Volume 161

Indonesia Gulung Laos 5-1

Hasil Piala AFF 2020: Gol Dibagi Rata, Timnas Indonesia Gasak Laos

Liputan6.com 2021-12-12 18:22:09
Timnas Indonesia malah kembali membobol gawang Chinese Taipei saat telah memasuki injury time lewat serangan balik. Witan Sulaeman melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan sebelum akhirnya

Timnas Indonesia meraih kemenangan kedua di Piala AFF 2020. Anak asuh Shin Tae-yong menaklukkan Laos 5-1 Stadion Bishan, Minggu (12/12/2021).

Asnawi Mangkualam ('23), Irfan Jaya ('35), Witan Sulaeman ('56), Ezra Walian ('77), dan Evan Dimas ('84) membagi rata gol untuk timnas. Sementara Kydavone Souvanny ('41) menghasilkan angka hiburan bagi Laos.

Skuat Merah Putih sebelumnya berjaya 4-2 dari Kamboja pada laga pembuka. Dengan begitu, timnas mengoleksi enam angka dari dua laga. Sementara Laos belum memetik poin dari tiga pertandingan.

Timnas untuk sementara juga memimpin klasemen Grup B. Mereka unggul produktivitas gol dari Malaysia, yang baru bertanding melawan Vietnam malam ini.

Tim Garuda selanjutnya bersua juara bertahan Vietnam (15 Desember) dan Malaysia (19 Desember).


Babak Pertama

Indonesia melakukan lima perubahan pada starter dari laga pertama melawan Kamboja. Ernando Ari, Rizky Ridho, Edo Febriansyah, Dedik Setiawan, dan Kushedya Yudo tampil sejak menit pertama. Dari lima nama yang diganti, empat di antaranya merupakan keputusan taktikal.

Hanya Pratama Erhan yang absen akibat cedera. Pemain keturunan Elkan Baggott ada di bangku cadangan setelah baru bergabung.

Pertandingan dimulai. Secara administrasi ditetapkan sebagai tuan rumah, Laos memakai jersey utama berwarna merah. Timnas Indonesia pun mengenakan seragam tandang putih hijau. Wasit asal Korea Selatan Kim Hee-gon memimpin laga.

Partai berumur 15 menit, Skuat Garuda kesulitan menembus pertahanan Laos yang menumpuk pemain. Rachmat Irianto, yang melesakkan dua gol di partai versus Kamboja, coba melepas tembakan jarak jauh. Sayang usahanya masih melenceng.

Penalti untuk Indonesia. Kydavone Souvanny gagal menguasai bola dengan sempurna dan menjegal Alfeandra Dewangga. Asnawi Mangkualam yang jadi eksekutor sukses menjalankan tugas. Indonesia memimpin 1-0 pada menit ke-23.

Indonesia menambah keunggulan. Asnawi kali ini membuat assist setelah umpan silangnya dimaksimalkan Irfan Jaya di menit ke-35.

Laos melancarkan serangan balik. Pada situasi tiga lawan tiga, Souvanny dalam posisi bebas dan melepas tembakan keras yang merobek gawang Ernando Ari di menit ke-41

Irfan Jaya dan Billy Ketkeophomphone hampir mencetak gol bagi tim masing-masing. Namun skor tidak berubah, Indonesia unggul 2-1.


Babak Kedua

Babak kedua dimulai. Shin Tae-yong melakukan tiga pergantian. Elkan Baggott dan Witan Sulaemanmasuk mengisi tempat Rachmat Irianto dan Kushedya Hari Yudo.

Dedik Setiawan merasa sudah mencatatkan nama di papan skor usai menanduk umpan Evan Dimas. Sayang bola sebelumnya sudah keluar lapangan.

Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-56. Umpan terobosan menemukan Irfan Jaya yang kemudian melepas bola ke Witan. Pemain Lechia Gdansk itu langsung mengeksekusi tanpa mampu dicegah kiper lawan.

Shin Tae-yong merombak tim. Ezra Walian dan Fachrudin Aryanto menggantikan Dedik dan Rizky Ridho.

Pemain pengganti Indonesia kembali memberikan dampak positif. Ezra Walian mencatatkan nama di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang Witan di menit ke-77.

Indonesia melakukan pergantian pemain terakhir. Ramai Rumakiek menggantikan Irfan Jaya. Tidak lama berselang, Fachrudin merasa sudah mencetak gol, tapi dianulir wasit karena dianggap melakukan pelanggaran.

Setelah sundulan Elkan Baggott membentur tiang, timnas akhirnya memperbesar skor melalui Evan Dimas. Dia mencetak gol keduanya di turnamen setelah meneruskan umpan terobosan.

Tidak ada gol tercipta di sisa waktu. Partai pun berakhir dengan Indonesia menang 5-1.


Susunan Pemain

Laos: Keo Oudone Souvanasangso; Kaham Phetsivilay, Xeedee Pomsavanh, Mitsada Saitalfah, Thipphachanh Inthavong; Phathana Phommathep, Phoutthasay Khochalem, Loungleuang Keophouvong; Kydavone Souvanny, Bounphacan Bounkong, Billy Ketkeophomphone

Indonesia: Ernando Ari; Asnawi Mangkualam, Alfeandra Dewangga, Rizky Ridho, Edo Febriansyah; Rachmat Irianto; Dedik Setiawan, Evan Dimas, Ricky Kambuaya, Irfan Jaya; Kushedya Yudo

Ahmad Dhani Langgar Karantina?

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Diduga Tak Ikut Karantina Sepulang dari Turki

Liputan6.com 2021-12-12 14:22:57
Ahmad Dhani menggelar konferensi pers di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa (5/1/2016). Dhani menjelaskan bahwa yang menceraikan pertama adalah dia bukan Maia (Liputan6.com/Herman Zakharia

Keluarga Ahmad Dhani sedang diterpa oleh isu yang serupa dengan selebgram Rachel Vennya. Muncul dugaan Dhani, Mulan Jameela, Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani tak mengikuti proses karantina sepulang dari Turki.

Awal mula dugaan ini berasal dari Adam Deni yang mengunggah tangkapan layar berisi pesan langsung alias direct message (DM) di Instagram dari seseorang yang mengaku bertemu keluarga Ahmad Dhani selama di Turki.

Adam Deni lantas menyantumkan isi pesan dari orang tersebut yang mengatakan bahwa Ahmad Dhani dan sekeluarga sudah beraktivitas di Jakarta, sementara ia masih menjalani karantina selama 10 hari sejak 5 Desember 2021.


Bertemu di Turki

"Saya bertemu dengan Mulan Jameela, Ahmad Dhani dan semua anak-anaknya, di Capadocia Turki pada 2 Desember 2021," begitu isi pesan unggahan Adam Deni di Instagram @adamdenigrk, Minggu (12/12/2021) yang berasal dari seseorang yang dirahasiakan identitasnya.

"Kebetulan saya satu bus dengan keluarga beliau dijemput dari hotel menuju ke tempat naik balon udara," sambung sumber tersebut.


Di Jakarta

Setelah di Jakarta, sumber Adam Deni tersebut langung menjalani karantina 10 hari sesuai peraturan pemerintah. Namun ia mengaku terkejut saat melihat dan mendengar kabar keluarga Ahmad Dhani sudah beraktivitas seperti biasa.

"Saya tiba kembali ke Jakarta pada tanggal 5 Desember 2021. Sesuai dengan peraturan pemerintah. Saya pun menjalani karantina 10 hari. Hari ini hari ke 7 karantina saya," sumber tersebut menceritakan.


Sudah Beraktivitas

"Tapi pada tanggal 9 Desember 2021 teman saya memberi informasi kalau temannya itu bertemu dengan Mulan Jameela dan Ahmad Dhani di Mal Pondok Indah. Dan pada hari yang sama, anaknya, Al Ghazali, dengan pacarnya nonton di bioskop," ujar netizen itu.

"Dan pada hari Sabtu 11 Desember 2021 Al, El, Dul naik helikopter keliling Jakarta.Tapi postingan itu udah ditakedown. Postingan Dul juga sudah ditakedown setelah kami komen dipostingannya," sambungnya.

"Silahkan aja mas Adam Deni hitung. Kalaupun mereka landing di Jakarta 3 Desember 2021, apakah 9 Desember 2021 sudah selesai karantinanya," lanjutnya membeberkan.

Selain itu, Adam Deni juga mengunggah sejumlah kegiatan keluarga Ahmad Dhani di media sosial beserta tanggal-tanggalnya setelah mereka di Jakarta sepulang dari Turki.


Masih Dipertanyakan

Namun begitu, Adam Deni yang mengunggah pesan tersebut juga masih mempertanyakan kebenaran Ahmad Dhani diduga tak mengikuti karantina.

"Siapin teh anget... Kejadian Kabur Karantina Part 2? Mohon izin bertanya dengan etika saya yg sangat SOPAN, apakah laporan yang saya terima ini benar terjadi? Apakah benar keluarga Ahmad Dhani tidak menjalani kewajiban karantina?" tulisnya bertanya.

"Dan jika memang ini terbukti benar, apakah ini masih ada sangkut pautnya dengan staff protokol DPR? Mohon izin jangan hujat & jangan ciduk saya karena saya bertanya dengan sangat SOPAN.," ia memungkasi.


Klarifikasi

Liputan6.com tengah berupaya meminta klarifikasi dari Ahmad Dhani menyoal dugaan tak melakukan karantina usai melakukan perjalanan ke luar negeri bersama Mulan Jameela. Sejauh ini, Ahmad Dhani belum memberikan konfirmasinya.

Donald Trump Damprat Eks PM Israel

Donald Trump Damprat Eks PM Israel Benjamin Netanyahu, Nilai Bermuka Dua

Liputan6.com 2021-12-12 14:00:00
Donald Trump tampil di acara CPAC 2021. Dok: AP Photo/John Raoux

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan emosi kepada mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Pasalnya, Donald Trump menilai Netanyahu merupakan pemimpin pertama yang memberikan selamat kepada Presiden Joe Biden usai menang di pilpres AS 2020. Tindakan Netanyahu dinilai tidak loyal.

Hal ini dilaporkan dalam buku Trump's Peace: The Abraham Accords and the Reshaping of the Middle East tulisan Barak Ravid.

"Orang pertama yang memberikan selamat adalah Bibi Netanyahu," ujar Trump kepada Ravid, seperti dilansir Axios, Sabtu (11/12/2021).

"Saya masih menyukai Bibi. Tetapi saya juga menyukai kesetiaan," ujar Donald Trump.

Netanyahu ternyata bukan pemimpin dunia pertama yang memberikan selamat kepada Presiden Biden. Meski begitu, Trump merasa Netanyahu memberikan selamat dari awal.

"Ia sangat awal, seperti lebih awal dari banyak yang lainnya. Sejak itu saya belum bicara dengannya. Dasar keparat ("f**k him")," tegas Trump.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Donald Trump Klaim Populer di Israel

Ketika Benjamin Netanyahu juga kalah di pemilu 2021, Donald Trump menilai hal itu karena Netanyahu dekat-dekat dengan Presiden Biden.

"Saya bisa bilang padamu bahwa orang-orang sangat marah padanya ketika ia menjadi yang pertama memberikan selamat ke Biden," kata Trump.

"Seperti yang kamu ketahui, saya sangat populer di Israel. Saya pikir hal itu sangat merugikannya," klaim Trump.

Meski demikian, Trump "memaklumi" kekalahan Netanyahu. Trump menilai Netanyahu sudah lama berkuasa.

"Saya menyukai dia, tetapi ia sudah di sana (berkuasa) sangat lama," kata Trump.

Netanyahu pertama terpilih menjadi PM Israel sejak Maret 2019. Ia kalah dari Naftali Bennett pada pemilu 2021.

Jalan Kaki 8 Km demi Vaksin Covid-19

Kasihan, Jalan Kaki 8 KM Warga Hale Sikka Kehabisan Vaksin Covid-19

Liputan6.com 2021-12-11 21:00:08
Warga Dusun Glak, rela jalan kaki 8 kilometer demi mendapatkan vaksinasi Covid-19. (Foto Istimewah)

Warga Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) rela berjalan kaki sepanjang 8 kilometer, demi mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Buruknya akses jalan, membuat warga harus rela berjalan kaki berkilometer untuk bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang di gelar Badan Intelijen Negara di halaman kantor desa Hale, Rabu (08/12/2021).

Antonius Tesen, salah satu warga Dusun Glak, saat mengikuti vaksinasi covid yang di gelar Badan Intelijen Negara di halaman kantor desa Hale, Rabu (08/12/2021) mengatakan mereka harus berjalan kaki agar bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan kekebalan tubuh guna mencegah virus corona.

Saat pemerintah pertama kali gencar dengan program vaksinasi, ada keinginan warga untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi. Namun saat warga berjalan kaki menuju puskesmas, stok vaksin yang disediakan telah habis. Terpaksa warga pulang dengan penuh kecewa.

Pasalnya jalan dari kampung ke puskesmas sejauh 8 kilometer ini kondisinya berlumpur dan berbatuan.

"Kami pingin sekali divaksin. Tapi mau bagaimana lagi. Pas tiba di puskesmes, stok vaksin sudah habis. Belum lagi kami kalau kami gunakan jasa ojek, harus banyar Rp50 ribu untuk pulang pergi dari kampung ke puskesmas. Kami berharap pemerintah bisa membuat jalan yang baik agar aktivitas kami bisa berjalan dengan baik," Kisah anton Tesen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Jemput Bola

Sementara, Dipantara W. R, anggota Badan Intelijen Negara yang bertugas di kabupaten Sikka, mengatakan, pihaknya memilih desa Hale sebagai salah satu Lokasi vaksinasi lantaran Desa Halle merupakan desa terpencil di bawah kaki Gunung Egon.

Selain minim fasilitas juga merupakan desa yang prosentase vaksinasi nya masih dibawah tiga puluh persen.

"Kita jemput bola biar warga bisa terlayani vaksinasi covid 19. Apalagi kondisi jalan yang sangat buruk sehingga warga susah untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi di puskesmas yang jaraknya cukup jauh," katanya.

Dipa menjelaskan, untuk melaksanakan percepatan vaksinasi, pihaknya menyiapkan 1.300 vial vaksin jenis Sinovac dan AztraZeneca untuk vaksin tahap satu dan dua.

Agar warga sasaran vaksin bisa dikoordinir, pihaknya menggandeng Kodim 1603 sikka menggunakan mobil patroli agar bisa menjemput warga yang tinggal di wilayah terpencil.


Saksikan Video Pilihan Ini:

78 Orang Tewas Tergulung Tornado

Joe Biden Sebut Tornado yang Tewaskan 78 Orang sebagai Terbesar dalam Sejarah AS

Liputan6.com 2021-12-12 12:00:00
Ilustrasi tornado menghantam sebuah wilayah (AFP/Josh Edelson)

Badai dahsyat yang menghancurkan sebagian Amerika Serikat pada Sabtu 11 Desember 2021 kemungkinan menjadi "salah satu wabah tornado terbesar dalam sejarah kita," kata Presiden Joe Biden.

"Ini sebuah tragedi, dan kami masih belum tahu berapa banyak nyawa yang hilang dan tingkat kerusakan sepenuhnya," katanya dalam komentar yang disiarkan televisi.

Setidaknya 78 orang tewas, dengan lebih dari 70 di antaranya di Kentucky saja, setelah serangkaian tornado mengamuk di lima negara bagian, meninggalkan adegan kehancuran pasca-apokaliptik, seperti dikutip dari Malay Mail, Minggu (12/12/2021).

Ada kekhawatiran jumlah korban akan meningkat.

"Apa pun yang dibutuhkan, saya akan memintanya," Biden bersumpah pada konferensi persnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Belum Dipastikan karena Adanya Perubahan Iklim

Ketika ditanya apakah perubahan iklim telah berdampak pada badai, dia mengatakan dia "tidak bisa dikatakan" dan bahwa dia akan meminta Badan Perlindungan Lingkungan pemerintah untuk menyelidiki pertanyaan itu.

"Namun, faktanya adalah kita semua tahu segalanya lebih intens ketika iklim memanas, semuanya," lanjut Biden. "Jelas itu memiliki beberapa dampak di sini, tetapi saya tidak bisa memberi Anda gambaran kuantitatif tentang itu."

Biden berjanji untuk mengunjungi wilayah yang rusak, tetapi mengatakan dia ingin memastikan bahwa dia tidak "menghalangi penyelamatan dan pemulihan."

Meskipun begitu, Biden berencana untuk pergi.

Reporter: Cindy Damara


Infografis Hampir Sebulan Banjir di Sintang Kalbar Belum Surut

 

Ngerinya Dikejar Awan Panas Semeru

Kisah Para Korban Selamat dari Kejaran Awan Panas Gunung Semeru

Liputan6.com 2021-12-12 18:00:05
Warga menyelamatkan barang-barang mereka di daerah yang tertutup abu vulkanik setelah letusan gunung Semeru di desa Sumber Wuluh di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). BNPB menyatakan,

Puncak Abadi Para Dewa, sepenggal lirik lagu yang ditulis oleh grup band Dewa 19 berjudul Mahameru, bisa menjadi gambaran betapa istimewa Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Judul Mahameru itu sendiri merupakan sebutan untuk puncak gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung Semeru, juga memiliki julukan lain yang bermakna dalam, yakni Paku Pulau Jawa.

Jonggring Saloko, sebutan untuk kawah Gunung Semeru, pada 4 Desember 2021 memuntahkan material vulkanik disertai awan panas. Amarah yang meletus dari Puncak Abadi Para Dewa itu, menghancurkan sejumlah wilayah yang ada di kaki gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, merupakan salah satu wilayah terdampak semburan awan panas dan material vulkanis Gunung Semeru.

Salah seorang saksi mata yang merupakan warga Dusun Sumbersari, Jali (50) mengatakan bahwa meletusnya Gunung Semeru hampir merenggut nyawanya. Saat itu, Jali harus menyelamatkan diri dan berlindung material abu vulkanik yang menghujani kawasan itu.

"Saya beruntung melihat ke arah Semeru. Pada saat akan mengambil motor, saya tidak bisa melihat apa-apa. Saya berjalan kaki dan menutup mata, sudah tidak lagi berharap hidup," kata Jali.

Dahsyatnya letusan Gunung Semeru kali ini, menyisakan jejak kehancuran di permukiman dan area pertanian yang selama puluhan tahun menjadi tempat bergantungnya hidup ratusan warga Umbulan. Sebanyak 20 hektare lahan pertanian rusak diterjang lahar Gunung Semeru.

Selain itu, puluhan rumah yang berjajar di kawasan Umbulan, menjadi saksi bisu kuatnya letusan Gunung Semeru yang terjadi pada pukul 15.20 WIB itu. Rumah-rumah itu, sebagian hancur total tertimbun material vulkanik, namun ada juga bertahan meski kondisinya tak sempurna.

Rumah-rumah itu, berdiri puluhan tahun dan hidup berdampingan dengan sang raksasa Semeru yang hingga kini berdiri tegak tanpa lawan. Namun kini, rumah-rumah itu hanya tersisa sebagian. Rumah itu, tak lagi mampu menjadi tempat tinggal yang aman bagi warga sekitar.

Usai letusan terjadi, ada sejumlah warga yang memutuskan untuk kembali ke rumah atau sisa dari bangunan rumah mereka. Mereka hanya terdiam saat melihat rumah yang ditinggali selama puluhan tahun itu, lenyap tertimbun material vulkanik.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Semeru Terdiam Sejenak, Sebelum Muntahkan Lahar

Salah seorang warga Dusun Sumbersari, Girah (35), bersama ayah, ibu, suami dan anaknya kembali titik dimana dahulu rumah mereka berdiri. Ia bersama keluarganya, mencoba untuk menyelamatkan sejumlah barang berharga yang tertinggal.

Saat kawah Jonggring Saloko bergemuruh, Girah mencari suaminya yang saat itu sedang bekerja untuk mengambil pasir. Suami Girah, berada pada jalur banjir lahar pada erupsi Gunung Semeru kali ini. Ia dan keluarga, akhirnya selamat dan dalam kondisi sehat.

"Saat itu saya berlari mencari suami saya, saya berteriak, tidak usah bekerja. Kemudian, orang-orang berlarian, gunungnya meletus," ujarnya sembari berkaca-kaca.

Letusan kali ini, merupakan letusan yang memberikan dampak paling besar pada wilayah Umbulan. Pada tahun-tahun sebelumnya, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga mengalami erupsi, namun tidak memberikan dampak yang dahsyat seperti yang terjadi saat ini.

Sementara warga lainnya, Sirun (75) juga menjadi saksi dahsyatnya letusan Gunung Semeru kali ini. Pada saat kejadian, ia tengah berada di rumah. Semeru beberapa kali mengeluarkan asap, dan sempat terdiam sejenak sebelum akhirnya memuntahkan lahar.

Saat itu cuaca di Umbulan mendung, Sirun mengingat betul kejadian yang merusak rumahnya itu. Bersama warga lainnya, Sirun dan istri serta anaknya, berusaha untuk menyelamatkan diri mengendarai sepeda motor miliknya.

"Saat meletus, saya berada di rumah. Semeru sempat terdiam sejenak, kemudian cuaca mendung. Saya takut untuk kembali ke sini," kata Sirun.

Rumah Sirun masih berdiri dengan menyisakan luka. Kaca rumah miliknya pecah, sebagian tertutup abu vulkanik. Bagian belakang bangunan rumah miliknya hancur. Ia bersama anak dan sejumlah relawan berusaha mengambil sepeda motor miliknya yang tertimbun reruntuhan.

Kasian (50) warga terdampak letusan Gunung Semeru lainnya, juga bernasib serupa. Rumahnya hancur, tidak lagi bisa ditempati. Saat ini ia dan keluarganya tinggal di pengungsian yang ada di Posko Pengungsian Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Supiturang.

"Saya tidak tahu harus bagaimana dan berharap apa. Rumah saya rusak, hanya bisa pasrah," ujarnya.

Menjauh Untuk Selamat

Warga terdampak letusan Gunung Semeru tersebut, memiliki satu keinginan yang sama, tinggal di tempat yang aman namun tetap berdampingan dengan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu. Masyarakat, tetap bergantung nasib pada Semeru.

Girah, Sirun dan Kasian sama-sama merasa takut untuk kembali tinggal dalam jangkauan gunung yang memiliki kawah berjuluk Jonggring Saloko itu. Namun, mereka tetap berharap bisa bekerja sebagai petani di lahan-lahan yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Keterikatan masyarakat dengan Gunung Semeru tidak mudah untuk dilepaskan begitu saja. Hidup selama puluhan tahun dan bergantung pada tanah subur di sekitar gunung tersebut, merupakan satu-satunya cara mereka untuk bertahan hidup dan menggapai impian mereka.

Namun, meskipun memang tidak mudah untuk menjauh dari Semeru, keselamatan selalu menjadi hal yang utama. Ketiganya, berharap pemerintah bisa segera melakukan langkah relokasi warga yang terdampak letusan Gunung Semeru.

"Kalau dipindahkan, saya tentunya mau, takut berada di sini. Tapi, saya berharap tidak terlalu jauh dari sini, yang penting aman dan paling penting saya tetap bisa bekerja di dekat Semeru," kata Kasian.


Pemerintah Siapkan Relokasi Warga

Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak untuk segera menyiapkan langkah relokasi bagi warga terdampak letusan Gunung Semeru. Bupati Lumajang Thoriqul Haq pada saat berada di Kecamatan Pronojiwo pekan ini menyatakan pihaknya tengah melakukan pemetaan.

Rencananya, pemerintah akan menggunakan lahan milik pemerintah daerah atau Perhutani. Biaya untuk pembangunan rumah warga pada lokasi relokasi tersebut, nantinya akan menggunakan pendanaan dari pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami sedang mencari titik-titik lahan yang dimiliki negara, baik itu Perhutani maupun lahan pemda. Nanti dibangun (menggunakan) APBN," katanya.

Sementara itu, pada Jumat (10/12), Komando Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Kol inf Irwan Subekti, dalam konferensi pers secara daring mengatakan bahwa relokasi warga terdampak akan dilakukan di dua lokasi.

Untuk warga terdampak yang ada di wilayah Kecamatan Pronojiwo, akan direlokasi ke area Desa Oro-Oro Ombo. Sementara untuk warga yang ada di wilayah Kecamatan Candipuro, akan dipindahkan ke Desa Menanggal.

"Saat ini sudah dilaksanakan persiapan-persiapan, tinggal menunggu pekerjaan dilakukan," katanya.

Relokasi warga terdampak, sejatinya bukan hanya memindahkan tempat tinggal semata. Namun, perpindahan warga dari satu titik ke titik lainnya, juga akan memiliki dampak terhadap mata pencaharian mereka.

Selama puluhan tahun warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, kebanyakan berprofesi sebagai petani, peternak atau sebagai penggali pasir. Kedekatan mereka dengan Gunung Semeru, perlu menjadi pertimbangan serius saat pelaksanaan relokasi.

Meskipun warga telah direlokasi pada tempat yang aman, namun apabila jauh dari sumber pendapatan akan menjadi permasalahan baru. Tempat aman dan mampu menjangkau sumber mata pencaharian, adalah keinginan dan harapan warga terdampak letusan sang Mahameru.


Saksikan Video Pilihan Ini:

Ancaman Kubah Lava Merapi

Kubah Lava Gunung Merapi Capai Lebih dari 3 Juta Meter Kubik, Ini Bahayanya

Liputan6.com 2021-12-12 16:00:07
Kubah lava Gunung Merapi yang terbentuk akibat erupsi tahun 2010 diabadikan dari Desa Ngargosoko, Dukun, Magelang, Jateng, Rabu (6/4). (Antara)

Kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi terus tumbuh dengan volume yang diperkirakan mencapai 3.007.000 meter kubik, menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Jumat, menjelaskan volume kubah lava itu diukur berdasarkan hasil analisis morfologi foto udara yang diambil dari Stasiun Kamera Tunggularum, Ngepos, serta Babadan-2 pada 8 Desember 2021.

Volume kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi itu lebih besar jika dibandingkan dengan volume kubah lava di sisi barat daya gunung yang mencapai 1.629.000 meter kubik.

"Volume kubah lava barat daya sebesar 1.629.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik," kata Hanik.

Dibandingkan laporan BPPTKG periode 26 November - 2 Desember 2021, volume kubah lava tengah Merapi masih sebesar 2.948.000 meter kubik dan kubah barat daya tercatat sebesar 1.615.000 meter kubik.

Hanik menjelaskan bahwa sepanjang pengamatan mulai 3 sampai 9 Desember 2021, Gunung Merapi empat kali melontarkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2.200 meter ke arah Kali Bebeng.

Gunung api aktif itu juga tercatat 190 kali meluncurkan guguran lava dengan estimasi jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya dan Kali Bebeng.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Deformasi Gunung Merapi

Aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat 4 kali gempa awan panas guguran (AP), 8 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 55 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.020 kali gempa Guguran (RF), 25 kali gempa Hembusan (DG), dan 10 kali gempa Tektonik (TT).

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi," ujar dia.

Sedangkan deformasi atau perubahan bentuk gunung yang dipantau menggunakan EDM pada pekan ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,5 cm per hari.

Pada minggu ini, BPPTKG juga mencatat intensitas curah hujan di puncak Merapi sebesar 53 mm per jam selama 80 menit berdasarkan pengamatan dari Pos Babadan pada 9 Desember 2021.

"Terjadi penambahan aliran dan lahar pada Sungai Gendol, Boyong, dan Pabelan," kata Hanik.

BPPTKG sampai sekarang mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Warga diminta mewaspadai potensi dampak guguran lava dan awan panas Gunung Merapi di sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Kalau terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung, demikian Hanik Humaida.


Saksikan Video Pilihan Ini:

Teknologi Lahirkan Diktator Baru

Jurnalis Pemenang Nobel Perdamaian 2021 Kritik Perusahaan Big Tech

Liputan6.com 2021-12-12 07:00:00
Jurnalis Filipina, Maria Ressa, terima Nobel Perdamaian 2021. Dok: Nobel Prize

Jurnalis Filipina, Maria Ressa, mengkritik perusahaan-perusahaan big tech yang dinilai membiarkan penyebaran kebohongan. Kritikan itu disampaikan Maria Ressa saat menerima hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, Norwegia, Jumat (10/12).

Maria Ressa berkata ekosistem informasi bisa mempengaruhi dunia, namun ia kecewa melihat informasi bohong bisa tersebar lewat teknologi.

"Teknologi dengan kekuatannya yang god-like. Ia membiarkan virus kebohongan menginfeksi kita, membuat kita berkelahi, memicu ketakutan dan kebencian, dan menyiapkan panggung untuk kebangkitan otoriter dan diktator di seluruh dunia," ujar Maria Ressa dalam tayangan di akun YouTube Nobel Prize, dikutip Sabtu (11/12/2021).

Maria pun terang-terangan menyebut bahwa perusahaan internet di AS meraup untuk dari kebencian yang tersebar.

"Lumpur beracun yang mengalir di ekosisten informasi kita yang diprioritaskan oleh perusahaan-perusahaan internet AS yang menghasilkan lebih banyak uang dengan menyebarkan kebencian tersebut dan memicu hal terburuk dalam diri kita," ujarnya.

Ia kemudian mengajak masyarakat agar percaya bahwa kebaikan masih ada di dunia, serta bekerja keras untuk mencapai kebaikan tersebut.

Maria Ressa merupakan pemimpin redaksi media Rappler dari Filipina. Ia sudah lebih dari 35 tahun menjadi jurnalis. Pada 2021, ia meraih Nobel Perdamaian bersama jurnalis Rusia, Dmitry Muratov.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Menjaga Demokrasi

Maria Ressa dan Dmitry Muratov adalah jurnalis pemenang Nobel Perdamaian yang pertama sejak 1935. Ia adalah jurnalis Jerman bernama Carl von Ossietzky. Ia tidak bisa hadir karena ditahan oleh pemerintahan Nazi.

"Carl von Ossietzky tak pernah sampai di Oslo karena ia menderita di kamp konsentrasi Nazi," kata Ressa.

Dengan memberikan Nobel Perdamaian kepada jurnalis, Maria Ressa berkata komite Nobel mempertegas komitmen mereka untuk menjaga demokrasi.

Meski demikian, Ressa berkata masih banyak jurnalis yang dipersekusi tanpa ketahuan.

"Ada lebih banyak sekali jurnalis-jurnalis yang dipersekusi dalam bayangan tanpa eksposur dan dukungan," ujarnya.

Ressa lantas mengajak masyarakat betapa pentingnya berkorban untuk kebenaran. Dan ia yakin bahwa dunia masih bisa menjadi lebih baik, setara, dan berempati.

Heboh Ariel Tatum Ikuti Ritual di Bali

Ariel Tatum Pamer Potret Ikuti Ritual di Bali, Warganet Geger

Liputan6.com 2021-12-12 13:00:00
Potret Ariel Tatum di hari pertama masuki usia 25 tahun. (Foot: Instagram/arieltatum)

Ariel Tatum kembali menjadi pusat perhatian setelah mengunggah sejumlah potret terbaru pada Jumat (10/12/2021) melalui akun Instagram miliknya, @arieltatum.

Dalam rangkaian foto-foto tersebut, Ariel terlihat sedang berada di salah satu tempat di Bali. Tak sekadar berpose, aktris film Selesai ini tampak menjalani prosesi salah satu ritual yang berhubungan dengan keagamaan.

Di situ, wanita kelahiran 8 November 1996 ini tampak khidmat dalam menjalani ritual melukat yang kerap dilakukan oleh umat Hindu. Alhasil, warganet pun dibuat geger oleh foto-foto tersebut.


Berbusana Kebaya

Sambil menjalani ritual, Ariel Tatum tampak mengenakan busana kebaya putih. Kegiatan yang dilakukannya turut didampingi oleh beberapa orang paruh baya yang mengenakan busana tradisional.


Pengalaman Menakjubkan

"To be able to reconnect with my mind, body, and spirit has been such a tiring, mind-blowing, yet amazing experience that I wouldn't trade for anything else in the world," tulis Ariel Tatum mengungkapkan pengalamannya yang dianggap menakjubkan.

"I'm taking things slow. I'm letting my self grow, in my own space, at my own pace. And I hope you all are, too. ," sambungnya dengan nada positif sambil menyebut pemilik akun @anaditya_ yang mengambil fotonya dan akun @ikat_ind that serta @didietmaulana yang menyediakan busananya.


Dikaitkan dengan Keyakinan

Mengintip sejumlah komentar, banyak warganet langsung mengaitkan potret-potret ritual tersebut dengan isu Ariel Tatum pindah keyakinan. Namun begitu, ada beberapa warganet yang meluruskan bahwa ritual seperti ini bisa dilakukan oleh pemeluk agama manapun tanpa harus berpindah keyakinan.


Komentar Warganet

"Semoga bahagia di keyakinan baru nya," salah seorang warganet menulis soal isu Ariel Tatum pindah keyakinan.

"Gak harus pindah agama kalo ingin mengikuti tradisi melukat seperti itu... Banyak juga bule-bule yang ingin mengikuti tradisi tersebut," warganet lain menyampaikan.

"Saya bukan orang Bali, kakak saya tinggal di sana dan saya beberapa kali tapi baru sekali ikut melukat. Tradisi melukat itu istilahnya mensucikan diri," lanjutnya meluruskan.

BTS Menang Lagi

BTS Borong Daesang di Mnet Asian Music Awards 3 Tahun Berturut-turut

Liputan6.com 2021-12-12 11:00:25
BTS. (Twitter/ bts_bighit)

Meski tidak hadir, BTS kembali memborong daesang di Mnet Asian Music Awards (MAMA 2021). Acara ini telah dilangsungkan pada Jumat (11/12/2021).

BTS kembali menyapu bersih empat daesang atau penghargaan utama tiga tahun berturut-turut di MAMA.

Tahun ini, mereka memenangkan Song of the Year untuk "Butter," Album of the Year untuk "BE," Worldwide Icon of the Year, dan Artist of the Year.

Secara keseluruhan, Jin dkk memenangkan sembilan penghargaan termasuk Best Group (Male), Best Dance Performance (Male Group), Best Music Video, TikTok Favorite Moment, dan Worldwide Fans' Choice Top 10.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


PidatoJin

Dikutip dari Soompi, dalam pidato pra-rekaman mereka, Jin BTS berkata, "Sekali lagi terima kasih atas dukungan dan cinta ARMY tahun ini, kami merasa terhormat dengan penghargaan berharga di MAMA 2021. Terima kasih banyak."


Pidato RM

RM berkata, karya-karya BTS bertujuan untuk berbagi kekuatan di masa sulit seperti saat ini.

"Kami mencoba hal-hal baru dalam membuat musik dan bekerja keras untuk berbagi kekuatan dan kenyamanan dengan mereka. Terima kasih telah berempati dengan musik yang tulus dan menikmatinya bersama kami," paparnya.


Pidato Jimin

Jimin bersyukur karena Butter dan Permission to Dance menerima banyak sekali cinta di tahun ini. Dia juga mebgucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung BTS.

"Kami memepersembahkan penghargaan ini kepada semua orang yang bekerja keras untuk membuat musik dan penampilan yang hebat bersama kami," tuturnya.

"Dan yang terpenting, kami pikir ini adalah penghargaan yang diberikan kepada kami dan ARMY, yang telah menunjukkan begitu banyak cinta untuk musik kami," sambung Jimin.