Volume 187

Nia Ramadhani Divonis 1 Tahun

Nia Ramadhani Menangis Usai Divonis 1 Tahun Penjara

Liputan6.com 2022-01-11 16:33:55
Divonis 1 Tahun Penjara, Ini 6 Potret Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Saling Menguatkan (Sumber: Kapanlagi.com)

Aktris Nia Ramadhani tak kuasa menahan tangisnya saat mendengar vonis hakim. Majelis hakim menjatuhkan hukuman satu tahun penjara atas kasus penyalahgunaan narkotika yang menjerat Nia, suaminya Ardi Bakrie dan sopir keduanya Zen Vivanto.

"Menjatuhkan pidana terhadap Zen Vivanto, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun," kata Hakim Ketua Muhammad Damis saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (11/1/2022).

Nia lalu tertunduk serta mengusap matanya.

Kesedihan Nia juga terlihat ketika, hakim ketua mempersilakan para terdakwa untuk berkonsultasi kepada tim kuasa hukumnya yang berada di sisi kiri majelis hakim.

Usai berkonsultasi, Nia kembali terlihat sesekali menyeka matanya dengan tangan sembari kembali ke kursinya yang berada di tengah, diikuti terdakwa Ardie dan Zen untuk dengarkan sikap atas putusan yang akan disampaikan kuasa hukum.

"Sehubungan dengan kliennya kami menyampaikan langsung banding, sehingga dalam hal ini apa yang menjadi putusan majelis hakim, belum bisa dilaksanakan atau belum incraht," kata pengacara, Wa Ode Nur Zainab yang mewakili sikap para terdakwa.


Wajar

Ditemui usai persidangan, Wa Ode menjelaskan kesedihan Nia adalah suatu yang wajar. Karena putusan penjara yang dijatuhkan majelis hakim di luar perkiraan mereka.

"Ya wajarlah (nangis), karena mereka ini kan sebenarnya sudah menjalani rehabilitasi mengikuti apa yang sudah menjadi hasil assessment," ujar Wa Ode.

Dia menilai vonis majelis hakim tidak sesuai dengan fakta hukum selama persidangan. Di mana dua dokumen assessment TAT (Tim asesmen terpadu) hasil BNN RI dan BNN DKI tidak termasuk dalam pertimbangan majelis hakim.

"Secara hukum bahwa putusan satu tahun itu jelas tidak sesuai dengan fakta hukum. Tadi yang saya sebutkan ada dua dokumen negara yang membuktikan bahwa mereka adalah korban penyalahgunaan narkotika yang wajib direhab. Tapi tadi sama Hakim tidak dianggap padahal itu dokumen negara," kataWa Ode.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka

Siap Ditangkap Jika Terbukti Salah

Dilaporkan ke KPK, Gibran Rakabuming Siap Ditangkap bila Terbukti Salah

Liputan6.com 2022-01-11 18:25:07
Gibran Rakabuming kenakan Jersey Persis

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka tak akan melaporkan balik dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun yang telah melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tak hanya Gibran, dosen yang juga mantan aktivis 98 itu juga turut melaporkan sang adik, Kaesang Pangarep.

"Lha ngopo melaporkan balik. Itu kan udah dilaporkan, dibuktikan dulu," kata Gibran saat diminta tanggapannya terkait laporan Ubeidilah Badrun ke KPK, Selasa (12/1/2022).

Gibran, yang menjabat Wali Kota Solo itu juga mengaku siap ditangkap jika ternyata dirinya terbukti bersalah atas tudingan tersebut.

Hanya saja setelah adanya laporan itu, baik dirinya, atau pun Kaesang belum mendapat panggilan dari KPK.

"Nek aku salah cekelen (tangkap), penak tho (enak kan). Tapi dibuktikan dulu, aku salah apa ora (tidak). Kalau salah detik ini ditangkap tidak apa-apa, dibuktikan dulu," tegas dia.


Dilaporkan Dosen UNJ

Sebelumnya, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK oleh dosen UNJ Ubedilah Badrun atas dugaan korupsi dan tindak pidama pencucian uang (TPPU).

Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau TPPU berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan" kata Ubedilah Badrun di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selatan, Senin 10 Januari 2022.

Fuji Main Film

Fuji Bakal Main Film Bukan Cinderella, Warganet Ingatkan Jangan Bandingkan dengan Mayang

Liputan6.com 2022-01-11 11:06:27
Fuji saat liburan di Bali. (Tangkapan Layar YouTube Fuji an)

Keberuntungan kembali mendatangi Fuji, adik ipar Vanessa Angel. Setelah memiliki subscribersyang banyak di kanal YouTube yang baru dibuatnya, kini ia mendapat hal baru.

Adik Bibi Andriansyah ini tengah kesenangan karena mendapat tawaran untuk berakting. Ia akan main dalam film Bukan Cinderella.

Dan film ini menjadi yang pertama bagi pemilik nama lengkap Fujianti Utami dalam berakting. Bagaimana rasanya?

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Deg-degan

Awal mendapatkan peran ini Fuji mengaku deg-degan. Maklum ini kali pertama ia beradegan di lokasi syuting dan depan kamera.

"Tapi optimis sih, tetep pengen nyoba. Pengen coba aja, ini kan pertama kali, pede aja," ungkap Fuji, di kanal YouTube Official Nitnot, Senin (10/1/2022).


Sedih Jauh dari Gala

Lantas, bagaimana dengan Gala? Seperti diketahui, setelah Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah meninggal dunia, putra semata wayangnya diasuh oleh Fuji.

"Sedih sih (jauh dari Gala). Tapi sebelum itu aku udah meeting-meeting dulu. Terus udah bilang ke Mama Papa, alhamdulillah diizinin, jadi ya udah. Kan ada Mama Papa juga, sama abang-abangku," lanjutnya.


Bukan Pansos

Fuji punya alasan tersendiri menerima tawaran untuk bermain film ini.

"Bukan (ingin viral). Tapi ingin menunjukkan kepada orang kalau aku bukan pansos. Aku ingin tunjukkin kalau aku bisa juga," sambungnya.


Beragam

Fuji mendapat tantangan yang cukup besar dalam memerankan tokoh Amora. Ia tak hanya harus bisa tertawa atau menangis saja.

"Karena peran dia ini ada nangis, ada ketawa, ada action. Jadi memang butuh skill kuat. Kita lihat apakah Fuji berhasil di film ini," sambung yang lain.


Jangan Bandingkan dengan Mayang

Tak sedikit warganet mengomentari pekerjaan baru Fuji. Dan mereka mengingatkan bahwa Fuji berbeda dengan Mayang yang bisa mendapatkan tawaran tanpa banyak drama.

"Tanpa koar2 , tanpa melabeli dirinya sbg adiknya artis, tanpa sok iyes merasa punya bakat dan berkarya, tanpa posting lagi casting, eh langsung dikontrak main film jadi pemeran utama pula sukses ya utiiiii... ," tulis warganet.

"Udlah gak perlu bandingin yg satu dgn yg ini , Fuji emang lbh beruntung aja semua nya dari segi keluarga , finansial , karir , hoki . Kalo Mayang kan sepertinya dipegang kendali sama si D . Doain aja moga 2" selalu dpt rejeki yg sesuai dgn kebutuhan ," timpal yang lain.

"Kasian si Mayang yak.. gua kalo jadi Vanesa tau Adhe gua di hujat2 terus biar kata gak suka sama bapak nya. Pasti sedih bgt ," tambah lainnya.

Song Kang Pakai Tenun Indonesia

Song Kang Pakai Kemeja Tenun Rancangan Didiet Maulana

Liputan6.com 2022-01-11 16:01:30
Song Kang memakai kemeja tenun rancangan Didiet Maulana. (dok. Realfood Indonesia)

"Tersongkang-songkang," begitu desainer Didiet Maulana memulai cerita pengalaman barunya. Bukan tanpa sebab tentu, mengingat penulis buku Kisah Kebayaini berkesempatan merancang busana untuk aktor K-drama Song Kang.

"Enggakpernah nyangka, aku yang sudah dua tahun ini tiada hari tanpa nonton drakor (drama Korea), tetiba diberi kepercayaan bikinin baju buat orang yang aku selalu nonton filmnya! Emang sih tiap nonton film korea selalu doa, one day akan ada yang pakai baju tenun Indonesia buatan kami," tulisnya di unggahan akun Instagram pribadi, Selasa (11/1/2021).

Kesempatan ini didapat Didiet karena bekerja sama dengan produsen produk kesehatan, RealFood Indonesia. Pasalnya, mereka baru saja mendapuk bintang drama Sweet Home ini sebagai brand ambassador.

"Konsiderasinya memilih tenun bermotif geometris dan bersifat dekoratif, sehingga bisa mewakilkan tenun Indonesia. Maunya memang memperkenalkan cerita tentang tenun lewat kemeja yang dipakai Song Kang," tutur Didiet melalui pesan suara pada Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

Kain tenunnya, Didiet melanjutkan, dibuat selama dua hingga tiga minggu. Sementara, mulai dari proses desain sampai kemeja tenun jadi, memakan waktu tiga minggu. "Jadi, kurang lebih butuh 1,5 bulan untuk projectini, agak kilat sebenarnya," ia mengatakan.

Dalam prosesnya, figur di balik merek IKAT Indonesia ini menyebut, pihak RealFood Indonesia berpesan untuk menonjolkan wastra Indonesia. Ia dan tim awalnya mengajukan dua jenis kain: batik dan tenun.

"Ternyata yang dipilih tenun. Tapi, tidak ada hal-hal di luar itu, karena ini hanya soal preferensi. Kemudian, dibuat se-international look mungkin, yang dalam hal ini (diimplementasi dalam) kemeja," Didiet Maulana bercerita.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pakai Ilmu Skala Arsitektur

Uniknya, Didiet mengatakan, pihaknya harus mengadopsi pendekatan berbeda dalam menentukan ukuran kemeja. "Ngukur lewat TV, pakai ilmu skala arsitektur," tulisnya.

Pemilihan warna kain tenun navy blue, dinilai Didiet cocok karena kontras dengan warna kulit aktor 27 tahun tersebut. Ia berkata, "Warnanya elegan, tapi di saat yang sama, ada sisi kasualnya, sehingga menurutku pas dengan kepribadian Song Kang yang hangat."

"Mau menonjolkan tenun Indonesia bisa masuk dengan karakternya Song Kang yang supel, very sweet, dan hangat," imbuhnya.

Setelah kemeja tenun jadi, proses setelahnya berlangsung sangat cepat. "Semua langsung dikirim ke sana (Korea Selatan). Tidak ada feedback dari tim Song Kang, sehingga kami mengasumsikan semuanya okay. Kami juga baru tahu akhirnya berhasil dipakai ketika TVC dan fotonya jadi (sebagai brand ambassadorRealFood)," kata Didiet.


Suntikan Semangat bagi Perajin

Melalui proyek ini, Didiet berharap para perajin Indonesia mendapat suntikan semangat untuk terus berkaya. Terlebih, Song Kang bukanlah bintang Korea Selatan pertama yang kedapatan memakai wastra Indonesia.

Momen-momen seperti ini, Didiet mengatakan, layak dirayakan sebagai bentuk apresiasi pada sejumlah brand yang ingin bekerja sama dengan platform internasional. Menurutnya, ini tidak semata soal promosi produk.

"Ini juga memberi kesempatan pada perajin lokal untuk ikut maju dan terpromosikan," tuturnya. "Jadi, semoga perajin tenun makin bersemangat dengan adanya project ini."


Infografis Fakta-Fakta Menarik tentang Fashion

 

BTS Jualan Masker Kemahalan

BTS Jual Masker Sebagai Merchandise Terbaru, Harganya Dianggap Kemahalan

Liputan6.com 2022-01-11 11:02:27
Tampil dengan koleksi Spring 2022 Menswear Louis Vuitton, Jimin tampil colorful dengan jaket pink ungu berdetail kantung besar di bagian depan, dipadu turtleneck ungu dan celana ungu. Bahakn,

Ketenaran yang dimiliki BTS mengundang banyak pihak untuk berkolaborasi. Salah satunya adalah jenama Dobu yang meluncurkan masker edisi terbatas.

Koleksi masker dinamai Butter, seperti judul lagu terbaru BTS. Masker tersebut menawarkan tujuh pilihan warna sesuai jumlah anggota BTS.

Paket masker RM hadir dalam warna hitam, sedangkan Jin muncul dengan varian warna pink. Suga diwakili oleh warna hijau dan J-Hope datang dengan warna biru langit.

Selanjutnya, paket masker Jimin menghadirkan warna oranye, sedangkan V ditawarkan dengan warna ungu dan Jungkook dengan warna biru donker. Konsumen juga akan mendapatkan masker kuning bertuliskan Butter bila membeli seluruh paket.

Produsen membuka kesempatan untuk konsumen memesan lebih dulu sebelum barang diedarkan secara resmi. Proses pemesanan dibuka mulai 10 Januari 2021.

Dikutip dari laman AllKpop, Selasa (11/1/2022), satu set edisi khusus itu terdiri dari 56 masker K95. Harganya mencapai 245 ribu won atau hampir Rp3 juta. Artinya, satu masker dihargai lebih dari Rp50 ribu.

Harga itu lebih tinggi dari harga masker serupa di pasaran. Hal itu memancing perdebatan di antara warganet.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Pro Kontra

Warganet terbelah dua menanggapi harga masker yang ditawarkan sebagai merchandise BTS. Beberapa menganggap masih masuk akal, tetapi lainnya menganggap harganya terlalu mahal.

"Dengan 5000 won per masker, aku pikir oke. Warnanya juga indah," tulis warganet yang pro.

"Bila aku seorang penggemar, aku akan membeli ketujuh-tujuhnya," imbuh yang lain.

"Bila kamu berpikir itu hanya merchandise, harganya tepat kok," kata warganet lainnya.

Sementara, warganet yang berpandangan sebaliknya menuliskan, "Bukankah itu masker sekali pakai? Meski mereka BTS, harganya tetap tak masuk akal."

"Meski aku seorang penggemar, aku pikir aku tak bisa membelinya," imbuh lainnya.


Bukan yang Pertama

Sepekan sebelumnya, Jin BTS mengumumkan penjualan merchandise yang didesain sendiri oleh member tertua itu. Merchandise Jin terdiri dari dua versi piyama dan satu desain bantal. Terkait piyama, pemilik nama lengkap Kim Seokjin ini sudah mempromosikannya sejak beberapa waktu lalu, termasuk muncul dalam episode In the Soop season dua.

Piyama dijual seharga 119 ribu won (Rp1,4 juta) per set, sedangkan bantal dibanderol 69 ribu won (Rp827 ribu). Angka-angka ini membuat merchandise buatan Jin disebut "terlalu mahal." Namun, ARMY ternyata bukan satu-satunya yang terkejut dengan harga jual yang ditentukan HYBE, agensi BTS.

Setelah harga sebenarnya terungkap dan ARMY membagikan tanggapan mereka, Jin BTS ternyata memperhatikan komentar ini dan mengungkap bahwa ia juga berpandangan serupa. Dalam sebuah unggahan di Weverse, baru-baru ini, ia menjelaskan, meski ingin merchandise dibuat dari bahan berkualitas tinggi, harganya tetap mengejutkan.

"Saya memang meminta mereka menggunakan bahan berkualitas bagus untuk piyama. Tapi harganya ... Saya juga kaget," tulis idol 29 tahun tersebut, dikutip dari Koreaboo.

Ketika Jin menuliskan komentar tersebut, penggemar membanjiri media sosial, mendukungnya karena menyebut harga merchandise "tidak adil." Banyak juga yang bercanda tentang reaksi HYBE melihat unggahan Jin.


Pesona K-Pop Mendamaikan Korea

 

Ayah Vanessa Bungkam

Doddy Sudrajat Dicecar 23 Pertanyaan Polisi, Tumben Kicep Saat Diwawancara Awak Media

Liputan6.com 2022-01-11 10:00:00
Doddy Sudrajat menuliskan kerinduan terhadap almarhumah anaknya Vanessa Angel dan cucunya, Gala Sky Andriansyah (dok.Instagram/@doddysudrajat/https://www.instagram.com/p/CWx3J9YvpOM/Komarudin

Doddy Sudrajat mendatangi Polda Metro Jaya Jakarta didampingi kuasa hukumnya, Djamalluddin Koedoeboen terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan seorang bernama Rofi'i.

Diberitakan sebelumnya, lewat sebuah video, Rofi'i minta Doddy Sudrajat tak memindahkan makam Vanessa Angel. Jika permintaan ini dikabulkan, Rofi'i akan memberikan ponsel pintar.

Doddy Sudrajat berkukuh ingin memindahkan makam istri Bibi Andriansyah, apa pun yang terjadi. Kronologi ini dijelaskan Doddy Sudrajat dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Di Ruang Penyidik

"Setelah sampai di ruang penyidik, kita bercerita, bersendau gurau, saling cerita lucu-luculah. Karena memang santai saja, teman-teman penyidik menyambut kami dengan hangat," kata Djamalluddin Koedoeboen.

Melansir dari video interviu di kanal YouTube KH Infotainment, yang diunggah Senin (10/1/2022), sang pengacara menyebut Doddy Sudrajat dicecar 23 pertanyaan namun pemeriksaan berjalan lancar.


23 Pertanyaan

"Ada 23 pernyataan. Seputar apakah klien kami mengenal saudara pelapor atau tidak, kemudian apakah ada maksud menghina atau tidak, dan beberapa pertanyaan lain yang semua standar," bebernya.

Pemeriksaan awal pekan ini bersifat klarifikasi. Doddy Sudrajat mengaku tak ada niat sedikit pun untuk menghina siapa pun. Peribahasa yang disampaikan pun sifatnya umum.


Biarkan Anjing Menggonggong

"Kita diperlihatkan ada kalimat seperti ini: Walaupun Anda memberikan pabrik Samsungnya sekalipun, kami tidak akan terpengaruh kurang lebihnya begitu," Djamalluddin Koedoeboen menjelaskan.

"Biarkan anjing menggonggong, kalifah tetap berlalu. Itu adalah kalimat penggalan-penggalan dari apa yang di-posting klien kami. Tadi kami diskusikan seputar itu," ia memaparkan.


Tanya Abang Saja

Tumben, saat ditanya awak media, Doddy Sudrajat ogah menjawab. Sepanjang wawancara, ia mengutak-atik ponsel sambil sesekali berinteraksi dengan seseorang dengan gadget-nya.

"Tanya abang (Djamalluddin) saja," kelit Doddy Sudrajat saat ditanya jurnalis. Setelahnya, ia kembali mengutak-atik ponsel dan sesekali memunggungi awak media karena kontak dengan seseorang via ponsel.

Soal Spirit Doll, Salahkan Boy William

Ivan Gunawan Terang-Terangan Salahkan Boy William sebagai Biang Kerok Kegaduhan Spirit Doll

Liputan6.com 2022-01-11 15:30:00
Simak penjelasan psikolog terkait tren adopsi boneka arwah di kalangan selebritis seperti Ivan Gunawan. (Instagram/ivangunawan).

Beberapa waktu terakhir, fenomena artis yang mengadopsi spirit doll atau boneka arwah tengah ramai dibicarakan masyarakat. Salah satu yang paling sering dibicarakan adalah Ivan Gunawan.

Ivan Gunawan diketahui memiliki dua buah spirit doll yang diberi nama Miracle dan Marvel. Namun karena banyaknya pro kontra yang timbul, Ivan Gunawan memilih untuk menghibahkan dua boneka tersebut.

Saat berbincang dengan Maharani Kemala, Ivan Gunawan dengan tegas menyalahkan Boy William sebagai biang kerok kegaduhan ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Nyerah

"Sabar ya. Anakmu sudah dikasih orang? Kenapa, lu nyerah?" tanya Maharani Kemala.

"Udah aku kasih orang, nyerah," jawab Ivan Gunawan.


Biang Kerok

Pasalnya, usai membuat konten bersama Boy William itu lah isu mengenai spirit doll Ivan Gunawan mulai ramai dibicarakan masyarakat. Hingga saat ini, konten tersebut sudah ditonton lebih dari 4,8 juta kali.

"Tadi aku iseng-iseng nonton kamu di BW," kata Maharani Kemala.

"Sebenernya gara-gara Boy William juga tuh, maksa bikin konten bikin konten, terus dia bikin begitu. Kan ramenya gara-gara abis (konten) Boy William. Udah sampai hari ini belum transfer lu Boy ke gue, biang keroknya emang Boy William," kata Ivan Gunawan.


Pelihara Sesuatu yang Baru

Ivan Gunawan memutuskan untuk tidak lagi memelihara boneka arwah. Ia justru ingin melakukan sesuatu yang baru, namun hal itu masih dirahasiakan.

"Sekarang gue mau pelihara lagi, ada lagi yang mau gue pelihara. Tunggu aja tanggal mainnya," kata Ivan Gunawan bikin penasaran.

Arti Sindiran Mega untuk Jokowi

HEADLINE: Sentilan Megawati Soekarnoputri untuk Jokowi dan Puan, Bagian Autokritik?

Liputan6.com 2022-01-12 00:03:20
Presiden Jokowi bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan sejumlah kader berpose bersama saat Rakernas PDIP III Tahun 2018 di Badung, Bali, Jumat (23/2). PDIP resmi mengusung Jokowi

Bukan sesuatu yang aneh jika Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyentil dan mengkritik seseorang atau lembaga setiap kali dia berpidato. Hanya saja, kali ini yang dikritik adalah kader partai sendiri, serta sang anak yang menjabat sebagai Ketua DPR.

Hal itu terjadi saat Megawati menyampaikan pidato politiknya pada Peringatan HUT ke-49 PDIP secara daring, di Jakarta, Senin (10/1/2022). Megawati memulai kritiknya terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.

"Pak Jokowi, bayangkan, saya kan sering lihat kemarin harga cabai sekian, harga minyak goreng sekian, harga bawang merah sekian. Aneh menurut saya, kok klasik amat ya?" kata Megawati.

Tak hanya Jokowi, Megawati juga menyentil Ketua DPR RI yang juga putrinya, Puan Maharani. Megawati menyebutkan, produk legislasi yang dibuat DPR kerap tak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Padahal, UUD semestinya dijadikan acuan pembuatan undang-undang.

Namun, pengamat politik yang juga pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti melihat kritikan itu bukan sesuatu yang istimewa. Alasannya, ini bukan kali pertama Megawati melontarkan kritik terhadap Jokowi.

"Saya kira autokritik Megawati ke Jokowi ini bukan kali pertama, sebelumnya juga sempat soal harga PCR, saya kira ini masih lanjutan dari hal tersebut," ujar Ray kepada Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

Namun, alih-alih ditujukan untuk Jokowi pribadi, dia menilai kritik Megawati diarahkan untuk para pembantu presiden yang kinerjanya tak memuaskan.

"Megawati melihat adanya indikasi menteri-menteri Jokowi yang kewenangannya seperti Pak Jokowi, bahkan lebih. Jadi sebenarnya ini bukan ke Pak Jokowi, tapi pembantu-pembantunya Pak Jokowi yang dilihat Bu Mega sebagai pengambil keuntungan dalam kesulitan," jelas Ray.

Dia meyakini kritik yang dilontarkan itu bukan untuk Jokowi, karena terkait dengan persoalan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok, bukan karena lemahnya Jokowi.

"Bukan di Pak Jokowi-nya, tapi di menteri-menteri kabinetnya, karena kan di (kabinet) bidang ekonomi di situ bukan PDIP, tapi Golkar. Jadi intinya, kritik Bu Mega justru membantu Pak Jokowi mengingatkan kinerja menteri-menterinya karena mungkin saja Pak Jokowi kelelahan mengingatkan mereka," tegas Ray.

Sementara terkait kritikan yang diarahkan kepada Puan Maharani, dia menilai tidak langsung kepada Ketua DPR itu, melainkan kepada lembaga DPR secara keseluruhan. Alasannya, baik atau buruk kinerja DPR akan berdampak pada PDIP.

"Jadi mau tidak mau Bu Mega konsen terhadap hal itu karena efek penyusunan UU di era Puan ini jadi merugikan ke PDIP karena dengan adanya putusan MK terhadap UU yang dibuat DPR mencoreng kredibilitas parpol di parlemen. Sedangkan kita tahu parpol paling banyak kursi di DPR kan PDIP, jadi akan berdampak," ungkap Ray.

Di sisi lain, lanjut dia, kritikan Mega juga menjadi peringatan bagi Puan, agar Ketua DPR itu bisa lebih bergerak untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas di 2024 yang tidak cukup hanya dengan memasang baliho saja.

"Karena menurut hemat saya, Puan belum memberikan suatu prestasi di DPR dan itu akan menjadi kendala bila nantinya benar dicalonkan PDIP di 2024 sebagai capres. Jadi otokritik ini juga ngingetin Puan," pungkas Ray.

Infografis Sentilan Megawati Soekarnoputri untuk Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, selama kritik yang dilontarkan Megawati objektif, hal itu bagus-bagus saja, karena dilakukan sebagai bentuk masukan terhadap Presiden dan Ketua DPR.

"Tapi harus dilihat, mereka itu keduanya petugas partai, anak buah Beliau, kenapa nggak bisa dikondisikan langsung saja oleh Beliau dan harus dikritik begitu? Artinya bisa saja itu kritik untuk dirinya sendiri," ujar Ujang kepada Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

Terkait kemungkinan kritikan itu dimaksudkan untuk para pembantu atau orang-orang dekat Jokowi, dia tak menampiknya. Alasannya, sebelumnya Mega juga mengatakan banyak orang yang memanfaatkan situasi pandemi untuk mencari keuntungan pribadi.

"Itu terjadi pada menteri, tapi menteri tidak bermain sendiri tapi juga anggota dewan. Jadi, bisa jadi itu kritik ke Jokowi dan bawahannya dan Puan juga di jajarannya," ujar Ujang.

"Tapi satu hal, kalau kritik tidak ada perubahan dan tanpa solusi ya hanya sebatas kritik. Jadi selain kritik, Mega harus memberi perintah, sebagai pemegang mandat PDIP harus memerintahkan petugas partainya untuk tidak melakukan apa yang mejadi bahan kritik," imbuh dia.

Yang jelas, lanjut dia, hingga kini belum terlihat langkah pemerintah yang konkret dan konsisten, misalnya dalam hal naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.

"Saya rasa belum, karena banyak mafia yang bermain. Bukan hanya hukum ekonomi soal suplai dan demand, tapi juga permainan mafia yang harus ditertibkan pemerintah. Karena itu harus action dong dari kritik itu tadi, implementasi kritikan Mega, eksekusi di lapangan," tegas Ujang.

Soal kinerja Puan sebagai Ketua DPR, dia melihat tak ada yang istimewa. Di bawah pimpinan Puan, dia melihat DPR hanya menjadi stempel pemerintah untuk berbagai kebijakan dan regulasi yang keluar dari Senayan.

"Menurut saya standar, biasa saja, lebih mengikuti apa yang dimau pemerintah, UU KPK, Omnibus Law, UU Minerba dan sebagainya, itu kan mengikuti maunya pemerintah dan mengecewakan rakyat. Oleh karena itu mohon maaf elektabilitasnya nggak naik-naik. Jadi kritikan Mega ini momentum bagi Puan, agar membuat kebijakan yang pro rakyat sehingga rakyat bersimpati ke Puan," tandas Ujang.


Cerita Lama Kenaikan Harga

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Utut Adianto menampik dugaan kalau kritikan Megawati soal kenaikan harga sejumlah bahakan kebutuhan pokok ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Apalagi Presiden Jokowi juga punya kerisauan yang sama, sampai memerintahkan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi untuk meredam gejolak harga minyak goreng yang dalam beberapa bulan ini melonjak tajam.

"Soal minyak goreng, saya minta Menteri Perdagangan menangani stabilisasi harga minyak goreng di dalam negeri, harga minyak goreng harus tetap terjangkau, jika perlu Mendag melakukan operasi pasar agar harga terkendali," seru Jokowi dalam pernyataannya, Senin (3/1/2022) pekan lalu.

Dengan alasan itu, menurut Utut, ucapan Megawati itu bisa ditujukan kepada siapa saja, karena dia punya keresahan yang sama dengan Presiden terkait kenaikan harga tersebut.

"Ibu kan juga bilang 'saya ini kasihan dengan Pak Jokowi, orangnya baik begini, bekerja untuk rakyat masih dibilang kodok'. Itu kan artinya Ibu sebagai Ibu kita di usia yang sudah lanjut masih ingat soal itu," ujar Utut kepada Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

Ucapan Utut ada benarnya. Saat menyampaikan pidato politik HUT ke-49 PDIP, Megawati memang menyebut masih ada pihak yang mengambil kesempatan dalam kesempitan di tengah pandemi Covid-19. Menurut Mega, pihak-pihak tertentu mendiskreditkan kinerja pemerintah dan memanfaatkan pandemi untuk menyerang pemerintah.

"Saya juga melihat masih saja ada kelompok politik memancing di air keruh, mereka memanfaatkan pandemi untuk mendiskreditkan pemerintah," ujar Megawati.

Selain itu, Megawati juga mengaku heran masih ada pihak yang menghina Presiden Jokowi. Meski demikian, dia meminta Jokowi tidak perlu memasukkan ke hati, sebab Megawati dan PDIP selalu berada di belakang Jokowi.

"Saya kan ngomong spontan saja, bayangkan presiden kita loh dibilang Pak Jokowi kodok lah apalah, tapi saya bilang sama Beliau, sudah Bapak nggak perlu masukkan ke hati. "Saya berada di belakangmu dengan seluruh yang namanya anak-anak dari PDIP," tegas Megawati.

Infografis Kritik Jokowi, Megawati Tetap Dukung Penanganan Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Karena itu, Utut mengatakan apa yang disampaikan Megawati bukan bentuk kekecewaan pada Presiden yang kebetulan kader PDIP, melainkan hanya sekadar mengingatkan. Dia membuat analogi ibarat nasihat orangtua kepada anaknya.

"Kalau saya punya anak, saya ingatkan kenapa misalnya enggak pulang jam 12 malam, itu namanya biasa ngingetin. Kalau Ibu ngingatin ya namanya Ibu, begitulah Ibu. Dan yang bisa menyatukan PDIP itu kan Ibu. Orang bisa punya legalitas, tapi legitimasi belum," tegas Utut.

Selain itu, lanjut dia, terkait adanya kenaikan harga kebutuhan pokok, itu bukan cerita baru. Sehingga apa yang terjadi sekarang hanyalah pengulangan.

"Bahan pokok naik turun itu di mana-mana pernah terjadi. Dari kamu masih kecil sampai sekarang pasti ada situasi barang naik. Itu sebabnya, konsep idealnya ada Bulog yang jadi penyangga harga.

Memang kita semua kan inginnya kehidupan sosial yang baik, komunal. Faktanya UU kita semuanya sangat kapitalis," ujar Utut.

Sementara, terkait kritikan terhadap DPR yang dinilai kerap melahirkan UU yang bertentangan dengan UUD 1945, pihaknya dengan sangat terbuka akan memperhatikan peringatan itu.

"Termasuk adanya catatan Beliau bahwa ada UU ini sama enggak spiritnya dengan UUD 45 dan Pancasila, sebagai anak buah kita resapi dan kita jalankan. Nanti kita periksa mana-mana yang tidak sesuai (dengan UUD 1945)," jelas Utut.

Sebenarnya, lanjut dia, standar baku nomor satu perumusan UU itu mesti ada ketentuan umum, kedua asas Pancasila dan UUD 45. Karena itu pihaknya akan menanyakan langsung kepada Megawati UU dimaksud.

"Kalau saya rasa, Ibu ngomong ini mungkin lebih banyak bagian (undang-undang) bidang ekonomi, itu dugaan saya. Tapi nanti saya akan minta yang Ibu maksud itu UU apa," pungkas Utut.


Minyak Goreng hingga Legislasi

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritisi kenaikan harga bahan pokok, seperti minyak goreng, cabai dan lainnya belakangan ini. Kritik terhadap pemerinrtah itu disampaikan Megawati saat menyampaikan pidato politiknya pada Peringatan HUT ke-49 PDIP secara daring, di Jakarta, Senin (10/1/2022).

"Pak Jokowi, bayangkan, saya kan sering lihat kemarin harga cabai sekian, harga minyak goreng sekian, harga bawang merah sekian. Aneh menurut saya, kok klasik amat ya?" kata Megawati.

Menurut dia, Indonesia sudah merdeka 76 tahun, namun permasalahan serupa masih saja terus terjadi. Dia berpendapat ungkapannya itu sebagai autokritik kepada pemerintah.

"76 tahun merdeka masa sih begitu aja, gimana salahnya, ini autokritik. Saya juga mengkritik ketika (masih) di DPR," kata Presiden Kelima RI ini.

Dia menilai masalah kenaikan harga bahan pokok telah terjadi sejak dirinya masih menduduki kursi DPR. Megawati pun kerap menanyakan kenaikan itu kepada para petani.

"Makanan saya tiap hari, saya musti ke mana itu karena petani-petani minta ibu Mega datang, karena kenapa kok harga bawang ini kelihatannya akan jatuh. Karena daerah saya Jawa Tengah ya saya larilah ke Jawa Tengah, saya menanyakan kenapa dan kenapa," katanya.

Tak hanya Jokowi, Megawati Soekarnoputri pada kesempatan yang sama juga menyentil Ketua DPR RI yang juga putrinya, Puan Maharani. Megawati menyebutkan, produk legislasi yang dibuat DPR kerap tak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Padahal, UUD semestinya dijadikan acuan pembuatan undang-undang.

Mulanya, Megawati menjabarkan soal perumusan UUD 1945 pada masa pra-kemerdekaan. Ia mengatakan, batang tubuh dan mukadimah UUD dirumuskan dengan sangat visioner. Megawati lantas menyinggung banyaknya UU yang kini tak sesuai dengan UUD.

"Sekarang saya sering, kebetulan kan putri saya Ketua DPR, saya suka bilang begini, sebetulnya kita ini apa sudah lupa sama UUD 1945 ya," kata Megawati.

Megawati mengatakan, UUD merupakan sumber segala perundangan. Oleh karenanya, pembuatan UU harus selalu mengacu pada UUD. Ia menyayangkan banyaknya UU yang tak berpedoman pada konstitusi.

"UUD 1945 itu di situ katanya sumber segala perundangan, tapi terus di bawahnya seperti kayak tidak berhubungan atau kurang berhubungan menurut saya," ujarnya.

Kendati tak menyebut UU mana saja yang tak sesuai dengan UUD, Megawati meminta fraksinya di DPR untuk selalu berpegang teguh pada konstitusi dalam menyusun undang-undang.

"Saya selalu mengatakan kepada fraksi saya, mbok ya kalau apa pun yang mau dituangkan ke dalam undang-undang itu selalu melihat dulu UUD 1945 itu," kata Megawati.

Infografis Poin Penting Pidato Politik Jokowi di HUT ke-49 PDIP. (Liputan6.com/Abdillah)

Presiden Joko Widodo sendiri dalam sambutannya pada acara HUT ke-49 PDI Perjuangan tak menanggapi kritikan Megawati. Dia hanya menyampaikan terima kasih kepada PDIP atas dukungan pada masa sulit pandemi Covid-19.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan bantuan PDI Perjuangan dalam menyiapkan kebijakan-kebijakan dalam menghadapi masa-masa yang tidak mudah, masa-masa yang sulit akibat pandemi Covid-19," kata Presiden.

Lain halnya dengan Puan. Sehari setelah pidato Megawati, Dia menyatakan DPR RI akan mengesahkan draf RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) sebagai inisiatif DPR.

"Pimpinan DPR RI akan menindaklanjuti RUU TPKS sesuai ketentuan mekanisme yang ada di DPR RI," ujar Puan Maharani dalam rapat paripurna, Selasa (11/1/2022).

"Sehingga, insyaAllah minggu depan hari selasa tanggal 18 Januari RUU TPKS dapat disahkan menjadi RUU inisiatif DPR RI," tegasnya.

Tak hanya itu, Puan juga mengatakan sejumlah agenda strategis DPR RI pada masa sidang ini telah menunggu pelaksanaan program pemulihan melalui fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

"Dalam menjalankan fungsi legislasi, DPR RI akan menuntaskan 40 RUU sebagai Prolegnas Prioritas Tahun 2022. Beberapa agenda legislasi yang menjadi perhatian luas dari rakyat Indonesia saat ini antara lain adalah RUU TPKS," ungkap Puan.

Agenda strategis DPR RI lainnya dalam bidang legislasi menurut Puan termasuk Revisi UU No 12 Tahun 2011 tentang Peraturan Pembentukan Perundang Undangan, sebagaimana diamanatkan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi terkait uji materiil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"DPR RI berkomitmen untuk segera menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut bersama Pemerintah sesuai dengan kewenangan konstitusional DPR RI," tegasnya.

Vaksinasi Booster Gratis

Jokowi Gratiskan Vaksinasi Booster, Ini Syaratnya

Liputan6.com 2022-01-11 14:20:20
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 Astrazeneca kepada pekerja ritel di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (24/5/2021). Kementerian Kesehatan menargetkan 40.349.049 orang di Indon

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan vaksinasi booster atau dosis ketiga Covid-19 diberikan secara gratis kepada semua masyarakat Indonesia.

Namun, kata dia, penerima vaksin dosis ketiga harus sudah menerima suntikan vaksin dosis kedua lebih dari enam bulan.

"Adapun syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk menerima vaksinasi ketiga ini adalah calon penerima sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari 6 bulan sebelumnya," jelas Jokowi dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (11/1/2022).

Adapun penyuntikan vaksin booster akan dimulai pada Rabu 12 Januari 2022. Untuk tahap awal, vaksinasi booster diprioritaskan untuk masyarakat lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan terpapar Covid-19.

Jokowi menyebut vaksinasi booster dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. Terlebih, virus Covid-19 saat ini terus bermutasi dan memunculkan varian-varian baru.

"Untuk itu, saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama," ujar Jokowi.


Disetujui BPOM

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menyetujui penggunaan lima vaksin untuk program vaksinasi booster atau dosis lanjutan. Kelima vaksin tersebut antara lain, CoronaVac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zivivax.

Selain itu, Vaksinasi booster akan diberikan kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua. Hingga kini, ada 244 kabupaten kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

Tembok Besar China Runtuh

Tembok Besar China Runtuh Sepanjang 2 Meter Akibat Gempa M 6,9 di Qinghai

Liputan6.com 2022-01-11 11:31:40
Foto dari udara yang diabadikan pada 4 November 2020 ini menunjukkan pemandangan musim gugur di Tembok Besar seksi Yumuling di Wilayah Qianxi, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Yang Shiyao

Salah satu bagian The Great Wall atau Tembok Besar China yang berasal dari Dinasti Ming (1368-1644) runtuh setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,9 melanda Provinsi Qinghai, China Barat Laut pada Sabtu 8 Januari 2022 tengah malam di kedalaman 10 kilometer.

Menurut pemberitaan Global Times, Selasa (11/1/2022), Tembok Besar China runtuh sepanjang dua meter di daerah Shandan, Provinsi Gansu, China Barat Laut, yang berjarak 114 kilometer dari pusat gempa di daerah Menyuan, di Prefektur Otonomi Tibet Haibei di Qinghai.

Setelah gempa yang kuat, pihak berwenang China mengorganisir pemeriksaan peninggalan budaya lokal dan menemukan situs runtuh. Perlindungan utama telah dipasang dan pekerjaan perbaikan dan restorasi sedang dalam proses.

Sejauh ini tidak ada laporan kematian akibat gempa bumi yang memicu runtuhnya Tembok Besar China itu, tetapi sembilan orang terluka. Delapan di antaranya dipulangkan dari rumah sakit dan satu masih dalam pengawasan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Gempa Melanda Lokasi Jarang Penduduk

Gempa melanda daerah yang jarang penduduknya, tetapi beberapa kota besar merasakan getarannya.

Shi Yucheng, kepala Badan Gempa Gansu, mengatakan kepada media bahwa daerah pemukiman terdekat berjarak 40 kilometer dari pusat gempa, yang berada di sabuk gempa dan penduduk setempat terbiasa menghadapi gempa.

Dalam pertempuran lokal melawan kemiskinan, rumah-rumah penduduk ditingkatkan atau diperbaharui agar tahan gempa, yang juga berkontribusi untuk mengurangi korban dalam gempa bumi sebesar itu, kata Shi.

Pada tanggal 14 April 2010, gempa berkekuatan magnitudo 7,1 melanda Prefektur Otonomi Yushu Tibet di Qinghai, menyebabkan 2.698 orang tewas dan 270 hilang. Lebih dari 90 persen rumah penduduk setempat runtuh akibat gempa dan beberapa gempa susulan yang kuat.


Infografis Hindari 5 Hal Saat Pakai Masker Cegah COVID-19