara apapun. Menurutnya, maskapai pelat merah itu harus bisa bangkit dari kondisinya saat ini.

Mengutip unggahan Instagram pribadinya, @sandiuno, ia juga mengatakan bahwa banyak lapangan kerja yang bergantung pada Garuda Indonesia. Hal itu ia sampaikan pada Weekly Press Briefing Kemenparekraf.

"Bagaimanapun @garuda.Indonesia harus kita selamatkan, banyak LAPANGAN KERJA yang bergantung di sini. Garuda adalah National Flag Carrier, kebanggaan bagi Bangsa Indonesia!," tulisnya.

Ia mengaku optimistis upaya penyelamatan melalui restrukturisasi bisa terwujud. Hal itu, kata Sandi, seiring dengan pulihnya penerbangan domestik maupun internasional dan juga kondisi pandemi yang mulai terkendali.


Sulit Diselamatkan?

Ekonom yang menjabat sebagai Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, dengan beban utang yang terlalu besar, Garuda Indonesia sulit untuk diselamatkan. Menurutnya, biaya restrukturisasi dalam rangka penyelamatan Garuda Indonesia terlalu mahal.

"Sudah tidak bisa diselamatkan ya karena sangat kronis masalah Garuda ini. Sebaiknya force closure saja, full pelepasan saham pemerintah dan masuk proses pengajuan pailit sehingga sisa aset bisa digunakan untuk pembayaran ke kreditur," kata Bhima kepada Liputan6.com, Rabu (10/11/2021).

Bhima menyarankan, pemerintah baiknya memulai lagi bisnis penerbangan dengan model bisnis yang berbeda, brand yang berbeda sebagai fresh start.

"Misalnya fokus untuk logistik dan rute domestik dengan kapasitas pesawat yang lebih kecil. Jadi ada fresh start yang baik," jelasnya.

Bhima menyebutkan, menyelamatkan bisnis Garuda membutuhkan biaya yang terlalu mahal, juga jumlah utang yang terlalu besar.

"Jumlah utang yang jatuh tempo terlalu besar untuk diselamatkan karena mencapai Rp 100 triliun dan terus bertambah, jika dilanjutkan negosiasi belum tentu menyelesaikan permasalahan," kata Bhima.

"Problemnya terletak pada beban operasional Garuda yang terlalu gemuk," sebutnya.

Bhima mengutip data Bloomberg, yang menunjukkan bahwa porsi sewa pesawat dibanding pendapatan Garuda mencapai 24,3 persen - jauh diatas rata rata maskapai di negara lain yang berkisar 5-8 persen.

"Alhasil opsi bailout jelas merugikan keuangan negara. Belum tentu bisa comeback dengan dividen yang besar, tapi negara harus keluar dana yang sangat besar. Itu jelas sulit sekali, terlebih pemerintah perlu alokasi dana lain yang lebih urgen di tahun 2022," papar Bhima.

Pengamat Investasi Global dan Pasar Modal Edhi Pranasidhi menegaskan, pemerintah wajib menyelamatkan Garuda Indonesia.

Pasalnya, selain sebagai maskapai penerbangan flag carrier yang menjadi salah satu identitas Indonesia di kancah internasional, mayoritas kepemilikan saham Garuda juga dikuasai oleh negara, dengan porsi lebih dari 60 persen.

Jika Garuda dibiarkan bangkrut, lanjut Edhi, salah satu kerugiannya adalah bisa menghilangkan kepercayaan investor asing kepada pemerintah Indonesia.

Karena, kreditur dan lessor Garuda itu berinvestasi di Indonesia. Bila kepercayaan investor hilang, ke depannya akan menambah country risk investment bagi Indonesia.

Jadi, risiko berinvestasi di Indonesia bisa meningkat di mata investor asing. Selain itu, akan menimbulkan multiplier effect kepada industri di dalam negeri. Sebab, Garuda bukan hanya punya utang kepada lessor (prinsipal sewa pesawat), tapi juga ke sejumlah BUMN.

KeyakinanKaryawan

Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia Tomy Tampatty optimistis maskapai Garuda Indonesia bisa pulih kembali meski kini terlilit utang super besar. Keyakinan itu bakal menguat jika perseroan berhasil melakukan restrukturisasi utang dengan baik.

"Kami optimis. Kalau memang restrukturisasi itu terlaksana dengan baik, dan yang mengelola Garuda itu memahami potensi bisnis yang ada, dalam hal ini para direksi, kami optimis Garuda akan berangsur-angsur membaik ke depan," ujarnya kepada Liputan6.com, Rabu (10/11/2021).

Tomy lantas mengambil contoh Singapore Airlines yang berdarah-darah akibat terhantam pandemi Covid-19. Namun, Pemerintah Negeri Singa tidak gentar memberikan asupan kepada maskapai dengan kode IATA SQ tersebut.

"Singapura saja begitu pede memperbaiki, mem-build up semua utang SQ. Mereka saja enggak ada kepulauan, penduduknya tidak banyak, mobile-nya tidak seperti kita, full concern hanya di internasional, tapi pemerintahnya mendukung," ungkapnya.

Begitu pun dengan Garuda Indonesia, yang menurutnya bakal bisa kembali sehat jika ditopang secara moril dan dana oleh pemerintah.

"Satu kuncinya, restrukturisasi terkait dengan utang ini, kami dari awal konsisten meminta pemerintah harus menjamin utang itu. Dalam hal negosiasi itu akan mempertinggi posisi Garuda di mata lessor," tegas Tomy.

Berikutnya, ia pun meminta publik tidak terlalu terpaku pada utang Garuda Indonesia yang disebutnya jadi beban masa lalu. Dalam kasus ini, Tomy menyatakan pemerintah pun turut terlibat di dalamnya.

"Maka dari itu, sudah sewajarnya pemerintah harus ikut membantu menyelesaikan permasalahan Garuda sekarang ini, baik dari dampak pandemi Covid-19 maupun beban masa lalu utang," ujar Tomy.

Covid Belum Pergi, Flu Burung Datang

Jepang Umumkan Wabah Flu Burung, 143 Ribu Ayam Dimusnahkan

Liputan6.com 2021-11-10 16:55:08
Ilustrasi Ayam Credit: pexels.com/Italo

Jepang telah mendeteksi wabah flu burung pertamanya untuk musim dingin 2021, dengan konfirmasi kasus flu burung yang sangat patogen di sebuah peternakan unggas di timur laut Jepang, kata kementerian pertanian hari ini.

Sekitar 143.000 ayam bertelur sedang dimusnahkan di peternakan di kota Yokote di Prefektur Akita, lalu zona terlarang hingga 10 km dari lokasi itu telah ditetapkan, kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya.

"Dengan situasi di Jepang saat ini, kami tidak percaya bahwa ada kemungkinan flu burung ditularkan ke manusia melalui konsumsi daging ayam atau telur," kata kementerian itu.

Namun, peningkatan jumlah orang di China yang terinfeksi flu burung tahun ini berubah menjadi sumber kekhawatiran di kalangan ahli epidemiologi, terutama saat dunia perlahan pulih dari pandemi COVID-19, seperti dikutip dari Malay Mail, Rabu (10/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Flu Burung Tahun Lalu Adalah yang terburuk

China telah melaporkan 21 infeksi manusia dengan subtipe H5N6 flu burung pada 2021 ke Organisasi Kesehatan Dunia, dibandingkan dengan hanya lima tahun lalu, katanya, dengan enam orang meninggal dan banyak lainnya sakit kritis.

Wabah flu burung juga telah dilaporkan dalam beberapa hari dan minggu terakhir di Eropa dengan peternakan di Polandia lokasi terbaru untuk infeksi, dengan total 650.000 unggas.

Musim dingin yang lalu, Jepang mengalami musim flu burung di musim dingin terburuk, di mana lebih dari 3 juta ayam dimusnahkan dan seperempat prefektur negara itu terkena dampaknya.

Jepang memiliki kawanan ayam bertelur sekitar 185 juta ayam dan populasi ayam pedaging 138 juta, menurut kementerian pertanian.

Reporter: Cindy Damara

Honeymoon Kedua Syahrini

Ditanya Soimah soal Honeymoon Kedua, Syahrini Beri Jawaban Kocak

Liputan6.com 2021-11-10 07:00:19
Syahrini - Reino Barack (Foto: Instagram/@reinobarack)

Kelonggaran pemerintah bagi masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri dimanfaatkan dengan baik oleh Syahrini. Bersama sang suami, Reino Barack, ia pun memutuskan untuk menikmati musim dingin di Los Angeles, Amerika Serikat.

Bagi bintang film Bodyguard Ugal-Ugalan, dan Reino Barack, perjalanannya kali ini menjadi honeymoon kedua.

Maklum, Syahrini dan Reino Barack hingga kini belum juga dikaruniai anak.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Menikmati

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram terverifikasi miliknya, baru-baru ini tampak Syahrini begitu menikmati perjalanannya ke Los Angeles. Ia pun memamerkan makanan yang didapatinya dalam pesawat.


Honeymoon Kedua

Dalam keterangan, Syahrini membocorkan alasannya pergi ke Los Angeles.

"~ Honeymoon Season 2 ~

_______________ ______________

#PrincesSyahrini#LosAngeles_1stNovember2021," tulisnya.


Reaksi Soimah

Unggahan ini pun langsung mendapat reaksi dari teman-teman selebritas Tanah Air maupun warganet. Salah satunya Soimah.

"Mau kemana lagi sih mbiaaaaakkkk," tulisnya di kolom komentar.


Jawaban Kocak

Syahrini pun memberikan balasan atas pertanyaan Soimah. Dan seperti biasa, ia memberikan jawaban yang lucu.

"@showimah Biasalah Mbhaaaaa Warah Wirihhh Di Angkasahhh Melanglahbuana Di Chakrawalah Menembus Awan2 Manjahh,Mondar Mandir Ke Berbagai Benua,Melesaaattt Melajuuuu Meroket Samoai Antariksaaahhh,Maju Mundur Suantiekkk Di Dunia Yg Tak Seberapa Inieh Mbhaaaaaaaa,Yaaa ... Khaaaannnn ," timpalnya.

Sungai Suci yang Tercemar Racun

Yamuna, Sungai Suci di India Tercemar Busa Putih Beracun

Liputan6.com 2021-11-10 18:35:35
Seorang pria mandi di sungai Yamuna yang tertutup busa limbah di New Delhi, Senin (8/11/2021). Sungai yang sangat dianggap suci oleh umat Hindu India ini dipenuhi lapisan busa karena limbah b

Lapisan busa beracun melapisi sungai yang dianggap suci oleh umat Hindu, Sungai Yamuna. Untuk merayakan festival keagamaan, beberapa umat mandi dan berdoa di perairan beracun itu sebagai ritual perayaan festival.

Buih putih tersebut merupakan campuran limbah beracun dari industri, yang telah terbentuk selama seminggu terakhir di bagian Sungai Yamuna, hingga anak Sungai Gangga yang suci. Sungai tersebut mengalir sekitar 1.378 kilometer ke selatan dari Himalaya, melewati sejumlah negara bagian.

Busa yang menyengat itu mengandung amonia dan fosfat tingkat tinggi, yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kulit, menurut para ahli sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (10/11/2021). Kedatangannya bertepatan dengan festival Chhath Puja, sebuah festival yang didedikasikan untuk dewa matahari, Dewa Surya. Awal pekan ini, beberapa umat Hindu terlihat mengarungi busa beracun untuk mandi dan berdoa di sungai.

Seorang umat bernama Gunjan Devi mengatakan kepada Reuters pada Selasa, 9 November 2021 bahwa dia tidak punya pilihan selain mandi di air yang tercemar.

"Airnya sangat kotor, tetapi kami tidak punya banyak pikihan," katanya. "Ini adalah ritual untuk mandi di badan air, jadi kami datang ke sini untuk mandi."

Menurut Press Trust of India, 15 perahu telah dikerahkan oleh pemerintah India untuk menghilangkan busa, tetapi para ahli khawatir bahwa kerusakan telah berada di tahap yang signifikan.

"Sungai di bentangan Delhi adalah sungai yang mati secara ekologis," kata Bhim Singh Rawat, dari South Asia Network on Dams, Rivers, and People (SANDRP). "Tidak ada ikan atau burung air tawar. Itu sudah terjadi selama bertahun-tahun."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Sungai-sungai yang Tercemar di India

Selama beberapa dekade, bagian dari Yamuna telah tercemar oleh pembuangan bahan kimia beracun dan limbah yang tidak diolah. Di beberapa bagian, sungai tampak gelap dan berlumpur, sementara sampah plastik berjejer di tepiannya.

Sungai ini paling tercemar di daerah sekitar Delhi, karena populasi kota yang padat dan tingkat limbah yang tinggi. Hanya 2 persen dari panjang sungai yang mengalir melalui ibu kota, tetapi Delhi menyumbang sekitar 76 persen dari total beban pencemaran sungai, menurut komite pemantai pemerintah.

Singh Rawat dari SANDRP mengatakan, sungai yang tercemar berdampak pada penduduk yang tinggal di beberapa kota di hilir, termasuk Faridabad, Noida, dan Agra, "Ribuan warga desa mengambil air irigasi dari sungai, mereka membawa ember ke sungai untuk mandi dan minum," katanya.

Pada 2017, busa yang tampak serupa muncul di Danau Varthur di kota selatan Bangalore. Hembusan angin kencang membawa bahan kimia berbusa ke jalan.

Pada tahun yang sama, sebuah danau di Bangalore meletus menjadi api yang diyakini para ahli disebabkan oleh jejak minyak bumi di dalam air.

Penulis: Anastasia Merlinda


Infografis Covid-19 Varian Delta India Hantui Indonesia