Misteri Makam Ratu Elizabeth II

The Royal Vault, Pemakaman Bawah Tanah 'Misterius' Milik Keluarga Kerajaan Inggris

Liputan6.com 2022-09-21 10:00:02
Pemakaman Ratu Elizabeth II. (Foto: Marko Djurica/Pool Photo via AP)

Peti jenazah Ratu Elizabeth II tiba di tempat peristirahatan terakhirnya di Windsor pada hari Senin 19 September 2022. Peti jenazah ini menyelesaikan perjalanan panjangnya dari Kastil Balmoral ke Edinburgh, kemudian dari Istana Buckingham ke Westminster Hall dan Westminster Abbey, dan akhirnya ke Kapel St George di Kastil Windsor.

Ribuan pelayat berbaris di jalan-jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ratu, setelah persemayaman berakhir pada hari sebelumnya.

Setelah kemegahan dan arak-arakan pemakaman Ratu Elizabeth II secara kenegaraan di Westminster Abbey, yang dihadiri oleh para pemimpin dari seluruh dunia, upacara penghormatan terakhir yang lebih intim diadakan di Kapel St. George.

Upacara keluarga terakhir diadakan di Kapel St George di Kastil Windsor. Gereja ini sebelumnya digunakan untuk pernikahan - Pangeran Harry dan Meghan menikah di sini pada tahun 2018 - pembaptisan, dan pemakaman.

Jasad Ratu Elizabeth II kemudian diturunkan ke dalam The Royal Vault, sebuah ruangan tambahan dari Kapel St George, di halaman Kastil Windsor, sebelum akhirnya di pindahkan ke Kapel Memorial Raja George VI bersamaan dengan peti mati Pangeran Philip.

Royal Vault merupakan tempat pemakaman di ruang bawah tanah Kapel St. George yang tak boleh dikunjungi publik.

Apa itu Royal Vault?

Peti jenazah Ratu Elizabeth II dengan Mahkota Negara Kekaisaran yang diletakkan di atasnya menuju Kapel St. George untuk upacara pemakaman di Windsor, Inggris, Senin (19/9/2022). Ratu Elizabeth II akan dimakamkan bersama mendiang suaminya, Pangeran Philip, yang meninggal tahun lalu.  (Jeff J Mitchell/Pool Photo via AP)

Dikutip firstpost, Selasa (20/9/2022), Royal Vault, yang sudah ada sejak abad ke-15, adalah ruang pemakaman yang terletak 16 kaki (4 m) di bawah Kapel St. George.

Penggalian dan pembangunan The Royal Vault diperintahkan pada tahun 1804 oleh Raja George III; konstruksinya selesai pada tahun 1810.

The Royal Vault ini dirancang sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi anggota keluarga kerajaan.


Seperti Apa Bentuk Royal Vault?

Royal Vault adalah ruang berlapis batu, panjang 70 kaki (21 m) dan lebar 28 kaki (8 m); pintu masuknya ditutup oleh gerbang besi.

Ada cukup ruang di dalam The Royal Vault untuk menampung 44 jenazah. Sebanyak 32 peti mati disusun di rak-rak yang dibangun di dinding batu, sementara 12 sisanya berada di tengah-tengah The Royal Vault.

Bagaimana Peti Mati Diturunkan ke Dalam Royal Vault?

Raja Charles III menempatkan Queen's Company Camp Color of the Grenadier Guards di peti mati jenazah Ratu Elizabeth II, selama layanan komitmen di Kapel St. George, di Windsor, Inggris, Senin 19 September 2022. (Victoria Jones /Pool Photo via AP)

Selama saat-saat terakhir pemakaman, lantai batu berbentuk berlian berwarna hitam dan putih dilepas, sehingga memberikan akses ke ruangan ini. Peti mati kemudian diturunkan melalui lubang ini ke dalam lemari besi dengan lift listrik.

Setelah lift mencapai bagian bawah poros, peti mati dipindahkan menuruni koridor dan masuk ke dalam lemari besi. Peti mati itu ditempatkan di salah satu rak atau alas di dalamnya, menurut sebuah laporan di Daily Mail.


Siapa yang Dimakamkan di Royal Vault?

Sampai saat ini, ada 25 anggota keluarga kerajaan yang beristirahat di ruangan itu.

George III adalah raja Inggris pertama yang dimakamkan di Royal Vault usai prosesi pemakamannya pada bulan Februari 1820. Namun, anggota keluarga pertama yang ditempatkan di dalam adalah putri George III, Putri Amelia, yang meninggal pada usia 27 tahun pada bulan November 1810.

Dua Raja Inggris lainnya, George IV dan William IV, ditempatkan di lemari besi setelah mereka meninggal masing-masing pada tahun 1830 dan 1837.

Ayah Ratu Elizabeth II, Raja George, dan ibunya diletakkan untuk beristirahat di dalam ruang besi tersebut. Abu dari saudara perempuannya, Putri Margaret, juga ditempatkan di sana. Suami raja, Pangeran Philip, yang meninggal pada April 2021 adalah bangsawan terakhir yang dimakamkan di lemari besi.

Mengapa Diana Tidak Dimakamkan di Royal Vault?

Kekompakan diperlihatkan Putri Diana dan Ratu Elizabeth II. Keduanya tersenyum kepada para simpatisan di luar Clarence House di London. (AP: Photo/Martin Cleaver, File)

Putri Diana diberi pemakaman kerajaan tetapi karena dia bukan seorang putri saat lahir dan bercerai dari Charles pada saat kematiannya pada tahun 1997, tubuhnya tidak ditempatkan di dalam lemari besi.

Dia dimakamkan di Althorp House, rumah keluarga Spencer di Northamptonshire.


Bisakah Orang Melihat Pemakaman Ratu?

Pemakaman kenegaraan di Westminster Abbey dan upacara penguburan di Kastil Windsor keduanya disiarkan televisi. Hanya upacara pemakaman di Kapel St George yang sepenuhnya privat dan tidak ada kamera yang diizinkan.

Dalam sejarah pertama, penurunan peti mati Ratu ke dalam Royal Vault akan disiarkan televisi. Momen itu akan menjadi "pedih dan "bersejarah", kata seorang ahli kerajaan kepada Daily Star sebelum pemakaman.

Peti mati yang membawa sang ratu terbuat dari kayu oak Inggris dengan perlengkapan kuningan dan dilapisi dengan timah, mirip dengan peti mati suaminya. Keluarga kerajaan mengandalkan peti mati berlapis timah yang kedap udara dan ini membantu mengawetkan jenazah di dalamnya.

Suami Ratu, Pangeran Philip, akan dipindahkan dari tempat peristirahatannya saat ini di Royal Vault dan ditempatkan di samping Ratu.

Setelah kamera dimatikan, kedua peti jenazah akan diangkat kembali untuk pemakaman pribadi, lapor The Sun. Mereka akan dipindahkan ke Kapel Memorial King George VI untuk dipersatukan kembali dengan orang tua Ratu, George VI dan Ibu Suri, dan abu Putri Margaret.

Bisakah Orang Mengunjungi Royal Vault?

Uskup Agung Canterbury, Yang Terhormat Justin Welby berbicara pada prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey, London, Inggris, Senin (19/9/2022). Setidaknya ada 2 ribu tamu yang hadir dalam prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II, termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Kaisar Jepang Naruhito. (Gareth Fuller/Pool Photo via AP)

Meskipun tidak ada pengunjung yang diizinkan masuk ke dalam Royal Vault, orang-orang dapat menghadiri kebaktian secara gratis di Kapel St. George pada hari biasa. Tempat ini juga terbuka bagi mereka yang telah membeli tiket ke Windsor Castle.

<p>Infografis Ratu Elizabeth II, Penguasa Terlama di Kerajaan Inggris. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

"Masakan Indonesia Tak Cocok Dimasak Pakai Listrik"

Mulan Jameela: Masakan Indonesia Tak Cocok Dimasak Pakai Kompor Listrik

Liputan6.com 2022-09-21 14:20:28
Anggota DPR Mulan Jameela saat mengikuti Rapat Paripurna ke-2 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Istri Ahmad Dhani tersebut lolos sebagai anggota DPR periode 2019-2024. (Liput

Pemerintah tengah menjalankan uji coba program konversi kompor gas berbahan LPG 3 kg menjadi kompor listrik atau kompor induksi. Dalam program ini, pemerintah akan menukar kompos gas yang menggunakan Elpiji 3 kg dengan kompor listrik atau kompor induksi.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela mengatakan, pemerintah harus mengubah sasaran uji coba kompor listrik karena sasaran yang saat ini kurang tepat. Menurutnya, seharusnya sasaran konversi kompor listrik adalah sektor industri ataupun masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas. Pertimbangan utamanya, daya kompor listrik yang akan diujicoba terlalu tinggi.

"Untuk masyarakat yang memang mampu ya mungkin bisa bukan untuk masyarakat yang masih kekurangan karena secara daya listrik juga mereka tidak mampu," ujar Mulan saat rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Rabu (21/9/2022).

Politikus Gerindra itu bahkan menuturkan jika ia memiliki kompor listrik, namun tidak dapat lepas dari pengguna kompor gas. Ia merasa, masakan Indonesia tidak tepat jika harus dimasak menggunakan kompor listrik.

Belum lagi jika memasak dalam skala besar, seperti masakan untuk pesta besar, dalam kondisi tersrbut penggunaan kompor gas sulit digantikan dengan kompor listrik.

Selain itu, imbuh Mulan, distribusi listrik di Indonesia, pun di Jawa, belum merata. Ia menyebutkan, di kampung halamannya, ia sudah memiliki kompor listrik. Namun, kompor tersebut tak dapat digunakan karena rusak.

"Saya punya kompor listrik, karena listriknya enggak stabil seperti di kota kompornya rusak padahal enggak diapa-apain, hanya karena listrik enggak stabil," ungkapnya.


Spesifikasi Kompor Listrik yang Bakal Diuji Coba Pemerintah

Sementara itu, dalam rapat dengar pendapat Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier menyampaikan total watt pada satu kompor listrik dengan dua tungku yaitu 2.800 watt. Daya pada tungku kiri yaitu 1.000 watt dan tungku kanan 1.800 watt.

"Jadi voltage menentukan cara masak, masak air cepat," ujar Taufik saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (21/9).

"Kalau voltage kecil artinya tidak maksimal. Di bawah seribu tidak bisa?" tanya Ketua Komisi.

"Saya kira tidak maksimal," ucapnya.

Dalam materi tersebut juga dijelaskan bahwa kompor listrik yang akan diuji coba memiliki fitur pada kompor berupa, ukuran tingkat panas dari rendah sampai tinggi yang minimal terbagi menjadi 5 tingkat atau level.

Kemudian, terdapat tambahan fitur pilih fungsi, timer, child lock, on/off, menampilkan display angka besaran sesuai level daya. Sedangkan untuk masing-masing tungku diameter area memasak minimal 20 cm.

Bagi pengguna kompor listrik dengan spesifikasi tersebut, maka peralatan yang dapat digunakan yaitu steampod atau panci diameter minimal 18 cm, fry pan atau wajan diameter atas minimal 27 cm.

Sementara komponen yang ada pada kompor listrik terdapat komponen impor dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Untuk komponen impor yaitu PCB, sensor, fan, ceramic tempered glass. Untuk TKDN yaitu enameled wire, kabel power, screw, heatsink, modul KWH motor, dan utensil.

Diketahui, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana juga memastikan migrasi penggunaan kompor induksi akan dibantu oleh pemerintah. Pengadaan kompor listrik akan dibagikan secara cuma-cuma baik saat proses uji coba maupun ketika migrasi bersama penggunaan kompor listrik.

Dadan menuturkan, migrasi penggunaan kompor di kalangan masyarakat bukan yang pertama kali dilakukan pemeriksaan. Sebelumnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun pernah melakukan migrasi kompor minyak tanah ke kompor listrik.

"Dulu juga kan gratis waktu bagi LPG dengan kompornya. Kira-kira kita juga akan mirip seperti dia," tutur Dadan.


Pemerintah Bagi-Bagi Kompor Listrik Gratis, Siapa Mau?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah akan membagikan kompor listrik kepada masyarakat secara gratis. Hal ini sebagai upaya transisi penggunaan kompos berbasis LPG yang selama ini digunakan masyarakat.

"Iya dibantu (kompor listrik oleh pemerintah)," kata Arifin saat ditemui di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, Senin (19/9).

Senada, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana juga memastikan migrasi penggunaan kompor induksi akan dibantu oleh pemerintah. Pengadaan kompor listrik akan dibagikan secara cuma-cuma baik saat proses uji coba maupun ketika migrasi bersama penggunaan kompor listrik.

"Iya gratis lah, kan namanya masih uji coba. Nanti pas implementasinya pasti gratis," kata Dadan di tempat yang sama.

Dadan menuturkan, migrasi penggunaan kompor di kalangan masyarakat bukan yang pertama kali dilakukan pemeriksaan. Sebelumnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun pernah melakukan migrasi kompor minyak tanah ke kompor listrik.

"Dulu juga kan gratis waktu bagi LPG dengan kompornya. Kira-kira kita juga akan mirip seperti dia," tutur Dadan.

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka.com

<p>Infografis Ragam Tanggapan Bengkaknya Subsidi BBM, Listrik hingga Elpiji. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Tolak Jadi Asisten Pribadi Hotman Paris

Hotman Paris Tawari Ayu Ting Ting Jadi Asisten Pribadi, Langsung Ditolak Mentah-Mentah

Liputan6.com 2022-09-21 16:30:00
Gaun berwarna hitam yang digunakan oleh Ayu Ting Ting ini terlihat begitu mewah dengan detail yang cantik. Bahkan, dalam penampilannya, dirinya juga tampil menawan memakai perhiasan yang tamp

Pengacara Hotman Paris ingin menjadikan kembali wanita-wanita cantik untuk menjadi asisten pribadinya. Salah satunya adalah pedangdut Ayu Ting Ting.

Dalam salah satu adegan di program acara komedi tersebut, pengacara nyentrik yang menjadi bintang tamu tiba-tiba menawarkan artis asal Depok ini untuk menjadi asisten pribadinya.

"Eh lu tahu enggak, kalau kerja jadi aspri gue, ini sepatu enggak kaya gini. Lu mau enggak," kata Hotman Paris yang tampil menjadi bintang tamu sebuah acara televisi swasta, baru-baru ini.


Ditolak

Namun, ternyata tawaran Hotman Paris itu langsung ditolak Ayu Ting Ting. Pelantun "Alamat Palsu" bahkan memberi jawaban yang membuat pengacara kondang itu terdiam.

"Ah enggak mau ah. Abang kan dulu ngebela mantan saya. Saya enggak mau ah," ujar Ayu Ting Ting.


Tersenyum

Mendengar jawaban tersebut Hotman Paris hanya tersenyum seraya menjelaskan dirinya memang pernah menjadi pengacara Enji, mantan suami Ayu Ting Ting dalam kasus perceraian.

"Dia buka rahasia, waktu skandal pertama yang melahirkan anaknya, aku pengacara mantannya," ungkap Hotman.


Tawaran Menggiurkan

Namun, jawaban Ayu tak lantas membuat Hotman mundur. Kali ini dia melancarkan kembali tawaran yang tidak kalah menggiurkan.

"Lu kalau kerja jadi asisten gue, sepatu diganti dan transferan besar, nanti kita dansa di Bali," imbuh Hotman yang kembali ditolak oleh Ayu.

Hotman Paris memang memiliki banyak asisten pribadi. Dia juga gemar memanjakan asistennya dengan barang mewah. Salah satunya terlihat kala Hotman menawarkan sebuah cincin berlian kepada salah satu Asprinya.

"Pokoknya malam ini lo beli apa pun yang lo suka, gue bayarin deh," kata Hotman Paris dikutip dari YouTube STARPRO Indonesia.

Makna Jas Biru Pangeran George

Mengapa Pangeran George Kenakan Setelan Biru di Pemakaman Ratu Elizabeth II?

Liputan6.com 2022-09-21 13:00:00
Permaisuri Camilla, Pangeran George dan Putri Charlotte. (Hannah Mckay/Pool Photo via AP)

Pangeran George dan Putri Charlotte menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey, London, Inggris pada Senin, 19 September 2022. Bangsawan muda ini datang bersama orangtua mereka, Pangeran dan Putri Wales.

Dikutip dari People, Rabu (21/9/2022), Pangeran George tiba di pemakaman Ratu Elizabeth II mengenakan setelah biru tua dengan dasi hitam. Sedangkan Putri Charlotte dan ibunda mereka, Kate Middleton sama-sama berbalut busana hitam bersama sebagian besar pelayat.

Pakaian Pangeran George mungkin telah dipilih untuk mencocokkan seragam Royal Air Force (RAF) ayahnya Pangeran William. Untuk pelayanan tersebut, Pangeran Wales yang baru mengenakan seragam militernya, termasuk selempang Garter dengan RAF Pilot Wings dan Garter Star Chest Order.

Seragam Pangeran William juga dihiasi dengan medali Queen's Gold, Diamond, dan Platinum Jubilee. Pemakaman Ratu Elizabeth II juga menandai pertama kalinya Putri Charlotte mengenakan perhiasan yang penting.

Charlotte melengkapi pakaian hitamnya dengan bros tapal kuda berlian yang disematkan di sisi kiri mantel hitamnya. Hal tersebut dilakukan untuk menghormati kecintaan mendiang nenek buyutnya terhadap kuda.

Bros sentimental itu diberikan kepada putri berusia tujuh tahun tersebut oleh Ratu Elizabeth II sendiri, People mengungkapkan secara eksklusif. Putri Charlotte juga mengenakan topi untuk pertama kalinya di kebaktian Westminster Abbey, sebuah kebiasaan bagi perempuan Inggris saat menghadiri acara formal. George dan Charlotte mengambil bagian dalam prosesi keluarga kerajaan di belakang peti mati Ratu bersama Pangeran William dan Kate Middleton saat keluarga itu berjalan menyusuri lorong Westminster Abbey.


Instruksi Charlotte

Kate, mengantar anak-anaknya ke dalam upacara, meskipun William tiba lebih awal bersama Raja Charles III. Pangeran William dan Kate menghabiskan minggu lalu dengan hati-hati mempertimbangkan apakah akan memasukkan dua anak tertua mereka dalam prosesi dan pelayanan.

Pangeran George dan Putri Charlotte beberapa tahun lebih muda dari William ketika dia menghadiri pemakaman ibunya Putri Diana pada 1997 di usia 15 tahun. Pangeran Louis yang berusia empat tahun kemungkinan dianggap terlalu muda untuk bergabung dengan anggota keluarga lainnya untuk pemakaman pada Senin, 19 September 2022.

Sementara, saat Pangeran George dan Putri Charlotte menunggu peti mati sang nenek buyut melewati mereka di Wellington Arch, Charlotte terlihat memberi tahu Pangeran George apa yang harus dilakukan ketika saatnya tiba. Dalam video singkat kala itu, Putri Charlotte terlihat memberi tahu kakak laki-lakinya, "Kamu harus membungkuk." Saat Charlotte menginstruksikan hal tersebut, Pangeran George mendengarkan dengan seksama di pemakaman Ratu Elizabeth II.


Bukan Kali Pertama

Momen ini bukan pertama kalinya Charlotte terlihat mengoreksi perilaku kerajaan saudara-saudaranya. Selama debut gerbong mereka di Trooping the Color pada Juni 2022, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, duduk berdampingan di gerbong pertama prosesi.

Pada satu momen lucu, Charlotte dan Louis dengan antusias melambai ke kerumunan, sampai dia memutuskan untuk istirahat. Pangeran Louis melanjutkan gerakannya, sampai kakak perempuannya menghentikan aksi sang adik dengan mengambil tangan Louis dan meletakkannya di pangkuannya.

Tidak terpengaruh, Pangeran Louis terus melambai beberapa saat kemudian. Juga selama perayaan Jubilee Platinum mendiang raja, Pangeran George menerima instruksi lain dari Charlotte.

Saat lagu kebangsaan, "God Save the Queen," dimainkan, Pangeran George terlihat meletakkan tangannya di balkon. Charlotte kemudian dengan manis menyenggol lengan kakaknya, menyuruhnya untuk memperbaiki posturnya.

George dengan cepat mengoreksi dirinya sendiri dengan berdiri tegak dan meletakkan tangannya di sampingnya. Sementara, selama upacara pemakaman pada Senin, 19 September 2022, Putri Charlotte mengenakan perhiasan penting pertamanya.


Ikut Prosesi

Pangeran George dan Putri Charlotte berjalan di belakang peti mati Ratu Elizabeth II dalam prosesi di pemakaman sang nenek buyut. Mereka berjalan dan bergabung dengan keluarga kerajaan lainnya.

Dikutip dari The Sun, Senin, 19 September 2022, Pangeran George dan Putri Charlotte adalah pelayat termuda di pemakaman Ratu Elizabeth II. Pencantuman kehadiran mereka yang terlambat diyakini adalah ide dari orangtua Pangeran William dan Kate yang menganggap mereka penting menghadiri acara bersejarah tersebut.

Mereka tampak muram saat berjalan bersama orangtua mereka ke Westminster Abbey. Pangeran William terlihat di Range Rover dengan pengawalan polisi menuju istana tak lama setelah pukul 10.15 pagi, waktu setempat.

George tampak duduk di samping Putri Charlotte di dalam mobil. Para bangsawan kemudian muncul untuk berganti mobil ketika Pangeran William pindah untuk bepergian bersama ayahnya, Raja Charles III.

Charlotte dan George duduk berdampingan di mobil lain, dengan Kate dan Camilla duduk di belakang. Dalam adegan emosional, Charlotte dan George akan berjalan bersama oran tua mereka dan di depan Harry dan Meghan, saat mereka mengikuti peti mati mendiang Ratu dalam prosesi.

<p>Infografis Ratu Elizabeth II, Penguasa Terlama di Kerajaan Inggris. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Isu Selingkuh Menerpa Adam Levin

Adam Levine Ngaku Khilaf tapi Bantah Selingkuh dengan Selebgram Sumner Stroh

Liputan6.com 2022-09-21 07:46:48
Adam Levine (Carlo Allegri/AP Photo)

Sepanjang Selasa (20/9/2022) nama Adam Levine jadi buah bibir publik setelah seorang selebgram bernama Sumner Stroh "bernyanyi." Wanita ini mengaku jadi selingkuhan sang vokalis Maroon 5 selama setahun lamanya.

Seharian bungkam, pelantun "Girls Like You" ini akhirnya buka suara. Lewat sebuah pernyataan yang ia bagikan di Instagram, ia mengakui telah mengirim DM kepada sang selebgram, tapi membantah tuduhan selingkuh.

"Banyak yang dikatakan tentang saya, dan saya ingin menjernihkan suasana," tulis suami model Behati Prinsloo ini di awal kalimatnya.

Ia menambahkan, "I used poor judgment in speaking with anyone other than my wife in ANY kind of flirtatious manner (Aku keliru karena berbicara dengan orang selain istriku dengan gaya yang genit."


Melewati Batas

Adam Levine melanjutkan, "Saya tidak berselingkuh, tapi saya sudah melewati batas dalam periode di hidupku yang kusesali."

Adam Levine memastikan bahwa ia telah mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk memperbaiki duri dalam rumah tangganya ini. "Hanya istri dan keluargaku yang kupedulikan di dunia ini," kata dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Kesalahan Terbesar

Pria 43 tahun ini mengakui bahwa perbuatannya adalah sebuah kesalahan.

"Bahwa menjadi senaif dan sebodoh ini dengan mempertaruhkan satu-satunya hal yang sungguh penting bagi saya, adalah kesalahan terbesar yang pernah saya buat," kata pria yang menikahi model Victoria's Secret ini pada 2014 lalu.

Di pengujung kalimatnya, ia merasa optimistis bahwa keluarganya bisa melalui masa-masa sulit ini. Ia menulis, "Saya tidak akan pernah melakukannya lagi. Saya bertanggung jawab penuh. Kami akan melewatinya. Dan kami akan melewatinya bersama."


Saat Istri Hamil Anak Ketiga

Seperti diketahui, Sumner Stroh melayangkan tuduhan ini dalam sebuah video TikTok yang jadi viral. "Intinya, saya berselingkuh dengan seorang pria yang menikah dengan model Victoria's Secret," kata Sumner dalam unggahannya. Ia juga menyertakan tangkapan layar percakapan mereka via DM Instagram.

Tak hanya memuji keseksian sang selebgram, dalam satu percakapan, Adam Levine bahkan mengatakan ingin menggunakan nama Sumner untuk anaknya.

Seperti diketahui, Adam Levine dan Behati Prinsloo kini tengah menanti kehadiran anak ketiga mereka.

Infografis 7 Gelagat Pria Ketika Selingkuh via Ponsel. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Elpiji 3 Kg Diganti Kompor Listrik?

HEADLINE: Rencana Migrasi Penggunaan LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Induksi, Plus Minusnya?

Liputan6.com 2022-09-22 00:00:00
PT PLN (Persero) sukses merealisasikan pilot project konversi kompor LPG ke kompor induksi di Surakarta.

Setelah menyelesaikan masalah pembengkakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menaikkan harga, pemerintah saat ini beralih untuk menyelesaikan pembengkakan subsidi gas.

Jika pembengkakan subsidi BBM pemerintah memilih untuk menaikkan harga, dalam pembengkakan subsidi gas pemerintah memilih untuk melakukan migrasi atau konversi dari kompor gas menuju kompor listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, mengutarakan, pemerintah tengah menjalankan program uji coba konversi kompor gas berbahan LPG 3 kg menuju kompor listrik atau kompor induksi.

Beban APBN dalam memberikan subsidi untuk tabung melon terus membengkak. Sebagai perbandingan, pada 2021 saja realisasi subsidi LPG 3 kg mencapai Rp 67,62 triliun, termasuk kewajiban kurang bayar Rp 3,72 triliun.

Di sisi lain, outlook subsidi BBM dan LPG 3 kg pada tahun ini mencapai angka Rp 149,37 triliun, atau 192,61 persen dari postur APBN 2022.

Menurut catatan Kementerian Keuangan, lebih dari 90 persen kenaikan nilai subsidi berasal dari kesenjangan harga jual eceran dengan harga keekonomian LPG 3 kg yang terlampau tinggi.

Sementara untuk 2023, pemerintah juga telah usul tambahan anggaran khusus untuk LPG tabung 3 kg sebesar Rp 400 miliar, sehingga total nilainya di tahun depan menjadi Rp 117,8 triliun.

Menteri Arifin mengatakan, pemerintah bersama PT PLN (Persero) tengah menggencarkan program konversi dari kompor gas menuju kompor listrik. Namun ia sadar, proses peralihan itu tidak akan bisa berjalan secara instan.

"Diminimalkan (penggunaan LPG 3 kg), tapi ini kan it takes time berapa tahun, supaya kita, mau enggak kita impor barang luar terus, enggak mau kan?" tanya Arifin pekan lalu.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN telah melakukan uji klinis terhadap 2.000 proyek percontohan konversi kompor induksi di Surakarta (Solo) dan Bali.

"Program konversi kompor induksi ternyata terbukti memberikan penghematan APBN walaupun ini masih dalam skala uji klinis, yaitu 2.000 sampel saja. Dari sampel 23 keluarga penerima manfaat ada saving APBN sekitar Rp 20 juta per tahun," kata Darmawan.

Berdasarkan hitungan PLN, konversi kompor gas ke kompor induksi dalam skala yang lebih besar mampu menghemat APBN menghemat Rp 330 miliar per tahun untuk 300 ribu keluarga penerima manfaat pada 2022.

Program konversi tahun depan yang menyasar 5 juta keluarga penerimaan manfaat diproyeksikan bisa menghemat Rp 5,5 triliun per tahun.

Apabila jumlah keluarga penerimaan manfaat mencapai 15,3 juta, maka proyeksi penghematan APBN bisa mencapai Rp 16,8 triliun per tahun.

"Saving ini dari mana? Ini dari fakta bahwa per kilogram Elpiji biaya keekonomiannya adalah sekitar Rp 20 ribu, sedangkan biaya keekonomian (kompor induksi) sekitar Rp 11.300 per kilogram listrik ekuivalen," terang Darmawan.

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan hasil studi terkait komparasi penggunaan antara kompor gas berbasis LPG 3 kg dan 12 kg, dengan kompor listrik atau kompor induksi.

Didapatkan bahwa program migrasi kompor listrik akan menurunkan biaya energi di sebagian besar tipe rumah tangga, hingga mencapai Rp 45 ribu lebih per bulan.

Mengutip hasil studi Badan Litbang ESDM, berdasarkan hasil survei Pranadji, Djamaludin, & Kiftiah (2010) terhadap 78 rumah tangga di Kota Bogor, rata-rata pemakaian LPG 3 kg per bulan sekitar 3,8 tabung.

Bila mengikuti asumsi faktor konversi 1 ton LPG sama dengan 8,5246 BOE, maka penggunaan 3,8 tabung LPG 3 kg per bulan sama dengan 82,1 kWh per bulan.

Hasilnya, pemakaian kompor induksi 2.000 W untuk rumah tanggal dengan tarif dasar listrik (TDL) 450 VA bakal menghemat biaya hingga Rp 45.756 per bulan dibandingkan gas melon.

Sementara untuk rumah tangga yang mengandalkan daya listrik lebih besar, 900 VA juga tetap bisa berhemat dengan meninggalkan tabung gas LPG 3 kg. Beban biaya bulanannya bisa terpangkas hingga Rp 30.169 per bulan dengan kompor listrik.

<p>Infografis Rencana Migrasi Kompor Gas LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Induksi. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Sebar Kompor Gratis

Upaya mensukseskan program konversi ini, pemerintah akan membagikan kompor listrik kepada masyarakat secara gratis.

"Iya dibantu (kompor listrik oleh pemerintah)," kata Arifin Tasrif saat ditemui di Kementerian ESDM pada Senin 19 September 2022.

Senada, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, juga memastikan migrasi penggunaan kompor induksi akan dibantu oleh pemerintah.

Pengadaan kompor listrik akan dibagikan secara cuma-cuma baik saat proses uji coba maupun ketika migrasi bersama penggunaan kompor listrik.

"Iya gratis lah, kan namanya masih uji coba. Nanti pas implementasinya pasti gratis," kata Dadan di tempat yang sama.

Migrasi penggunaan kompor di kalangan masyarakat bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun pernah melakukan migrasi kompor minyak tanah ke kompor gas.

"Dulu juga kan gratis waktu bagi LPG dengan kompornya. Kira-kira kita juga akan mirip seperti dia," tutur Dadan.

Sekjen Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pemerintah berencana membagikan paket kompor listrik senilai Rp 1,8 juta. Paket tersebut akan dibagikan kepada 300 ribu keluarga.

"Jadi satu rumah itu dikasih satu paket," kata Rida Mulyana di Gedung DPR-RI, dikutip Rabu (21/9/2022).

Paket kompor listrik itu nanti akan dibagikan kepada masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Paket senilai Rp 1,8 juta tersebut berisi kompor listrik (kompor induksi) dua tungku, alat masak dan Miniatur Circuit Breaker (MCB) yang berfungsi untuk mengatur kenaikan daya listrik di rumah tangga.

"Rp 1,8 juta itu rencana awal dengan dua tungku yang sama kapasitasnya," kata Rida.

Namun, lanjut dia, ada usulan kompor yang dibagikan hanya 1 tungku. Artinya kompor induksi ini memiliki daya yang lebih besar dan harganya naik. Namun hal ini masih dalam pembahasan.

"Nah masih dikalkulasi berapa harganya, harusnya kan nggak Rp 1,8 juta lagi, pasti lebih naik Rp 2 juta lah," ujarnya.

Pembagian MCB ditujukan kepada pelanggan rumah tangga yang dayanya masih di bawah 1.000 VA. Pemberian MCB ini akan memudahkan pemerintah dalam menilai penggunaan bantuan di masyarakat.


Pasokan Kompor Listrik Aman

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufik Bawazier menyampaikan, sebanyak 15,3 juta kompor induksi atau kompor listrik rencananya akan disuplai industri dalam negeri hingga 2025. Produksi akan dikebut mulai 2023 alias tahun depan.

Rata-rata produksi kompor listrik ditargetkan sebesar 5 juta unit setahun mulai 2023. Secara singkat, jumlah ini termasuk produksi awal, untuk uji coba di 2022 sebanyak 300 ribu kompor listrik. Kemudian meningkat ke 5 juta di 2023, 2024, dan 2025.

"Itu 2022, kemampuan nasional kita bisa 300 ribu buah, dan nanti ketika ada kepastian spek dan jenis daripada kompor induksinya itu berapa perusahaan aygn eksisting, yang ada memproduksi kompor listrik itu akan menambah line investasinya untuk khusus di kompor induksi, itu di 2023 5 juta, 2024 5 juta, 2025 5 juta," terang Taufik, Rabu (21/9/2022).

PT Adyawinsa Electrical and Power akan memproduksi sebanyak 300.000 kompor listrik di 2022. Dengan kapasitas produksi saat ini 10.000 kompor listrik perbulan yang bisa ditingkatkan menjadi 100.000 perbulan.

Kemudian, pada 2023, PT Adyawnsa Electrical and power akan memproduksi sebanyak 1,2 juta kompor listrik selama satu tahun.

PT Hartono Istana Teknologi dan Sutrado masing-masing memproduksi sebanyak 1 juta kompor listrik per tahun.

Selanjutnya, PT Maspion Elektronik dan PT Selaras Citra Nusantara masingn-masing akan memproduksi 300 ribu kompor listrik per tahun. Diikuti dengan industri lainnya dengan perkiraan 1,2 juta kompor listrik per tahun.

Secara teknis, dari sisi industri sudah siap memenuhi rencana tersebut. Kendati masih menunggu kepastian spesifikasi dan rincian yang nantinya ditetapkan oleh pemerintah.

"Kalau sisi daya ini ada 2 tungku, apakah 2 kali 1.200, atau 1.000- 1.200. Kalau dari postur dari sisi pengguna ini masih ada yang 450 VA, ada 900 VA itu tentunya juga harus di sesuaikan. dan tentunya kami juga sepihak bahwa jangan sampai konversi kompor induksi ini membebani masyarakat," terangnya.

Taufik menyebut kalau dengan adanya konversi ini turut membawa nilai tambah. Salah satunya turut berperan dalam hilirisasi hasil tambang dalam negeri.

Dari sisi produksi misalnya, setidaknya akan ada penambahan tenaga kerja sampai penambahan investasi, dengan begitu akan memperkuat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

"Jadi pengadaannya juga dilakukan dengan TKDN ini yang akan mendukung industri tumbuh, dan secara bertahap juga hilirisasi karena didalamnya juga ada tembaga, juga ada komponen lain yang bisa kita buat, itu juga akan meningkatkan nilai tambah nasional, dari sisi jumlah," tutur dia.

Dalam data yang disampaikannya, lini produksi alat-alat dan testing mencakup 16 lini produksi setidaknya membutuhkan investasi Rp 1 miliar. Kemudian untuk investasi tooling, seperti molding dan stamping sebesar Rp 4 miliar.

<p>Infografis Plus Minus Kompor Gas Vs Kompor Listrik. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

LPG Tak Langsung Dihapus

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, adanya rencana mengkonversikan penggunaan LPG 3 Kg ke kompor listrik, bukan berarti gas LPG akan ditiadakan.

"Bicara LPG tidak mungkin LPG langsung dihapuskan. Karena kenapa? masyarakat kita yang di bawah pedagang asongan, harus ada alternatif gas makanya ada batu bara dikonversi di gasifikasi untuk DME," kata Erick dalam konferensi pers peluncuran Holding dan Subholding PT PLN (Persero), Rabu (21/9/2022).

Erick menegaskan, LPG tidak boleh langsung ditiadakan, sebab infrastruktur LPG ini merupakan bagian dari ekonomi Indonesia, misalnya di Indonesia tersebar agen LPG.

"Nah, infrastruktur yang ada di Elpiji sekarang agen Elpiji sekarang kan nggak boleh langsung dimatikan, itu bagian dari ekonomi Indonesia, juga karena itu mengganti menjadi DME populasinya berapa persen nanti tergantung dari pada pembangunan DME," ujar Erick.

Kendati demikian, Erick sebagai Menteri BUMN sangat mendukung program tersebut. Bahkan, pihaknya saat ini tengah mendorong penggunaan kompor listrik di kawasan apartemen dan rumah-rumah yang dibangun oleh BUMN.

"Di tengah kompor listrik bisa masuk yang seperti Pak Darmo (Dirut PLN) dan saya sedang dorong hari ini di apartemen rumah rumah yang dibangun BUMN itu kita mendorong kompor listrik. Nah, apakah masyarakat lebih luas menggunakan kompor listrik, bisa aja, itu bagian dari Eco lifestyle," ujar Erick.

Penghematan Diraih

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, mengatakan jika pihaknya siap mendukung program transisi gas elpiji ke kompor listrik induksi.

Konversi ini mampu membuat transisi sumber energi yang mahal menjadi yang lebih murah. "Kami mendukung program kompor listrik ini," kata dia, Rabu (21/9/2022).

Adanya rencana konversi LPG ke kompor listrik ini diyakini bisa menghemat energi sekitar Rp 8 ribu per kilogram elpiji. Tentu saja dengan adanya penghematan ini, bisa mengubah energi impor dengan energi domestik kemudian juga energi yang mahal menjadi lebih murah.

"Jadi, untuk per kg elpiji yang dikonversi ke kompor listrik ada penghematan biaya yaitu sekitar Rp 8.000 per kg," kata Darmawan.

PLN tentunya telah mempertimbangkan keseimbangan energi sebagaimana arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), beserta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Kritik Tajam

Atas program konversi ini, DPR memberikan kritik keras ke pemerintah. Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mempertanyakan tujuan yang ingin dicapai pemerintah dalam program konversi kompor gas ke kompor listrik ini.

"Jadi ini program sasarannya siapa? Apa yang mau disasar dari program ini," ungkap Sugeng saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya, jika sasaran utama pemerintah mengurangi subsidi impor LPG, maka masyarakat miskin yang jadi target program. Hanya saja dia menilai target sasarannya kurang tepat.

Sugeng khawatir program ini malah bisa merugikan masyarakat miskin karena bebannya bertambah. Mereka yang selama ini menikmati subsidi dari gas LPG harus beralih ke kompor listrik dengan menaikkan daya.

Kalaupun menaikkan daya listrik gratis, masalah muncul selanjutnya biaya untuk tagihan atau token listrik. Sehingga seharusnya pemerintah memberikan subsidi listrik kepada masyarakat miskin.

Sugeng juga mengatakan program ini perlu kajian lebih mendalam. Salah satu yang paling utama terkait rasio elektrifikasi.

"Yang jauh lebih penting adalah rasio elektrifikasi, rasio yang sekarang dipakai ini pendekatannya berbasis desa. Harusnya ini berbasis keluarga," kata dia.

Penggunaan rasio ketersediaan per desa ini dinilai kurang tepat walaupun sudah mencapai 99 persen. Mengingat penggunaan kompor listrik ini digunakan per rumah tangga. "Jadi elektrifikasi 100 persen harus berdasarkan rumah tangga bukan desa," katanya.

Setelah ketersediaan listrik sudah dipastikan ada di setiap rumah tangga, yang perlu dikaji tentang kehandalannya. Sejauh mana listrik yang teraliri ke rumah tangga ini tersedia sepanjang waktu. "Apakah dari sisi daya naik turun apa enggak karena ini menyangkut alat elektronik," kata dia.

Bila dua masalah ini sudah selesai, baru membahas kemampuan rumah tangga untuk bermigrasi ke kompor listrik. Menurutnya, jika sasaran pemerintah kelas menengah, program ini mungkin bisa berjalan.

Sedangkan Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela mengatakan, pemerintah harus mengubah sasaran uji coba kompor listrik karena sasaran yang saat ini kurang tepat. Seharusnya sasaran konversi kompor listrik adalah sektor industri ataupun masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas. Pertimbangan utamanya, daya kompor listrik yang akan diujicoba terlalu tinggi.

"Untuk masyarakat yang memang mampu ya mungkin bisa bukan untuk masyarakat yang masih kekurangan karena secara daya listrik juga mereka tidak mampu," ujar Mulan.

Politikus Gerindra itu bahkan menuturkan jika ia memiliki kompor listrik, namun tidak dapat lepas dari pengguna kompor gas. Ia merasa, masakan Indonesia tidak tepat jika harus dimasak menggunakan kompor listrik.

Belum lagi jika memasak dalam skala besar, seperti masakan untuk pesta besar, dalam kondisi tersrbut penggunaan kompor gas sulit digantikan dengan kompor listrik.

<p>Infografis Ragam Tanggapan Rencana Migrasi Kompor Gas LPG 3 Kg ke Kompor Induksi. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Alat Masak Juga Harus Ganti

Sugeng Suparwoto menambahkan lagi, masyarakat bakal kerepotan karena pergantian cara masak dari LPG 3 kg ke kompor induksi.

Seperti diketahui, alat masak seperti panci dan penggorengan yang digunakan untuk memasak dengan LPG berbeda dengan alat masak dengan menggunakan kompor induksi.

"Harus dipikirkan compatibility, kesesuaian antara alat masak rata-rata. Di kampung kan semua pakai panci alumunium," ujar Sugeng kepada Liputan6.com.

"Jadi tidak semata kompornya yang bisa gratis menggantikan LPG, tapi lantas alat masaknya bagaimana? Itu harus diperhatikan," tegas dia.


Bisa Atasi 2 Masalah

Ekonom Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan menilai konversi ke kompor listrik cara ini memang sangat efektif menurunkan konsumsi gas LPG. Apalagi pemerintah membagikan kompor listriknya secara cuma-cuma.

Dia menilai migrasi penggunaan kompor listrik tidak hanya untuk mengurangi impor LPG pemerintah. Melainkan juga mengatasi masalah lainnya, yakni kelebihan suplai listrik di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Masalah impor LPG yang besar ini dikombinasikan solusinya dengan masalah PLN yang surplus listrik," kata Anthony.

Sehingga dia menilai program migrasi kompor listrik ini bukan kebijakan yang tepat. Sebab dari sisi pengguna dalam hal ini masyarakat juga belum siap sepenuhnya.

Mengingat daya listrik yang digunakan rumah tangga masih lebih besar di kelompok 1.300 VA ke bawah. Sehingga mereka perlu menambah daya agar bisa menggunakan kompor listrik. Tentunya ini pun tak lantas menyelesaikan masalah karena tagihan listriknya bisa bertambah seiring dengan penggunaan kompor listrik.

"Jadi ini kebijakan yang dipaksakan terutama bagi masyarakat kecil," kata dia.

Ekonom dari Institute foe Development of Economic and Finance (Indef) Abra Talattov meminta upaya ini dibarengi dengan kebijakan soal subsidi energi. Misalnya, dengan penerapan subsidi LPG secara tertutup.

Dengan demikian, konversi kompor listrik akan sejalan dengan tepat sasarannya subsidi LPG. Ini juga turut menimbang kondisi subsidi LPG yang membengkak cukup besar dari alokasi pemerintah.

"Saya justru ingin menyampaikan kalau kompor listrik ini jadi strategi pelengkap kebijakan subsidi energi, tapi komplementer, pemerintah ingin dorong penggunaan kompor listrik, sifatnya adalah opsional, diberikan kebebasan apakah ingin beralih ke kompor listrik dengan potensi manfaat dan sebagainya, atau tetap ingin LPG 3kg," terangnya dalam diskusi bertajuk Dampak Kenaikan Harga BBM dan Isu Penghapusan Daya Listrik 450 VA, Rabu (21/9/2022).

Harapannya, masyarakat akan memilih secara rasional antara menggunakan kompor listrik atau tetap bertahan dengan kompor gas. Syaratnya, subsidi LPG 3 kg dilakukan secara tertutup, sehingga mempersempit penerimanya.

"kalau migrasi kompor induksi jalan, dibagikan gratis, kalau LPG (subsidi) terbuka tetap masyarakat bisa beli, volume kuota LPG 3 kg akan tetap berpotensi jebol. Jadi harusnya dilakukan integratif kebijakan antara subsidi energi dan konversi kompor listrik. Dilakukan secara sistemik," terangnya.

Pemerintah Harus Beri Subsidi

Staf Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo mengatakan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tidak mempermasalahkan jika Pemerintah berencana akan migrasikan penggunaan LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Induksi.

"Secara umum YLKI fine saja apabila migrasi dari gas LPG ke kompor induksi," kata Rio.

Namun, YLKI memberikan catatan penting yaitu mengenai kesanggupan pemerintah memberikan subsidi, dan kesiapan masyarakat bermigrasi ke kompor induksi.

"Perlu persiapan matang dan waktu untuk masyarakat bisa bermigrasi ke kompor induksi," ujarnya.

Lebih lanjut, YLKI saat ini belum bisa menilai apakah rencana Pemerintah memigrasikan penggunaan LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Induksi efektif atau tidaknya.

"Saya mendengar pemerintah sedang melakukan uji coba kompor induksi. Namun, hasil migrasi ke kompor induksi tentunya YLKI melihat hasil uji coba, setelah ada uji coba maka kita akan evaluasi lagi apakah rencana tersebut relevan atau tidaknya," ujar Rio.


Respons Masyarakat

Juwita, pedagang mie ayam di Jakarta mengaku akan menolak pemberian kompor listrik gratis dalam program konversi ini. "Saya enggak setuju karena listriknya pasti gede," kata Juwita.

Meski sudah lama menjual mie ayam di depan rumahnya, namun Juwita mengaku pembelinya datang satu persatu. Sehingga jika harus migrasi ke kompor listrik tidak akan efektif. Mengingat kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa digunakan.

Selain itu penggunaan kompor listrik akan sering nyala-mati sesuai dengan datangnya pembeli . Tentunya hal ini akan lebih banyak menyedot pemakaian listrik. Di sisi lain listrik yang digunakan di rumahnya hanya 1.300 VA.

"Kalau buat dagang boros listrik. Paling kalau isi token Rp 50.000 cuma buat 3 hari. Kalau sekarang token Rp 50.000 bisa buat 5 hari," tuturnya.

Untuk itu dia lebih memilih menggunakan kompor gas LPG yang lebih efisien dan lebih hemat. Dia hanya perlu mengeluarkan uang Rp 20.000 per minggu untuk kebutuhan jualan dan memasak untuk keluarga.

program ini juga menuai penolakan dari kalangan ibu rumah tangga. Erna, warga Kota Bandung menolak migrasi ke kompor listrik.

Alasannya, kompor listrik yang ada saat ini memiliki daya yang besar. Sementara daya listrik di rumahnya hanya 1.300 VA.

"Kompor listrik dayanya gede-gede. Dayanya 1.000 sampai 2.000-an dan rumah aku cuma 1.300. Ya habis dipakai masak token aku," kata Erna saat berbincang dengan merdeka.com, Jakarta, Selasa (20/9).

Menurutnya, penggunaan kompor listrik sebaiknya ditujukan kepada masyarakat kelas menengah atas. Selain daya yang dipakai lebih besar, mereka juga tidak terlalu masalah dengan hal tersebut.

Sebaliknya, bagi masyarakat kelas bawah, tentu tidak akan siap. Sebab mereka harus menambah daya listrik dan tagihan listriknya akan lebih tinggi dari biasanya.

Sedangkan Firman, pemuda yang bekerja di kawasan Tangerang, Banten. Dia menilai kalau penggunaan kompor listrik meningkatkan pengeluaran dari biaya listrik.

"Kurang enak, karena output yang digunain milih-milih, engga kaya kompor biasa. Dulu juga makainya pas tinggal di kos gitu dan fasilitas dari si pemilik unit sebetulnya," kata dia kepada Liputan6.com, Rabu (21/9/2022).

"Listrik sih kayaknya lebih boros juga ya, makanya jadi jarang banget dipakai," tambah dia.

Firman memilih untuk lebih banyak menggunakan kompor gas dengan alasan kemudahan penggunaan dan sudah lebih terbiasa. Meski, perawatan kompor listrik dinilai masih lebih mudah ketimbang kompor gas biasa.

"Maintenance-nya sih gak ribet ya, ngebersihinnya enak tinggal lap aja. Cuma tetap, masih enak kompor biasa kita mah," ujar dia.

Tak berbeda jauh, pengguna baru kompor listrik, Dimas juga mengungkapkan hal senada. Ia mengisahkan baru menggunakan kompor listrik selama 2 bulan terakhir ini.

Kendati waktu yang cukup singkat tersebut, ia belum bisa menemukan penghematan atau pemborosan yang selama penggunaan kompor listrik.

"Kalau dibilang hemat sih masih bingung ngitungnya, soalnya sata enggak merhatiin pake gas dan listrik, paling sebulan cuma nambah Rp 10 ribu kalau enggak salah buat listriknya," kata pria yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan itu.

Sebelumnya, ia menggunakan kompor gas dengan tabung ukuran 5,5 kilogram. Dalam pemakaiannya, ia bisa mengisi ulang gas setiap 2 bulan sekali dengan pemakaian rumahan.

"Kalau dibilang enakan mana sih sama aja ya, tapi kalau listrik kaya gak enak aja apinya, jadi kadang masih bingung udah beneran nyala apa belum," tuturnya.

"Kalau kenyamanann sih kayaknya lebih nyaman kompor listrik ya, karena enggak ada uap dari api yang bikin panas," tambah Dimas.

Kompor Listrik Untuk Usaha

Terpisah, pemilik kedai kopi Terai Coffee, Ilham Najib mengungkapkan minatnya untuk menggunakan kompor listrik untuk operasional. Ia mengaku telah mendapatkan banyak cerita kalau kompor listrik bisa lebih menghemat pengeluaran.

"Iya pernah, bisa aja tertarik mencoba, tapi disambil ngitung cost-nya (pengeluaran biaya)," kata dia melalui pesan singkat.

Dalam perencanaannya, ia masih ingin menghitung biaya operasionalnya. Disamping sambil menghitung ketahanan aset dari kompor listrik.

Menurutnya, ini bagian penting jika ingin beralih menggunakan kompor listrik ketimbang kompor gas yang biasa digunakannya saat ini. "Biar tetap membandingkan, besar mada cost yang dikeluarkan saat pakai (kompor) gas sama (kompor) listrik, terus belum tau juga ketahanan asetnya," tutur pemilik kedai di Bandung Timur ini.

Artefak Kolonial di Proyek MRT

Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203

Liputan6.com 2022-09-20 19:55:19
Artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MR
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Penemuan artefak di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja membersihkan artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja membersihkan artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja melihat artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja menemukan artefak di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja menemukan artefak di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Pekerja membersihkan artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Kondisi artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penemuan Artefak Zaman Kolonial di Proyek MRT CP203
Kondisi artefak yang ditemukan di sepanjang proyek MRT CP203 Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Artefak mulai dari pecahan keramik, botol, dan bata zaman kolonial ditemukan sepanjang proyek MRT CP203 Bundaran HI-Kota, Jakarta Barat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Diduga Cuci Uang di Kasino Singapura

KPK Kantongi Bukti Gubernur Papua Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura

Liputan6.com 2022-09-21 07:20:38
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Liputan6.com/kabarpapua/Katharina Janur)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi bukti dan informasi dugaan tindak pidana pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe melalui judi kasino di Singapura. Menurut KPK, tindakan cuci uang Lukas Enembe ini terbilang unik.

"Karena selama ini mungkin nyata-nyata ter-detect (terdeteksi) ini yang disampaikan oleh PPATK yang di kasino ini, yang salah satu cara yang cukup unik, tidak biasa," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam keterangannya, Rabu (21/9/2022).

Karyoto menyebut pihaknya sudah mengantongi nama yang diduga membantu Lukas menyamarkan hasil korupsinya melalui kasino. Karyoto mengaku bakal mengusahakan memeriksa pihak tersebut untuk mendalami sangkaannya.

"Dan kemarin juga salah satu terkait mungkin yang masih diduga sebagai penghubung di Singapura itu sudah ada nama, ya nanti upayakan untuk pemeriksaan atau pemanggilan," kata Karyoto.

Karyoto menyebut, pihak lembaga antirasuah akan berkoordinasi dengan otoritas Singapura untuk memeriksa pihak tersebut. Pasalnya, KPK membutuhkan keterangan orang tersebut.

"Kalau dia warga negara Singapura, ya mesti akan ada proses-proses kerja sama antar negara untuk bisa menghadirkan yang bersangkutan sebagai saksi berkaitan dengan apakah orang ini terlibat aktif atau pasif dalam hal membantu tersangka menyembunyikan atau menyamarkan hasil kejahatan," kata Karyoto.


Transaksi Mencurigakan Lukas

Sebelumnya, Alexander Marwata memastikan bakal mendalami transaksi mencurigakan Gubenur Papua Lukas Enembe. Berdasarkan laporan PPATK, transaksi mencurigakan Lukas hingga ratusan miliar.

"Tadi Pak Ivan (Kepala PPATK) menyampaikan ratusan miliar, ratusan miliar transaksi mencurigakan yang ditemukan PPATK. Itu kami dalami semua. Jadi, tidak benar hanya Rp1 miliar," ujar Alex.

Alex memastikan, KPK bekerja sesuai prosedur dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi Lukas Enembe. Alex juga menampik ada kepentingan lain dalam pengusutan kasus Lukas Enembe.

"Jadi, narasi yang dikembangkan saat ini kan seolah-olah KPK melakukan kriminalisasi karena hanya menyangkut uang senilai Rp1 miliar. Saya sampaikan pada kesempatan ini pada saudara-saudara yang di Papua dan juga kepada penasihat hukum, bahwa dalam proses penyelidikan baru Rp1 miliar itu yang bisa kami lakukan klarifikasi terhadap saksi maupun dokumen. Tetapi, perkara yang lain itu juga masih kami kembangkan," kata Alex.

Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe senilai Rp71 miliar.

"Terakhir PPATK sudah melakukan pembekuan transaksi di 11 penyedia jasa keuangan ada asuransi ada bank dan kemudia nilai transaksi di pembekuan itu Rp71 miliar lebih," kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana, Senin (19/9/2022).

PPATK juga menemukan transaksi perjudian berupa setoran tunai. Nilainya mencapai jutaan dollar Amerika Serikat. Selain itu, ada pula transaksi setoran tunai Lukas berupa pembelian perhiasan jam tangan senilai US$55 ribu.

"Salah satu hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai US$55 juta, atau Rp 560 miliar itu setoran tunai dalam periode tertentu," kata dia.


Lukas Enembe Jadi Tersangka

KPK membenarkan Gubernur Papua Lukas Enembe sudah berstatus tersangka. Lukas dijerat KPK berdasarkan laporan dari masyarakat.

"Terkait penetapan tersangka RHP (Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak) dan Gubernur (Papua) LE (Lukas Enembe) ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan juga informasi yang diterima KPK," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Rabu (13/9/2022).

Alex menyebut, tiga kepala daerah di Papua sudah dijerat sebagai tersangka oleh pihaknya. Mereka yakni Lukas Enembe, Ricky Ham Pagawak, dan Bupati Mimika Eltimus Omaleng.

Penetapan tersangka kepada tiga orang itu karena adanya laporan dari masyarakat terkait penyalahgunaan wewenang oleh kepala daerah.

"Beberapa kali pimpinan KPK ke Papua, dan selalu mendapat komplain dari masyarakat, pegiat antikorupsi dan pengusaha, seolah-olah KPK itu tidak ada kehadirannya di Papua," ujar Alex.

Alex belum bersedia merinci lebih lanjut konstruksi perkara yang menjerat Lukas. Namun Lukas diketahui dijerat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pembangunan infrastruktur di Papua.

"Kami tidak tinggal diam, kami berkoordinasi dengan berbagai pihak dan terutama juga dari informasi masyarakat," kata Alex.

Alex menampik penetapan tersangka Lukas bagian dari kriminalisasi. Alex memastikan lembaga antirasuah sudah memiliki minimal dua alat bukti menjerat Lukas.

"Kami sudah memiliki cukup alat bukti, kami sudah melakukan klarifikasi dengan beberapa saksi dan kami juga mendapatkan dokumen-dokumen yang membuat kami meyakini bahwa cukup alat bukti untuk menetapkan tersangka," kata Alex.

<p>Infografis Deretan Kepala Daerah Terkena OTT KPK. (Liputan6.com/Trieyasni)</p>

Jadi Dosen Praktisi di UGM

Jadi Dosen Praktisi di UGM, Ini 6 Prestasi Prilly Latuconsina Saat Didapuk Jadi Duta

Liputan6.com 2022-09-21 11:30:15
Prilly Latuconsina saat Didapuk Jadi Duta. (Sumber: Instagram/prillylatuconsina96)

Aktif di industri hiburan tidak membuat Prilly Latuconsina mengesampingkan pendidikannya. Artis dengan nama lengkap Prilly Mahatei Latuconsina ini tetap utamakan pendidikannya hingga mendapatkan kesempatan untuk mengajar mahasiswa sebagai dosen praktisi di UGM secara luring.

Kabar Prilly Latuconsina akan menjadi dosen praktisi di UGM ini beredar di media sosial. Setelah sebelumnya untuk pertama kalinya mengajar ratusan mahasiswa via Zoom (online), kini Prilly akan mengajar secara langsung di hadapan mahasiswa.

Tak hanya menorehkan prestasi di industri hiburan dengan beragam penghargaan yang diraihnya, Prilly Latuconsina juga menorehkan banyak prestasi di berbagai bidang lainnya. Mulai jadi pembicara hingga didapuk menjadi duta di usia muda.

Menginspirasi banyak anak muda, Prilly Latuconsina pernah menjadi duta Festival Film Indonesia (FFI) 2021 hingga duta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tangerang tahun 2019 lalu.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang prestasi Prilly Latuconsina jadi duta di berbagai bidang, Rabu (21/9/2022).


1. Bersama Jefri Nichol, Angga Yunanda dan Tissa Biani, Prilly Latuconsina didapuk menjadi duta Festival Film Indonesia (FFI) 2021.

 


2. Tahun 2019, Prilly Latuconsina pernah dinobatkan sebagai duta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tangerang. Momen penobatan tersebut pun diunggah Prilly di laman Instagramnya.

 


3. Bintang web series I Love Silly ini didapuk menjadi duta Ayo Olahraga oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tahun 2017 lalu.

 


4. Peduli kesehatan perempuan, Prilly Latuconsina pernah menjadi duta Kanker Serviks sekitar tahun 2017 dan aktif sebarkan infromasi di media sosial pribadinya.

 


5. Tidak menjadi duta, tahun 2016 hingga 5 tahun kedepannya, Prilly Latuconsina terpilih menjadi ketua bidang Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) di usia 20 tahun.

 


6. Tidak hanya di dalam negeri, Prilly juga memberikan inspirasi sampai luar negeri. Ini adalah potret Prilly jadi pembicara di konferensi internasional di Hongkong.

 

Pemecatan Ferdy Sambo Dikirim ke Setneg

Jadi Dosen Praktisi di UGM, Ini 6 Prestasi Prilly Latuconsina Saat Didapuk Jadi Duta

Liputan6.com 2022-09-21 11:30:15
Prilly Latuconsina saat Didapuk Jadi Duta. (Sumber: Instagram/prillylatuconsina96)

Aktif di industri hiburan tidak membuat Prilly Latuconsina mengesampingkan pendidikannya. Artis dengan nama lengkap Prilly Mahatei Latuconsina ini tetap utamakan pendidikannya hingga mendapatkan kesempatan untuk mengajar mahasiswa sebagai dosen praktisi di UGM secara luring.

Kabar Prilly Latuconsina akan menjadi dosen praktisi di UGM ini beredar di media sosial. Setelah sebelumnya untuk pertama kalinya mengajar ratusan mahasiswa via Zoom (online), kini Prilly akan mengajar secara langsung di hadapan mahasiswa.

Tak hanya menorehkan prestasi di industri hiburan dengan beragam penghargaan yang diraihnya, Prilly Latuconsina juga menorehkan banyak prestasi di berbagai bidang lainnya. Mulai jadi pembicara hingga didapuk menjadi duta di usia muda.

Menginspirasi banyak anak muda, Prilly Latuconsina pernah menjadi duta Festival Film Indonesia (FFI) 2021 hingga duta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tangerang tahun 2019 lalu.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang prestasi Prilly Latuconsina jadi duta di berbagai bidang, Rabu (21/9/2022).


1. Bersama Jefri Nichol, Angga Yunanda dan Tissa Biani, Prilly Latuconsina didapuk menjadi duta Festival Film Indonesia (FFI) 2021.

 


2. Tahun 2019, Prilly Latuconsina pernah dinobatkan sebagai duta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tangerang. Momen penobatan tersebut pun diunggah Prilly di laman Instagramnya.

 


3. Bintang web series I Love Silly ini didapuk menjadi duta Ayo Olahraga oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tahun 2017 lalu.

 


4. Peduli kesehatan perempuan, Prilly Latuconsina pernah menjadi duta Kanker Serviks sekitar tahun 2017 dan aktif sebarkan infromasi di media sosial pribadinya.

 


5. Tidak menjadi duta, tahun 2016 hingga 5 tahun kedepannya, Prilly Latuconsina terpilih menjadi ketua bidang Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) di usia 20 tahun.

 


6. Tidak hanya di dalam negeri, Prilly juga memberikan inspirasi sampai luar negeri. Ini adalah potret Prilly jadi pembicara di konferensi internasional di Hongkong.