Mukjizat Saat Mencari Eril

2 Mukjizat Allah untuk Ridwan Kamil Saat Mencari Eril, Jenazah Tengok Kanan dan Wangi Daun Rebus

Liputan6.com 2022-07-07 15:00:00
Ridwan Kamil. (Foto: Dok. YouTube Mata Najwa)

Setelah lama diam, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya berbagi cerita soal anak mereka, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang meninggal dunia di Sungai Aare, Bern, Swiss, 26 Mei 2022.

Gubernur Jawa Barat mengenang momen ketika dikabari pihak otoritas Kota Bern bahwa jenazah Eril ditemukan di Bendung Engehalde pada Rabu, 8 Juni 2022, pagi waktu setempat.

Ridwan Kamil terbang ke Swiss. Di sana, ia dapat dua mukjizat kecil dari Allah. Kali pertama membuka kamar jenazah, ia mendapati petugas medis tidak pakai masker karena jasad Eril tidak bau.

"Satu, jenazahnya ternyata utuh untuk 14 hari hilang. Saya buka ritsletingnya karena sudah di body bag dari bawah sampai atas. Jadi urutannya dari jempol kaki dulu. Alhamdulillah ada. Lututnya, terus perutnya, jadi lengkap," katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Menangis Sebenarnya

"Dari (kondisi jasad) lengkap saja saya tuh menangis juga sebenarnya. Jadi setengah beku karena saya pegang badannya. Dinginnya tuh menular ke bodi saya menandakan memang dingin sekali," Ridwan Kamil menyambung.

Melansir dari video interviu di kanal YouTube Mata Najwa, Rabu (6/7/2022), bintang film Dilan 1990 dan Yowis Ben 2 menggambarkan saat ditemukan jenazah Eril menengok ke kanan.


Tengok Kanan

"Posisi wajahnya, saya sudah siap-siap ternyata alhamdulillah tengok kanan kayak tahiyat, salam ke kanan. Biasanya kalau (jenazah) orang hilang itu mulutnya terbuka, ini tertutup rapat. Jadi perfect dari sisi untuk 14 hari," urainya.

Mukjizat kedua, yakni jenazah Eril wangi. "Wanginya itu seperti daun direbus, ada pepermin, dicium. Itulah harumnya Eril. Dua mukjizat kecil itulah yang membuat... di momen itu saya bahagia," tutur Ridwan Kamil.


Azan di Telinga Kiri

Ia lantas memandikan dan mengafani jenazah Eril. Meski lega dan bahagia karena jenazah Eril utuh sekaligus wangi, tetap saja Ridwan Kamil tak mampu membendung air mata kala mengazani almarhum.

"Saya azankan di telinga kirinya karena dia tengok kanan. Di momen azan itulah saya enggak bisa menahan emosi... Nangis senangis-nangisnya," ayah dua anak ini mengakhiri.

<p>Infografis Ragam Tanggapan Penemuan Jasad Eril di Bendungan Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Kehilangan Eril, Mendadak Powerless

Ridwan Kamil Sebut Meninggalnya Eril Sebagai Ujian Kekuasaan, Mendadak Merasa Powerless

Liputan6.com 2022-07-07 10:30:00
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya akhirnya buka kartu soal putra mereka, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang meninggal di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022.

Gubernur Jawa Barat ini menyebut meninggalnya Eril sebagai ujian kekuasaan. Beberapa saat setelah mendengar anaknya hilang di Sungai Aare, orang nomor 1 di Jawa Barat itu mendadak merasa powerless.

Ridwan Kamil merasa diuji Sang Khalik selama 14 hari. Kesabarannya bersama istri direntang hingga titik cerah muncul pada Rabu, 8 Juni 2022, waktu Swiss. Jenazah Eril ditemukan di Bendungan Engehalde.

"Jadi di 14 hari itu saya diuji. Kalau di negeri orang saya enggak punya kuasa. Di sini, saya bisa gerakkan seribu orang dalam satu kekuasaan. Di sana, enggak ada," kata Ridwan Kamil.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


20 Orang Saja

Bintang film Dilan 1990 dan Yowis Ben 2 menyampaikan ini dalam video interviu di kanal YouTube Mata Najwa, Rabu (6/7/2022). Ia pun menjelaskan mengapa melakukan pencarian mandiri.

"Yang disebut polisi Swiss itu maksimal cuma 20 orang, sekelas Polsek. Itulah kenapa ada cerita saya turun ke sungai," ujar Ridwan Kamil. Pencarian mandiri itu tak membuahkan hasil.


Bahasa Polisi

Ridwan Kamil akhirnya pulang ke Tanah Air unruk melanjutkan tugas dinas. Sang Gubernur memercayakan pencarian Eril sepenuhnya kepada pihak otoritas di Kota Bern, Swiss.

"Kenapa hari itu juga kami pulang, karena bahasa polisi, kalau lewat hari ketujuh, pencarian berubah status dari status orang hilang menjadi orang tenggelam. Dan dalam bahasa hukum Swiss, tenggelam sama dengan meninggal. Begitu," urainya.


Kesan di Roma

Masih segar dalam ingatan Ridwan Kamil kala Eril antusias terbang ke Eropa. Ia menyebut Roma momen terbaiknya bersama Eril. Biasanya saat piknik, keluarga Ridwan Kamil lumayan kesusahan mencari spot bagus buat foto.

"Tapi di trip itu, di tiap belokan foto, ada background keren (kami) foto," pungkas Ridwan Kamil. Tak ada yang menyangka momen manis ini menjadi semacam "pertanda" bahwa ia hendak pamit.

<p>Infografis 14 Hari Pencarian Eril di Sungai Aare Swiss. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Sule Digugat Cerai

Gugat Cerai Sule, Nathalie Holshcer Juga Tuntut Masalah Hak Asuh dan Nafkah Anak

Liputan6.com 2022-07-07 13:00:00
Nathalie Hoslcher dan Sule saat masih mesra (Foto: Instagram @ferdinan_sule)

Nathalie Holscher secara mengejutkan telah melayangkan gugatan perceraian terhadap Sule. Sinyal bahwa rumah tangganya tak lagi bisa dipertahankan lagi semakin menguat.

Gugatan perceraian itu dilayangkan Nathalie Holscher ke Pengadilan Agama Cikarang pada 3 Juli 2022 lalu. Pihak pengadilan agama kemudian telah memverifikasi gugatan tersebut dan memberi nomor perkara 2145/pdt.g/2022/PA Cikarang.

"Bahwa betul Pengadilan Agama Cikarang telah menerima gugatan yang berupa e-court. Jadi perkara tersebut berdasarkan surat gugatannya yaitu tanggal 3 Juli 2022 atas nama Nathalie Holscher, yang telah menguasakan kepada Maja Besar Surya menggugat Sutisna," kata Panitera Pengadilan Agama Cikarang, Maman Suherman dilansir dari tayangan YouTube Sambel Lalap pada Kamis (7/7/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Isi Gugatan

Sementara itu terkait isi gugatan cerai yang dilayangkan oleh Nathalie Holscher itu, Maman Suherman menolak untuk membeberkannya.

"Kalau isi gugatan bukan kapasitas kami yang menerangkan ya, itu kan terkait materi itu kewenangan hakim," tutupnya.


Hak Asuh dan Nafkah Anak

Namun yang pasti, dalam gugatan cerait tersebut Nathalie Holscher juga menuntut hak asuh dan nafkah untuk anaknya dengan Sule, Adzam Ardiansyah Sutisna.

"Kalau dalam gugatan itu gugatan cerai kumulasi dengan hak asuh dan nafkah anak," jelas Maman Suherman lagi.


Mediasi

Adapun untuk sidang perdana perceraian Sule dan Nathalie Holscher akan digelar pada 20 Juli 2022 mendatang. Pihak Pengadilan Agama akan menghadirkan Sule dan Nathalie Holscher untuk menjalani agenda mediasi.

"Yang jelas kedua belah pihak akan dipanggil nanti terkait materi persidangan majelis hakim yang menentukan. Iya mediasi kalau seadainya dua-duanya hadir, atau kuasa hukumnya hadir kedua belah pihak ada upaya mediasi," jelasnya lagi.

Perceraian di Indonesia 2016 (liputan6.com/trie yas)

Blak-blakan, Beratnya Kehilangan Anak

Di Depan Najwa Shibab, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Blak-blakan Mengungkap Beratnya Kehilangan Eril

Liputan6.com 2022-07-07 15:00:15
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya menceritakan kondisi saat kehilangan anak kesayangannya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril kepada Najwa Shibab. (Foto: Tangkapan La

Kehilangan sosok yang sangat dicintai tentu menyisakan kesedihan yang sangat mendalam. Begitupun dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya usai meninggalnya anak terkasih, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Namun keduanya sadar, berlarut dalam kesedihan tak baik. Karenanya, keduanya melakukan hal positif saat teringat Eril.

Seperti diketahui, Eril hilang terseret Sungai Aare, Bern, Swiss pada akhir Mei 2022. Jenazahnya ditemukan sekitar dua pekan usai tragedi tersebut.

Di depan Najwa Shibab, keduanya blak-blakan menceritakan kondisi mulai saat Eril tenggelam hingga saat-saat berat yang harus dilaluinya.

Keduanya tampak masih diselimuti rasa sedih ketika diwawancarai oleh Najwa Shihab. Terlihat dari sorot matanya yang masih sembab ketika menjawab pertanyaan yang dilontarkan Najwa. Demikian halnya dengan Najwa, begitu merasakan kesedihan yang dialami Ridwan Kamil dan Istrinya itu.

Namun apa yang disampaikan keduanya sarat makna dan bagaimana agar kita dapat menyikapi ujian yang begitu berat yang ditimpakan Allah SWT kepada dirinya.


Mengisi Waktu dengan Hal Positif

Di acara Mata Najwa, Atalia menyampaikan bahwa atas berpulangnya Eril menjadikan pelajaran bermakna kepada dirinya dan keluarga.

Ia menyampaikan bahwa yang terpenting dari pelajaran atas wafatnya Eril ialah menggunakan sebaik-baiknya waktu hidup di dunia untuk mendapatkan bekal hidup di akherat nanti.

Tentu saja hal tersebut diaplikasikan dengan menghiasi kehidupan ini dengan hal-hal yang positif.

"Mencoba untuk mengisi dengan hidup yang penuh bermakna," tutur Atalia dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab,Kamis (7/07/22).

"Jadi kita belajar banyak dari kejadian Eril, jadi arti hidup yang paling penting adalah bekal. Maka itu yang kami maksimalkan. Jadi sekarang kalau ada kegiatan-kegiatan khususnya, kegiatan yang terkait dengan masyarakat, gitu ya. Seperti misalkan ada kejadian bencana atau sebagianya itu kita duluin deh seperti itu," imbuhnya.


Mendoakan

Selain itu, upaya lain ketika mengenang mendiang Eril disampaikan oleh Ridwan Kamil. Apalagi, ia harus tetap bekerja sebagai orang nomor satu di Jawa barat.

Merasa sedih itu pasti, namun untuk melaksanakan tugas yang diemban di tengah-tengah kesedihannya ia mencoba menata hatinya sehingga dirinya bisa fokus terhadap pekerjaannya.

"Dalam kedukaan saya punya tanggung jawab terhadap 50 juta rakyat Jawa Barat. jadi, agenda hari-hari mengikuti sambil hati ini ditata, bagaimana caranya bisa fokus. Walaupun tidak bisa dihindari kan manusiawi," tutur Ridwan Kamil.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, ketika ingat akan mendiang putranya tersebut, maka secepatnya ia mengirimkan doa dan Al-Fatihan untuk Eril.

Menurutnya hal ini yang terbaik untuk dilakukan ketika mengenang seseorang yang telah meninggal dunia.

Penulis: Khazim Mahrur


Saksikan Video Pilihan Ini:

Penyelamat 78 Mata Air di Pemalang

Kisah Perjuangan Isa Ansori, Penyelamat 78 Mata Air di Pemalang Jateng

Liputan6.com 2022-07-07 12:00:03
Isa Ansori, penyelamat mata air Pemalang selatan, Jawa Tengah. (Foto: Liputan6.com/Pemprov Jateng)

Bagi warga Pemalang, Jawa Tengah, barangkali nama Isa Ansori masih terdengar asing. Namun, nama ini mendadak banyak dibicarakan usai menerima penghargaan Kalpataru.

Tentu tak sembarang orang bisa memperoleh penghargaan ini. Kalpataru adalah penghargaan untuk orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk alam.

Di usianya yang sudah tak muda lagi, Isa Ansori masih gigih naik turun gunung dan keluar masuk hutan di wilayah Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, untuk melakukan penyelamatan lingkungan hidup. Dari kegigihannya itu, 78 titik sumber mata air terselamatkan, dan warga di tiga desa terpenuhi kebutuhan air bersih.

Isa Ansori yang kini berusia 58 tahun itu telah mulai merawat hutan sejak 1990 silam, dengan membentuk Komunitas Pecinta Alam Shabawana. Melalui komunitas itu, ia aktif melakukan konservasi hutan di wilayah Kecamatan Belik, atau Pemalang selatan.

Tak heran, jika pria kelahiran 1 Mei 1964 itu beberapa kali mendapat penghargaan terkait lingkungan hidup, dan yang terakhir adalah Penghargaan Kalpataru sebagai perintis, pengabdi, penyelamat dan pembina lingkungan hidup 2022 oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Isa bercerita, wilayah Pemalang selatan mengalami degradasi hutan pada pertengahan 1990-an, yang mengakibatkan kelangkaan air bersih. Warga terpaksa membayar untuk mendapatkan pasokan air bersih. Dari keprihatinan itulah Isa memilih keluar masuk hutan dan naik turun gunung, untuk mendapatkan titik sumber mata air.

"Pertama mendirikan Komunitas Pecinta Aalam Shabawana, itu embrio pecinta alam di Pemalang, dibantu juga sebagian kelompok tani hutan. Yang pertama ke wilayah terdekat sumber ada gak sih, baru saya ke lokasi observasi ke lapangan, lalu dilakukan untuk penananam pohon," kata Isa Ansori, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Selasa (5/7/2022).


Karet Kebo dan Beringin

Hal itu dilakukan sejak 1990, karena di wilayahnya mulai sering mengalami kekeringan. Warga kesulitan mendapatkan air bersih bahkan sampai kurun waktu empat sampai sembilan bulan, terutama di musim kemarau.

"Saat itu, sekitar 80 persen warga beli air. Mulai 1990 itu intens melakukan penyelamatan sumber mata air sampai sekarang," tuturnya.

Penyelamatan dilakukan dengan cara, mencari titik sumber mata air kemudian dilakukan penanaman pohon yang memiliki fungsi serapan air tinggi, seperti pohon karet kebo dan pohon beringin.

"Ini namanya pohon Karet Kebo, untuk serapan air ketika musim hujan sangat tinggi. Satu batang kecil 20 liter sampai 60 liter, kalau besar 200 bahkan ribuan liter. Tujuannya kalau ada serapan air begini nantinya musim kemarau dia akan melepas air, sehingga musim kemarau sumber mata air masih akan teraliri airnya. Karena memang ada tandonnya, tandonnya ada di tanaman seperti ini," ungkapnya.

Untuk mendapatkan bibit pohon tersebut, Isa Ansori melakukan pencangkokan di pohon yang lebih besar, dan sebagian menggunakan teknik stek.

"Hasilnya ditanam di 78 titik sumber mata air. Di Kecamatan Belik ada 160 titik sumber mata air, jadi masih 82 titik yang masih jadi PR," lanjutnya.

Seiring waktu, kegigihan Isa Ansori membuahkan hasil. Saat ini, 78 titik sumber mata air yang ia selamatkan mampu mengaliri air untuk memenuhi kebutuhan warga di tiga desa, yakni Mendelem, Beluk dan Belik.

"Menanam ini sehingga ada 60 persen sudah tercukupi kebutuhan air. Airnya mengalir untuk tiga desa yakni Mendelem, Beluk dan Belik. Harapannya mampu mencukupi air 100 persen," harapnya.


Kalpataru untuk Isa Ansori

Baginya, hutan, gunung beserta fungsinya bukan warisan melainkan titipan yang sudah selayaknya dijaga dan dilestarikan untuk tetap berfungsi dengan baik.

"Motivasi saya, yang pertama alam ini bukan warisan kita tapi titipan jadi kita harus menjadikan ke depan terus baik. Kedua, saya capek terkait dengan warga yang mengeluh keterbatasannya air, sehingga mereka beli. Ketiga, melihat hutan kita terjadi degradasi hutan," ucapnya.

Sementara Ketua Komunitas Pecinta Alam Shabawana, Eka Waluyo menuturkan, Isa Ansori merupakan figur orang tua, senior dan pembimbing sebagai yang menginspirasi genertasi muda saat ini untuk tetap melestarikan lingkungan hidup.

"Ketika beliau di umur yang sudah sepuh, masih geliat melakukan kegiatan konservasi dan pembinaan bagi para permuda, untuk ikut peduli terhadap lingkungan. Sebenarnya bagi kami suri teladan dan cambukan luar biasa, dan kami pun terpanggil terdepan untuk kegiatan konservasi lingkungan," kata Eka.

Disinggung penghargaan Kalpataru yang diberikan Gubernur kepada Isa Ansori, Eka menyebut, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin yang mau turun ke bawah.

"Bagi saya pribadi Pak Ganjar itu figur yang jadi panutan, beliau figur pemimpin suri teladan yang pasti akan kami tiru dan contoh, karena pemimpin yang mau turun ke bawah. Harapannya Pak Ganjar lebih mengenal kami yang bergerak di alam bebas, karena butuh sentuhan, sehingga program kami dapat didukung pemerintah. Kami ada 500 orang anggota tersebar hampir di tiap desa di Pemalang," dia menuturkan.

Tim Rembulan


Saksikan Video Pilihan Ini:

Pacar Terbaru Elon Musk

Potret Para Perempuan yang Terkena Panah Asmara Elon Musk, Teranyar dengan Shivon Zilis

Liputan6.com 2022-07-07 17:28:00
Elon Musk. (Joe Raedle/Getty Images/AFP)

Tidak kalah dari sisi profesional, Elon Musk juga memiliki kehidupan pribadi yang cukup bergejolak. Pendiri SpaceX dan CEO Tesla ini telah menjalin hubungan asmara dengan beberapa bintang Hollywood, termasuk penyanyi Kanada Grimes dan aktris Amber Heard.

Dari panjang kisahnya, miliarder teknologi itu telah melalui dua perceraian. Publik telah jadi saksi hubungan Musk, baik semata berkencan maupun memutuskan menikah. Berikut rangkumannya, seperti dilansir dari Page Six, Kamis (7/7/2022).

Melalui akun Quora, Justine Musk membagi tips menjadi Miliarder berdasarkan tahun-tahun bersama mantan suaminya.

Justine Wilson

Justine Musk, yang sekarang lebih dikenal sebagai Justine Wilson, adalah istri pertama Musk. Keduanya menikah pada 2000. Pasangan itu menyambut putra pertama mereka, Nevada Alexander Musk, pada 2002, tapi kehilangannya karena Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) pada usia 10 minggu.

Pasangan itu kemudian memiliki satu anak kembar, Griffin dan Xavier Musk, pada 2004. Kemudian, satu kembar tiga: Kai, Saxon, dan Damian Musk pada 2006. Keduanya memutuskan berpisah pada 2008. Wilson kemudian memberi tahu Marie Claire pada 2010 bahwa mantan suaminya menganggapnya sebagai "istri pemula."

<p>Talulah Riley, mantan istri Elon Musk. (dok. Instagram @talulahrm/<a href=https://www.instagram.com/p/CfgZgicMbsb/)

" src="https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/qdvk_ouIEAVJ9iWztEyTcorD1mA=/640x0/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081705/original/048847700_1657177035-291483299_763140044843614_9150553598889397448_n.jpg" />

Talulah Riley

Setelah itu, Musk melabuhkan hatinya pada aktris Talulah Riley. Mereka bertunangan hanya enam minggu setelah Musk mengajukan gugatan cerai dari Wilson, kemudian menikah pada 2010.

Pasangan itu mengalami masa sulit pada 2014 ketika mereka bercerai atas permintaan Musk untuk pertama kalinya. Pasangan itu berdamai dan menikah lagi 18 bulan kemudian hanya untuk Riley mengajukan gugatan cerai pada 2016.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Amber Heard

Elon Musk kemudian pindah ke Amber Heard. Mereka dilaporkan berkencan pada akhir 2016, tidak lama setelah perceraian bintang Aquaman dari Johnny Depp. Sayangnya, ia dan Musk berpisah setelah hanya satu tahun karena jadwal mereka yang padat.

Musk memberi tahu Rolling Stone pada November 2017 bahwa perpisahan itu cukup sulit baginya. Ia mengaku bahwa ia "benar-benar jatuh cinta, dan itu sangat menyakitkan."

Grimes dan Elon Musk dalam Met Gala 2018. (Charles Sykes/Invision/AP, File)

Grimes

Page Six secara eksklusif melaporkan bahwa Musk mulai berkencan dengan musisi Grimes pada April 2018, satu bulan sebelum pasangan itu debut karpet merah mereka di Met Gala. Sebuah sumber memberi saat itu bahwa mereka bertemu secara online melalui lelucon tentang kecerdasan buatan yang direncanakan dibagikan Musk di akun Twitter-nya, tapi ternyata Grimes sudah mengungkapnya lebih dulu.

Bisikan perpisahan dimulai pada musim gugur 2018, ketika Musk dan Grimes berhenti mengikuti satu sama lain di Twitter setelah rapper Azealia Banks mengunggah bahwa ia telah berkeliaran di sekitar kompleks miliarder Los Angeles menunggu Grimes muncul, sehingga mereka dapat mengerjakan musik bersama.

Pelantun Violence itu tidak pernah muncul, mengusir rapper itu dengan kata-kata kasar selama berhari-hari. Grimes, bagaimanapun, mengonfirmasi bahwa ia dan salah satu pendiri PayPal itu masih berkencan dalam wawancara Maret 2019 dengan majalah WSJ.


Hubungan dengan Grimes

Grimes mengumumkan kehamilannya pada Januari 2020 dengan mengunggah baby bump-nya di Instagram. Grimes dan Elon Musk menyambut kelahiran putra mereka, X A-12, pada Mei 2020, terlibat dalam diskusi Twitter tentang pengucapan nama itu sementara penyanyi itu pulih dari melahirkan.

Pasangan itu kemudian mengubah nama putra mereka jadi X A-XII untuk mematuhi hukum California. Setelah tiga tahun bersama, pasangan itu berpisah, dengan Musk mengonfirmasi melalui media sosial bahwa ia dan penyanyi Kanada itu "setengah berpisah," tapi tetap berhubungan baik dan terus jadi orangtua bersama putra mereka yang berusia satu tahun.

"Kami setengah terpisah, tapi masih saling mencintai, sering bertemu, dan berhubungan baik," kata Musk.

Dalam cerita sampul Vanity Fair-nya yang dirilis pada Maret 2022, Grimes mengonfirmasi bahwa pasangan itu sempat balikan setelah Musk dirumorkan berkencan dengan aktris Australia Natasha Bassett. Grimes juga mengungkapkan dirinya diam-diam menyambut anak kedua, seorang bayi perempuan bernama Exa Dark Siderl Musk, melalui ibu pengganti pada Desember 2021. Beberapa jam setelah cerita itu dirilis, ia mengungkap bahwa mereka telah putus lagi.


Shivon Zilis

Yang terbaru, Elon Musk diam-diam menyambut kehadiran anak kembarnya tahun lalu. Pria berusia 51 tahun itu memiliki anak kembar dengan Shivon Zilis November lalu, menurut dokumen pengadilan yang diterbitkan Insider Wednesday, lapor People. Si kembar lahir di Austin, Texas, AS.

Surat kabar mengungkap bahwa pada April 2022, Musk dan Zilis, yang merupakan direktur proyek di perusahaan Neuralink, meminta pengadilan wilayah Texas mengubah nama bayi mereka, sehingga mereka "memiliki nama belakang ayah mereka dan nama belakang ibu mereka sebagai bagian dari nama tengah mereka."

Jenis kelamin si kembar tidak dipublikasikan dan nama mereka disunting dari dokumen. Seorang hakim Austin mengabulkan permintaan mereka pada Mei 2022, menurut Insider.

Kelahiran si kembar datang hanya beberapa minggu sebelum Musk dan mantan kekasihnya Grimes menyambut seorang bayi perempuan melalui ibu pengganti pada Desember 2021, meskipun pasangan itu berpisah pada September tahun lalu. Setelah kelahiran si kembar, Musk sekarang adalah ayah dari sembilan anak.

Infografis Macam-Macam Bahasa Cinta. (Liputan6.com/Triyasni)

Suami Dewi Perssik Diminta Rujuk

Diminta Rujuk dengan Dewi Perssik oleh Banyak Orang, Bagaimana Tanggapan Angga Wijaya?

Liputan6.com 2022-07-07 12:30:21
Dewi Perssik dan Angga Wijaya (Sumber: Instagram/anggawijaya88)

Sidang perdana gugatan perceraian yang dilayangkan Angga Wijaya terhadap Dewi Perssik telah digelar. Di tengah proses perceraian itu, rupanya masih banyak yang menyayangkan keputusan Angga Wijaya.

Gelombang dukungan banyak hadir dari warganet kepada Angga Wijaya agar kembali rujuk dengan Dewi Perssik. Namun, tidak sedikit juga yang mendukung agar keduanya berpisah.

Bahkan beberapa justru malah memberikan hujatan kepada Angga Wijaya yang dianggap justru aji mumpung mencari ketenaran di tengah masalah ini. Lantas bagaimana tanggapan Angga Wijaya?

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Terima Semua Doa Baik dan Buruk

Angga Wijaya mengatakan bahwa dirinya dengan lapang menerima segala respons dari warganet. Baik yang mendoakannya positif, hingga yang menghujatnya.

"Kalau doa dari orang, aku selalu terima. Apalagi doa yang baik. Kita nggak boleh naif, nerima yang baik-baik aja. Ada juga yang ngata-ngatain buruk," kata Angga Wijaya, dilansir dari video di kanal YouTube KH Infotainment.


Mendoakan Balik

Sebaliknya, Angga Wijaya justru kembali mendoakan hal-hal yang baik kepada masyarakat yang memberikan hujatan terhadapnya.

"Buat yang doain buruk, terima kasih, saya doain semoga rezekinya lancar, yang doain baik, saya doakan semoga kalian sehat, semoga kebaikannya dibalas Allah SWT," sambung Angga Wijaya.


Risiko

Terlepas dari itu, Angga Wijaya menyadari bahwa segala respons yang ia terima itu sudah menjadi risiko atas keputusan yang telah ia buat ini. Angga Wijaya juga menyatakan telah siap jika nantinya ia menyandang status duda.

"Itu semua sudah terpikirkan sama saya jauh sebelum keputusan itu saya ambil. Risikonya seperti apa ke depannya di diri aku pribadi, sudah aku pikirkan. Aku akan terima semua hasilnya apa saja," tutupnya.

Perceraian di Indonesia 2016 (liputan6.com/trie yas)

Skandal Nam Joo Hyuk Makin Panas

Skandal Bullying Nam Joo Hyuk Makin Panas, Penuduh Ketiga Menudingnya Lakukan Pelecehan

Liputan6.com 2022-07-07 13:30:00
Nam Joo Hyuk. (Instagram/ management_soop)

Isu perundungan alias bullying yang menjerat Nam Joo Hyuk makin pelik saja. Kini muncul sosok ketiga yang mengungkap tuduhan serupa, bahkan dengan tambahan klaim soal pelecehan.

Dilansir dari Soompi, Kamis (7/7/2022), pada Rabu kemarin, sebuah media melaporkan bahwa mereka mendapat pengakuan sosok ketiga dan pesan teks yang diklaim sebagai bukti pendukung. Kali ini, penuduh Nam Joo Hyuk adalah seorang perempuan.

Wanita tersebut menuding bintang Twenty Five Twenty One ini melakukan perundungan dan pelecehan seksual saat SMA.

Bukti yang disodorkan, adalah percakapan di group chat KakaoTalk pada 10 Mei 2012. Wanita ini mengklaim ia dipaksa masuk dalam grup ini, dan dia di-bully karena salah satu teman Nam Joo Hyuk tak menyukainya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Nam Joo Hyuk Disebut Ikut-ikutan

Di Korea, metode bullying ini disebut sebagai "Penjara KakaoTalk." Sang aktor diklaim mengirimkan pesan jahat bergantian dengan teman-temannya. Kalimat yang dikirim mulai dari komentar mengenai fisiknya hingga pelecehan seksual.

Media ini menjelaskan bahwa Nam Joo Hyuk memang tidak membuat grup ini, tapi ia ikut serta menghina wanita tersebut.


Pelaku Minta Maaf

Wanita ini menyebut bahwa ia sudah melaporkan kejadian ini ke sekolah. Para pelaku mendapat hukuman berupa pelayanan masyarakat di sekolah. Ia juga menyatakan para pelaku baru minta maaf saat dipaksa guru.

Namun, kata wanita ini, para pelaku baru-baru ini kembali mencoba minta maaf kepadanya, saat ia ingin memublikasikan cerita tersebut. Padahal, insiden tersebut telah berlalu 10 tahun.


Jawaban Agensi

Malamnya, agensi Nam Joo Hyuk yakni Management SOOP, merilis pernyataan resmi mengenai tudingan ini. Mereka membenarkan pesan teks tersebut asli. Namun menurut agensi, hal ini telah dibesar-besarkan.

"Artikel hari ini tentang pesan di group chat KakaoTalk tidak mengungkap keseluruhan cerita mengenai situasi saat itu, dan hanya memberikan cuplikan satu bagian tanpa konteks, atau penjelasan apa pun tentang apa yang terjadi sebelumnya dan setelah [pesan-pesan itu]," begitu pernyataan pihak agensi.

Infografis Kasus Bullying (Liputan6.com/Triyasni)

Harga Roti dan Mie Akan Naik

Jokowi Sebut Harga Roti dan Mie Berpotensi Alami Kenaikan Dampak Perang Rusia-Ukraina

Liputan6.com 2022-07-07 12:31:13
Presiden Jokowi usai menjadi saksi nikah adiknya langsung melakukan blusukan di Pasar Gede Solo dan menyalurkan bansos kepada masyarakat penerima, Kamis (26/2).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan perang Rusia-Ukraina berdampak terhadap pangan dunia, salah satunya gandum. Kondisi ini berpotensi membuat harga roti dan mie instan mengalami kenaikan.

Pasalnya, 30 sampai 40 persen produksi gandum dunia berasal dari Rusia dan Ukraina. Indonesia sendiri masih mengimpor gandum dari Rusia dan Ukraina.

"Hati-hati yang namanya komoditas pangan dunia ini naik semuanya utamanya gandum. Kita juga impor gandum gede banget, 11 juta ton, impor gandum kita. Ini hati-hati," jelas Jokowi dalam acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional di Kota Medan Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022).

"Yang suka makan roti, yang suka makan mie bisa harganya naik, karena apa? Ada perang di Ukraina," sambungnya.

Dia mengaku sempat menanyakan langsung ke Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait ketersediaan gandum, saat berkunjung ke dua negara itu pekan lalu. Jokowi menuturkan stok gandum di dua negara tersebut sangat berlimpah, namun tak bisa dijual ke negara lain.

"Di Ukraina saja ada stok gandum waktu ke sana saya tanya langsung ke Presiden Zelensky berapa stok yang ada di Ukraina. 22 juta ton. Stok enggak bisa dijual. Kemudian ada panen baru ini, 55 juta ton. Artinya, stoknya sudah 77 juta ton," katanya.

"Di Rusia sendiri saya tanya ke Presiden Putin, ada berapa stok (gandum) di Rusia 137 juta ton. " imbuh Jokowi.

Menurut dia, sejumlah negara di Afrika dan Asia saat ini sudah mulai mengalami krisis pangan serta kelaparan. Hal ini salah satunya dikarenakan ketergantungan terhadap gandum Rusia dan Ukraina.

"Karena barang itu tidak bisa ke luar dari Ukraina, enggak bisa ke luar dari Rusia, di Afrika dan beberapa negara di Asia sudah mulai yang namanya kekurangan pangan akut sudah mulai yang namanya kelaparan, bayangkan," ujarnya.


Tak Alami Krisis Pangan

Jokowi pun bersyukur Indonesia tidak mengalami krisis pangan, karena adanya beras. Dia pun menekankan pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tak bergantung dengan negara lain.

"Kalau bapak/ibu ke luar, harga pangannya karena ketergantungan pada gandum sudah naik 30, sudah naik 50 persen. Mau bapak/ibu semuanya harga naik?" ucap Jokowi.

Untuk itu, dia mengajak seluruh kepala daerah untuk memanfaatkan lahan-lahan yang ada untuk menanam dan memproduksi kebutuhan pangan sehari-hari. Hal ini juga bermanfaat untuk asupan gizi anak-anak agar bisa tumbuh sehat.

"Jangan sampai ada lahan kosong, manfaatkan untuk asupan gizi anak kita karena kita nanem itu tumbuh dan bisa kita panen. Penting sekali," tutur Jokowi.

Kembalinya Pasal Karet Penghinaan Presiden

HEADLINE: Draft Final RKUHP Ancam Penghina Presiden dan Wapres 3,5 Tahun Bui, Pasal Karet?

Liputan6.com 2022-07-08 00:00:05
Banner Infografis Revisi KUHP Hidupkan Kembali Pasal Karet? (Liputan6.com/Triyasni)

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah menyerahkan draft final Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) kepada Komisi III DPR RI. Rancangan undang-undang ini masih menjadi sorotan setelah sempat memicu gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat pada 2019 lalu.

Hingga akhirnya DPR dalam rapat paripurna terakhir yang digelar pada 30 September 2019 memutuskan menunda pembahasan RUU KUHP. Ketua DPR sekaligus pimpinan sidang saat itu Bambang Soesatyo menyatakan bahwa RKUHP menjadi salah satu dari lima RUU yang ditunda dan akan dilanjutkan atau carry over pada periode berikutnya.

Kini setelah hampir tiga tahun berselang, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej mewakili pemerintah akhirnya menyerahkan draft final RKUHP kepada DPR untuk dibahas. Setidaknya ada tujuh hal yang dilakukan pemerintah dalam revisi atau penyempurnaan RKUHP tersebut, salah satunya soal 14 isu krusial.

"Terkait 14 isu krusial berdasarkan hasil diskusi publik yang diselenggarakan di 12 kota di Indonesia. Tim pembahasan RKUHP telah menjelaskan dan menyampaikan isu krusial RKUHP yang meliputi ada 14 isu," kata Eddy --sapaan akrab Edward-- di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (6/7/2022).

Salah satu isu krusial yang masih dipertahankan dalam draf final RKUHP ini adalah Pasal tentang penyerangan kehormatan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres).

Berdasarkan draft final RKUHP yang diperoleh Liputan6.com, pasal tentang penyerangan terhadap martabat Presiden dan Wapres ini tertuang dalam BAB II. Adapun bunyinya adalah sebagai berikut:

Bagian Kesatu

Penyerangan terhadap Presiden dan Wakil Presiden

Pasal 217

Setiap Orang yang menyerang diri Presiden atau Wakil Presiden yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Bagian Kedua

Penyerangan Kehormatan atau Harkat dan Martabat Presiden dan Wakil Presiden

Pasal 218

(1) Setiap Orang yang di Muka Umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri Presiden atau Wakil Presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) Bulan atau pidana denda paling banyak kategori IV.

(2) Tidak merupakan penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) jika perbuatan dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri.

Pasal 219

Setiap Orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, atau menyebarluaskan dengan sarana teknologi informasi yang berisi penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat terhadap Presiden atau Wakil Presiden dengan maksud agar isinya diketahui atau lebih diketahui umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun 6 (enam) Bulan atau pidana denda paling banyak kategori IV.

Pasal 220

(1) Tindak Pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218 dan Pasal 219 hanya dapat dituntut berdasarkan aduan.

(2) Pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan secara tertulis oleh Presiden atau Wakil Presiden.

Wamenkumham mengungkapkan, dalam draft terbaru ada penjelasan tambahan mengenai perbedaan kritik dan penghinaan.

"Jadi, kami menambahkan di penjelasan mengenai kritik yang dimaksud untuk kepentingan umum adalah melindungi kepentingan masyarakat yang diungkapkan dengan hak berekspresi dan berdemokrasi, misalnya melalui kritik atau pendapat yang berbeda dengan kebijakan presiden atau wakil presiden," ucap Eddy.

Eddy menyebut kritik diperbolehkan selama bersifat konstruktif dan sedapat mungkin memberikan suatu alternatif maupun solusi dan dilakukan dengan cara yang objektif.

Kritik boleh mengandung ketidaksetujuan terhadap perbuatan atau kebijakan atau tindakan presiden atau wapres. Kritik juga dapat berupa membuka kesalahan atau kekurangan yang terlihat. Namun kritik tidak boleh dilakukan dengan niat jahat untuk merendahkan atau menyerang harkat dan martabat presiden dan wapres.

"Kritik adalah menyampaikan pendapat terhadap kebijakan presiden dan wapres yang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk kebijakan tersebut," jelas Eddy.

<p>Infografis Draft Final RKUHP Ancam Penghina Presiden dan Wapres 3,5 Tahun Bui. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai pasal penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden seharusnya dihapus dalam RKUHP.

"Soal penghinaan terhadap lembaga kepresidenan ini seharusnya ditiadakan ketika kita telah memilih sebagai negara demokrasi. Tindak pidana yang dilakukan terhadap presiden selaku manusia Indonesia sudah diakomodasi dalam pasal-pasal KUHP yang lain," kata Fickar saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (7/7/2022).

Fickar menyebut, pasal tentang penyerangan terhadap martabat presiden dan wapres ini sangat berpotensi menjadi pasal karet dan memunculkan sikap berlebihan aparat penegak hukum.

"Jika tetap diadakan sudah dapat diperkirakan akan menjadi pasal karet dalam pelaksanaannya. Karena bagaimanapun juga, presiden itu lembaga politik yang sangat mungkin dalam kerangka menjaganya akan melahirkan sikap over acting petugas," ucapnya.

Meski menjadi delik aduan, Fickar meyakini pasal tersebut tetap saja akan membawa masalah.

"Delik biasa atau delik aduan tidak berpengaruh, karena penegakannya akan didasari pada 'kehendak' presiden. Dalam konteks politik dan kekuasaan akan sulit membedakan kritik dan penghinaan, karena akar feodalisme pada masyarakat kita belum terkikis habis, bahkan tumbuh subur dalam beberapa sisi kehidupan. Pola relasi atasan bawahan (paternalisme) itu sulit dirasionalisasi, apalagi sikap ini sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat kita, terkadang hukum pun bisa dikalahkan," jelas dia.

Selain itu, ia menyebut, dalam pelaksanaannya akan sulit membedakan antara kritik dan penghinaan.

"kritik tidak dapat dipidana. Persoalannya sulit memisahkan atara ide, pelaksanaan ide atau program dengan orangnya, sehingga dalam konteks kekuasaan sering baur antara kritik dengan penghinaan pada praktiknya. Di situlah sifat subjektifitas politis sering memainkan peran dominan," katanya.

Ia memprediksi akan ada gelombang besar penolakan terhadap pasal-pasal bermasalah di RKUHP, sama seperti pada 2019 lalu. Untuk itu, ia meminta pemerintah melakukan sosialisasi secara masif.

"Sangat mungkin (banyak penolakan) jika tidak ada upaya serius pemerintah untuk menggencarkan sosialisasi RUU-nya. Sosialisasi harus dilakukan terus menerus terutama pada ketentuan yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, dengan memberi pengertian tentang pentingnya KUHP buatan Indonesia," ujar Abdul Fickar memungkasi.


Masih Banyak Pasal Karet

Hal senada juga disampaikan Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Nasional, Julius Ibrani, mewakili Koalisi Masyarakat Sipil. Dia menyatakan bahwa penyusun draf RKUHP hanya memainkan diksi, namun poinnya tetap sama yakni mengekang kebebasan sipil.

"Ini eranya membuat undang-undang seperti puisi, jadi dia nggak ngomong langsung tapi maknanya kita tahu. Pertama dia bilang ini bukan penghinaan kok, tapi penyerangan terhadap harkat dan martabat. Kita lihat dari awal konsepnya udah salah, jadi mau ngeles dalam bentuk apapun udah salah," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (7/7/2022).

Dia menjelaskan bahwa harkat dan martabat itu kaitannya adalah personal atau pribadi. Sementara Presiden dan Wapres adalah lembaga negara. Sehingga, menurut dia, Presiden dan Wapres tidak memiliki harkat dan martabat, yang ada adalah tugas dan wewenang.

"Kedua, merendahkan atau merusak nama baik, ini jelas pribadi. Merendahkan itu maksudnya seperti apa? Kehormatannya yang tadinya tingginya 10 meter jadi 5 meter? Itu ukuran absurd juga," ucap Julius.

Lebih lanjut, PBHI Nasional juga menyoroti Pasal 218 ayat (2) yang menyatakan bahwa kritik demi kepentingan umum tidak termasuk dalam kategori tindak pidana penyerangan terhadap harkat dan martabat Presiden dan Wapres. Namun kritik yang diperbolehkan harus bersifat konstruktif dan memberikan solusi atau jalan keluar.

"Ini udah luar biasa kelirunya, seolah mengatakan 'udah lu kalau bukan lu yang ngerjain lu jangan ngoceh' intinya gitu. Kenapa? Karena solusi dan jalan keluar itu tugasnya si pejabatnya, bukan tugas masyarakatnya (yang memberi kritik)," ujar Julius.

"Jadi kan pemilihan kata-katanya saja. Diksinya berbeda, tapi maknanya sama kriminalisasi terhadap kebebasan sipil untuk mengkritik pejabat negara, itu poinnya," sambung dia.

Penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden bukan satu-satunya pasal karet yang berpotensi mengkriminalisasi masyarakat. Dalam catatan Koalisi Masyarakat Sipil, setidaknya masih ada 24 isu krusial di dalam draft RKUHP, antara lain soal kohabitasi, penyebaran kondom, pemidanaan terhadap living law atau hukum adat, hingga contempt of court.

"Contempt of court ini sangat menimbulkan ketidakpastian hukum setiap orang. (Misal) dalam persidangan itu harus bertutur kata sopan. Sopan itu apa aturannya? Saya bisa bilang Anda berbicara dengan saya tidak sopan, sementara Anda bilang sudah sopan. Ini kan perspektif subjektif yang menimbulkan ketidakpastian hukum. Dan sampai sekarang pasal itu masih ada," kata Julius.

Karena itu, tidak menutup kemungkinan gelombang penolakan terhadap RKUHP kembali terjadi seperti pada 2019 lalu. Menurut dia, respons tersebut sangat wajar karena kebebasan sipil dan hak warga negara yang dijamin konstitusi justru didegradasi dengan RKUHP.

"Karena ini menunjukkan supremasi kekuasaan atau supremasi penguasa. Kekuasaan ini dengan sendirinya akan menyerang masyarakat sipil. Mereka (rakyat) membayar pajak untuk kerja-kerja pemerintah yang menghasilkan sesuatu (produk hukum) yang malah hendak memenjarakan mereka. Ini lucu. Jadi sudah wajar masyarakat sipil di manapun marah berteriak dan kemudian menolak isi RKUHP," ucapnya.

Selain itu, Julius menilai bahwa penyusunan RKUHP ini masih jauh dari cita-cita para pendahulu yang ingin Indonesia memiliki KUHP produk bangsa sendiri, bukan warisan pemerintahan kolonial Hindia-Belanda.

"Kalau yang sekarang (KUHP) katanya kan ini dari era kolonial, tapi draft (RKUHP) yang kemarin ini sih bukan dekolonialisasi, tapi 'demi' kolonisasi. Paling sederhana kita lihat, ini (RKUHP) wataknya kolonial, karena mengagung-agungkan kekuasaan dan penguasa memenjarakan rakyatnya," ujarnya.

"Jadi apakah ini produk dari anak bangsa? Tidak. Ini sama sekali bukan produk anak bangsa," kata Julius menandaskan.


Penantian Setengah Abad Lebih

Penantian akan lahirnya KUHP yang benar-benar hasil karya bangsa sendiri sudah berlangsung lama. Gagasan untuk melahirkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) Nasional yang segera disahkan lahir lebih setengah abad silam, yakni saat berlangsung Seminar Hukum Nasional I di Semarang.

Dalam seminar yang berlangsung pada 1963 tersebut muncul berbagai masukan untuk KUHP asli Indonesia. Antara lain, perlunya perluasan delik-delik kejahatan keamanan negara, ekonomi, juga kesusilaan.

Gagasan ini lahir karena selain KUHP yang ada merupakan produk pemerintahan kolonial yang sejumlah pasalnya tak bisa dilepaskan untuk kepentingan pemerintahan jajahan, juga lantaran perlu ada aturan dan rumusan baru bagi sejumlah delik pidana.

Sumber KUHP sendiri adalah hukum Belanda, Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie. Pengesahannya dilakukan melalui Staatsblad Tahun 1915 nomor 732 dan mulai berlaku di Hindia Belanda sejak 1 Januari 1918.

Pemerintah kemudian merespons hasil seminar dengan membentuk sebuah tim perumus. Setahun kemudian terbentuk tim perumus RKUHP yang diketuai pakar hukum Universitas Diponegoro Prof Soedarto. Tim beranggotakan sejumlah pakar hukum terkemuka Indonesia.

Mereka antara lain Prof Roeslan Saleh, Prof Moeljanto, Prof Satochid Kartanegara, Prof Oemar Seno Adji, dan J.E. Sahetapy.

Beberapa tahun kemudian anggota tim ditambah, antara lain dengan melibatkan Prof Mardjono Reksodiputro, Karlinah Soebroto, Andi Hamzah, Muladi, Barda Nawawi, dan Bagir Manan. Soedarto memimpin tim hingga ia wafat pada 1986 dan kemudian digantikan Roeslan Saleh.

Tim perumus RKUHP sepakat tidak membuat KUHP sama sekali dari nol. Tim melakukan rekodifikasi KUHP Hindia Belanda, menghilangkan Buku III dan membuat penjelasan setiap pasal. Soedarto juga meminta pandangan dua pakar hukum Belanda untuk memberi masukan RKUHP. Keduanya, yaitu Prof D Schaffmeister dan Prof N Keijzer dari Universitas Leiden.

Pada 1986 penyusunan Buku I yang berisi asas-asas dan penjelasan pasal-pasal selesai yang kemudian dilanjutkan dengan penyusunan Buku II, yakni dengan memasukkan pasal yang dinilai tim masih relevan ke dalam buku II, yang mengatur tindak pidana berikut ancaman pidananya.

Saat Menteri Ismail Saleh menjadi Menteri Kehakiman ia meminta tim untuk segera menyelesaikan penyusunan RKUHP ini. Ismail dan Sunarjati Hartono -Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN)- terus mengawal penyusunan RKUHP tersebut.

Akhirnya pada 1993 Ketua Tim, saat itu dipegang Mardjono Reksodiputro menyerahkan naskah lengkap RKUHP kepada Ismail Saleh di kantornya. Mardjono menjadi ketua tim sejak 1987 hingga 1993.

Ketika Ismail lengser dan digantikan Oetojo Oesman, peraktis tidak ada kemajuan dalam pembuatan RKUHP itu. Bisa disebut, hampir selama lima tahun RKUHP ini hanya tersimpan di Kementerian Kehakiman. RKUHP kemudian baru mengalami kemajuan lagi ketika Muladi menjadi Menteri Kehakiman.

Muladi sempat mengajukan RKUHP ini ke Sekretariat Negara. RKUHP ini juga pernah diberikan ke DPR. Baru pada 2013 DPR secara intensif melakukan pembahasan RKUHP. Benny K Harman dari Fraksi Demokrat memimpin Panitia Kerja pembahasan RKUHP.

Pada 5 Juni 2015 Presiden Joko Widodo mengeluarkan Surat Presiden berisi kesiapan pemerintah dalam membahas RKUHP. DPR dan pemerintah sepakat merampungkan pembahasan itu dalam tempo dua tahun yaitu sampai akhir 2017 yang akhirnya terlewati.

RKUHP nyaris bisa disahkan pada 2019, namun akhirnya ditunda karena banyaknya gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat. DPR akhirnya menunda pembahasan.

Setelah hampir tiga tahun kemudian, pemerintah akhirnya menyerahkan draft revisi RKUHP kepada Komisi III DPR. Meski begitu, belum ada kepastian kapan RKUHP bakal dibawa ke paripurna.

Jika dihitung dari Seminar Hukum Nasional I di Semarang pada 1963 silam, maka pembahasan RKUHP sudah memakan waktu sekitar 59 tahun. Jika nanti disahkan, maka inilah RUU yang paling lama pembuatannya dalam sejarah bangsa Indonesia.

<p>Infografis Ragam Tanggapan Draft Final RKUHP Atur Penghinaan Presiden-Wapres. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>