Harry Bukan Anak Kandung Raja Charles?

Pangeran Harry Jawab Rumor Soal James Hewitt Ayah Kandungnya

Liputan6.com 2023-01-06 17:03:37
Bagaimanapun kedekatan antar keduanya, James Hewitt membantah bahwa ia adalah ayah bagi Pangeran Harry. (Sumber The Morton Report)

Pangeran Harry akhirnya menjawab rumor lama bahwa Mayor James Hewitt adalah ayah kandungnya.

Topik ini hanyalah salah satu dari banyak subjek eksplosif yang ditulis Duke of Sussex itu dalam memoarnya yang berjudul 'Spare'.

Para bangsawan di Kerajaan Inggris tidak pernah secara terbuka membahas rumor keturunan Pangeran Harry, yang berkembang setelah terungkap bahwa Putri Diana berselingkuh selama lima tahun dengan James Hewitt pada 1980-an. Demikian dikutip dari independent.co.uk, Jumat (6/1/2023).

".... rumor yang beredar saat itu bahwa ayah kandung saya adalah salah satu mantan kekasih ibu saya: Mayor James Hewitt", tulis Pangeran Harry dalam bukunya.

"Salah satu penyebab rumor tersebut adalah rambut merah yang dimiliki Mayor Hewitt, tapi yang lainnya adalah tindak sadisme."

"Pembaca tabloid menyukai gagasan bahwa putra bungsu Pangeran Charles bukanlah putra kandungnya. Mereka tidak pernah bosan dengan 'lelucon' itu, untuk beberapa alasan."

Duke of Sussex itu pun mempertanyakan apakah rumor ini digunakan untuk menjadikannya sebagai "bahan lelucon". Masalahnya, tegas Pangeran Harry, sang ibu (Putri Diana) belum pernah bertemu dengan Mayor Hewitt sampai dia lahir.

Seumur hidupnya, kata Harry, desas-desus tentang dirinya adalah putra James Hewitt telah diulang dalam berbagai bentuk "dengan sangat serius". Harry juga mengklaim bahwa media memburu DNA-nya untuk upaya verifikasi.

James Hewitt yang merupakan pensiunan kapten Angkatan Darat Inggris pernah menulis dua buku tentang perselingkuhannya dengan Putra Diana selama perempuan berjuluk Lady Di itu masih terikat pernikahan dengan Pangeran Charles.

Putri Diana dan James Hewitt disebut bertemu di sebuah pesta pada tahun 1986, di mana Hewitt selanjutnya membantu Diana mengatasi rasa takutnya menunggang kuda.


James Hewitt Pernah Buka Suara

James Hewitt sendiri pernah membahas rumor seputar Harry. Dalam wawancara tahun 2002 dengan The Sunday Mirror ia mengatakan bahwa "ia benar-benar tidak ada hubungan apapun dengan Harry. Harry sudah lahir saat hubungan saya dengan Diana dimulai."

Dalam buku "Spare", Harry juga mengenang suatu kesempatan ketika Pangeran Charles bercanda dengan mempertanyakan apakah dia ayah Harry.

Pangeran Harry mengatakan itu lelucon "dengan selera yang buruk" mengingat rumor dia adalah putra James Hewitt.

Pada bagian lain autobiografinya, Pangeran Harry turut mengungkapkan sejumlah hal kontroversial, termasuk bagaimana ia kehilangan keperjakaannya dengan seorang wanita yang lebih tua di belakang pub, perseteruan dengan Pangeran William, penggunaan kokain saat remaja, dan membunuh 25 orang di Afghanistan.


Duka yang Tak Kunjung Usai Atas Kepergian Putri Diana

Ekspresi kehilangan ditumpahkan Pangeran Harry dalam "Spare", termasuk kehilangan kepercayaan pada keluarganya.

Peluncuran buku kontroversial ini telah disusul oleh berbagai kebocoran di Spanyol, yang memungkinkan media, termasuk BBC, mendapatkan salinan sebelum publikasi resmi.

Secara keseluruhan, yang tampak jelas dalam "Spare" adalah kemarahan yang masih dirasakan Pangeran Harry tentang sebagian besar hidupnya sebagai seorang bangsawan saat berusia muda. Kepahitan demi kepahitan itu membentuk hubungan yang sulit antara dirinya dengan keluarga kerajaan.

Putri Diana adalah salah satu karakter terbesar dalam kisah yang dituliskan suami Meghan Markle itu.

Pangeran Harry masih belum mampu melupakan kematian Putri Diana dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris pada tahun 1997.

Ia mengaku harus menanggung rasa sakit yang tak kunjung henti selama ini. Mengingat kematian sang ibu, membuatnya selalu berduka.


Momen Perpecahan dengan Ayah Kandung

Kematian Putri Diana juga dianggap sebagai momen perpecahan antara Pangeran Harry dan ayahnya, Raja Charles III. Pangeran Harry mengklaim ingat betul bahwa ayahnya tidak memeluknya ketika menyampaikan kabar kematian sang ibu.

Raja Charles III, sebut Harry, hanya duduk di tempat tidurnya di Balmoral.

Harry menggambarkan perjalanan di belakang peti mati ibunya hingga momen di mana banyak orang ingin menjangkaunya sangat traumatis, namun dia harus bergeming karena tidak bisa menangis di depan umum.

Pangeran Harry masih memimpikan ibunya akan kembali. Mungkin muncul secara diam-diam mengenakan wig pirang dan kacamata hitam.

"Mungkin dia akan muncul pagi ini," pikirnya.

Ketika ayahnya memperkenalkan Camilla kepada putra-putranya, Harry berbicara tentang rasa takut akan ibu tiri yang jahat.

Siap Mental Hadapi Leg Kedua Semifinal

Hadapi Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2022, Shin Tae-yong Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mental

Liputan6.com 2023-01-07 04:36:21
Pelatih Shin Tae Yong sesaat sebelum laga kualifikasi Grup A Piala AFF 2022 antara timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/12/2022). Egy Maulan

Indonesia gagal memetik kemenangan dalam pertandingan leg perdana semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1/2022) sore WIB.

Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang tanpa gol dengan tim tamu. Dendy Sulistyawan dan kawan-kawan sejatinya mendapat sejumlah peluang sepanjang laga. Namun, tak satu pun di antaranya yang mampu dikonversi menjadi gol.

Dengan hasil ini, leg kedua semifinal Piala AFF 2022 pun menandai laga hidup mati bagi duo kesebelasan. Kemenangan menjadi tugas mutlak yang harus dituntaskan jika ingin merebut tiket menuju partai puncak.

Indonesia bakal mendapat sedikit kerugian dalam pertandingan leg kedua babak empat besar ajang sepak bola Asia Tenggara. Pasukan Merah Putih harus bertandang ke markas The Golden Stars, Senin (9/1/2023).

Berbeda dari tampil di kandang, Timnas Indonesia kemungkinan tak bakal terlalu dihujani sorakan penggemar dalam laga tersebut. Justru Vietnam yang akan mengantongi banyak dukungan lantaran bermain di hadapan publik sendiri.

Kondisi ini dikhawatirkan berpengaruh pada mental pemain. Apalagi The Golden Stars juga memiliki basis suporter yang cukup besar.

Kendati demikian, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong optimistis anak-anak asuhnya mampu menetralisir tekanan saat bertamu ke markas lawan. Menurutnya, Skuad Garuda sudah siap secara fisik dan mental untuk melakoni leg kedua semifinal Piala AFF 2022.

"Seperti yang saya bicarakan saat press conference (pra pertandingan) kemarin, saya sendiri yang memilih para pemain saat ini dan (mereka) sudah berlatih selama satu tahun lebih," tutur Shin Tae-yong selepas duel melawan Vietnam.

"Wartawan dan masyarakat harus tahu bahwa (timnas) Indonesia saat ini bukanlah Indonesia yang dulu. Secara mental dan fisik, semua berbeda dari sebelumnya. Jadi tidak perlu dikhawatirkan," sambungnya pada Jumat (6/1/2023).


Apresiasi Shin Tae-yong

Meski gagal menang di leg pertama, Shin Tae-yong tetap mengapresiasi performa anak-anak asuhnya saat menjamu Vietnam. Pelatih berusia 52 tahun menilai Skuad Garuda sudah bekerja keras dan menunjukkan upaya maksimal di laga tersebut.

Kendati demikian, Shin Tae-yong tetap menyayangkan kegagalan Dendy Sulistyawan dan kolega dalam mencetak gol. Dari sejumlah peluang yang didapat, Skuad Garuda tak sekali pun mampu mengoyak jaring The Golden Stars.

"Para pemain sudah bekerja maksimal di pertandingan hari ini. Memang ada beberapa peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak bisa mendapat kemenangan, itu yang sangat disayangkan. Tetapi, saya mau bilang bahwa kedua tim bekerja sangat keras hari ini," tutur Shi Tae-yong.


Komentar Park Hang-seo

Sebelumnya, Pelatih Vietnam Park Hang-seo juga mengomentari jalannya pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2022. Juru taktik asal Korea Selatan mengakui bahwa pasukan Merah Putih adalah tim yang kuat. Walau begitu, ia menilai anak-anak asuhnya lebih kuat dibanding Skuad Garuda.

"Memang Indonesia sangat kuat, tetapi saya pikir Vietnam lebih kuat," ujar Park Han-seo saat menghadiri sesi jumpa pers selepas laga.

Shin Tae-yong yang dimintai tanggapan mengenai pernyataan ini ogah memberi komentar terlalu banyak. Ia hanya meminta penggemar untuk menyaksikan laga mendatang sebab hasil pertandinganlah yang akan berbicara.

"Saya akan mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin. Hasil pertandingan akan berbicara nanti. Jadi, tolong dilihat saja nanti di stadion," katanya di hadapan awak media.

Jokowi Panggil Prabowo ke Istana

Jokowi Panggil Prabowo Subianto ke Istana, Diklaim Hanya Bahas Ini

Liputan6.com 2023-01-06 13:44:09
Presiden Jokowi bersilaturahmi dengan Menteri Pertahan Prabowo Subianto. (Sumber foto:Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden).

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Keduanya bertemu secara tertutup pada pagi tadi.

"Pagi (Prabowo bertemu Jokowi)," kata Juru Bicara Menhan Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (6/1/2022).

Dahnil menyebut, Prabowo dan Jokowi membahas masalah pemerintahan. Namun, Dahnil tidak membeberkan spesifik.

"Masalah pemerintahan," kata Dahnil.

Sementara, aktivitas di komplek Istana Negara hanya terpantau Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia terlihat keluar kantor Presiden setelah menemui Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali ditanya soal kabar reshuffle atau perombakan kabinet yang semakin mengemuka.

Kendati tak memberi kepastian, Jokowi mengatakan reshuffle bisa saja dilakukan pada Jumat, 6 Januari 2023 besok atau beberapa hari kedepan.

"Besok. Ya besok, bisa Jumat, bisa Senin, bisa Selasa, bisa Rabu," kata Jokowi kepada wartawan di Kota Dumai Provinsi Riau, Kamis (5/1/2023).


Kemungkinan Januari

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memprediksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet pada Januari 2023 ini. Namun, dia meminta semua pihak menunggu sebab reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi.

"Mungkin (reshuffle) Januari (bulan) ini. Kita tunggu bareng-bareng," kata Ngabalin kepada wartawan, Kamis (5/1/2023).

Dia pun meminta menteri-menteri yang terkena reshuffle kabinet tidak marah dan dongkol. Ngabalin mengatakan menteri yang diganti harus tetap tersenyum seperti awal masuk kabinet Indonesia Maju.

"Kalau nanti ada menteri yang diganti harus tetap semangat dan tersenyum seperti saat awal anda dipilih. Jangan marah, jangan dongkol karena waktu anda sudah sampai disini saja," jelasnya.

"Tetap dan harus berterima kasih pada Presiden saat diangkat dan diberhentikan oleh beliau," sambung Ngabalin.

Reporter: Genantan Saputra/Merdeka.com

Nama Besar Pele Diabadikan

Pele Diabadikan Jadi Nama Jalan Menuju Stadion Legendaris Brasil

Liputan6.com 2023-01-06 07:00:05
Sebuah plang menampilkan nama baru dari jalan yang mengelilingi stadion Maracana, yang sekarang akan dikenal sebagai King Pele Avenue di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Desember 2022. Perubahan nam
Seorang pria mengambil foto plang dengan nama baru jalan yang mengelilingi stadion Maracana, yang sekarang akan dikenal sebagai King Pele Avenue di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Desember 2022. Perubahan nama tersebut sebagai penghargaan untuk legenda sepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pele. (AP Photo/Bruna Prado)
Personel Balai Kota membuka plang dengan nama baru jalan yang mengelilingi stadion Maracana, yang sekarang akan dikenal sebagai King Pele Avenue di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Desember 2022. Perubahan nama tersebut sebagai penghargaan untuk legenda sepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pele. (AP Photo/Bruna Prado)
Orang-orang membuka tanda jalan bertuliskan "Avenue King Pele" di luar stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 4 Januari 2023. Balai Kota Rio de Janeiro secara resmi menamai jalan yang mengelilingi stadion Maracana Avenue Rei Pele (King Pele). (MAURO PIMENTEL/AFP)
Sebuah plang menampilkan nama baru dari jalan yang mengelilingi stadion Maracana, yang sekarang akan dikenal sebagai King Pele Avenue di Rio de Janeiro, Brasil, 4 Desember 2022. Perubahan nama tersebut sebagai penghargaan untuk legenda sepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pele. (AP Photo/Bruna Prado)
Sebuah tanda jalan bertuliskan "King Pele Avenue" digambarkan di luar stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 4 Januari 2023. Balai Kota Rio de Janeiro secara resmi menamai jalan yang mengelilingi stadion Maracana Avenue Rei Pele (King Pele). (MAURO PIMENTEL/AFP)
Seorang perempuan mengambil gambar tanda jalan bertuliskan "Avenue King Pele" di luar stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 4 Januari 2023. Balai Kota Rio de Janeiro secara resmi menamai jalan yang mengelilingi stadion Maracana Avenue Rei Pele (King Pele). (MAURO PIMENTEL/AFP)
Seorang pria memasang bendera Brasil dengan gambar mendiang legenda sepak bola Pele di bawah tanda jalan bertuliskan "Avenue King Pele" di luar stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 4 Januari 2023. Balai Kota Rio de Janeiro secara resmi menamai jalan yang mengelilingi stadion Maracana Avenue Rei Pele (King Pele). (MAURO PIMENTEL/AFP)
Sebuah tanda jalan bertuliskan "King Pele Avenue" digambarkan di luar stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 4 Januari 2023. Balai Kota Rio de Janeiro secara resmi menamai jalan yang mengelilingi stadion Maracana Avenue Rei Pele (King Pele). (MAURO PIMENTEL/AFP)

Sakit Hati di Hari Ulang Tahun

Ulang Tahun ke-41 Kate Middleton Dibayangi Kontroversi Biografi Pangeran Harry

Liputan6.com 2023-01-06 10:02:00
Putri Wales, Kate Middleton dari Inggris berbincang dengan Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa di Istana Buckingham, London, Inggris pada 22 November 2022. Mahkota tersebut dihiasi denga

Kate Middleton akan merayakan ulang tahun ke-41 pada Senin, 9 Januari 2023. Jelang pergantian usia, Putri Wales menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya di Norfolk, bersama Raja Charles dan Permaisuri Camilla di Sandringham, untuk merayakan Natal. Selama liburan itu, keluarga beranggotakan lima orang itu juga menikmati perjalanan untuk melihat Sinterklas di Lapland UK.

Kate biasanya menghabiskan hari ulang tahunnya secara pribadi. Di hari yang sama, pihak Istana Kensington biasanya akan membagikan potret terbaru istri Pangeran William itu untuk menandai ulang tahunnya.

Tapi, momen bahagia itu dibayangi kekhawatiran atas isi buku biografi Pangeran Harry, Spare. Buku tersebut rencananya akan dirilis pada Rabu, 10 Januari 2023.

Jelang peluncuran itu, Duke of Sussex bersedia diwawancarai Tom Bradby dari ITV1 dan Anderson Cooper dari CBS sebagai bagian promosi bukunya. Kedua rekaman wawancara itu direncanakan tayang pada malam sebelum ulang tahun Kate.

Pangeran Harry tampaknya akan kembali membahas hubungannya tentang hubungannya yang tegang dengan saudara laki-lakinya William, dan ayahnya, Raja Charles III. Dalam cuplikan pertama wawancara ITV1, Harry berkata, "Saya ingin keluarga, bukan institusi."

"Saya ingin mendapatkan ayah saya kembali, saya ingin saudara laki-laki saya kembali," ia menambahkan.

Namun, Harry mengklaim bahwa kedua orang yang disebutnya itu tidak menunjukkan 'keinginan untuk berdamai'. "Mereka merasa lebih baik mempertahankan kami sebagai penjahat," lanjut dia.


Kate Middleton Sakit Hati

Kate Middleton dilaporkan sakit hati atas apa yang dilakukan Pangeran Harry setelah perilisan dokumenter Netflix miliknya dan Meghan Markle, Harry & Meghan. Tayangan serial itu telah tamat minggu lalu usai merilis tiga episode terakhirnya.

"Kate merasa sakit hati dan dikhianati bahwa Harry juga akan melakukan ini padanya, terutama mereka dulunya sangat dekat," ungkap seorang sumber pada US Weekly, dikutip dari Page Six, Jumat, 23 Desember 2022.

Mengenai reaksi Pangeran William terhadap enam episode dokumenter, outlet melaporkan bahwa Pangeran Wales "tidak berencana memberikan cerita dari sisinya atau secara terbuka membalas." Orang dalam itu menambahkan, "Ia tetap bermartabat dan melanjutkan pekerjaannya."

Akhir pekan lalu, sumber kerajaan mengatakan pada Page Six bahwa Pangeran dan Putri Wales belum menonton Harry & Meghan. "Ajudan William dan Kate sudah memberi pengarahan pada mereka (terkait) serial itu, namun jangan berharap pasangan itu duduk di rumah mereka dengan semangkuk popcorn untuk 'menonton' diri mereka sendiri," ungkap orang dalam itu.


Bocorkan Cerita

Di dokumenter arahan Liz Garbus tersebut, Harry dan Meghan berbicara tentang kakak dan kakak ipar mereka di beberapa kesempatan. Tidak hanya menuduh kakak laki-lakinya melanggar "kesepakatan" yang diduga untuk tidak membocorkan cerita mengenai satu sama lain pada pers, Harry mengatakan, kepergiannya dari Inggris menciptakan "ruang" di antara mereka.

Suami Meghan Markle ini mereferensikan laporan pada 2020 tentang perseteruan saudara kandung, mengklaim ia tidak ditanyai persetujuan dalam merilis pernyataan bersama yang "menghancurkan cerita tentang (William) yang menindasnya dan Meghan keluar dari keluarga."

Di dokumenter Netflix, Pangeran Harry berkata, "Tidak ada yang meminta izin pada saya untuk memasukkan nama saya ke pernyataan seperti itu."

Meghan Markle menolak berbicara buruk mengenai saudara iparnya dalam serial tersebut, tapi mengungkap perasaannya dengan sangat jelas ketika sekretaris komunikasi calon raja memberikan pernyataan saksi di menit-menit terakhir dalam gugatannya pada 2021 atas publikasi surat pribadi pada ayahnya.

"Itu saudaramu," kata Duchess of Sussex pada Harry. "Saya tidak akan mengatakan apa-apa tentang saudaramu, tapi itu sangat jelas (William menyetujui pernyataan itu)."


Tentang Serial Dokumenter

Di episode lebih awal, Meghan sempat menceritakan keterkejutannya dengan formalitas Kate dan William. Tapi, klaim itu dibantah seorang teman Putri Wales. Teman yang tidak disebutkan namanya itu berujar bahwa Kate menyapa semua orang dengan "pelukan dan ciuman."

"Kate sangat suka memeluk," ungkap temannya, seperti dilaporkan People. "Ia hangat, ramah, dan menyapa semua orang dengan pelukan dan ciuman. Itu wajar baginya untuk seperti itu."

Diketahui, tiga episode pertama dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle telah mengungkap hari-hari awal hubungan pasangan itu. Mereka mengungkap bagaimana perhatian media tanpa henti yang dihadapi dan apa yang disebut Harry sebagai "bias bawah sadar" dalam keluarga kerajaan.

Sedangkan di tiga episode final, Harry secara detail mengungkap keretakan dengan saudara laki-lakinya, apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir pada pasangan Sussex dan kehidupan baru mereka di California. Istana Buckingham menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan mengomentari dokumenter tersebut.

Harry Ungkap Aib Ratu Camilla

Pangeran Harry Ungkap Aib Ratu Camilla dan Pangeran William di Buku Terbaru

Liputan6.com 2023-01-06 08:00:39
Pangeran Charles, Camilla, Pangeran William, Kate Middleton, Pangeran Harry, dan Meghan Markle menghadiri pelayanan Commonwealth Day di London, Inggris, 9 Maret 2020. (PHIL HARRIS / POOL /

Pangeran Harry terus membongkar aib keluarga kerajaan Inggris di buku terbarunya berjudul Spare. Sejumlah cerita yang ia ungkap terkait Pangeran William dan Ratu Camilla.

Terkait Camilla, yang dulu merupakan selingkuhan Pangeran Charles, ternyata Pangeran Harry menolak pernikahan keduanya. Pangeran Harry juga berkata William menolak pernikahan tersebut.

Dilaporkan Cosmopolitan, Jumat (6/1/2023), Pangeran Harry mengaku takut apabila Camilla menjadi "ibu tiri yang kejam" seperti di dongeng. Kakak-beradik itu juga memohon kepada ayah mereka agar tidak menikahi Camilla.

Saat ini, hubungan Charles-Camilla dan William tampak kompak di depan publik. Namun, Harry mengungkap kisah lama saat William merasa curiga pada Camilla yang ia sebut "Wanita Lain".

"Willy telah curiga pada si Wanita Lain yang telah membingungkan dan menyiksanya, ketika kecurigaan-kecurigaan itu terbukti, ia merasa sangat menyesal karena tidak melakukan atau mengatakan apapun sebelumnya," tulis Pangeran Harry.

Pangeran Charles dan Camilla menikah pada 2005, delapan tahun setelah meninggalnya Putri Diana.

Hal lain yang ditulis Harry adalah saat Camilla mengubah kamar tidur Harry menjadi dressing room usai Harry pindah rumah.

Cerita tentang Pangeran William juga kurang mengenakan. Pangeran Harry sempat menyebut pernah dihajar kakaknya di Nottingham Cottage pada 2019 karena isu Meghan Markle.

Dalam bukunya ini, Pangeran Harry ikut menyorot kebotakan dini Pangeran William. Akibat kebotakan itu, Pangeran Harry mengaku kaget, dan kakaknya semakin tidak mirip dengan ibu mereka.

Pangeran William yang kini berusia 40 tahun memang sudah botak. Dulu, ia memiliki rambut pirang yang sangat lebat, tetapi rambutnya mulai menipis, dan semakin membotak di pertengahan 2010-an.


Dihajar Pangeran William

Sebelumnya dilaporkan, suami dari Meghan Markle itu juga menyebut dihajar oleh kakaknya sendiri, Pangeran William.

Keduanya disebut berkelahi karena masalah Meghan Markle. Pangeran William naik pitam dan kakak-beradik itu adu mulut. Akibatnya, terjadi baku hantam.

Insiden itu terjadi di Nottingham Cottage pada 2019.

Menurut laporan The Guardian, Kamis (5/1), Pangeran William mengeluhkan tindakan Meghan Markle dan hubungan Harry-Meghan yang dinilai bermasalah.

Namun Pangeran Harry berkata kakaknya hanya mengulang narasi media. Komunikasi mereka lantas menjadi panas.

Pangeran Harry memilih pergi ke dapur dan menawarkan air ke kakaknya. Pangeran William menaruh air tersebut dan menyerang adiknya.

"Segalanya terjadi begitu cepat. Begitu cepat. Ia merenggut kerah saya, memutuskan kalung saya, dan ia menghajar saya hingga jatuh ke lantai. Saya mendarat di mangkuk anjing yang pecah di punggung saya, pecahannya melukai saya. Saya berbaring di sana selama sejenak, kemudian berdiri dan menyuruhnya pergi," ujar Pangeran Harry dalam bukunya Spare.

Pangeran Harry berkata kakaknya mencoba memprovokasinya agar memukul balik. Akan tetapi, Pangeran Harry menyuruh kakaknya pergi saja.

Pangeran William kemudian meminta agar adiknya tidak memberitahu Meghan Markle terkait insiden tersebut.

"Maksudmu bahwa kamu menyerangku?" tanya Pangeran Harry.

William membantah ia menyerang adiknya.

"Aku tidak menyerangmu, Harold," balas Pangeran William yang menyebut nama panggilan adiknya.


Ingin Privasi?

Buku otobiografi Pangeran Harry berjudul Spare yang berarti cadangan. Buku itu rencananya terbit pada 10 Januari 2023.

Spare berasal dari ungkapan di kerajaan Inggris bahwa anak kedua adalah cadangan.

Penerbitan buku ini menjadi satu dari sejumlah cara Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk membahas hubungan mereka, sebelumnya, pasangan itu tampil di dokumenter Netflix, wawancara dengan Oprah Winfrey, dan merilis podcast di Spotify.

Langkah kedua pasangan itu agak kontradiktif, sebab sebelumnya Pangeran Harry ingin mendapatkan privasi dari media.

Namun, Meghan Markle berkata di dokumenter Netflix mereka bahwa pihaknya ingin bicara tentang narasi mereka sendiri.

Sebelumnya, Pangeran Harry juga menegaskan bahwa keputusan "Megxit" bukan karena pengaruh Meghan Markle, tetapi keputusan bersama.

Perilisan dokumenter dan buku terbaru Harry membuat hubungannya dengan keluarga kerajaan Inggris semakin tidak jelas. Pihak Buckingham Palace selalu privat. Ratu Elizabeth II yang berkuasa selama 70 tahun juga sosok yang privat dan tak suka curhat di media massa.

Meski merilis hal-hal yang menyerang kakaknya, Pangeran Harry mengaku rindu dengan keluarga kerajaan Inggris.


Meghan Markle Juga Ingin Rilis Memoar Bombastis

Meghan Markle dan Pangeran Harry sepertinya belum ingin menepi dari lampu sorot atensi publik. Pemeran serial The Suit berusia 41 tahun itu dilaporkan akan merilis "memoar bombastis" setelah karya serupa dari suaminya berjudul Spare dijadwalkan terbit minggu depan.

Menurut laporan Mail, dikutip dari New York Post, Rabu (4/1), Duchess of Sussex dikatakan "mempertimbangkan untuk sepenuhnya berterus terang tentang waktunya jadi anggota senior Kerajaan Inggris dan tidak meninggalkan satu pengalaman pun terlewat."

"Sejujurnya, saya akan terkejut jika Meghan tidak menerbitkan ceritanya sendiri," kata seorang agen Hollywood pada publikasi itu. "Spare jelas merupakan kesempatan Pangeran Harry untuk memberitahu (sisi ceritanya), tapi pengalaman (Meghan) sama menariknya. Maksud saya, berapa banyak aktris yang akhirnya menikah dengan seorang pangeran?"

"Jika ia menyimpan ambisi politik, itu akan lebih masuk akal," menunjukkan bahwa Presiden Bill Clinton, Barack Obama, dan Donald Trump semuanya menulis buku yang menjelaskan keyakinan mereka sebelum meluncurkan tawaran untuk Gedung Putih, sumber itu menambahkan.

Itu bukan proyek buku pertama Meghan jika rumor itu benar. Ibu dua anak ini sudah jadi penulis setelah merilis buku anak-anaknya berjudul The Bench, tahun lalu. Pasangan itu menandatangani kontrak empat buku yang menguntungkan dengan penerbit Penguin Random House pada 2021.

Ada desas-desus bahwa pasangan Sussex juga sedang mengerjakan buku "wellness", meski hal ini belum dikonfirmasi. Terkait kabar produksi memoar, belum ada komentar resmi dari pihak Meghan Markle.

Klaim Membunuh 25 Orang di Afghanistan

Pangeran Harry Klaim Membunuh 25 Orang Selama Bertugas di Afghanistan

Liputan6.com 2023-01-06 12:09:07
Pangeran Harry hadir di peringatan Anzac Day di Westminster Abbey, London, Inggris, 25 April 2019. (VICTORIA JONES / POOL / AFP)

Pangeran Harry (38) mengklaim dirinya membunuh 25 orang selama bertugas di Afghanistan. Hal itu diungkapkannya dalam autobiografinya bertajuk "Spare".

Pangeran Harry yang bergelar Duke of Sussex menulis bahwa di tengah panasnya pertempuran, dia tidak mengganggap 25 tersebut sebagai orang, melainkan bidak yang harus disingkirkan dari papan catur. Demikian seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (6/1/2023).

Ini adalah kali pertamanya Pangeran Harry membahas jumlah anggota Taliban yang dibunuhnya selama bertugas di militer, langkah yang dinilai dapat meningkatkan kekhawatiran tentang keselamatan pribadinya. Putra bungsu Raja Charles III ini dilaporkan telah lama menjadi target teroris, bukan hanya karena status kerajaannya, namun juga karena penempatannya ke Afghanistan.

Tahun lalu, Pangeran Harry telah mengambil tindakan hukum atas keputusan pemerintah Inggris yang tidak memberikan perlindungan penuh pada dia dan keluarganya saat mengunjungi Inggris. Pengacaranya mengatakan bahwa sang pangeran tidak merasa aman menyusul hilangnya fasilitas keamanan yang didanai pajak.

Mengisahkan pengalamannya di Afghanistan, Pangeran Harry mengklaim dia menonton setiap video pembunuhan yang dilakukannya ketika kembali pangkalan. Video-video yang merekam penuh setiap misi tersebut diambil dari kamera yang terpasang di helikopter Apache.

"Sejak hari pertama, aku telah bertekad untuk tidak pernah tidur dengan keraguan apakah aku telah melakukan hal yang benar.. apakah aku menembak ke arah Taliban dan hanya Taliban (targetnya), tanpa warga sipil di sekitarnya. Aku ingin kembali ke Inggris dengan anggota tubuh yang utuh, tapi lebih dari itu aku ingin pulang dengan nurani yang utuh," tulis suami dari Meghan Markle itu.

Menurut Pangeran Harry, dalam perang, tentara biasanya tidak mengetahui berapa banyak musuh yang telah mereka bunuh. Namun, pada era Apache dan laptop, dia mengklaim dapat mengatakan dengan tepat berapa musuh yang telah dibunuhnya.

"Dan menurutku penting untuk tidak takut dengan angka itu. Jadi, yang saya dapat adalah 25. Itu bukan angka yang membuat saya puas, tapi juga tidak membuat saya malu," tutur Pangeran Harry.


Menjadikan Tragedi 9/11 Sebagai Kekuatan

Pangeran Harry mengaku bahwa salah satu alasannya merasa tidak bersalah ketika membunuh adalah ingatannya saat menonton liputan tragedi 9/11, peristiwa yang disaksikannya via televisi dari Eton College. Alasan tersebut kemudian semakin kuat setelah dia bertemu dengan keluarga korban.

Duke of Sussex menggambarkan mereka yang bertanggung jawab atas tragedi 9/11 serta simpatisannya adalah musuh kemanusiaan. Melawan mereka, menurut Pangeran Harry, adalah tindakan balas dendam atas salah satu kejahatan terburuk dalam sejarah manusia.

Selama tugas pertamanya pada 2007-2008, Pangeran Harry ditempatkan sebagai forward air controller di Provinsi Helmand. Sementara itu, tugas keduanya berlangsung di Camp Bastion di selatan Afghanistan bersama Korps Udara Angkatan Darat selama 20 minggu.

Pangeran Harry menyebutkan bahwa pada penempatan kedualah membunuh adalah bagian dari pekerjaannya.

"Kami menembak ketika harus melakukannya, mengambil nyawa untuk menyelamatkan nyawa," ungkap dia.


'Spare' yang Kontroversial

Tidak hanya mengungkapkan pengalaman perangnya di Afghanistan, Pangeran Harry juga memuat informasi terkait relasinya dengan sang kakak dalam autobiografinya. Dia mengklaim bahwa Pangeran William pernah menyerangnya secara fisik.

"Dia mencengkeram kerahku, menarik kalung hingga putus, dan dia mendorongku ke lantai," tulis Pangeran Harry seperti dikutip The Guardian.

"Aku mendarat di mangkuk anjing yang pecah di punggungku, pecahannya melukaiku. Aku berbaring di sejenak, kemudian berdiri dan menyuruhnya pergi," imbuhnya.

Pertengkaran itu dikabarkan dipicu oleh komentar Pangeran William yang menyebut Meghan Markle "sulit", "tidak sopan", dan "kasar".

Pangeran Harry juga menulis bahwa Pangeran William menyuruhnya untuk membalas, namun dia menolak. Sementara itu, Pangeran William belakangan disebut tampak "menyesal dan meminta maaf".

Pihak istana sendiri sejauh ini belum memberikan komentar apapun terkait narasi negatif yang terus-menerus dilontarkan Pangeran Harry dan Meghan Markle, termasuk lewat serial dokumenter yang dirilis Netflix.


Bola Ada di Keluarga Kerajaan

Dalam cuplikan wawancara dengan ITV, Pangeran Harry tidak mengonfirmasi apakah dia akan menghadiri penobatan Raja Charles III pada Mei mendatang.

Dia mengatakan, "Ada banyak yang bisa terjadi sekarang atau nanti dan sekarang bola ada di lapangan (keluarga kerajaan)."

Nama Pangeran Harry dan Meghan Markle terakhir kali diucapkan Raja Charles III di ruang publik dalam pidato perdananya pada September 2022 pascakematian Ratu Elizabeth II. Pada momen itu, dia mengekspresikan cintanya kepada Harry dan Meghan.

"Saya juga ingin mengungkapkan cinta saya kepada Harry dan Meghan sementara mereka terus melanjutkan kehidupan mereka di luar negeri," ujar Raja Charles III.

Alasan Mereka Bertengkar Hebat

Kate Middleton - Meghan Markle Berantem Hebat Gara-Gara Ocehan soal Hormon Ibu yang Baru Punya Bayi

Liputan6.com 2023-01-06 18:00:00
Duchess of Cambridge, Kate Middleton dan Duchess of Sussex, Meghan Markle berbincang saat menghadiri perayaan Natal kerajaan di Gereja St Mary Magdalene di Sandringham, Inggris (25/12). Kedua

Memoir Pangeran Harry yang bertajuk Spare tak hanya menyoroti hubungannya dengan sang kakak, Pangeran William. Namun juga soal istri-istri sang pangeran: Kate Middleton dan Meghan Markle.

Dilansir dari People dan Elle, Jumat (6/1/2023), dari petikan Spare yang didapat media Daily Mail, ada komentar Pangeran Harry mengenai pertengkaran kedua wanita ini, yang terjadi sebelum pernikahan Meghan Markle digelar pada 2018.

Sumber dari media ini menyebut Pangeran Harry merinci dalam bukunya bahwa ada perbedaan pendapat soal waktu pelaksanaan geladi resik pernikahan dan busana flower girl. Rupanya ada sesuatu dalam diskusi ini yang membuat Kate tersinggung.

Hanya saja, Meghan Markle lantas mengeluarkan komentar yang makin bikin Kate panas. Ibu tiga anak ini disebut memiliki "baby brain because of her hormones." Maksudnya, kondisi hormon Kate Middleton yang baru melahirkan, memengaruhi pikiran wanita ini.

Sebulan sebelum pernikahan Meghan dan Pangeran Harry, Kate Middleton memang baru melahirkan anak ketiganya, Pangeran Louis.


Bertengkar Hebat

Seorang sumber kemudian menjabarkan apa yang terjadi kala itu, gara-gara komentar ini.

"(Komentar ini) menimbulkan pertengkaran hebat karena Meghan ditegur dan disebut ia tak sedekat itu dengan sang ipar sampai bisa membicarakan soal hormonnya, dan cara bicara seperti ini juga tak dilakukan anggota keluarga kerajaan satu sama lain," kata sang sumber.

Sebaliknya, Meghan Markle jadi tersinggung gara-gara teguran ini.


Siapa yang Nangis?

Meghan Markle sendiri pernah memberi sedikit bocoran soal pertengkaran ini dalam wawancara dengan Oprah pada 2021. Kala itu, ia mencoba meluruskan pemberitaan yang menyebutkan ia sudah bikin Kate Middleton menangis.

Versi Meghan, justru ia yang menangis karena Kate. Namun kala itu ia menceritakan bahwa keduanya sudah berbaikan.


Disebut Sudah Berbaikan

"Aku tidak mengatakan ini untuk menjelekkan siapa pun, karena pekan itu adalah masa-masa sulit jelang pernikahan. (Kate Middleton) kesal tentang sesuatu. Tapi ia kemudian mengakuinya, lalu meminta maaf dan membawakan saya bunga dan tulisan permintaan maaf," kata Meghan Markle kala itu.

Seperti apa penuturan lengkap Pangeran Harry soal pertengkaran ini? Tampaknya kita mesti menunggu Spare rilis pada 10 Januari 2023.

Gadis Kecil Calon Penguasa Korut?

Korsel: Kemunculan Putri Kim Jong-un Jadi Sinyal Pewaris Kekuasaan di Korea Utara

Liputan6.com 2023-01-06 17:31:58
Foto yang dirilis pada 19 November 2022 ini menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan putrinya memeriksa lokasi peluncuran rudal di Bandara Internasional Pyongyang di Pyongyang, Jumat

Kemunculan putri Kim Jong-un dalam beberapa acara publik terbaru diyakini merupakan upaya untuk menunjukkan kepada rakyatnya bahwa sang anak akan mewarisi kekuasaan di Korea Utara. Hal tersebut diungkapkan Badan Intelijen Korea Selatan kepada anggota parlemen negara tersebut pada Kamis 5 Januari 2023.

Jika hal tersebut terjadi, itu akan menjadi peralihan kekuasaan ketiga secara turun-temurun di Korea Utara.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kim Jong-un secara terbuka membawa putrinya ke tiga acara, yaitu situs peluncuran rudal, sesi foto dengan ilmuwan senjata, dan tur ke fasilitas rudal. Media Korut menyebut putri yang dibawa Kim Jong-un itu sebagai "anak yang paling dicintai", ungkapan yang memicu perdebatan tentang apakah sosoknya yang akan dipersiapkan sebagai pewarisnya.

Putri Kim Jong-un itu sendiri diyakini baru berusia sekitar sembilan atau 10 tahun.

Dalam rapat tertutup komite parlemen, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) mengatakan dengan membawa putrinya ke tempat-tempat umum, Kim Jong-un tampaknya ingin menunjukkan tekadnya kepada warga Korea Utara untuk mengadakan putaran peralihan kekuasaan secara turun-temurun. Demikian diungkapkan Yoo Sang-bum, salah seorang anggota parlemen yang menghadiri pengarahan NIS.

Mengutip NIS, Yoo mengatakan, meskipun putri Kim Jong-un yang bernama Ju Ae itu dibawa untuk menghadiri beberapa acara publik, namun tidak berarti ia akan menjadi pewaris Kim Jong-un. Ju Ae merupakan anak Kim Jong-un yang pertama ditampilkan ke publik.

Media Korea Selatan melaporkan Kim Jong-un memiliki tiga anak, yang lahir pada tahun 2010, 2013, dan 2017. Anak pertama adalah laki-laki, sementara anak ketiga perempuan.

Dalam penilaian awal mengenai kemunculan putri Kim Jong-un pada November lalu, NIS mengatakan kepada parlemen Korea Selatan bahwa itu adalah anak kedua Kim Jong-un yang bernama Ju Ae dan berusia sekitar 10 tahun.

Kehadiran Ju Ae di lokasi peluncuran rudal, sebut NIS, mencerminkan niat Kim Jong-un untuk melindungi keamanan generasi masa depan Korea Utara dalam menghadapi kebuntuan dengan Amerika Serikat.

Ju Ae adalah anak Kim Jong-un yang pernah ditemui oleh mantan bintang NBA Dennis Rodman ketika ia berkunjung ke Pyongyang pada 2013. Setelah kunjungan ke Pyongyang itu, Rodman mengatakan kepada surat kabar Inggris, Guardian, bahwa ia bersama Kim Jong-un "bersantai di tepi laut" dengan keluarga pemimpin Korut itu dan ia sempat menggendong bayi perempuan Kim Jong-un yang bernama Ju Ae.

Kim Jong-un, yang akan berusia 39 tahun pada Minggu (8/1), adalah generasi ketiga dari keluarganya yang secara berturut-turut memerintah Korea Utara sejak negara itu berdiri pada 1948. Ia mewarisi kekuasaan dari ayahnya, Kim Jong-il, yang meninggal dunia pada Desember 2011.

Kim Jong-il mengambil alih kekuasaan ketika ayahnya -- dan sekaligus pendiri negara itu -- Kim Il Sung, meninggal dunia pada 1994.


Korea Utara Dilaporkan Pecat Eks Menlu

Sementara itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan telah 'menyingkirkan' mantan menteri luar negeri yang memainkan peran penting dalam pertemuan puncak (KTT) dengan mantan Presiden AS Donald Trump pada 2018 dan 2019. Hal tersebut diungkapkan anggota parlemen Korea Selatan pada Kamis (5 Januari) dengan mengutip pejabat intelijen.

Ri Yong-ho tidak terlihat oleh publik sejak pembicaraan denuklirisasi dengan Washington terhenti setelah pertemuan puncak yang gagal pada awal 2019 di Vietnam. Media Jepang Yomiuri Shimbun yang mengutip sumber tanpa nama melaporkan pada Rabu 4 Januari 2022 bahwa dia dieksekusi tahun lalu.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Ri telah 'singkirkan' tetapi tidak jelas apakah dia dieksekusi, kata Yoo Sang-bum, anggota komite intelijen parlemen.

"Mereka mengonfirmasi pembersihan Ri tetapi bukan eksekusinya," kata Yoo kepada wartawan setelah pengarahan oleh agen mata-mata.

Yoo mengatakan agensi tidak menjelaskan mengapa Ri 'disingkirkan', dan anggota parlemen tidak dapat mengonfirmasi laporan Yomiuri Shimbun yang juga mengatakan beberapa diplomat lain yang pernah bekerja di Kedutaan Besar Korea Utara di Inggris juga dieksekusi.

Ri terakhir diberitakan di media pemerintah Korea Utara pada April 2020, ketika dia dicopot dari State Affairs Commission (Komisi Urusan Negara), badan pembuat keputusan tertinggi yang diketuai oleh Kim Jong-un. Dia dipecat dari pekerjaan diplomat tertinggi beberapa bulan sebelumnya.

Seorang diplomat karier yang yang berpengalaman bertahun-tahun dalam negosiasi nuklir, Ri menemani Kim Jong-un ke Singapura dan Hanoi untuk pertemuan puncak dengan Donald Trump pada tahun 2018 dan 2019.

Ri mengadakan konferensi pers tak lama setelah KTT Hanoi berantakan, mengatakan Kim Jong-un telah membuat "proposal realistis", tetapi Trump menuntut lebih banyak konsesi.


'Kabar Angin' Eksekusi Tokoh di KTT Gagal

Ada juga laporan media tentang eksekusi beberapa pejabat Pyongyang yang terlibat dalam KTT yang gagal, tetapi beberapa akhirnya muncul kembali di media pemerintah setelah beberapa saat.

Yoo juga mengatakan bahwa agen mata-mata mengaitkan pemecatan Pak Jong Chon baru-baru ini, yang pernah menjadi pejabat militer terkuat kedua setelah Kim, karena kurangnya kesiapan selama pelatihan dan kurangnya kepemimpinan.

"Kim telah menggantikan pimpinan militer sama sekali, dan itu pada akhirnya ditujukan untuk memperketat cengkeramannya atas militer," kata Yoo.

Dikutip Channel News Asia, Senin 2 Januari 2022, Pak, wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa dan sekretaris Komite Pusat partai, digantikan oleh Ri Yong Gil pada pertemuan tahunan komite pekan lalu, kata kantor berita resmi KCNA, Minggu 1 Januari.

Pyongyang secara teratur mengubah kepemimpinannya dan pertemuan pesta akhir tahun sering digunakan untuk mengumumkan perombakan personel dan keputusan kebijakan utama.

Televisi negara menunjukkan bahwa Pak duduk di barisan depan podium dengan kepala tertunduk selama pertemuan sementara anggota lain mengangkat tangan untuk memberikan suara pada masalah kepegawaian. Kursinya kemudian terlihat kosong.

Dia juga absen dalam foto yang dirilis pada hari Senin oleh kantor berita resmi KCNA tentang kunjungan Hari Tahun Baru Kim ke Istana Matahari Kumsusan yang menampung jenazah kakek dan ayahnya, tidak seperti pada bulan Oktober ketika Pak menemani Kim dalam perjalanan ke istana untuk menandai hari jadi pesta.

Komisi Militer Pusat partai, yang dipimpin oleh Kim, dianggap sebagai badan pembuat keputusan militer paling kuat di negara itu, di atas kementerian pertahanan.

Pengganti Pak datang saat Kim menyerukan pengembangan rudal balistik antarbenua baru dan persenjataan nuklir yang lebih besar untuk melawan Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai kunci strategi pertahanan 2023 negara yang terisolasi itu.


Korea Utara Larang Pelancong Asal China Masuk Negaranya, Khawatir Gelombang Baru COVID-19?

Bicara soal Korea Utara, negara tersebut juga ternyata ikut jejak sejumlah negara untuk memberlakukan larangan total terhadap pengunjung dari negara sekutu dan tetangganya itu.

"Warga China untuk sementara dilarang masuk," demikian pernyataan yang diunggah di situs Badan Imigrasi Nasional China.

"Semua penumpang yang baru tiba (dari China), termasuk warga Korea Utara, harus menjalani karantina dan observasi selama 30 hari."

Belum jelas kapan atau berapa lama Korea Utara akan memberlakukan larangan itu, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (31/12/2022).

Beberapa negara telah mengumumkan larangan baru terhadap pelaku perjalanan dari China, sejak Beijing pada minggu ini mengumumkan berakhirnya karantina wajib bagi para pelaku perjalanan yang masuk ke negara tersebut dan mengizinkan warga China untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Kebijakan tersebut memicu lonjakan jumlah penumpang asal China yang bepergian ke luar negeri.

Pada saat yang sama, pelonggaran lockdown dan kebijakan nol-COVID lainnya disusul oleh kenaikan kasus baru COVID yang pesat di China, sehingga meningkatkan kekhawatiran munculnya varian-varian baru virus corona penyebab COVID yang lebih berbahaya.

Larangan yang diberlakukan Korea Utara itu jauh lebih berani dibandingkan kebijakan serupa yang diambil oleh sejumlah negara lainnya, di mana kebanyakan dari mereka hanya mengharuskan penumpang asal China untuk menunjukkan bukti negatif hasil tes COVID-19.

"Baru-baru ini, sejumlah negara telah mengadopsi berbagai kebijakan untuk mengontrol area perbatasan mereka untuk mencegah perebakan pneumonia yang disebabkan oleh virus corona," demikian bunyi pengumuman yang dipajang di situs Imigrasi Nasional China.

Siap-Siap Vaksin COVID-19 untuk Balita

HEADLINE: Siap-Siap Pemberian Vaksin COVID-19 untuk Balita, Sejauh Mana Persiapannya?

Liputan6.com 2023-01-07 00:00:27
Vaksin COVID-19 Inavac dan Indovac ditargetkan untuk mengantongi izin darurat penggunaan dari BPOM pada bulan September 2022. (pexels.com/Maksim Goncharenok).

Vaksin COVID-19 anak berumur 6 bulan hingga 4 tahun kini sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Informasi mengenai izin tersebut dirilis jelang akhir 2022, tepatnya pada 27 Desember.

Kabar diizinkannya pemberian vaksin covid anak di bawah 12 tahun tentunya menjadi angin segar bagi para orangtua yang memiliki anak di bawah 5 tahun. Ada harapan bahwa balita dan bayi pun dapat terlindungi dari infeksi COVID-19 dengan vaksinasi.

Diketahui, BPOM menerbitkan izin guna darurat atau atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksinCOVID anak usia 6 bulan hingga 4 tahun d pada 11 Desember 2022. Izin tersebut diberikan dengan dukungan dari Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin COVID-19 dan Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI).

Pada 29 November 2022, BPOM pun telah merilis izin guna darurat vaksin COVID-19 bagi rentang usia 5-11 tahun yakni Vaksin Comirnaty Children. Dengan demikian, pilihan vaksinasi primer bagi anak telah bertambah selain Vaksin Sinovac/Coronavac.

Kementerian Kesehatan RI melalui Juru Bicara dr Mohammad Syahril mengonfirmasi bahwa vaksin untuk anak berusia di bawah enam tahun sudah ada dan sudah mendapatkan rekomendasi BPOM.

"Memang menggembirakan saat ini sudah ada rekomendasi dari BPOM vaksinasi anak umur di bawah enam tahun. Balita ini direkomendasikan juga oleh ITAGI maupun oleh kalangan scientist bahwasanya perlu mendapatkan vaksin," ujar Syahril dalam acara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat, 30 Desember 2022.

Syahril, mengatakan, hal tersebut menjadi kabar gembira bagi Indonesia karena telah ada rekomendasi vaksin COVID-19 anak di bawah usia 6 tahun dan pelaksanaannya pun telah dipersiapkan.

Menurutnya, pemberian vaksin COVID balita harus dipahami sebagai bagian dari upaya memberikan kekebalan atau antibodi pada masyarakat.

"Begitu diberikan vaksin, maka harapannya orang-orang itu kalaupun kena COVID-19 tidak terlalu berat, kalau perlu tidak perlu masuk rumah sakit, dan seterusnya," ujar Syahril.

"Jadi dengan kesadaran ini, walaupun COVID-19 masih ada, kalau kita sudah vaksin, InsyaAllah kita akan lebih kuat," dia menambahkan.


Berbayar atau Gratis?

Tak dimungkiri jika vaksin COVID-19 bagi balita sangat ditunggu-tunggu para orangtua. Informasi mengenai terbitnya izin guna darurat vaksin tersebut pun diikuti dengan pertanyaan mengenai detail vaksinasi.

"Cuma saat ini kita akan atur lebih lanjut bagaimana teknis pelaksanaannya. Apakah dia harus berbayar ataukah memang mendapatkan juga program," ujar Syahril pada penghujung Desember 2022.

Sempat muncul wacana bahwa vaksin untuk balita tidak berikan gratis seperti program vaksinasi COVID-19 yang selama ini berjalan. Komisi IX DPR mendorong Kementerian Kesehatan agar memberikan vaksin COVID-18 untuk balita secara gratis.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa vaksin COVID-19 untuk anak usia enam bulan ke atas tidak berbayar alias gratis.

"Anggarannya cukup kok. Bisa untuk melakukan vaksinasi (COVID-19) pada anak secara gratis," kata Budi.

"Nanti, akan segera kita proses tentang vaksinasi anak secara gratis," lanjut Budi dalam Konferensi Pers: Kinerja 2022 dan Program Kerja 2023 Kementerian Kesehatan RIpada Kamis (5/1/2023).

Mengenai waktu dimulainya pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak di atas enam bulan belum disampaikan secara mendetail oleh Budi.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, M Epid menyatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak di bawah 5 tahun tengah dalam proses pembahasan.

Pembahasan terutama terkait pelaksanaan vaksinasi bagi usia 6 bulan. Mengingat pada usia tersebut, ada imunisasi dasar dan lanjutan yang perlu diberikan.

Demikian pula dengan penanganan efek samping maupun kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada anak.


Vaksin Comirnaty Children

Vaksin COVID-19 pada anak usia 6 bulan - 4 tahun pun menggunakan vaksin Comirnaty dengan platform mRNA yang dikembangkan Pfizer-BioNTech.

"Namun, Vaksin Comirnaty Children memiliki formulasi dan kekuatan berbeda dengan Vaksin Comirnaty untuk remaja dan dewasa, sehingga Vaksin Comirnaty Children tidak dapat digunakan pada individu berusia 12 tahun ke atas," Kepala BPOM RI Penny Lukito menjelaskan dikutip dari laman resmi BPOM.

Pada 14 Juli 2021, BPOM juga telah memberikan persetujuan EUA Vaksin Comirnaty untuk digunakan sebagai vaksinasi primer pada usia 12 tahun atau lebih.

Setelah itu, BPOM kembali mengeluarkan persetujuan EUA Vaksin Comirnaty untuk penambahan posologi dosis booster untuk dewasa usia 18 tahun atau lebih pada 2 Januari 2022 (booster homolog) dan 11 Januari 2022 (booster heterolog).

Pada 2 Agustus 2022, BPOM menyetujui penambahan posologi dosis booster pada anak kelompok umur 16-18 tahun sebagai perluasan EUA untuk Vaksin Comirnaty.

Penny menjelaskan bahwa aturan pemberian vaksin Comirnaty Children pada usia 6 bulan - 4 tahun untuk vaksinasi primer COVID-19 yakni 3 mcg/0,2 mL dalam 3 dosis pemberian.

"Dosis Vaksin Comirnaty Children (6 Months -- 4 Years) untuk vaksinasi primer adalah 3 mcg/0,2 mL yang diberikan dalam 3 dosis pemberian. Dua dosis pertama diberikan dalam rentang waktu 3 minggu, diikuti dengan dosis ketiga yang diberikan setidaknya 8 minggu setelah dosis kedua," kata Penny.

"Sementara dosis Vaksin Comirnaty Children (5-11 Years) untuk vaksinasi primer adalah 10 mcg/0,2 mL, diberikan dalam 2 dosis dengan rentang waktu 3 minggu antara dosis pertama dan kedua," dia menambahkan.

Aspek keamanan, khasiat, dan mutu diakui BPOM tetap menjadi pertimbangan utama dalam pemberian persetujuan EUA vaksin.

Hasil efikasi Vaksin Comirnaty Children sebagai vaksinasi primer ditunjukkan melalui hasil studi immunobridging, dengan imunogenisitas setelah pemberian 3 dosis (3 mcg/0,2 mL/dosis) untuk anak usia 6 bulan hingga kurang dari 5 tahun dan 2 dosis (10 mcg/0,2 mL/dosis) untuk anak kelompok usia 5 tahun sampai kurang dari 12 tahun sebanding dengan kelompok usia 16-25 tahun yang sudah memiliki data efikasi vaksin secara klinis.


Efek Samping

Berdasarkan hasil studi, Vaksin Comirnaty Children (6 months -- 4 years) dan Vaksin Comirnaty Children (5-11 years) memiliki profil keamanan yang dapat ditoleransi.

Efek samping pada anak kelompok usia 6 bulan hingga kurang dari 5 tahun secara umum dilaporkan dengan intensitas ringan -- sedang.

Terdapat kejadian lymphadenopathy/pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening di kelompok vaksin sebesar 0,2 persen pada subjek usia 6 bulan hingga kurang dari 2 tahun dan sebesar 0,1 persen subjek usia 2 tahun hingga kurang dari 5 tahun.

Pada pengamatan kejadian efek samping pada anak kelompok usia 5 tahun sampai kurang dari 12 tahun yang menjadi perhatian khusus (Adverse Events of Special Interest/AESI), dilaporkan terjadi reaksi angioedema (pembengkakan disertai kemerahan) pada 1,2 persen subjek kelompok vaksin dan 0,8 persen subjek kelompok plasebo.

Selain itu, dilaporkan 13 kasus lymphadenopathy (0,9 persen subjek) pada kelompok vaksin dan 1 kasus pada kelompok plasebo.


Vaksinasi COVID-19 untuk Balita di Negara Lain

Beberapa negara telah lebih dulu memberikan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia di bawah lima tahun pada 2022.

Amerika Serikat, Inggris, dan Australia tercatat sebagai negara yang telah mengeluarkan izin guna darurat vaksin COVID-19 bagi anak di bawah usia lima tahun.

Berbeda dari AS dan Inggris, pemerintah Australia hanya merekomendasikan pemberian vaksinasi COVID-19 pada balita dengan kategori risiko tinggi.

Ada dua vaksin yang digunakan oleh AS dan Inggris untuk melindungi balita dari keparahan akibat infeksi COVID-19 yakni vaksin berbasis mRNA yang dikembangkan oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna.

Terkait rencana pemberian vaksin COVID-19 pada balita di Indonesia, Guru Besar FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama sangat menyetujui hal tersebut.

Menurutnya ada empat hal menjadi pertimbangan bahwa vaksin pada anak dan balita diperlukan.

Pertama, COVID-19 telah terbukti bisa menyerang anak. "Dan, walaupun sebagian besar memang ringan-ringan saja, tapi ada juga yang berat dan bahkan meninggal," ujar Tjandra ketika dihubungi Health Liputan6.com, Jumat, 6 Januari 2023.

Kedua, menurutnya dunia ilmiah belum sepenuhnya mengetahui bagaimana kira-kira dampak jangka panjang COVID-19 pada anak-anak.

Ketiga, anak yang terinfeksi COVID-19 bisa menularkannya pada anggota keluarga di rumah.

"Walaupun COVID-19 pada sebagian besar anak relatif ringan, tapi tetap dapat menulari orang serumahnya, termasuk lansia dan komorbid," ujarnya.

Terakhir, Tjandra mengingatkan bahwa secara ilmiah, vaksin COVID-19 berperan dalam pencegahan COVID-19.