Lahir di Amerika, Menutup Mata di Eropa

Ridwan Kamil Kenang Mendiang Eril yang Lahir dan Meninggal di Negeri Orang: Setiap Jengkal Tanah Milik Allah

Liputan6.com 2022-06-13 13:01:31
Ridwan Kamil di pemakaman anaknya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. (YouTube/ Liputan6)

Selama sekitar dua minggu terakhir, Ridwan Kamil mendapat cobaan terberat yang bisa diterima orangtua. Putra tercintanya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, meninggal dunia mendahuluinya.

Dalam pemakaman Eril yang berlangsung hari ini, Senin (13/6/2022) di Cimaung, Banjaran, sang Gubernur Jawa Barat sempat mengucap pidato perpisahan panjang untuk sang anak. Ia mengucap terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan masyarakat maupun sahabat kerabat, juga meminta maaf atas kekhilafan Eril selama hidupnya.

Pada momen ini pula, Ridwan Kamil berbagi perjalanan batin yang dirasakan oleh keluarganya, sejak Eril dinyatakan hilang di Sungai Aare, Swiss, pada 26 Mei 2022. Dalam dua minggu masa pencarian, ia sempat bertanya-tanya mengapa ujian yang begitu berat ini datang ke kehidupannya

"Kami bertanya-tanya mengapa harus selama ini ya Allah. Mengapa tidak lebih cepat, agar semua lekas berlalu. Agar kami yang hidup tidak terlalu lama mengharu biru," tuturnya, seperti terlihat dalam siaran langsung yang disiarkan di SCTV.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tanah Milik Allah

Namun, Ridwan Kamil menyadari bahwa ini memang adalah ketentuan Allah. Termasuk mengenai lokasi kepergian Eril yang berada jauh dari Indonesia. Ia lantas teringat bahwa putra sulungnya ini pun lahir di negeri orang.

"Bukankah Eril lahir di New York yang jauh di seberang. Mengapa tidak jika ia wafat di Swiss yang jauhnya juga tidak berbilang," kata Ridwan Kamil.

Ia menyadari, bahwa di mana pun napas diembuskan terakhir kali, anaknya tetap berada di bumi milik Sang Pencipta. "Bukankah tiap sejengkal tanah adalah milik Allah, yang menentukan tempat datang dan pulang," kata dia.


Anak yang Mendatangkan Cinta

"Luncuran doa yang dipanjatkan dari penjuru negeri adalah limpahan pertanda yang lebih dari cukup kepada kami, barangkali mungkin, bila Allah yang menghendaki agar kepulangannya disambut baik oleh langit dan bumi," tutur Ridwan Kamil.

Meski hidup Eril terbilang singkat, pada 25 Juni mendatang ia baru akan memasuki usia 23 tahun, Ridwan merasa Eril memberikan keluarganya banyak cinta.

"Kami merasa dilimpahi kasih yang akbar. Terakhir kami sangat bersyukur dilimpahi seorang putra yang dalam hidupnya, dan bahkan dalam pulangnya, masih mendatangkan cinta kepada kami sang orangtua. Terima kasih, hatur nuhun, jazakumullah khairan katsiran atas segala cinta dan doa yang dipanjatkan untuk Ananda Eril almarhum," tuturnya.


Prosesi Pemakaman

Seperti diketahui, Ridwan Kamil ikut secara langsung mengawali prosesi pemakaman dengan memasukkan tanah ke liang lahad sebagai simbolis.

Setelahnya, Ridwan Kamil menawarkan sang istri untuk melakukan hal yang sama. Namun Atalia Praratya menggeleng lemah tanda tak mau.

Setelah beberapa kali memasukkan tanah menggunakan sekop, prosesi pemakaman dilanjutkan oleh para petugas makam. Sementara Ridwan Kamil bersama keluarganya yang lain menunggu dan menyaksikan dari kejauhan.

Sekira pukul 11.38 WIB, peti jenazah Eril telah tertutup rapat dan menyatu dengan tanah.

<p>Infografis Penemuan Jasad Eril Anak Ridwan Kamil di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Kain Kafan Titipan dari Sang Nenek

Nenek Eril Sempat Titip Kain Kafan Saat Ridwan Kamil ke Swiss, untuk Dipakaikan di Jenazah Sang Cucu

Liputan6.com 2022-06-13 13:06:48
Nenek Sempat Titipkan Kain Kafan ke Swiss untuk Dipakaikan di Jenazah Eril (YouTube Liputan6)

Prosesi pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz, putra Ridwan kamil telah selesai dilakukan. Jenazah Eril dimakamkan di Islamic Center, Cimaung, pada Senin (13/6/2022).

Pemakaman Eril dihadiri oleh keluarga besar Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. Termasuk juga ibunda Ridwan Kamil Tjutju Sukaesih yang juga adalah nenek dari mendiang Eril.

Dalam kesempatan itu, nenek Eril mengungkapkan bahwa ia sempat menaruh harapan besar agar jenazah Eril bisa ditemukan ketika dinyatakan hilang dan meninggal di sungai Aare, Swiss.

"Assalamualaikum wr wb. Saya adalah nenek untuk Eril, Alhamdulillah ya Allah, saya mengharapkan dan mendoakan Eril bisa muncul ke permukanan, Eril lahir di benua Amerika dan kejadian ini (hilang dan meninggal) di benua Eropa," kata nenek Eril di lokasi pemakaman.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Terkabul

Ibunda Ridwan Kamil itu sangat berharap cucunya bisa dimakamkan di Indonesia. Dan rupanya, doa tersebut terkabul.

"Tapi saya mohon agar bisa dikuburkan di benua Asia, khususnya di Indonesia, dan sekarang kita saksikan di Cimaung ini tempat Eril dikuburkan. Yang ingin saya sampaikan adalah bahwa doa saya telah terkabul," sambungnya.


Titip Kain Kafan

Dalam kesempatan itu, terungkap pula bahwa sang nenek lah yang menitipkan kain kafan untuk dibawa ke Swiss agar bisa dikenakan di jenazah mendiang cucunya.

"Saya telah menitipkan kain kafan kepada anak saya saat di Swiss untuk mengkafani beliau, alhamdulillah pelajaran bagi saya sebagai neneknya, bahwa saya belum tentu seperti yang Eril lakukan," tambah sang nenek.


Pelajaran

Terakhir, ibunda Ridwan Kamil kemudian meminta masyarakat untuk sama-sama menjadikan pelajaran dari kejadian yang menimpa Eril ini.

"Mohon doanya semoga kita semua belajar dari apa yang Eril lakukan, dan semoga khususnya anak saya Ridwan Kamil dijadikan pemimpun yang adil menurut engkau ya Allah. Menjadi siapa pun, tujuan kita adalah untuk ibadah kepada Allah SWT," tutupnya.

<p>Infografis Penemuan Jasad Eril Anak Ridwan Kamil di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Kebaikan Eril Saat Keluar Tengah Malam

Al-Mumtadz, Masjid yang Menyandang Nama Eril

Usai Pemakaman Eril, Ridwan Kamil Secara Resmi Umumkan Nama Masjid Al-Mumtadz yang Tengah Dibangun

Liputan6.com 2022-06-13 14:09:42
Usai Pemakaman Eril, Ridwan Kamil Secara Resmi Umumkan Nama Masjid Al-Mumtaz yang Tengah Dibangun. (YouTube Liputan6)

Ridwan kamil dan keluarganya telah ikhlas melepas dan mengantarkan Emmeril Kahn Mumtadz ke peristirahatan terakhirnya. Jenazah Eril telah selesai dikebumikan pada Senin (13/6/2022) di Islamic Center, Cimaung, Bandung.

Lokasi pemakaman itu merupakan tanah lapang olahan waris dari keluarga Atalia Praratya. Kemudian diputuskan untuk menjadi makam untuk Eril.

Di sekitar lokasi tersebut juga rencananya akan dibangun area Islamic Center oleh Ridwan Kamil. Saat ini diketahui juga bahwa Ridwan Kamil tengah membangun sebuah masjid di area tersebut.

"Di kesempatan ini izinkan saya memohon doa restu, di kawasan ini kami sedang membangun masjid Islamic Center, sudah 2 tahun. Tidak diniatkan untuk siapa-siapa, semata-mata sebagai dakwah kami dan juga tempat ibadah untuk masyarakat," kata Ridwan Kamil usai pemakaman.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Umumkan Nama

Dalam kesempatan itu pula, Ridwan Kamil mengumumkan secara resmi bahwa masjid yang tengah dibangun itu akan diberi nama Al Mumtadz. Nama tersebut diambil dari nama belakang sang putra.

"Dan dalam kesempatan yang istimewa ini, izinkan kami mengumumkan bahwa Masjid akan diberi nama sebagai Masjid Al Mumtadz, masjid yang paling baik artinya, mudah-mudahan menjadi sebuah tempat yang mulia yang kebetulan dinamai dari nama akhir anak kami, Emmeril Kahn Mumtadz," kata Ridwan Kamil.


Sesuai Syariat

Lokasi masjid itu terpisah tak jauh dari lokasi tempat pemakaman mendiang Eril. Ridwan Kamil kemudian meminta doa dan dukungan agar pembangunan masjid dan Islamic Center itu berjalan dengan lancar hingga tuntas.

"Sesuai syariatnya, lokasi makam terpisah dari masjid, bukan di dalam kawasan, tidak menempel, tidak di depan kawasan masjid, jauh. Cukup untuk memadai sebagai tempat yang berdampingan dengan baik," sambungnya.


Mohon Dukungan dan Doa

"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahinm mudah-mudahan Allah mudahkan rencana pembangunan masjid Al Mumtadz bisa diselesaikan dengan dukungan doa dari semua pihak," tutup Ridwan Kamil.

<p>Infografis Ragam Tanggapan Penemuan Jasad Eril di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Bahagia dan Tenang karena Doa Semua Orang

Ridwan Kamil: Eril Pasti Sudah Sangat Bahagia dan Tenang Karena Doa Semua Masyarakat

Liputan6.com 2022-06-13 13:54:32
Emmeril Kahn Mumtadz telah dimakamkan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu selama proses pencarian hingga kepulangan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. Selain itu, ia meyakini doa yang dipanjatkan oleh masyarakat membuat almarhum bahagia.

Hal itu ia sampaikan usai merampungkan seluruh prosesi pemakaman Eril di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022) siang.

"Saya yang pertama menghaturkan terima kasih atas doa-doa yang dipanjatkan yang mungkin dibantu oleh media. Saya saksikan berjuta-juta sangat luar biasa kedatangan kami ke sini pun diiringi oleh doa dan dukungan dari masyarakat," ujarnya.

Emil juga menghaturkan terima kasih kepada berbagai pihak mulai dari Presiden Joko Widodo hingga kepolisian di Swiss yang telah membantu dalam pencarian Eril.

"Khususnya kepada Bapak Presiden Jokowi yang sudah sangat banyak membantu, Bapak Wakil Presiden, para menteri kabinet khususnya Menteri Luar Negeri melalui KBRI Swiss-nya yang sangat luar biasa menemni kami dalam proses pencarian Eril selama berada di sana, para kepolisian di sana dan tentunya kepada berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu," katanya.

Emil juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama 14 hari masa pencarian putra sulungnya itu ada hal-hal yang kurang berkenan. "Kami memohon maaf kalau selama 14 hari ada hal-hal yang kurang berkenan dan ada hal-hal yang tidak nyaman yang semata-mata kami berusaha berikhtiar sebaik-baiknya sambil kami terus berdoa," ujarnya.

Lebih lanjut Emil mengatakan, dalam 14 hari terakhir ini diharapkan jadi pembelajaran bagi semua bahwa ternyata jutaan doa itu datang dari amal ibadah kebaikan-kebaikan yang ditaburkan.

"Eril pasti sangat bahagia dan pasti sudah tenang dan kami sebagai orang tua sudah sangat ikhlas, sudah sangat tenang mengucapkan syukur Alhamdulillah dimakamkan di tempat yang baik, melalui proses yang baik dan didoakan dengan cara-cara yang baik," ucapnya.


Minta Maaf Sebabkan Macet

Emil juga menyatakan permohonan maafnya kepada masyarakat jika prosesi pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz telah menimbulkan kemacetan.

"Saya memohon maaf di hari ini jika dalam prosesi pemakaman membuat masyarakat tidak nyaman di perjalanan. Kami tidak bermaksud tapi antusiasme masyarakat tidak bisa kami hindari," katanya.

Pada kesempatan itu, Emil juga meminta maaf kepada awak media karena belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait kepergian Eril

"Kami selaku orang tua hanya menyampaikan doa mudah-mudahan kebaikan kawan-kawan semua yang sangat menghormati privasi kami selama 14 hari, karena nanti ada waktunya saya bicara lebih panjang lebih baik tapi izinkan kami beradaptasi dengan situasi mohon izin tidak ada pertanyaan dulu dan kalau ada kekurangan kami saat meliput mohon maaf," ungkapnya.


11.38 WIB Prosesi Pemakaman Berakhir

Ridwan Kamil ikut secara langsung mengawali prosesi pemakaman dengan memasukkan tanah ke liang lahad sebagai simbolis.

Setelahnya, Ridwan Kamil menawarkan sang istri untuk melakukan hal yang sama. Namun Atalia Praratya menggeleng lemah tanda tak mau.

Setelah beberapa kali memasukkan tanah menggunakan sekop, prosesi pemakaman dilanjutkan oleh para petugas makam. Sementara Ridwan Kamil bersama keluarganya yang lain menunggu dan menyaksikan dari kejauhan.

Sekira pukul 11.38 WIB, peti jenazah Eril telah tertutup rapat dan menyatu dengan tanah.

<p>Infografis Penemuan Jasad Eril Anak Ridwan Kamil di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

"Insya Allah Kita Akan Bersama Lagi"

Ikhlaskan Eril, Atalia Praratya: Tunggu Ya Sayang, Insya Allah Kita Akan Bersama Lagi

Liputan6.com 2022-06-13 17:00:00
[Foto: Instagram Atalia Praratya]

Setelah disemayamkan di Gedung Pakuan, Bandung, jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah dimakamkan di Islamic Center, Cimaung, Banjaran pada Senin (13/6/2022) siang.

Sang ibunda, Atalia Praratya sudah sangat mengikhlaskan kepergian sang putra sulung. Keikhlasan ini adalah wujud cinta kasihnya yang tidak ternilai.

"Melepasmu dengan keikhlasan adalah bentuk cinta tertinggi kami padamu, a Eril," tulis istri Ridwan Kamil di Instagramnya, Senin sore.

Bersama keterangan itu, Atalia menyertakan foto saat dirinya, Ridwan Kamil, Zara juga si bungsu Arkana yang sedang mencium peti jenazah Eril untuk menyampaikan salam perpisahan.


Doa Ibu

Kalimat selanjutnya, Atalia Praratya mendoakan sang anak tercinta. Ia berharap agar si sulung mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Semoga Aa tenang di surga dalam balutan kasih sayang Allah swt. Surga yang digambarkan begitu indah yang mengalir dibawahnya sungai sungai," ucapnya.


Bertemu Lagi

Ia percaya bahka di akhirat kelak, ia bisa berjumpa lagi dengan Eril, berkumpul kembali sebagai satu keluarga yang utuh.

"Ijinkan kami memelukmu lagi nanti bila waktunya tiba... Tunggu ya sayang..Insya Allah kita akan bersama lagi," tutupnya.


Doa

Doa pun mengalir deras untuk almarhum Eril juga keluarga yang ditinggalkan.

"AamiinInsyaALLAH dikumpulkan lagi kelak disurgaNya ALLAHaamiin," tulis Kartika Putri di kolom komentar.

"MaasyaAllah begitu banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kami petik.. Ibu @ataliapr sending lots of Du'a and love," kata Diera Bachir.

<p>Infografis Penemuan Jasad Eril Anak Ridwan Kamil di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Pria Tertampan di Bangladesh

Sosok Hero Alom Pria Tertampan di Bangladesh, Viral di Medsos Usai Selingkuhi Istrinya

Liputan6.com 2022-06-13 13:45:40
Hero Alom adalah seorang model asal Bangladesh. (Sumber: YouTube/Hero Alom)

Sosok dan nama Hero Alom mungkin terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat Tanah AIr. Namun tidak bagi warga di Bangaldesh. Pemilik nama asli Arshaful Hossen Alom adalah pria yang berprofesi sebagai model di negaranya. Bahkan ia dijuluki sebagai pria tertampan di Bangladesh.

Selain dikenal sebagai model, ia merupakan sosok selebriti dan bintang film terkenal di negaranya. Hero Alom juga seorang sutradara dan produser berbagai acara serta film. Tak heran jika dirinya begitu populer di sana.

Bahkan kehidupan pribadinya pun tak lepas dari perhatian penggemar. Termasuk kisah asmaranya. Baru-baru ini Hero Alom ramai disorot usai diketahui berselingkuh dari istri keduanya, Nusrat. Bahkan isunya rumah tangga pasangan itu tengah berada di ujung perceraian.

Sebenarnya sosok pria tertampan di Bangaldesh ini memiliki beberapa istri. Sumi Akhter menjadi istri pertamanya dan mereka telah memiliki dua anak.


Viral Usai Selingkuhi Istri Kedua

Dilansir dari India Times oleh Liputan6.com, Senin (13/6/2022) rumah tangga Hero Alom dan Nusrat terganggu dengan kehadiran seorang penyanyi bernama Riya Moni. Sosok wanita ini kerap menemani sang pria tertampan di beberapa acara.

Berdasarkan kabar yang beredar, Hero Alom jatuh cinta dengan Riya Moni usai bertemu pada salah satu acara dan berfoto bersama. Mendengar kabar itu, Nusrat mengaku pasrah jika suaminya menikahi wanita yang jadi selingkuhannya itu.


Hero Alom Terkenal Sejak 2016

Sosok Arshaful Hossen Alom atau Hero Alom mulai dikenal di negaranya sejak 2016 lalu. Berawal dari seorang penjual DVD, karier Hero Alom terus meroket di dunia hiburan.

Ditahun tersebut Hero Alom mulai membanjiri media sosial dan menjadi sejumlah meme. Bahan candaan itu pun lantas tersebar di seluruh dunia hingga membuat dirinya jadi pria Bangladesh paling terkenal.

Ia mulai mrambah ke dunia hiburan termasuk akting hingga musik. Kedekatannya dengan para wanita di konten-kontennya itu pun membuat dirinya dijuluki sebagai pria paling tampan di Bangladesh. Aktris-aktris hingga tokoh-tokoh di Bangladesh berebut untuk berfoto dengannya.

kariernya kian naik setelah sempat diajak untuk tampil dalam sebuah film bertajuk Mar Chokka (2017). Di film tersebut ia beradu peran bersama bintang top Bangladesh seperti Omar Sani hingga Sadek Bachchu.

Fuji dan Gala Jalan-Jalan Lihat Ikan

Seru Lihat Ikan, Ini 6 Momen Fuji Jalan-jalan Bersama Gala Sky

Liputan6.com 2022-06-13 12:45:47
Fuji dan Thariq jalan-jalan bersama Gala (Sumber: Instagram/fuji_an)

Seleb yang namanya tengah populer, Fujianti Utami atau kerap disapa Fuji beberapa waktu lalu mengunggah momen kebersamaannya bersama Gala Sky Ardiansyah saat jalan-jalan ke Jakarta Aquarium. Tidak hanya berdua namun dalam perjalannya, terlihat pula kehadiran Thariq yang menemani keduanya.

Terlihat bahagia saat bertamasya, Gala pun antusias saat menyaksikan ikan yang berada di aquarium.

"Tamasya " tulis Gala Sky dalam keterangan Instagramnya.

Hingga saat ini Gala masih menjadi sorotan sejak kedua orang tuanya meninggal. Apalagi soal warisan dan hubungan kedua keluarga yang sampai saat ini masih menjadi perhatian banyak netizen.


1. Begini potret kebersamaan Fuji dan Gala Sky saat berada di Jakarta Aquarium

 


2. Sejak masih ada Vanessa Angel, Fuji memang sangat dekat dengan Gala

 


3. Asyik melihat ikan, terlihat keduanya tengah berbahagia

 


4. Selain menyaksikan ikan di aquarium raksasa, Fuji pun berani berfoto bersama ular

 


5. Di tengah kesibukannya, Fuji selalu punya waktu untuk mengasuh Gala Sky

 


6. Dalam momen seru ini terlihat pula kehadiran Thariq yang mendampingi keduanya

 

Gaya Amanda Manopo Makan di Warteg

Viral Amanda Manopo Makan di Warteg, Kakinya Diangkat ke Atas Kursi

Liputan6.com 2022-06-12 12:30:00
Amanda Manopo. (Foto: Instagram @amandamanopo)

Amanda Manopo rupanya merupakan salah satu artis Tanah Air yang menikmati makanan di warteg alias warung Tegal. Tak sampai situ, ia juga terlihat tak canggung dan juga bisa menikmati makanan yang ada di warung tersebut.

Sebuah rekaman Amanda Manopo sedang makan di warteg pun seketika menjadi viral di media sosial akhir-akhir ini. Seperti salah satinya bisa dilihat melalui TikTok yang diunggah oleh akun @vania_nicka.

Tampak dalam video yang tersebut, aktris sinetron yang pernah menjadi lawan main Arya Saloka tersebut tampil dengan kaus serta celana panjang. Terlihat juga bahwa ia sempat naik sepeda motor sebelum tiba di warteg bersama dua temannya.

Amanda yang mengendarainya terlihat seolah antusias menantikan momen untuk makan bersama temannya di warteg. Bahkan, ia terlihat sempat mengikuti suara mesin sepeda motor selama perjalanan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Kebahagiaan Amanda Manopo

"Ngeng...ngeng..ngeng...," celetuk Amanda Manopo saat sedang menirukan suara sepeda motor. Ekspresi wajah gembira dan bahagia menyertai aksinya itu.

Kebahagiaan semakin terasa saat ia tiba di warteg. Amanda terlihat semangat dalam memilih makanan yang ada di sana.

Bahkan setelah makanan sudah tersedia di atas piring, Amanda tampak menikmatinya.


Angkat Kaki

Sikap Amanda selama makan pun mendapat sorotan dari warganet. Pasalnya kala itu Manda sempat-sempatnya mengangkat satu kaki ke atas kursi.

Lantaran gaya makannya yang dianggap mirip bapak-bapak itu, Amanda Manopo langsung diserbu warganet mulai dari pujian sampai kesederhanaan.

"Biasanya, posisi duduk begitu pas makan enak banget tuh," celetuk pemilik akun @rar***.

"Amanda bahagia banget ya sederhana gitu," tulis @use***.

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Covid-19 Berpotensi Naik Lagi?

HEADLINE: COVID-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Terdeteksi di Indonesia, Potensi Lonjakan Kasus?

Liputan6.com 2022-06-14 01:00:08
Ilustrasi varian Covid-19 terbaru Omicron XE/ copyright pexels.com

Virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 masih terus bermutasi. Kini, subvarian Omicron jenis BA.4 dan BA.5 menjadi jenis yang diwaspadai. Anakan varian Omicron itu menjadi penyebab beberapa negara mengalami kenaikan kasus COVID-19.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan menyatakan kedua subvarian itu telah terdeteksi sejak 6 Juni 2022. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun secara resmi telah menyampaikan bahwa subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 telah ada di Tanah Air.

"Memang saat ini sudah keluar Variants under Monitoring (VuM) seperti Omicron BA.4 dan BA.5. Ini yang memicu kenaikan kasus di Eropa, Amerika dan Asia," ujar pria yang biasa disapa BGS dalam acara Kick Off Integrasi Layanan Kesehatan Primer di Gedung Sujudi Kemenkes RI, Jakarta, Jumat, (10/6/2022).

Sebelumnya, Menkes Budi mengungkap bahwa empat kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 sudah terdeteksi di Bali sejak Mei 2022. Sedangkan hasil dari genome sequencing terkait empat data tersebut telah diterima oleh Kemenkes pada Kamis, 9 Juni 2022 malam. Kini, data terbaru menunjukkan ada 4 tambahan kasus BA.4 dan BA.5 yang berasal dari DKI Jakarta.

Dengan tambahan 4 orang, maka sudah ada 8 orang di Indonesia yang terdeteksi terpapar BA.5 dan BA.4 lewat hasil pemeriksaanwhole genome sequencing.

Budi mengungkapkan bahwa subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dapat menghindar dari imunitas tubuh manusia yang dibentuk oleh vaksin.

Dua subvarian ini juga dikabarkan dapat menyebar dengan lebih cepat lagi dari varian Omicron sebelumnya.

Pada kesempatan berbeda, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr Mohammad Syahril mengatakan di tingkat global secara epidemiologi subvarian BA.4 sudah dilaporkan sebanyak 6.903 sekuens melalui GISAID. Laporan tersebut berasal dari 58 negara dan ada 5 negara dengan laporan BA.4 terbanyak, antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Britania Raya, Denmark, dan Israel.

Sedangkan BA.5 sudah dilaporkan sebanyak 8.687 sekuens dari 63 negara. Ada 5 negara dengan laporan sekuens terbanyak yaitu Amerika, Portugal, Jerman, Inggris, dan Afrika Selatan.

"Penyebarannya cepat ya tapi tidak tingkat keparahannya tidak berat. Lebih ringan dari Omicron yang terdahulu, yang kita tahu Omicron awal-awal itu lebih ringan dari Delta," kata Syahril kepada wartawan pada Jumat, 10 Juni 2022.


Menyumbang Peningkatan Kasus di Indonesia

Temuan subvarian BA.4 dan BA.5 berimbas pada kenaikan kasus harian COVID-19 di Tanah Air. Bila di akhir Mei kasus COVID-19 sempat di angka 200-an, pada beberapa hari belakangan, kasus positif sempat berada di angka 500 bahkan 600 dalam sehari.

Banyak yang menduga kenaikan kasus akibat libur Lebaran 40 hari yang lalu. Namun, Menteri Kesehatan RI mengatakan bahwa kenaikan kasus akhir-akhir ini terjadi karena adanya varian baru yakni BA.4 dan BA.5.

"Confirm, dipicu oleh varian baru. Ini juga terjadi di negara lain," kata Budi usai Rapat Terbatas pada Senin, 13 Juni 2022.

Memang pada libur Lebaran tahun lalu dan Natal dan Tahun Baru kemarin ada kenaikan kasus. Namun, kenaikan kasus terjadi pada hari 24-37.

Lalu, Budi juga mengatakan setiap ada lonjakan besar di suatu negara itu bukan karena hari raya tapi karena ada varian baru.

Beberapa negara yang sudah kemasukan BA.4 dan BA.5 juga melaporkan kenaikan kasus seperti disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kesempatan yang sama.

Airlangga menyebut Australia dalam sehari bisa mencapai 16 ribuan, India 8.500, Singapura 3.100, Thailand 2.400 dan Malaysia 1.700.

Berkaca dari pengalaman Afrika Selatan menghadapi dua subvarian Omicron, laju penularan BA.4 dan BA.5 sepertiga dari puncak kasus Delta dan Omicron.

Lalu, tingkat hospitalisasi sekitar sepertiga dari kasus Delta dan Omicron. Lalu, angka kematian sekitar 1/10 dari kasus kematian dari gelombang Delta dan Omicron.

"Jadi, memang BA.4 dan BA.5 menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara dunia tapi puncak dari kenaikan kasus, hospitalisasi dan kematian jauh lebih rendah dari Omicron awa-awal-awal," kata Budi.

Meski demikian, dalam kesempatan berbeda, Budi Gunadi mengungkapkan bahwa situasi kasus COVID-19 di Indonesia dapat dikatakan terkendali lewat dua faktor, yang mana standarnya ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Faktor pertama adalah jumlah kasus positif ataupositivity rate. Di Indonesia sendiri, provinsi dengan positivity rate tertinggi adalah Jakarta.

Sehingga, Kemenkes saat ini tengah berupaya untuk mencegah adanya peningkatan angka kasus di wilayah DKI Jakarta dengan mengintensifkan pelacakan kasus dan penegakan protokol kesehatan.

"Di Indonesia positivity rate di bawah 5 persen. Secara nasional sekarang 1,15 persen, paling tinggi di DKI Jakarta 3 persenan," ujar Budi mengutip Antara.

Sehingga berkaitan dengan hal tersebut, Kemenkes pun berupaya mencegah peningkatan angka kasus di wilayah DKI Jakarta dengan mengintensifkan pelacakan kasus dan penegakan protokol kesehatan.


Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Erlina Burhan menjelaskan terkait data interim (sementara) Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

Menurutnya, transmisibilitas atau kemampuan menular dua subvarian tersebut kemungkinan lebih cepat ketimbang BA.1 dan BA.2.

"Namun, untuk tingkat keparahan, saat ini karena kasusnya masih sedikit belum ada indikasi lebih parah. Jadi minimal sama dengan varian Omicron yang original. Belum terlihat indikasi perbedaan mungkin karena baru sedikit (kasusnya)," ujar Erlina dalam seminar daring Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Minggu (12/6/2022).

Ia menambahkan, masa inkubasi dan penyembuhan dari varian Omicron lebih cepat dari COVID-19 biasa. Masa infeksiusnya yakni 1 hingga 2 hari sebelum gejala hingga kurang dari 10 hari setelah gejala muncul. Subvarian ini paling menular pada 1-2 hari sebelum bergejala hingga 2-3 hari setelah bergejala.

Sedangkan terkait gejalanya, Erlina mengatakan bahwa pada 29 April 2022 hingga saat ini terdapat sejumlah kecil kasus BA.4 dan BA.5. Sehingga terlalu dini untuk mengetahui secara pasti apakah ada gejala baru terkait dengan garis keturunan ini.

"Namun, mengingat bahwa garis keturunan masih diklasifikasikan sebagai Omicron dan bahwa sebagian besar mutasi terutama dalam protein lonjakan adalah sama, kemungkinan gejalanya akan serupa."

Menurut data yang dibagikan Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dokter spesialis paru konsultan Erlina Burhan, empat orang yang terdeteksi terinfeksi subvarian Omicron di Jakarta itu tiga di antaranya bergejala, sementara satu kasus tidak diketahui ada gejala atau tidak.

Berdasarkan hasil tes whole genome sequencingyang keluar 10 Juni 2022, salah seorang pasien perempuam yang terpapar BA.5 tercatat sebagai satu-satunya yang bergejala sedang. Pasien tersebut bergejala batuk, sesak napas, sakit kepala, mual muntah. Sementara dua lainnya bergejala ringan.

Pasien sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Sinovac. Vaksinasi terakhir yang ia lakukan pada 21 Mei 2021 dan ia belum mendapatkan booster.

Berhubung pasien tersebut dirawat di sebuah rumah sakit swasta sehingga tidak bisa melihat hasil rontgen thoraks, maka Erlina memiliki dua kemungkinan penyebab orang tersebut alami sesak napas.

"Ada dua kemungkinan, mungkin replikasi virus ada di saluran napas bawah atau bisa jadi sesak napas karena penyakit lain," katanya.

Sementara itu, dua pasien lain di Jakarta mengeluhkan gejala ringan seperti demam, batuk, dan nyeri tenggorokan.

"Gejala BA.4 dan BA.5 ini mirip dengan awal-awal Omicron terdahulu ya BA.1 yang ringan dan sedang. Semoga tidak ada yang berat meski berkaca dari 8 kasus saja," kata Erlina.


Puncak Kasus COVID-19 karena Subvarian Omicron

Budi Gunadi memprediksi puncak kasus COVID-19 Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 terjadi satu bulan usai temuan kasus pertama. Ini artinya puncak kasus terjadi pada pekan kedua atau ketiga Juli 2022.

"Pengamatan kami nih, puncak gelombang BA.4 dan BA.5 itu terjadi satu bulan setelah penemuan kasus pertama. Jadi, minggu kedua atau ketiga Juli kita akan lihat puncak dari kasus BA.4 dan BA.5," kata Budi dalam Keterangan Pers Menteri Terkait Ratas Evaluasi PPKM pada Senin, 13 Juni 2022.

Jika masyarakat benar-benar siap, termasuk dalam hal disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan COVID-19 dan sudah mendapatkan vaksinasi booster, kemungkinan puncak kasus gelombang BA.4 dan BA.5 tidak akan tinggi.

Mencermati kenaikan kasus COVID-19 di Afrika Selatan yang disebabkan oleh subvarian Omicron, Budi dan tim melakukan analisis data terkait kasus BA.4 dan BA.5 di sana. Hasilnya, penularan BA.4 dan BA.5 sepertiga dari puncak kasus Delta dan Omicron. Lalu, tingkat hospitalisasi sekitar sepertiga dari kasus Delta dan Omicron.

"Lalu, kematian sekitar 1/10 dari kasus kematian dari gelombang Delta dan Omicron," kata Budi.

Melihat karakteristik BA.4 dan BA.5 yang menyebar dengan cepat, memang dua varian ini terbukti menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia. Ia juga mengonfirmasi kenaikan kasus di RI akhir-akhir karena kehadiran varian baru BA.4 dan BA.5.

"Kenaikan di kita confirmdipicu oleh varian baru. Ini juga terjadi di negara lain."

Meski ada kenaikan kasus, Budi Gunadi mengatakan kondisi Indonesia masih terkendali bila menilik indikator dari WHO.

"Kita berada di level 1, jadi walaupun ada kenaikan kita masih di level 1. Lalu positivity rate kita ada di 1,36 persen dari standar WHO yang 5 persen. Lalu reproduction rate kita di angka satu. Dari tiga indikator transmisi, kondisi Indonesia masih baik," kata Budi.

Meski kondisi Indonesia relatif baik, lebih baik kita waspada dan berhati-hati seperti disampaikan Presiden Joko Widodo lewat Budi.

"Kewaspadaan kita, konservatifnya kita, kehati-hatian kita sudah memberikan hasil. Penanganan pandemi kita relatif baik dibandingkan negara lain," katanya.


COVID-19 Masih Terkendali

Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono pun menilai kenaikan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia dalam tiga pekan terakhir masih terkendali.

"Kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia dalam tiga pekan terakhir masih terkendali, yang penting kuncinya adalah peningkatan cakupan vaksinasi dan praktik protokol kesehatan," kata epidemiolog Pandu Riono.

Pandu juga mengatakan bahwa peningkatan cakupan vaksinasi merupakan salah satu kunci untuk mencegah kenaikan kasus COVID-19.

"Kuncinya adalah meningkatkan cakupan vaksinasi sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya, mulai dosis pertama hingga dosis penguat atau booster," kata Pandu.

Pandu mengatakan dengan peningkatan cakupan vaksinasi diharapkan dapat meningkatkan imunitas dan proteksi optimal bagi setiap individu.

"Dengan imunitas yang tinggi di tengah masyarakat maka diharapkan dapat menekan angka hospitalisasi dan kematian seperti sekarang ini," katanya.

Selain itu, sosialisasi dan anjuran protokol kesehatan juga perlu terus ditingkatkan dan diintensifkan guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat.

"Sosialisasi mengenai pentingnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan harus terus ditingkatkan guna mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan," kata Pandu.

Menyoal penerapan protokol kesehatan di masyarakat, epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman kembali mengingatkan pentingnya strategi komunikasi risiko bagi suatu negara ketika tengah menghadapi kondisi krisis kesehatan. Strategi komunikasi risiko sangat diperlukan dalam membangun kewaspadaan masyarakat sehingga tidak abai.

"Dalam setiap wabah, ketika suatu negara menghadapi krisis kesehatan kemudian kewaspadaan masyarakatnya tidak terbangun, berarti ada masalah, ada kesalahan di strategi komunikasi risiko," kata Dicky kepada Health Liputan6.comMinggu (12/6/2022).

Strategi komunikasi risiko sendiri bukan hanya masalah komunikasi dan pesan. Lebih dari itu, strategi komunikasi risiko juga mencakup masalah manajemen risiko, masalah membangun kepercayaan, masalah transparansi, dan banyak hal lainnya.

"Bukan hanya di Indonesia, banyak negara yang menyampaikan situasi positif dan optimisme berlebihan sehingga yang terbangun bukan kewaspadaan melainkan rasa aman yang semu, rasa puas tapi belum siap."

"Sedangkan, data yang melemahkan dan ancaman tidak disampaikan atau mungkin tidak dikenali. Ini yang membuat strategi komunikasi risiko menjadi tidak tepat sehingga yang terjadi adalah merasa pandemi sudah usai."


PPKM, Upaya Kendalikan COVID-19

Menindaklanjuti penyebaran subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, Pemerintah masih tetap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan PPKM dilakukan sebagai upaya pengendalian COVID-19, termasuk penyebaran varian Corona baru.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Mohammad Syahril, Pemerintah akan terus mengevaluasi PPKM yang saat ini diperpanjang dari 7 Juni sampai 4 Juli 2022. Perpanjangan PPKM dapat dilakukan sampai COVID-19 di Indonesia sepenuhnya terkendali.

"PPKM ini kan strategi upaya Pemerintah kita untuk mengendalikan COVID-19. Bagi yang enggak paham, ini momok pembatasan," ujar Syahril saat konferensi pers Update Perkembangan COVID-19 di Indonesia di Gedung Kementerian Kesehatan Jakarta pada Jumat, 10 Juni 2022.

"Tapi kalau kita lihat pada PPKM Level 1, itu sudah 100 persen daerah di Jawa dan Bali yang masuk. Kita pertahankan PPKM Level 1 ini. Kita pertahankanlah selama satu bulan, apakah akan diperpanjang? Ya, sampai dianggap stabil dan memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) -- akan tetap dipertahankan."

Pada periode perpanjangan PPKM terbaru, seluruh daerah dengan jumlah 128 kabupaten/kota di Jawa dan Bali berstatus PPKM Level 1. Di luar Jawa dan Bali, ada 385 kabupaten/kota yang berada di level sama.

Dari seluruh kabupaten/kota yang ada, hanya satu daerah yang berstatus PPKM Level 2, yakni Kabupaten Teluk Bintuni di Papua Barat. Sementara itu, tidak ada satupun daerah yang berstatus PPKM Level 3 dan 4.

Ketentuan PPKM di atas diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) Nomor 29 Tahun 2022 untuk Jawa-Bali dan Inmendagri Nomor 30 Tahun 2022 untuk Luar Jawa - Bali. InMendagri ini ditandatangani Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian tertanggal 6 Juni 2022.