Volume 250

Will Smith Tampar Chris Rock

Will Smith Ngamuk dan Pukul Chris Rock di Piala Oscar 2022, Hadirin Tegang dan Warganet Geger

Liputan6.com 2022-03-28 10:15:10
Chris Rock ditampar Will Smith di Piala Oscar 2022. (AP Photo/Chris Pizzello)

Banyak kejutan di Piala Oscar 2022, tapi salah satu yang dijamin paling menggegerkan, interaksi Chris Rock dan Will Smith. Aktor Aladdin ini memukul sang komedian yang menjadi presenter salah satu kategori di panggung di Dolby Theatre, Los Angeles, Senin (28/3/2022) waktu Indonesia.

Dilansir dari Variety, peristiwa tak terduga ini dimulai saat Chris Rock membuat lawakan soal istri Will Smith, Jada Pinkett Smith. Wanita tersebut disebut tampil di "G.I Jane" karena rambutnya yang plontos.

Seperti diketahui, Jada Pinkett Smith selama ini terbuka dengan kondisinya yang mengalami kerontokan rambut parah hingga akhirnya ia memangkas habis mahkotanya.

Nah, setelah ucapan ini, Will Smith langsung naik ke atas panggung. Tanpa ragu, ia langsung memukul wajah Chris Rock, yang sempat sedikit menghindar.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Masih Bisa Bercanda

Setelah menerima tamparan tersebut, Chris Rock masih bisa bercanda. "Oh wow, tadi Will Smith baru menggamparku," kata dia.

Namun suasana berubah menjadi rikuh dengan reaksi Will Smith setelahnya.


Jangan Sebut Nama Istriku

Will Smith yang telah kembali ke bangku penonton, berteriak kepada Chris Rock. Suaranya terdengar jelas: "Keep my wife's name out of your f****ng mouth! (Jangan sebut nama istriku dengan mulut ba*g**tmu itu)," teriaknya.

Hadirin Oscar terlihat tegang menyaksikan kejadian ini.


Selesaikan Sebagai Keluarga

Dalam segmen setelahnya, Diddy sempat membahas kejadian ini. "Will dan Chris, kita akan menyelesaikan ini sebagai keluarga. Sekarang kita melanjutkan acara dengan cinta," kata dia.


Ramai di Medsos

Di media sosial, insiden ini juga ramai jadi perbincangan. "Gila, Will Smith ngamuk ke Chris Rock yang mengejek istrinya," kata seorang warganet.

"Tunggu dulu, Will Smith betulan menghajar Chris Rock? Aku kira itu cuma arahan naskah!" yang lain ikut menanggapi.

"Luar biasa aku baru menyaksikan Will Smith bikin Chris Rock terguncang," yang lain mencuap.

Doddy Tak Ingin Pisah dengan Mama Puput

Doddy Sudrajat Ingin Selesaikan Masalah Rumah Tangga dengan Puput Secara Baik-Baik

Liputan6.com 2022-03-27 19:30:00
Doddy Sudrajat dan Puput. (Foto: Dok. Instagram @dodysoedrajat_1)

Beberapa waktu lalu, Puput, ibu sambung Vanessa Angel, mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Ada beberapa hal yang menjadi alasannya ingin berpisah dari sang suami, Doddy Sudrajat.

Sementara, Doddy Sudrajat justru tak ingin berpisah dari sang istri. Hal itu diungkapkannya di kanal YouTube Sambel Lalap, Minggu (27/3/2022).

Bahkan, ayah Mayang mengaku bahwa rumah tangganya tak ada masalah seperti yang beredar selama ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tak Ada Masalah

"Dengan Mama Puput sebenarnya saya enggak ada masalah apa-apa. Itu kan masalah rumah tangga tidak harus menjadi konsumsi publik sebetulnya," ungkap Doddy Sudrajat, yang didampingi Mayang.


Diselesaikan Baik-Baik

Doddy Sudrajat menjelaskan bahwa masalah rumah tangga yang tengah dihadapi bisa diselesaikan. "Biarkanlah ini sebagai masalah yang bisa diselesaikan secara baik-baik dengan Mama Puput," lanjutnya.


Komunikasi Lancar

Ditambahkan Doddy Sudrajat bahwa sampai saat ini ia dan Puput masih berkomunikasi.

"Komunikasi masih berjalan baik dengan Mama Puput. Karena ada anak kan? Jadi ada anak dari Mama Puput Aisah masih berusia lima tahun," sambungnya.


Sidang Cerai

Walau tak mau bercerai, namun Doddy Sudrajat siap menjalani persidangan cerai dengan Puput.

"Untuk sidang itu biarkan nanti berjalan. Silakan saja tanya Mama Puput, karena Mama Puput yang menggugat daddy," bebernya.

Juara Swiss Open 2022 Usai Hajar Duo Malaysia

Hasil Swiss Open 2022: Hajar Duo Malaysia, Fajar/Rian Duduki Takhta Juara

Liputan6.com 2022-03-27 19:56:00
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammas Rian Ardianto bereaksi setelah meraih poin melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dari China pada final bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 di A

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membungkam duo Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin untuk mengamankan gelar Swiss Open 2022.

Fajar/Rian, yang menyingkirkan pasangan Negeri Jiran lain yakni unggulan dua Aaron Chia/Soh Wooi Yik di semifinal, berjaya 21-18, 21-19 di St Jakobshalle, Minggu (27/3/2022).

Kedua pasangan bersaing ketat sejak awal final Swiss Open. Ganda putra terbaik ketiga Indonesia ini sempat melesat 8-4 sebelum balik tertinggal.

Fajri kemudian kembali menemukan momentum dan unggul 17-14. Mereka lalu terus memimpin hingga mengamankan gim pembuka.

Hasil ini meningkatkan kepercayaan Fajar/Rian. Mereka tancap gas hingga 8-3. Sayang, Fajri kehilangan konsentrasi dan tercecer 9-10.

Beruntung Fajri kembali menemukan ritme. Mereka melaju untuk unggul pada interval dan selalu memimpin hingga akhirnya memastikan titel Swiss Terbuka.


Gelar Kedua

Sebelumnya tunggal putra Jonatan Christie memastikan gelar usai menaklukkan andalan India Prannoy HS 21-12, 21-18.

Jojo, yang harus melakoni rubber pada 16 besar, perdelapan final, dan semifinal, membutuhkan 48 menit untuk berjaya.


Infografis

 

Polemik Ketua MK Nikahi Adik Jokowi

Didesak Mundur Usai Lamar Adik Jokowi, Ketua MK Anwar Usman: Tidak!

Liputan6.com 2022-03-28 09:59:08
Ketua Mahkamah Konstitusi terpilih yang baru saja menjabat Anwar Usman saat melakukan foto sesi dan wawancara khusus dengan tim Liputan6.com. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman heran dengan desakan terhadap dirinya agar mundur dari MK usai melamar Idayati, adik kandung Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Anwar Usman menyatakan, sebuah pernikahan mutlak ketentuan dari Sang Pencipta.

"Ada ya orang-orang tertentu yang meminta saya untuk mengundurkan diri dari sebuah jabatan. Apakah saya harus mengingkari keputusan Allah? Tidak!," ujar Anwar Usman dalam acara yang diselenggarakan IAIN Pekalongan seperti dikutip dari akun Youtube MK, Senin (28/3/2022).

Anwar menyebut, meski dirinya adalah Ketua MK dan hakim konstitusi, namun tetap memiliki hak asasi sebagaimana diatur dalam Pasal 28B ayat (1) dan pasal 29 ayat (1) Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

"Apakah saya harus berkorban melepaskan hak asasi saya. Hak untuk mengembangkan keluarga. Semua warga negara mempunyai hak yang sama, termasuk saya," kata dia.

Terkait dengan pernyataan adanya konflik kepentingan dalam pernikahannya dengan adik Jokowi, Anwar Usman menyatakan hal tersebut tak pernah ada.

Anwar menegaskan, dalam memutus suatu perkara di MK, dirinya menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.

"Kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Putusan itu tidak tergantung karena jabatan seseorang atau keluarga seseorang. Tidak," kata Ketua MK ini.


Layaknya Vonis Hukum, Ada Pro dan Kontra

Anwar Usman menyadari pernikahannya dengan Idayati layaknya sebuah vonis yang dijatuhkan terhadap seseorang. Dalam sebuah vonis, menurut Anwar, akan ada pihak yang menerima dan tidak.

Begitu pula dengan perikahannya, banyak yang tak menerima dan mendesak mundur dari jabatan ketua MK dan hakim konstitusi.

"Siapa pun hakim dan siapa pun yang diadili, yang disidangkan. Pasti pro dan kontra itu ada. Sama seperti yang saya sampaikan, saya baru berencana untuk melanjutkan sisa-sisa kehidupan setelah ditinggal oleh almarhumah istri saya," ujar dia.

Petisi "Save dr. Terawan" Kembali Ramai

Dipecat dari IDI, Petisi "Save dr. Terawan dari Sanksi Pemecatan" Kembali Ramai

Liputan6.com 2022-03-28 09:15:01
Menkes Terawan Agus Putranto memberikan keterangan usai menjenguk dua pasien positif terinfeksi Corona di RSPI Prof. DR. Saroso, Sunter, Jakarta, Senin (2/3/2020). Kedua pasien merupakan ibu

Kabar pemecatan Mantan Menteri Kesehatan Dr dr Terawan Agus Putranto oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memicu reaksi masyarakat.

Seorang warga yang mengaku sempat menjadi pasien Terawan, Mirna Lestari, membuat petisi "Save dr. Terawan dari Sanksi Pemecatan" pada 2018. Petisi ini kembali ditandatangani oleh warganet yang setuju dengan Mirna.

Hingga Senin 28 Maret 2022 pukul 8.25 WIB, petisi ini sudah ditandatangani oleh 21.822 orang, angka ini terus bertambah dalam hitungan detik.

Sebelum kabar pemecatan permanen mencuat, pada 2018 Terawan juga sempat dijatuhi sanksi pemecatan sementara per 26 Februari 2018 hingga 25 Februari 2019.

"Beliau dipecat karena dianggap melakukan pelanggaran etika kedokteran karena praktik kedokteran yang dilakukannya," tulis Mirna dalam keterangan petisi melansir Change.org, Senin (28/3/2022).

"Bukan hanya itu, MKEK PB IDI juga mencabut izin praktiknya yang ditandatangani ketua MKEK IDI Prio Sidipratomo dalam surat PB IDI yang diperuntukkan ke Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Seluruh Indonesia (PDSRI) tanggal 23 Maret 2018."


Kesaksian Mirna

Menurut Mirna, salah satu alasan pemecatan Terawan dari IDI pada 2018 adalah pelanggaran kode etik dokter akibat metode cuci otak untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah.

"Metode Cuci Otak untuk mengatasi penyumbatan dalam pembuluh darah sudah teruji secara Ilmiah dan tidak melanggar Kode Etik, metode briliannya sudah menyelamatkan hidup banyak orang termasuk saya," kata Mirna.

MKEK menduga, dokter yang identik dengan terapi Brain Washing melalui metode diagnostik Digital Substraction Angiography (DSA) itu sudah berlebihan dalam mengiklankan diri.

Menurut MKEK, tidak sepatutnya Terawan mengklaim tindakan cuci otak itu sebagai tindakan pengobatan (kuratif) dan pencegahan (preventif) stroke iskemik.

Alasan lain yang memperkuat MKEK menjatuhkan sanksi itu karena Terawan melakukan dugaan menarik bayaran dengan nominal yang tidak sedikit.

Selain itu, janji-janji Terawan akan kesembuhan setelah menjalankan tindakan cuci otak (brain washing). Padahal, terapi tersebut belum ada bukti ilmiah atau Evidence Based (EBM), seperti melansir News Liputan6.com.


Komentar Warganet

Petisi ini kemudian mendapat komentar dari warganet yang mengatakan bahwa IDI adalah ormas, bukan lembaga negara dan tidak boleh memberi sanksi tersebut.

"Tidak boleh memberi sanksi yang membunuh saatnya DPR mencabut kewenangan IDI dan menyerahkan kepada Kementerian Kesehatan! Sehingga kewenangan dan 'pesanan' kebijakan bisa dicegah."

Warganet lain pun berkomentar senada terkait pemecatan Terawan. Ia mengemukakan alasan penandatanganan petisi tersebut.

"Dari Nama aja IDI: Ikatan Dokter Indonesia. Harusnya semua yang bergelar dokter, otomatis berada dalam ikatan ini dan tidak bisa dipecat. Kalau tidak setuju dengan cara atau teknik pengobatan, maka cara atau teknik pengobatannya yang dilarang," katanya.

Ia menambahkan, pemecatan Terawan sepatutnya disertai alasan medis, data medis, bahayanya, efek sampingnya dan hal lain yang menunjang alasan pelarangan.

"Pemecatan dokter dari IDI sudah salah kaprah. Bubarin aja organisasi yang melenceng menjadi penguasa dokter-dokter. Percuma kuliah dan lulus jadi dokter kalau tidak diakui sebagai dokter," pungkasnya.


Infografis Dr Terawan

 


Simak Video Berikut Ini

"Aku Enggak Butuh Uang Jajan Rp 2M"

Respons Vanessa Khong soal Indra Kenz, Dari Kabar Putus hingga Uang Jajan Rp2 Miliar

Liputan6.com 2022-03-28 17:36:17
Tunangan Indra Kenz, Vanessa Khong ikut terseret kasus investasi bodong. (Sumber: Instagram/vanessakhongg)

Vanessa Khong dikabarkan putus dengan kekasihnya Indra Kenz. Seperti diketahui, Indra Kenz saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan investasi bodong.

Melalui akun Instagram miliknya @vanessakhongg, ia pun buka suara mengenai hubungannya dengan pria yang disebut Crazy Rich Medan itu.

Dengan mengunggah sebuah pemberitaan di media online yang mempertanyakan hubungan Indra Kenz sekarang ini, Vanessa pun menanggapinya.

"And lastly... soal ini aku ga pernah komen apapun dan aku no comment karna aku gamau bahas...," tulis Vanessa melalui unggahan Instagram Story miliknya @vanessakhongg, Sabtu 26 Maret 2022.

Selain itu, Vanessa Khong menjelaskan bahwa dirinya baru mengenal Indra Kenz, tepatnya pada 2020 silam.

Berikut sederet tanggapan Vanessa Khong terkait hubungan terkininya dengan Indra Kenz dihimpun Liputan6.com:


1. Enggan Komentari Kasus Indra Kenz

Indra Kenz saat ini tengah menjalani hari-harinya di jeruji besi atas kasus dugaan investasi bodong. Mau tak mau, Indra harus berpisah dengan kekasihnya, Vanessa Khong.

Melalui Instagram Stories, Sabtu 26 Maret 2022, Vanessa Khong buka suara mengenai hubungannya dengan pria yang disebut Crazy Rich Medan itu

Dengan mengunggah sebuah pemberitaan di media online yang mempertanyakan hubungan Indra Kenz sekarang ini, Vanessa pun menanggapinya.

"And lastly... soal ini aku ga pernah komen apapun dan aku no comment karna aku gamau bahas...," tulis Vanessa melalui unggahan Instagram Story miliknya @vanessakhongg, Sabtu 26 Maret 2022.


2. Dikabarkan Putus, Benarkah?

Lantaran sang kekasih harus mendekam di balik jeruji besi, Indra Kenz dan Vanessa Khong dikabarkan belum lama ini sudah tak menjalin asmara alias putus.

Vanessa Khong menganggap bahwa tak pantas mengumbar masalah pribadi di media sosial.

"Ga etis aja masalah pribadi jadi konsumsi publik," kata Vanessa.


3. Tegaskan Kasus Tak Ada Hubungan dengan Keluarga

Dalam Instagram Stories pula, Vanessa Khong menjelaskan bahwa ia baru mengenal Indra Kenz.

"Aku kenal dia itu awal november tahun 2020.. dan sebelum kenal dia orangtua aku sudah kerja dan bisnis sejak lamaa sekali...," tulisnya dengan mengunggah dua foto dirinya.

Ditegaskan Vanessa Khong bahwa kasus yang kini melilit Indra Kenz tak berhubungan dengan keluarganya.

"Intinya aku cuma mau bilang bahwa kasus dia yang sekarang ga ada hubungan sama aku dan keluarga aku. Dia udah trading2 dari 2018 sebelum kenal aku dan ga pernah tanya2 karna ga tertarik soal trading2an. Dah itu aja, semoga semuanya clear," sambung dia.


4. Beberkan Bisnis Orangtua

Vanessa Khong membeberkan beberapa bisnis yang dikelola orangtuanya.

"Dari properti, showroom, resto, bridal, bakery, dan banyak lainnya bahkan dari sebelum aku lahir...," lanjut dia.

Ditegaskan oleh Vanessa Khong kekayaan yang dimiliki orangtuanya bukan berasal dari sang kekasih.

"SO! kalo ada yang bilang aku n family kaya karena harta dia itu salah besar....," sambung Vanessa.


5. Bantah Dapat Uang Jajan Rp 2 Miliar

Vanessa Khong juga menanggapi soal berita perihal dirinya yang mendapatkan uang jajan Rp 2 Miliar dari Indra Kenz. Vanessa mengklarifikasi bahwa ia tidak memerlukan uang jajan sampai Rp 2 miliar dari Indra Kenz karena orang tuanya mampu untuk membiayainya.

"Literally males bgt buat bahas ini but I feel like I need to say abt this false accusation that you guys said abt me," kata Vanessa.

"Tapi makin lama beritanya makin menjadi jadi. So here's the thing, aku ga butuh atau perlu uang jajan "2M" ataupun berapapun itu lah. Aku bersyukur bangett dari aku lahir sampe skrg bahwa ORANG TUA aku mampu dan bercukupan sekali biayain aku. Dan sebelum kenal dia pun aku gapernah kekurangan selalu cukup bahkan lebih," tulis Vanessa Khong.


6. Sebut Sebelum Kenal Indra Kenz Tak Aktif Sosmed

Dalam unggahannya, Vanessa Khong menambahkan bahwa sebelum kenal Indra Kenz, ia tidak aktif sosial media (sosmed).

Namun setelah kenal Crazy Rich Medan itu, Vanessa baru aktif sosial media bahwa kini sudah punya sekitar 400 ribu pengikut.

"Aku kenal dia baru 1-2 tahun. Dulu pun aku org yg tdk aktif sosmed dan semenjak kenal aku bru mulai aktif main sosmed," papar Vanessa.


7. Konten-Konten Soal Indra Kenz Gimmick, Termasuk Rumah Hanya Meminjam

Vanessa Khong juga menjelaskan perihal konten-konten yang berisi tentang Indra Kenz di media sosial. Menanggapi salah satu video tentang kekayaan Indra Kenz, Vanessa memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Dan ini semua juga konten. Karena orang TV tiba-tiba contact dia mau dtg ke rmh. Sedangkan dia punya rumah tapi di Medan. Dan jadinya pake rumah yang aku dan keluarga tinggal sejak 2012," kata dia.

Vanessa menambahkan bahwa konten-konten yang dibuat hanya gimmick dan tidak sepenuhnya benar. Apa yang dilihat oleh netizen tidak semuanya berdasarkan fakta yang sebenarnya.

"Dan bukan hanya dia yang bgini. Banyak sekali artis2 lain yang beli mobil 10 TAPI kenyataannya tidak beli hanya untuk promosi saja," terang dia.

"Ya gtulah dengan dunia perkontenan, dan ini terjadi bukan hanya di Indonesia tapi di luar negri juga banyak konten gimmick2 seperti ini," tutup Vanessa.


Crazy Rich Indra Kenz Terjerat Kasus Binomo

 

Aktris Tuli Pertama yang Raih Oscar

Marlee Matlin, Aktris Hollywood Tuli Pertama yang Raih Oscar

Liputan6.com 2022-03-26 13:00:00
CODA Marlee Matlin

Marlee Matlin sejak masih muda sudah memenangkan Academy Award untuk Aktris Terbaik (pada usia 21 tahun, untuk Children of a Lesser God).

Ia adalah satu-satunya orang Tuli yang memenangkan Oscar. $1.000.000 yang ia kumpulkan untuk amal di Celebrity Apprentice adalah yang paling banyak untuk acara TV acara tunggal mana pun. Bahkan, ia pernah mengatakan kepada Donald Trump sesuatu yang ingin dikatakan setiap wanita kepada misoginis terkenal itu, yaitu "Sekarang, tolong berhenti menatap payudaraku."

Tahun lalu, ia meraup empat penghargaan sekaligus untuk filmnya CODA, dari Sundance Film Festival, termasuk Grand Jury Prize dan Audience Award, dan dengan cepat dibeli oleh Apple dengan harga yang tinggi, $25 juta. Film CODA telah ditayangkan di bioskop dan Apple TV+ sejak 13 Agustus 2021.

CODA, yang merupakan singkatan dari "child of deaf adults," tidak hanya menyenangkan banyak orang, tetapi pasti akan menarik banyak perhatian Oscar.

Disutradarai oleh Sian Heder, film ini menceritakan kisah Rossis, keluarga kelas pekerja yang tuli secara budaya di Gloucester, Massachusetts. Ada Frank (Troy Kotsur) dan putranya Leo (Daniel Durant), yang mengurus perahu nelayan keluarga; Ruby (Emilia Jones), yang menjadi penerjemah mereka; dan Jackie (Matlin), ibu pemimpin yang bahagia yang memegang semuanya bersama-sama. Ketika Ruby, yang merupakan satu-satunya anggota keluarga yang mendengar, didorong oleh guru paduan suara (Eugenio Derbez) untuk mengejar mimpinya menghadiri sekolah musik, ia galau apakah akan tetap setia kepada keluarganya atau mengambil risiko mengasingkan mereka untuk mengejar mimpinya.

"Saya berharap orang-orang akan menyimak film ini dengan pikiran terbuka. Jangan menganggapnya sebagai 'film untuk orang Tuli.' Ini tentang bahasa yang berbeda, sama seperti Anda menonton film apa pun dengan subtitle, dan film ini hadir dengan sejarah yang kaya dan keindahan yang tidak dapat Anda abaikan. Terakhir, karena ini adalah salah satu dari ribuan cerita di komunitas kami yang ingin kami bagikan kepada orang-orang," kata Matlin.

Kini usianya sudah 55 tahun, dan selama itu pula ia berjuang mati-matian untuk membuat Hollywood menerima cerita tentang komunitas tunarungu.


Menyingkirkan stigma

Atas pencapaiannya ini, ia mengutarakan pendapatnya saat diwawancara Dailybeast. Bahwa ia telah menjalani tahun-tahun yang luar biasa, terutama saat pandemi Covid-19 yang mengubah banyak hal, baik di rumah, sekolah, pekerjaan, atau kesehatan semua orang. Jadi ia merasa bersyukur film CODA selesai tepat sebelum pandemi melanda, meskipun ia akui kesulitan dalam mengikuti alur Virtual Sundance yang benar-benar baru ada.

Namun di saat yang sama, katanya, Sundance cukup akomodatif sehingga mereka mengizinkan presentasi virtual untuk merayakan film dan tidak membiarkan pandemi menghentikan mereka. Mereka merasa bahwa sangat penting untuk menampilkan film untuk ditonton semua orang, karena pembuatan film tidak boleh berhenti, dan orang tidak boleh berhenti mengapresiasi seni film, mengidentifikasi dengan karakter, dan hanya merasa hidup. "Kami cukup beruntung CODA berhasil masuk ke Sundance, dan kemudian memenangkan empat penghargaan, yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Sundance, dan bagi Apple untuk membelinya seharga $25 juta, yang belum pernah terjadi sebelumnya di Sundance, kami sampai tak bisa berkata-kata."

Ternyata, awalnya bahkan film CODA yang adalah remake dari film Prancis, La Famille Blier (yang dikritik karena menggunakan aktor dengar untuk peran tunarungu) juga akan menggunakan aktor dengar untuk peran anggota keluarga tunarungu. Namun Matlin memperjuangkan aktor tunarungu, bahkan sampai mengancam dirinya tidak akan ikut jika melakukannya seperti kemauan sang produser, dan itu berhasil.

Meski demikian suksesnya Matlin, ia mengakui setiap kali ia belajar dari pengalamannya berbisnis, kalau ia tidak bisa melakukannya sendiri, dan artinya ia membutuhkan dukungan dari komunitasnya untuk mewujudkannya. "Aku tidak bisa melakukannya sendiri," katanya.

Adapun saat ia mengikuti acara reality TV Celebrity Apprentice, ia mengatakan hanya berfokus untuk melakukan pertunjukan demi yayasan amalnya, Starkey Foundation. Yayasannya bertujuan memberikan alat bantu dengar gratis kepada orang-orang Tuli di negara-negara berkembang, dan juga di Amerika Serikat.

Matlin hingga kini masih memperjuangkan hak-hak tunarungu sembari mencoba menyingkirkan semua stigma yang ia temui. Tekadnya yang mungin bisa dicontoh untuk banyak orang Tuli adalah untuk bergerak melampaui orang dengar.

Infografis Presidensi G20 dari Tahun ke Tahun. (Liputan6.com/Trieyasni)

Putin Larang Publikasi Wawancara Presiden Ukraina

Vladimir Putin Larang Publikasi Wawancara Media Rusia dengan Presiden Ukraina

Liputan6.com 2022-03-28 16:03:16
Banner Infografis Putin Akan Hadiri KTT G20 Bali di Tengah Invasi ke Ukraina. (Sumber Foto: AP Photo)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan wawancara panjang 90 menit dengan empat wartawan media Rusia.

Dikutip dari laman Express.co.uk, Senin (28/3/2022), tujuannya yaitu sebagai langkah untuk berbicara langsung kepada rakyat Rusia.

Namun, sebelum dipublikasikan, Kremlin segera melarang wawancara tersebut dan memerintahkan media lain untuk tidak melaporkannya.

Regulator media pemerintah Rusia, Roskomnadzor, mengeluarkan peringatan kepada media hari ini untuk tidak membahas atau mengutip wawancara tersebut, tanpa memberikan alasan.

Regulator memperingatkan pers untuk tidak mempublikasikan wawancara dan mengkonfirmasi bahwa "penyelidikan telah dimulai untuk mengidentifikasi tingkat tanggung jawab dan tanggapan apa yang akan diambil" sehubungan dengan jurnalis yang melakukan wawancara.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Rusia Siap Hukum Jurnalis

Max Seddon, dari Biro Moskwa Financial Times, mentweet: "Sensor media Rusia memperingatkan sekelompok jurnalis untuk tidak mempublikasikan wawancara yang baru saja mereka lakukan dengan Zelensky."

"Mereka bahkan tidak repot-repot memikirkan alasan mengapa ini tidak diizinkan, tetapi bersumpah mereka akan tetap menghukum para jurnalis."

Terlepas dari peringatan itu, Presiden Zelensky sendiri membagikan wawancara satu setengah jam penuh di Telegram, aplikasi perpesanan populer di Rusia.


Infografis Rusia Vs Ukraina, Ini Perbandingan Kekuatan Militer

 

Terseret Kasus Investasi Bodong

Indra Bekti Klarifikasi Namanya Terseret Dalam Kasus Investasi Bodong Aplikasi Triumph

Liputan6.com 2022-03-28 17:30:00
(Daniel Kampua/Fimela.com)

Nama Indra Bekti disebut-sebut terlibat dalam kasusinvestasi bodong di aplikasi Triumph. Indra Bekti diketahui merupakan btand ambasador aplikasi Triumph.

Tak ingin namanya semakin jauh terseret, Indra Bekti memberikan klarifkasi. Suami Aldilla Jelita itu mengaku memang menandatangani kontrak kerjasama dengan aplikasi Triumph.

"Saya memang kerja sama dengan aplikasi koin Triumph. Saya juga sudah kenal lama pemilik dari koin Triumph ini. Beliau mengajak saya bertemu dan bekerja sama," kata Indra Bekti kepada wartawan, Minggu (27/3/2022)


Penjelasan

Dijelaskan oleh Indra Bekti, pemilik Triumph ini sempet menjelaskan tentang kinerja platform tersebut. Sampai akhirnya pria bernama lengkap Bekti Indra Tomo itu diajak kerjasama untuk menjadi brand ambasador.

Menurut ayah dua anak ini, bayaran sebagai brand ambasador berupa koin Triumph.

"Dia menjelaskan platform ternyata ini sebuah peluang dan saya tertarik memang untuk saya bisa mencoba akhirnya saya diajak bekerja sama untuk jadi brand ambasador-nya. Saya pun dibayar menggunakan koin," imbuhnya.


Bukan Afiliator

Indra mengaku hanya bekerja profesional sebagai brand ambasador. Namun ia membantah sebagai afiliator yang mendapatkan keuntungan dari orang-orang yang bergabung dalam aplikasi Triumph ini.

"Saya bekerja sebagai profesional dan saya juga tidak memiliki hubungan apapun mengenai mereka yang mungkin ingin bergabung dengan triumph. Saya tidak menerima apapun tidak menerima sepeser pun dari keuntungan mereka atau apa," kata Indra.


Penegasan

Pria berusia 44 tahun ini menegaskan kembali bahwa dirinya bukan afiliator. Ia dengan tegas hanya bekerjasama diminta untuk menjadi brand ambasador.

"Jadi saya brand ambasador bukan afiliator yang menerima keuntungan dari kerugian orang lain tidak seperti itu yah," pungkasnya.

Pengeluaran Wah untuk Gedung Wakil Rakyat

HEADLINE: Anggaran Fantastis Pergantian Gorden dan Pengaspalan di DPR, Wajarkah?

Liputan6.com 2022-03-29 00:00:57
Gedung DPR/MPR di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. (Liputan6.com/Devira Prastiwi)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menganggarkan puluhan miliar untuk pembelian gorden baru dan pelapisan aspal. Anggaran pengadaan gorden senilai Rp 48,7 miliar sementara pelapisan aspal mencapai Rp11 miliar. Anggaran keduanya berasal dari APBN 2022. Penganggaran inipun menuai sorotan karena jumlahnya yang fantastis.

Sekretaris Jenderal RI Indra Iskandar menjelaskan sebenarnya pengadaan gorden dan vitrase tersebut berdasarkan permintaan banyak anggota dewan kepada kesekjenan sejak 2020. Sebab, gorden di rumah dinas anggota DPR tersebut sudah tak layak dan sebagian besar diganti pada 2009.

Ia menyebut para anggota mengeluh karena rumah terlihat dari luar saat malam hari.

"Kesekjenan tidak bisa memenuhi permintaan anggota dewan yang dimaksud karena belum ada alokasi anggaran dari pemerintah. Tahun 2022 ini baru dapat alokasi anggaran dari pemerintah," kata Indra di Jakarta, Senin, (28/3/2022).

Indra merinci anggaran penggantian gorden hanya bisa dialokasikan untuk 505 unit rumah. Sementara satu rumah membutuhkan anggaran Rp 80 juta ditambah pajak sebesar Rp 90 juta per rumah.

Penggantian gorden itu akan dilakukan masing-masing rumah untuk lantai jendela ruang tamu, pintu jendela ruang keluarga, jendela ruang kerja, ruang tidur utama, jendela dapur, jendela tangga. Sementara di lantai dua ada tiga jendela ruang tidur anak, jendela ruang keluarga dan ruang tidur ART. Total ada 11 jendela yang membutuhkan gorden dalam setiap rumah.

Indra mengatakan, pagu anggaran tahun 2022 sebesar Rp48.745.624.000 sementara harga perkiraan dari konsultan perencana sebesar Rp46.194.954.000. Sementara untuk harga perkiraan sendiri dihitung dengan PPN sebesar 11 persen sebesar Rp45.767.446.332.

Indra menyampaikan, semua aspek perencanaan seperti desain, bahan, spek teknis serta harga perkiraan disusun oleh konsultan perencana dan melalui proses unit pelayanan. Angka tersebut muncul dari tor yang diajukan 2021 kemudian dilakukan review oleh inspektorat utama DPR berdasarkan kelayakan harga pasar.

"Review tersebut itulah yang dijadikan dasar kami untuk menyampaikan anggaran ke kementerian keuangan, inspektorat keuangan sebagai syarat utama," kata Indra.

Disamping review dari inspektorat utama, kata Indra, juga dilakukan pembahasan intensif dengan panja badan urusan rumah tangga (BURT).

Pengadaan Gorden tersebut, lanjut Indra, sudah dilakukan dengan mekanisme lelang terbuka dan menekankan di dalam rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) sangat jelas.

"Dua kali saya rapat, adalah harus berazaskan kepentingan produksi dalam negeri itu ditegaskan dalam RKSnya," jelas Indra.

"Jadi beberapa kali lelang yang dilakukan di DPR ini biasanya yang kalah lelang, kemudian bocorin ke media bocorin ke aparat hukum seolah-olah ada hengkipengki. Enggak ada hengkipengki, enggak ada urusan begitu ya. Mau lelang apapun semua secara prosedural tim pokja unit layanan pengadaan (ULP) di DPR bekerja secara profesional," tegas Indra.

Sementara terkait pengaspalan, kata dia, pihaknya akan melakukan pengaspalan untuk banyak hal. Kondisi saat ini, aspal di kompleks parlemen sudah tergerus, sehingga mudah tergenang air.

Terlebih lagi, pada awal Oktober akan diselenggarakan P20, dihadiri 20 ketua parlemen dunia yang sama dengan G20 plus 20 negara lain atas undangan DPR. Sehingga setidaknya ada 40 parlemen dunia akan hadir sehingga gedung DPR perlu bersolek.

"Untuk mempersiapkan ke sana, tentu kami akan merapikan semua tampilan-tampilan DPR mulai dari pintu gerbang, taman, dan semua jalan-jalan. Aspal itu sendiri dihitung luasan total aspal itu 85.300 meter persegi dengan penggunaan aspal diperkirakan 7.100 beton aspal," ujar dia.

Setidaknya, kata dia, DPR perlu menyelesaikan pengaspalan dan lainnya sebelum Juli 2022 karena pada Agustus akan dilakukan pidato kenegaraan oleh Presiden dan persetujuan APBN.

"Atas dasar itu kami mulai dari saat ini sampai dengan Juli kami akan melakukan perapian taman, pengaspalan, dan perapian gedung. Minggu lalu kami sudah melakukan perapian water proofic di gedung nusantara dan yang lain," tandas Indra.

Infografis Anggaran Fantastis Pergantian Gorden dan Pengaspalan di DPR. (Liputan6.com/Abdillah)

Tender Diikuti 49 Peserta

Sementara dilansir situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) DPR RI, lpse.dpr.go.id, tender tersebut diberi nama Penggantian Gordyn dan Blind DPR RI Kalibata. Tender penggantian gorden itu diikuti 49 peserta dan memiliki kode tender 732087.

"Tahun anggaran APBN 2022. Nilai pagu paket Rp 48.745.624.000. Nilai HPS paket Rp 45.767.446.332,84," bunyi tulisan dalam situs tersebut.

Dalam situs itu juga tertulis, lokasi pekerjaan berada di Jl. DPR Dalam Tim. No.12, RT.12/RW.5, Rawajati, Kecamatan Pancoran, Kota Jakarta Selatan. Situs tersebut juga menjelaskan bagaimana perkembangan tahap tender penggantian gorden dan blind itu di DPR RI.

"Tahap tender saat ini evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga," tulis situs tersebut.

Kemudian untuk proyek pengaspalan, nama paket tersebut adalah Pelapisan Aspal Hotmix Area Komplek DPR RI dengan kode RUP 35120066.

"Total pagu Rp 11.000.000.000," tulis situs itu.

Lokasi pekerjaan aspal di Gedung DPR RI Jln Jend Gatot Subroto, Kav 1, Kota Jakarta Pusat. Jenis pengadaannya pekerjaan konstruksi.

"Volume pekerjaan 1 paket, uraian pekerjaan pelapisan aspal hotmix area komplek DPR RI," demikian bunyi situs itu.

Jadwal Pemilihan tender dimulai pada awal hingga Maret 2022. Informasi pekerjaan konstruksi ini diperbaharui pada 25 Maret 2022.

Infografis Tanggapan DPR soal Anggaran Fantastis Gorden dan Pengaspalan. (Liputan6.com/Abdillah)

Anggaran Fantastis yang Tak Masuk Akal

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus tak habis pikir dengan rencana DPR yang akan membeli gorden hingga Rp48 miliar. Menurutnya, anggaran sebesar itu terlalu fantastis jika hanya untuk mendadani rumah dinas anggota DPR.

"DPR mau membeli gorden yang akan menutupi akses mereka ke dunia luar? Atau gorden yang akan dibeli mampu menutupi aktifitas DPR di dalam ruangan?," ujar Lucius di Jakarta.

Menurut Lucius, dari sisi urgensi tak ada penjelasan masuk akal yang bisa membenarkan rencana pembelian gorden tersebut.

"Satu-satunya penjelasan paling masuk akal adalah kebutuhan pengadaan gorden untuk kepentingan proyek yang menguntungkan para pengelola anggaran atau bahkan anggota DPR tertentu yang ikut bermain dalam proyek pembelian gorden tersebut," ujarnya.

Menurutnya, pengadaan gorden untuk DPR sangat tidak mendesak. Dia menduga ada kepentingan lain di balik proyek pembelian gorden dengan anggaran yang fantastis.

"Modus pengadaan dengan motif proyek selalu mungkin terjadi ketika anggaran dipakai tanpa tanggungjawab etis untuk kemaslahatan bangsa," ujar Lucius.

Mestinya, kata Lucius, DPR bisa memahami betapa keputusan pengadaan gorden dengan anggaran yang fantastis merupakan sesuatu yang tidak sensitif dan tidak peduli pada nasib rakyat Indonesia.

"Ketika ada begitu banyak keluhan terkait kondisi perekonomian Indonesia yang lesu, jawaban DPR melalui anggaran pembelian gorden menjadi sesuatu yang memprihatinkan," tandasnya.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti juga mengelus dada dengan rencana DPR yang akan membeli gorden dengan anggaran fantastis.

"Selain fantastis dananya, manfaatnya juga tidak jelas. Tapi efek dana dari pengadaan itu bukan main besarnya," kata Ray kepada Liputan6.com.

Ditambah lagi, kata dia, DPR tak menjelaskan dengan rinci soal pengadaan gorden.

"Publik baru diberi tau setelah masuk di ujung tender. Itupun sepenggal info. Itulah yang terjadi pada pengadaan gorden ini. Harganya selangit, tapi kualifikasi, jenis, bahan, dan kwantitasnya tidak ada yang tau," kata dia.

Sementara ketika pengadaan ini dipermasalahkan publik, kata Ray, barulah antara sekjen, banggar dan pimpinan DPR saling lempar.

"Yang satu menyebut tidak tau, yang lain merasa tidak memiliki kewenangan, dan tentu ada pihak yang merasa bahwa semua pemangku kewenangan di DPR sudah diberitahu. Nanti, setelah pertanyaan publik meredup, rencana pengadaan akan jalan terus," ujarnya.

Ray berharap DPR di bawah kepemimpinan Puan Maharani dapat membuktikan perlunya perubahan tata cara kelola keuangan DPR dalam pengadaan barang, jasa dan fasilitas bagi lembaga DPR.

"Tanpa adanya perubahan penting dalam tata kelola ini, sulit menilai bahwa Ibu Puan punya prestasi yang gemilang. Dan catatan prestasi ini tentu sangat penting dalam menaikan pamor di tengah masyarakat," ujarnya.


Sederet Pengajuan Anggaran DPR Bernilai Fantastis

Selain pembelian gorden yang menelan biaya fantastis, ada pula sederet pengadaan anggaran DPR yang membuat publik heboh. Di antaranya, pada tahun 2011, DPR pernah mengajukan anggaran webside dan teknologi informasi senilai Rp9,35 miliar. Kemudian pada 2015, DPR pernah menghebohkan masyarakat terkait pengadaan pengharum ruangan yang mencapai Rp 2 miliar lebih.

Dalam Rencana Umum Pengadaan Tahun Anggaran (RUPTA) 2015, Sekretariat Jenderal DPR RI saat itu, Winantuningtyastiti, memberikan anggaran kepada Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi untuk pengadaan pewangi ruangan sebesar Rp 2,6 miliar.

Anggaran pengharum ruangan mencapai Rp 2.625.250.000 itu digunakan untuk:

a. Alat pengharum ruangan sebanyak 1.110 unit (tidak diganti setiap bulan)

b. Alat pengharum urinoir sebanyak 385 unit (tidak diganti setiap bulan)

c. Tisu dan tempatnya sebanyak 242 unit

d. Cairan pembersih dudukan kloset sebanyak 112 unit

e. Pewangi acara pidato negara empat kali dalam setahun

f. Tempat sampah pembalut wanita sebanyak 164 unit

Selain itu pada 2017, dilaporkan DPR mengalokasikan anggaran kunjungan kerja ke luar negeri bagi anggota legislatif tahun 2018 setidaknya sebesar Rp343,6 miliar.

Usulan alokasi anggaran itu terdiri dari pelaksanaan fungsi legislasi dan pengawasan, masing-masing Rp199,3 miliar dan Rp47,3 miliar.

Pembiayaan tugas Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) juga masuk dalam usulan tersebut, yakni sebesar Rp96,9 miliar.

Kemudian, pada tahun 2018, Wakil Ketua DPR saat itu, Fadli Zon meminta pemerintah melanjutkan pembangunan gedung baru DPR tersebut. Usulan tersebut atas pertimbangan adanya penambahan Anggota DPR untuk periode berikutnya di masa mendatang yaitu Periode Keanggotaan DPR Tahun 2019-2024.

Usulan anggaran pembangunan tahap pertama yang telah diajukan untuk Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 601, 93 miliar, namun belum disetujui oleh pemerintah.

DPR kemudian tetap mengajukan kembali pagu anggaran yang lebih besar untuk tahun berikutnya, yaitu Rp 640,86 miliar dan berharap disetujui pemerintah.

Infografis Deretan Anggaran Miliaran Rupiah di Parlemen. (Liputan6.com/Abdillah)